M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Mahasiswa ISI BALI Sumbang Empat Prestasi pada PEKSIMINAS XVIII

Mahasiswa ISI BALI Sumbang Empat Prestasi pada PEKSIMINAS XVIII

Foto: Mahasiswa ISI BALI pada malam pengumuman juara PEKSIMINAS XVIII di Universitas Jember, Kamis (10/9)

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) kembali mencatatkan prestasi pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Jember, Jawa Timur, 7–10 September 2026. Dari sejumlah tangkai lomba yang diikuti mahasiswa ISI BALI sebagai bagian dari Kontingen Provinsi Bali, empat tangkai berhasil menyumbangkan prestasi bagi Bali di tingkat nasional.

Prestasi tertinggi diraih Sri Agung Wulandewi Putri Laksana, mahasiswa Program Studi (Prodi) Musik yang berhasil meraih Juara I Tangkai Lomba Menyanyi Keroncong Putri. Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi terbaik Kontingen Provinsi Bali sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa ISI BALI dalam berkompetisi pada ajang seni mahasiswa tingkat nasional.

Prestasi berikutnya diraih Insan Kamis, mahasiswa Prodi Fotografi ISI BALI, yang memperoleh Juara II Tangkai Lomba Fotografi Jurnalistik Dokumenter. Sementara itu, Ni Luh Made Bindi Hita dari Prodi Animasi berhasil meraih Harapan II pada Tangkai Lomba Komik Strip.

Pada tangkai lomba Tari, ISI BALI turut memperkuat Kontingen Provinsi Bali melalui karya berjudul “Ngetug Bumi” yang dibawakan oleh tujuh mahasiswa Prodi Tari, yakni I Putu Gede Pradipta Utama, Ni Kadek Dhya Sumitha Apsari, Made Githa Sanjiwani, I Made Wahyu Danurtha, Ida Ayu Adi Tri Wiranti, Ni Nengah Diah Tantri, dan G. Ngr Bagus Andika Prasetya. Karya tersebut berhasil meraih Harapan I.

Sebelumnya, mahasiswa ISI BALI yang tergabung dalam Kontingen Provinsi Bali telah melalui proses seleksi dan pembinaan setelah meraih prestasi pada PEKSIMIDA Bali. Selain empat tangkai tersebut, ISI BALI juga mengirimkan Zahid Zahendra dari Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan pada Tangkai Lomba Menyanyi Dangdut Putra dan mahasiswa Prodi Desain Komunikasi Visual, I Kadek Ariandi Triana Putra Widi Nugraha pada Tangkai Lomba Baca Puisi Putra.

Foto: Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama ISI BALI sekaligus Ketua Umum Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Pengprov Bali, Prof. Dr. Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum., menerima penghargaan Terbaik 7 PEKSIMINAS XVIII di Universitas Jember, Kamis (10/9)

Keikutsertaan mahasiswa ISI BALI dalam PEKSIMINAS XVIII menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, dan pengalaman berkompetisi di tingkat nasional. Prestasi yang diraih juga menjadi hasil dari proses persiapan dan pembinaan yang dilakukan secara serius bersama dosen pendamping sebelum mahasiswa bertanding di tingkat nasional.

Secara keseluruhan, Kontingen Provinsi Bali berhasil meraih sembilan prestasi pada PEKSIMINAS XVIII, terdiri atas Juara I Keroncong Putri, Juara II Lukis, Juara II Fotografi Jurnalistik, Harapan I Desain Poster, Harapan II Komik Strip, Harapan I Baca Puisi Putri, Harapan II Monolog, Harapan III Vokal Grup, serta Harapan I Tari.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama ISI BALI sekaligus Ketua Umum Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Pengprov Bali, Prof. Dr. Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas perjuangan seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Kontingen Provinsi Bali pada PEKSIMINAS XVIII.

“Selamat kepada adik-adik yang telah berhasil meraih prestasi dari berbagai tangkai lomba. Kami salut dan bangga atas totalitas kalian. Bagi yang belum beruntung, jangan kecewa karena persaingan sangat ketat. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk memperbaiki dan menyempurnakan diri ke depan. Yang tidak kalah penting, mari tetap solid karena merawat persaudaraan adalah bagian penting selain kejuaraan,” ujar Prof. Komang

Capaian tersebut menempatkan Kontingen Provinsi Bali sebagai salah satu kontingen terbaik, yakni peringkat ketujuh dari seluruh provinsi di Indonesia. Hasil ini menjadi capaian membanggakan bagi Bali sekaligus memperlihatkan kontribusi mahasiswa ISI BALI dalam mengharumkan nama daerah melalui prestasi di bidang seni pada tingkat nasional. (ISIBALI/Humas)

