M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Mahasiswa ISI BALI Eksplorasi Beatbox Bersama Mad Twinz

Oct 8, 2026 | Berita

Foto: Workshop Beatbox bersama Mad Twinz di Gedung Natya Mandala, ISI BALI, Rabu (7/10).

Institut Seni Indonesia (ISI) BALI berkolaborasi dengan Komite Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Badung dan Beatland menggelar Workshop Beatbox di Gedung Natya Mandala, ISI BALI, Rabu (7/10). Kegiatan ini menghadirkan duo beatboxer kembar asal Rusia, Pavel Frolikov atau Pash dan Evgeny Frolikov atau Jayton, yang tergabung dalam grup Mad Twinz.

Workshop diikuti puluhan mahasiswa ISI BALI, khususnya dari Program Studi Karawitan dan Program Studi Musik. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan memadukan sesi pengenalan teknik dasar beatbox, demonstrasi, hingga praktik langsung bersama para peserta.

Mad Twinz memperkenalkan beatbox sebagai bentuk eksplorasi musikal yang memanfaatkan suara manusia untuk menghasilkan berbagai elemen ritmis dan bunyi. Para mahasiswa tidak hanya diajak mengamati teknik yang diperagakan, tetapi juga mencoba secara langsung berbagai teknik beatbox dengan arahan Pash dan Jayton.

Suasana workshop semakin menarik ketika Mad Twinz berkolaborasi dengan mahasiswa ISI BALI untuk mengeksplorasi perpaduan beatbox dengan alat musik tradisional Bali, Jegog. Eksperimen tersebut mempertemukan karakter bunyi vokal beatbox dengan warna suara bambu Jegog, menciptakan pengalaman musikal yang berbeda sekaligus membuka ruang eksplorasi terhadap kemungkinan baru dalam pengembangan musik.

Foto: Workshop Beatbox bersama Mad Twinz di Gedung Natya Mandala, ISI BALI, Rabu (7/10).

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Seni Pertunjukan ISI BALI, Dr. I Kadek Widnyana, yang membuka kegiatan menyampaikan bahwa workshop tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman baru sekaligus mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kreativitas.

“Melalui workshop ini, kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan teknis mengenai beatbox, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara berbagai unsur dalam pengembangan ekosistem kreatif. Kolaborasi antara pelaku kreatif, institusi pendidikan, komunitas, dan pemerintah menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pengetahuan, pengalaman, serta gagasan baru.

“Kami juga melihat bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik antara pelaku kreatif, institusi pendidikan, komunitas, dan pemerintah. Kolaborasi semacam inilah yang perlu terus kita bangun untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Badung dan Bali secara lebih luas,” katanya.

Bagi mahasiswa ISI BALI, kehadiran Mad Twinz memberikan kesempatan untuk mengenal teknik dan pendekatan musikal yang berkembang dalam budaya beatbox secara langsung dari praktisi. Sementara itu, eksplorasi bersama Jegog menjadi bagian menarik dari workshop karena memperlihatkan bagaimana musik tradisional dapat dipertemukan dengan bentuk ekspresi musik kontemporer.

Interaksi antara narasumber dan peserta berlangsung cair dan komunikatif. Mahasiswa tampak antusias mengikuti demonstrasi, mencoba teknik beatbox, serta terlibat dalam sesi kolaborasi. Workshop pun menjadi ruang transfer keterampilan serta menjadi wadah untuk bereksperimen dan menemukan kemungkinan-kemungkinan musikal baru.(ISIBALI/Humas)

Categories

Loading...