
Foto: Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana menerima penghargaan Global Arts Award 2026 dari The Korea-Indonesia Center (KIC) di beranda Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI BALI, Jumat, 16 Oktober 2026.
Rektor Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI), Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana menerima penghargaan Global Arts Award 2026 dari The Korea-Indonesia Center (KIC). Penghargaan diserahkan langsung Direktur KIC, Prof. Dr. Koh Young Hun di beranda Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI BALI, pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Penghargaan juga diberikan kepada Founder Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud, Anak Agung Gde Rai, dan akademisi yang fotografer kebangsaan Korea Prof. Dr. Young Choi. Penghargaan disampaikan di tengah acara pembukaan pameran internasional Bali-Bhuwana Rupa #2 bertajuk Buru-Jiwa-Bumi serangkaian Festival Bali Padma Bhuwana VI. Pameran menghadirkan empat seniman, yakni Prof Kun Adnyana dengan karya lukis “Blue Period”, Prof Young Choi dengan fotografi alam benda, Prof Ketut Muka Pendet dengan karya keramik dan gerabah, serta seniman Korea Hyonsun Kim menyertakan karya keramik. Penghargaan Global Art Awards didedikasikan kepada tokoh seni budaya yang dipandang memiliki dedikasi yang tinggi dalam memajukan seni budaya sekaligus berkontribusi dalam hubungan Indonesia-Korea. Ketiga tokoh, Prof Choi, Agung Rai, dan Prof. Kun Adnyana dipandang sangat mumpuni dan telah terbukti berkontribusi dalam pemajuan seni, berikut aktif membangun sinergi kreatif Indonesia-Korea.