ISI BALI Pangurip Magang Kreatif Bersertifikat Internasional

ISI BALI Pangurip Magang Kreatif Bersertifikat Internasional

Foto: Pangurip Magang Kreatif Bersertifikat Internasional JANA-WIDYA-JNANA di Ballroom Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen Lt. 3, ISI BALI, Selasa (1/9).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) mengawali program Magang Kreatif Bersertifikat Internasional JANA-WIDYA-JNANA (Talenta Mulia Dunia) melalui kegiatan pangurip yang digelar Selasa, 1 September 2026, di Ballroom Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen Lantai 3, ISI BALI. Kegiatan pangurip dihadiri Rektor ISI BALI Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana bersama seluruh jajaran pimpinan ISI BALI, Chairman Hasami Ceramic Industry Cooperative Association Mr. Ota Kazuhiko, Deputy Director Ceramic Research Center of Nagasaki Mr. Hideki Yoshida, perwakilan BESTie CO., Ltd Ms. Misako Masuzumi, dan staf  Hasami Ceramic Industry Cooperative Association Mr. Hirotoshi Yamada, serta Dewan Pertimbangan ISI BALI, AA Gde Raid an Warih Wisatsana.

Sebanyak 25 mahasiswa semester tujuh dari Program Studi Seni Kriya, Seni Murni, dan Desain Produk terpilih mengikuti program setelah melalui proses seleksi yang dilaksanakan ISI BALI bersama mitra industri keramik Jepang. Ke-25 mahasiswa tersebut adalah I Gusti Ayu Wijayanti P., Ida Made Gaodya Rendraswara, I Dewa Bagus Wahyu, I Wayan Aria Santosa, Rayna Najla K., I Wayan Aria Sisya N., Martha, I Made Sofyan, Zefanya Awan B., Ni Wayan Arianti Dewi, Arwen Jennifer P., Ni Luh Dewi Kusuma W., I Komang Aryawan, Cokorda Gede Raka Wisma W., Ni Luh Putu Karina Praba D., I Putu Ranu Weda W., I Kadek Agus Adi W., I Kadek Sudana, Ni Kadek Karini A., Adi Purnama Yoga, I Wayan Adi Wiryatama, I Kadek Fajar N., Alfridus Moensaku, I Kadek Calvin Y., dan I Gst. Ngurah Putu Diva.

Melalui program ini, para peserta akan mengikuti pelatihan intensif di ISI BALI sebagai tahap persiapan sebelum memasuki dunia industri. Materi penting yang diberikan yakni pembelajaran bahasa Jepang, teknik keramik Hasami, teknologi produksi keramik, desain produk 3D, dan lainnya. Pembekalan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga mempersiapkan kemampuan komunikasi, adaptasi budaya, kedisiplinan, serta kesiapan bekerja dalam lingkungan industri yang memiliki standar profesional dan internasional.

Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan dan melalui proses evaluasi, delapan peserta terbaik akan dipilih untuk mengikuti program magang internasional di Kota Hasami, Prefektur Nagasaki, Jepang. Hasami dikenal sebagai salah satu sentra keramik penting di Jepang, sehingga pengalaman magang di kawasan tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa mengenai proses produksi, inovasi desain, budaya kerja, serta perkembangan industri keramik Jepang.

Sementara itu, 17 peserta lainnya akan menjalani program magang pada mitra industri seni kriya bereputasi di dalam negeri. Dengan skema tersebut, seluruh mahasiswa peserta tetap memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan kompetensi akademik ke dalam praktik profesional, baik melalui pengalaman industri di Jepang maupun di Indonesia.

Rektor ISI BALI Prof. Dr. Wayan Kun Adnyana dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak berhenti di ruang kelas. Melalui program magang yang terhubung langsung dengan industri, mahasiswa didorong untuk memahami standar kerja profesional, mengembangkan kreativitas, sekaligus membangun jejaring yang dapat mendukung pengembangan karier setelah menyelesaikan pendidikan.

Chairman Hasami Ceramic Industry Cooperative Association, Mr. Ota Kazuhiko, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada 25 mahasiswa yang telah terpilih mengikuti program Magang Kreatif Bersertifikat Internasional JANA-WIDYA-JNANA. Ia menyampaikan bahwa para peserta akan mendapatkan berbagai pembekalan sebagai persiapan memasuki dunia industri, antara lain pembelajaran bahasa Jepang, 3D CAD, serta pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan produk desain. Menurutnya, kemampuan bahasa menjadi salah satu aspek penting bagi mahasiswa sebelum mengikuti pengalaman magang, khususnya bagi peserta yang nantinya berkesempatan menjalani program di Jepang. “Saya berharap mahasiswa dapat belajar bahasa Jepang dengan baik,” ujarnya.

