M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

ISI BALI Gelar Pameran BALI–DWIPANTARA ADIRUPA VI

Aug 27, 2026 | Berita, Berita Kegiatan

Foto: Pameran Bali–Dwipantara Adirupa VI bertajuk “Rupa Jnana Rasmi: Pendar Mahaindah Karisma Pengetahuan”, Rabu (26/8) di Nata-Citta Art Space, ISI BALI.

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) kembali menghadirkan ruang perjumpaan bagi para perupa dan desainer melalui Pameran Bali–Dwipantara Adirupa VI bertajuk “Rupa Jnana Rasmi: Pendar Mahaindah Karisma Pengetahuan”. Pameran yang merupakan rangkaian program Bali Sangga Dwipantara VI ini dibuka secara resmi pada Rabu (26/8) di Nata-Citta Art Space, ISI BALI, dan akan berlangsung hingga 25 September 2026.

Pameran dibuka oleh Ida Bagus Sidharta Putra, maesenas sekaligus pencinta seni, serta dihadiri Rektor ISI BALI Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana, para perupa dan desainer, sivitas akademika, pemerhati seni, serta undangan lainnya. Kehadiran pameran ini menjadi bagian dari upaya ISI BALI untuk terus membangun ekosistem seni yang mempertemukan praktik penciptaan, pengetahuan, kreativitas, dan apresiasi publik.

Mengusung tema “Rupa Jnana Rasmi” yang dimaknai sebagai “Pendar Mahaindah Karisma Pengetahuan”, pameran mengeksplorasi hubungan antara rupa dan pengetahuan melalui beragam karya seni visual. Rupa tidak semata diposisikan sebagai bentuk estetik, tetapi juga sebagai medium untuk merefleksikan pengalaman, gagasan, tradisi, perkembangan teknologi, serta berbagai persoalan yang hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Foto: Pameran Bali–Dwipantara Adirupa VI bertajuk “Rupa Jnana Rasmi: Pendar Mahaindah Karisma Pengetahuan”, Rabu (26/8) di Nata-Citta Art Space, ISI BALI.

Kurator pameran, Arif B. Prasetyo, Warih Witsastana, dan Ni Wayan Idayati, menghimpun karya-karya yang memperlihatkan keberagaman perspektif dan pendekatan artistik. Arif B. Prasetyo dalam sambutan kuratorial menyampaikan bahwa Pameran BALI–DWIPANTARA ADIRUPA VI tahun ini diikuti 147 perupa dan desainer yang menghadirkan 117 karya.

Menurut Arif, karya-karya yang ditampilkan berangkat dari beragam latar penciptaan dan cara pengolahan medium. Keragaman tersebut sekaligus mencerminkan pengalaman personal maupun kolektif para seniman, serta persinggungan dengan tradisi, teknologi, dan dinamika persoalan keseharian. Dengan demikian, pameran menjadi ruang untuk melihat bagaimana pengetahuan dan pengalaman dapat diterjemahkan ke dalam bahasa rupa yang beragam.

Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana, menegaskan pentingnya ruang pamer sebagai wahana apresiasi. Menurutnya, apresiasi pada dasarnya bertumpu pada semangat persahabatan atau brotherhood, yang kemudian bertemali dengan pertukaran ide dan gagasan.

“Ruang pameran adalah wahana apresiasi. Apresiasi dasarnya adalah persahabatan, brotherhood. Persahabatan yang bertemali dengan ide-ide membuat semua bergerak, semua hidup,” ujar Prof. Kun.

Ia menambahkan, ruang pamer tidak hanya menjadi tempat untuk menampilkan karya, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang memungkinkan seniman, akademisi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan seni untuk saling bertukar gagasan. Dari perjumpaan tersebut, seni diharapkan terus tumbuh, bergerak, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Ida Bagus Sidharta Putra mengapresiasi konsistensi ISI BALI dalam menghadirkan ruang-ruang seni sekaligus mengambil peran dalam pelestarian dan promosi seni serta budaya Bali. Menurutnya, keberadaan institusi pendidikan seni memiliki posisi strategis dalam menjaga keberlanjutan kekayaan seni budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

Pameran BALI–DWIPANTARA ADIRUPA VI menjadi salah satu upaya ISI BALI memperkuat ekosistem seni melalui pertemuan antara penciptaan, pengetahuan, dan apresiasi. Dengan melibatkan ratusan perupa dan desainer serta menghadirkan karya-karya dari beragam latar penciptaan, pameran ini diharapkan membuka ruang dialog yang lebih luas mengenai perkembangan seni visual sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai ruang penting bagi pertumbuhan dan perjumpaan seni.

Categories

Loading...