M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Workshop Survey dan Tracer Study Perkuat Pelaksanaan Bali Citta Samasta 2026

Aug 24, 2026 | Berita, Berita Kegiatan

Foto: Workshop Survey, Statistik, dan Pelacakan Alumni di Ruang Vicon ISI BALI, Jumat (21/8),

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menyelenggarakan Workshop Survey, Statistik, dan Pelacakan Alumni sebagai bagian dari rangkaian Program Bali Citta Samasta (Festival Seni Alumni) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Vicon ISI BALI, Jumat (21/8), dan diikuti jajaran pimpinan ISI BALI, koordinator program studi, serta tim survei.

Workshop dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi ISI BALI, Prof. Dr. AA Gde Bagus Udayana. Kegiatan menghadirkan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bali, Dewa Ayu Eka Sumarningsih, SST, SAB, M.Stat., bersama Kepala Pusat Survey dan Statistik ISI BALI, I Nyoman Payu Yasa, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Bagian Umum LPMPP ISI BALI, I Gede Indra Suwija Putra, S.H., sebagai narasumber.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) ISI BALI, Prof. Dr. I Wayan Setem, dalam laporannya menjelaskan bahwa Bali Citta Samasta merupakan salah satu wujud pelaksanaan misi ISI BALI melalui Astha Mahacitta Bali. Pelaksanaannya mengacu pada ketentuan Pasal 4 Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 50 Tahun 2025 tentang Statuta Institut Seni Indonesia Bali, serta berpedoman pada regulasi terkait pelacakan alumni atau tracer study di lingkungan ISI BALI.

Menurutnya, Bali Citta Samasta dirancang sebagai ruang interaksi sekaligus wahana kolaborasi antara ISI BALI dan para alumninya. Melalui kegiatan tersebut, kampus tidak hanya membangun jejaring dengan lulusan, tetapi juga memperkuat sistem pendataan dan pelacakan alumni sebagai bagian penting dalam mengukur keberhasilan pendidikan tinggi.

“Pelaksanaan Bali Citta Samasta bertujuan memberikan ruang interaksi dan wahana kolaborasi antara ISI BALI dengan alumni yang kemudian bermuara pada pemenuhan IKU 2,” ujar Prof. I Wayan Setem.

IKU 2 berkaitan dengan persentase lulusan pendidikan tinggi yang dalam jangka waktu satu tahun setelah kelulusan telah bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi, termasuk lulusan yang telah bekerja atau berwirausaha sebelum menyelesaikan pendidikan. Karena itu, akurasi data alumni dan pelaksanaan tracer study menjadi bagian penting dalam memastikan capaian indikator tersebut dapat terukur secara baik.

Lebih lanjut, Bali Citta Samasta juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap penyusunan Laporan Pemenuhan Indikator Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kontribusi tersebut antara lain berkaitan dengan dampak sosial melalui pendidikan inklusif dan afirmasi, serta dampak ekonomi yang mencakup kontribusi ekonomi dari mahasiswa dan masyarakat yang menghadiri atau berkunjung ke perguruan tinggi maupun kegiatan yang diselenggarakan perguruan tinggi.

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan dan spin-off/start-up yang memperoleh dukungan atau fasilitasi dari perguruan tinggi. Dengan demikian, keberadaan alumni diharapkan tidak berhenti pada hubungan setelah kelulusan, tetapi berkembang menjadi jejaring yang memberikan dampak bagi institusi, alumni, masyarakat, dan perekonomian.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. AA Gde Bagus Udayana menekankan pentingnya pengelolaan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan akademik dan pengembangan institusi. Ia berharap workshop dapat meningkatkan kapasitas tim survei dan program studi dalam melakukan pengumpulan, pengolahan, analisis, serta pemanfaatan data alumni secara sistematis.

Ia juga mendorong agar pelacakan alumni tidak dipandang semata-mata sebagai kewajiban administratif untuk memenuhi indikator kinerja, tetapi menjadi instrumen strategis bagi ISI BALI untuk mengetahui relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan karier lulusan, serta kontribusi alumni di tengah masyarakat. Melalui workshop ini, ISI BALI diharapkan semakin mampu membangun sistem survey dan pelacakan alumni yang terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan. Data yang dihasilkan selanjutnya menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat hubungan dengan alumni, sekaligus memastikan keberadaan ISI BALI sebagai kampus berdampak yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Categories

Loading...