Melalui rangkaian pelatihan, seleksi, hingga pelaksanaan magang, program ini diharapkan melahirkan talenta seni dan desain yang tidak hanya memiliki kemampuan kreatif, tetapi juga siap beradaptasi dengan kebutuhan industri, memiliki wawasan global, serta mampu membawa kompetensi seni Indonesia ke ruang profesional internasional.

Gema Panggung Dunia ISI BALI

Gema Panggung Dunia ISI BALI

Foto: ISI BALI dalam The Pasar Indonesia di Belanda

Menjadi kebanggaan mahasiswa ISI BALI, diapresiasi tinggi di rumah sendiri, pun diraya suka cita di panggung dunia. Pada tahun 2026 ini, pemanggungan dimulai dari undangan kehormatan panitia The Pasar Indonesia, berikut ajang internasional Misato Bali Festival, dan acara resepsi diplomatik Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi, Vietnam.

The Pasar Indonesia diselenggarakan di De Broodfabriek: Expo and Event Center, Rijswijk, Belanda, 13-18 Mei 2026, delegasi ISI BALI, terdiri atas Komang Prayoga Putra ( mahasiswa magister seni), Dewa Ayu Made Adinda Ratna Devi (mahasiswa tari program sarjana), dan Ni Komang Trisna Devi (mahasiswa Desain Mode program terapan). Ketiga mahasiswa terpilih ini menyajikan gelar seni klasik dan kreasi baru, serta lokakarya seni topeng. Perhelatan yang dibuka Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Laurentius Amrih Jinankung, serta Director De Broodfabriek, Jeldert de Boer ini dihadiri ribuan pengunjung internasional, termasuk diaspora Indonesia.

ISI BALI dalam Misato Bali Festival 2026, yang sebagian besar pendanaannya oleh Kota Misato, Prefecture Shimane, Jepang ini akan menyajikan seni klasik dan karya kolaborasi dengan seniman setempat. Delegasi dipimpin Ni Wayan Suartini, M.Sn. (Koordinator Prodi Pendidikan Vokasional Tata Rias), menghadirkan dua mahasiswa, yaitu Ni Luh Komang Sekar Kumala Dewi dan Ni Putu Nilam Cahyani (mahasiswa tari program sarjana). Misato Bali Festival digelar 8 – 12 Oktober 2026, dalam bentuk Cultural Exchange and Workshop. Selain berpartisipasi dalam dua event internasional tersebut, ISI BALI juga menerima undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Hanoi, Vietnam, serangkaian acara Resepsi Diplomatik pada 6 – 9 Oktober 2026. 

Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana menyampaikan apresiasi kepada segenap mitra strategis internasional atas undangan dan kepercayaanya untuk memberi ruang bagi sivitas akademika ISI BALI untuk memanggungkan karya klasik Indonesia, inovasi teranyar, dan beragam bentuk kolaborasi. “Apresiasi ini gayut dengan upaya ISI BALI menjadi Hub Global Pusat Kreativitas dan Inovasi Seni (Global-Bali Arts Creativity Center Hub), yang berdampak meluas dan menyemesta”.

B-GAAD III 2026 Poros Seni dan Desain Asia-Pasifik

B-GAAD III 2026 Poros Seni dan Desain Asia-Pasifik

Foto: Gelaran Bali-Global Axis of Arts and Design (B-GAAD)

Ajang dinanti ekosistem inovasi seni dan desain Asia-Pasifik, itulah Bali-Global Axis of Arts and Design (B-GAAD). Pasca dua kali perhelatan yang diapresiasi perguruan tinggi penyelenggara pendidikan seni dan desain di Asia-Pasifik, ISI BALI menghadirkan B-GAAD III dengan penuh optimisme dan empati persaudaraan lintas bangsa.

Mengusung tema “Roh-Rong-Reh: Soul-Space-Sincerity atau Jiwa-Jagat-Junjung”, B-GAAD III menjadi ruang pertukaran gagasan, jejaring, serta komunikasi strategis antarlembaga pendidikan tinggi seni dan desain di kawasan Asia-Pasifik. Dihelat 27 – 30 Oktober 2026 diselenggarakan di Kampus Meraya Citta ISI BALI, Neka Art Museum, Komaneka Art Gallery, serta beberapa ruang budaya di Bali.

B-GAAD II Tahun 2025 diikuti 11 perguruan tinggi dari berbagai negara, antara lain Malaysia, Kazakhstan, Singapura, Thailand, Australia, Jepang, Amerika Serikat, Bangladesh, dan Republik Korea. Perhelatan tersebut menghadirkan sejumlah program unggulan, seperti Bali-Global Arts and Design Symposium (B-GADS) dengan 26 pembicara internasional, Bali-Global Art Map Exhibition (B-GAME) yang melibatkan 60 perupa berpengaruh, serta Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME) yang melibatkan 108 desainer dari Indonesia dan mancanegara.

Pada penyelenggaraan tahun ini, B-GAAD III mengembangkan cakupan kolaborasi melalui delapan program unggulan, yakni B-GAAD’s Leader Summit, Bali-Global Arts and Design Symposium (B-GADS), Bali-Global Performing Arts Map (B-GPAM), Bali-Global Art Map Exhibition (B-GAME), Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME), Bali-Global Encounter Figure (B-GEF), Bali-Global Authentic Trip (B-GAT), serta Bali-Global Expo and Job Fair (B-GEJF).

Ketua Panitia Pelaksana B-GAAD III, Dr. Kadek Dwiyani mengatakan, sejumlah perguruan tinggi dan institusi internasional telah mengonfirmasi partisipasi, di antaranya Dongduck Women’s University dan Sungkyunkwan University, Republik Korea; Brigham Young University, Amerika Serikat; University of Canterbury, Selandia Baru; Graduate Institute of Musicology, National Taiwan University, Taiwan; LASALLE College of the Arts, Singapura; serta Universiti Malaysia Kelantan dan Akademi Seni Budaya dan Warisan Kebangsaan (ASWARA), Malaysia.

BAHANA WIDYA MAHAGUNA Penghargaan Nasional dan Internasional ISI BALI — Dari Tokoh Pers Hingga Duta Besar

BAHANA WIDYA MAHAGUNA Penghargaan Nasional dan Internasional ISI BALI — Dari Tokoh Pers Hingga Duta Besar

Foto: Penghargaan Internasional Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha

Memulia dedikasi dan reputasi sosok mumpuni, ISI BALI menyematkan penghargaan nasional dan internasional setiap tahun. Pada naungan energisitas “tahun kuda api” ini, dianugerahkan penghargaan nasional Bali-Dwipantara Nata Kerthi Nugraha VI dan penghargaan internasional Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha VI Tahun 2026. Penghargaan nasional dirayakan serangkaian Wisuda Wisuda Sarjana, Sarjana Terapan, Magister, dan Doktor ke-40 Semester Genap, pada Kamis (27/8) ini. Sebelumnya, pada serangkaian Dies Natalis XXIII pada Jumat, 27 Februari 2026.

Penghargaan Nasional Bali Dwipantara Nata Kerthi Nugraha tahun ini disematkan kepada lima tokoh terpilih yang bereputasi sekaligus memiliki dedikasi, kecintaan, dan spirit pemajuan seni budaya. Kelima tokoh dimaksud, yaitu Jero Gede Duhuran Batur (tokoh pengayom seni budaya Bali), ABG Satria Naradha (tokoh pers nasional dan pencinta seni budaya), Luh Made Asmariani Budhi (entrepreneur dan pencinta seni), I Nyoman Sudiana, S.Skar., M.Si (tokoh pembina Karawitan Bali), Wahyu Indira, S.Sn., M.Sn (Dosen Penggerak – Desainer Komunikasi Visual).

Sebelumnya, pada Dies Natalis XXIII yang juga dirangkai pembukaan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana VI, 27 Februari 2026,  dianugerahkan penghargaan internasional Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha kepada lima tokoh seni dan budaya yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam merawat, mengembangkan, serta mempromosikan seni dan budaya Bali di kancah global.

Lima penerima penghargaan tersebut, yaitu Dr. Mochammad Fadjroel Rachman, S.E., M.H., (sastrawan dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan); Jeon Dongsu (seniman sekaligus Chairman Committee of Artist for World Peace, Korea Selatan); Mohd Asri Bin Abdul Ghafar (maesenas seni pertunjukan, Malaysia); Prof. Dr. Ni Made Arshiniwati, SST., M.Si., (akademisi dan seniman tari, Indonesia); serta Drs. I Made Bendi Yudha, M.Sn., (akademisi dan perupa, Indonesia).

Kedua penghargaan prestisius ISI BALI tersebut diatur dalam Peraturan Rektor ISI Denpasar Nomor 2 Tahun 2022 sebagaimana telah diubah, terakhir dengan Peraturan Rektor ISI Denpasar Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Rektor ISI Denpasar Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Penghargaan Institut Seni Indonesia Denpasar.

ISI BALI Inagurasi 1.121 Mahasiswa Baru

ISI BALI Inagurasi 1.121 Mahasiswa Baru

Foto: Inagurasi Mahasiswa Baru ISI BALI di Panggung Terbuka Nretya Mandala ISI BALI, Selasa (11/8).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menginagurasi 1.121 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam prosesi bertajuk “Carma-Jnana-Cita (Karisma Cita-Cita Mulia)” yang berlangsung di Panggung Terbuka Nretya Mandala ISI BALI, Selasa (11/8). Pengesahan mahasiswa baru ditandai dengan pemakaian jas almamater kepada perwakilan mahasiswa dari 19 program studi pada jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan oleh Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana.

Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia mengingatkan bahwa memasuki jenjang perguruan tinggi merupakan fase penting dalam kehidupan karena mahasiswa mulai memasuki usia yang lebih matang, dengan tanggung jawab yang semakin besar.

Ia mengatakan ISI BALI merupakan ruang untuk mengembangkan talenta dan menyemai keterampilan mahasiswa hingga tumbuh menjadi pribadi yang matang dan siap berkontribusi di tengah masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjalani proses pendidikan.

“ISI BALI menjadi ruang pengembangan talenta dan menyemai skill hingga dewasa. ISI BALI menjadi bagian dari perjuangan. Usia yang semakin matang berarti tanggung jawab kita kepada orang banyak juga semakin besar,” katanya.

Menurut Prof. Kun Adnyana, pilihan untuk menempuh pendidikan di ISI BALI merupakan bagian dari perjalanan masing-masing mahasiswa. Ia mengajak mahasiswa baru untuk menjadikan kesempatan tersebut sebagai momentum untuk berkarya dan berkompetisi secara sehat dalam memajukan seni, desain, serta inovasi digital.

“Memilih ISI BALI adalah pilihan yang diamanatkan oleh semesta. Mari bersaing untuk kemajuan seni, desain, dan inovasi digital. Ini adalah karma baik kita semua sehingga dapat bertemu di ISI BALI,” ujarnya.

Foto: Inagurasi Mahasiswa Baru ISI BALI di Panggung Terbuka Nretya Mandala ISI BALI, Selasa (11/8).

Pada tahun akademik 2026/2027, ISI BALI juga mencatat kehadiran dua program studi baru yang untuk pertama kalinya menerima mahasiswa. Kedua program studi tersebut yakni Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris dengan 28 mahasiswa serta Program Studi Pendidikan Vokasional Tata Rias dengan delapan mahasiswa.

Dengan tambahan dua program studi tersebut, ISI BALI terus memperluas ruang pendidikan yang tidak hanya berfokus pada bidang seni, tetapi juga merespons perkembangan kebutuhan keilmuan dan dunia kreatif yang semakin beragam.

Jumlah mahasiswa baru ISI BALI tahun ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah mahasiswa baru tercatat sebanyak 1.043 orang, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi 1.121 orang. Jumlah tersebut bertambah 78 mahasiswa atau sekitar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan jumlah mahasiswa baru tersebut menjadi salah satu gambaran semakin besarnya minat terhadap pendidikan yang ditawarkan ISI BALI. Kehadiran mahasiswa dari berbagai latar belakang juga memperkaya ekosistem akademik dan kreativitas kampus dalam mengembangkan seni, budaya, desain, serta inovasi.

Foto: Inagurasi Mahasiswa Baru ISI BALI di Panggung Terbuka Nretya Mandala ISI BALI, Selasa (11/8).

Prosesi inagurasi mahasiswa baru ini menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ISI BALI yang berlangsung pada 11–12 Agustus 2026. Setelah itu, rangkaian penyambutan mahasiswa baru dilanjutkan dengan Student Day pada 13 Agustus 2026.

Dalam kegiatan PKKMB, mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan kampus, tata kehidupan akademik, fasilitas, serta berbagai sistem layanan yang tersedia di ISI BALI. Mereka juga mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber mengenai etika mahasiswa, bela negara, sistem terintegrasi ISI BALI, serta berbagai materi lain yang berkaitan dengan kehidupan dan pengembangan diri sebagai mahasiswa.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi 1.121 mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademiknya sekaligus memulai perjalanan pendidikan di ISI BALI. Dengan semangat Carma-Jnana-Cita, mereka diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga menjunjung tanggung jawab, ketekunan, dan cita-cita mulia dalam berkarya serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.(ISIBALI/Humas)

Loading...