
Foto: Inagurasi Mahasiswa Baru ISI BALI di Panggung Terbuka Nretya Mandala ISI BALI, Selasa (11/8).
Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menginagurasi 1.121 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam prosesi bertajuk “Carma-Jnana-Cita (Karisma Cita-Cita Mulia)” yang berlangsung di Panggung Terbuka Nretya Mandala ISI BALI, Selasa (11/8). Pengesahan mahasiswa baru ditandai dengan pemakaian jas almamater kepada perwakilan mahasiswa dari 19 program studi pada jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan oleh Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana.
Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia mengingatkan bahwa memasuki jenjang perguruan tinggi merupakan fase penting dalam kehidupan karena mahasiswa mulai memasuki usia yang lebih matang, dengan tanggung jawab yang semakin besar.
Ia mengatakan ISI BALI merupakan ruang untuk mengembangkan talenta dan menyemai keterampilan mahasiswa hingga tumbuh menjadi pribadi yang matang dan siap berkontribusi di tengah masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjalani proses pendidikan.
“ISI BALI menjadi ruang pengembangan talenta dan menyemai skill hingga dewasa. ISI BALI menjadi bagian dari perjuangan. Usia yang semakin matang berarti tanggung jawab kita kepada orang banyak juga semakin besar,” katanya.
Menurut Prof. Kun Adnyana, pilihan untuk menempuh pendidikan di ISI BALI merupakan bagian dari perjalanan masing-masing mahasiswa. Ia mengajak mahasiswa baru untuk menjadikan kesempatan tersebut sebagai momentum untuk berkarya dan berkompetisi secara sehat dalam memajukan seni, desain, serta inovasi digital.
“Memilih ISI BALI adalah pilihan yang diamanatkan oleh semesta. Mari bersaing untuk kemajuan seni, desain, dan inovasi digital. Ini adalah karma baik kita semua sehingga dapat bertemu di ISI BALI,” ujarnya.

Foto: Inagurasi Mahasiswa Baru ISI BALI di Panggung Terbuka Nretya Mandala ISI BALI, Selasa (11/8).
Pada tahun akademik 2026/2027, ISI BALI juga mencatat kehadiran dua program studi baru yang untuk pertama kalinya menerima mahasiswa. Kedua program studi tersebut yakni Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris dengan 28 mahasiswa serta Program Studi Pendidikan Vokasional Tata Rias dengan delapan mahasiswa.
Dengan tambahan dua program studi tersebut, ISI BALI terus memperluas ruang pendidikan yang tidak hanya berfokus pada bidang seni, tetapi juga merespons perkembangan kebutuhan keilmuan dan dunia kreatif yang semakin beragam.
Jumlah mahasiswa baru ISI BALI tahun ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah mahasiswa baru tercatat sebanyak 1.043 orang, sedangkan pada 2026 meningkat menjadi 1.121 orang. Jumlah tersebut bertambah 78 mahasiswa atau sekitar 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah mahasiswa baru tersebut menjadi salah satu gambaran semakin besarnya minat terhadap pendidikan yang ditawarkan ISI BALI. Kehadiran mahasiswa dari berbagai latar belakang juga memperkaya ekosistem akademik dan kreativitas kampus dalam mengembangkan seni, budaya, desain, serta inovasi.

Foto: Inagurasi Mahasiswa Baru ISI BALI di Panggung Terbuka Nretya Mandala ISI BALI, Selasa (11/8).
Prosesi inagurasi mahasiswa baru ini menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ISI BALI yang berlangsung pada 11–12 Agustus 2026. Setelah itu, rangkaian penyambutan mahasiswa baru dilanjutkan dengan Student Day pada 13 Agustus 2026.
Dalam kegiatan PKKMB, mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan kampus, tata kehidupan akademik, fasilitas, serta berbagai sistem layanan yang tersedia di ISI BALI. Mereka juga mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber mengenai etika mahasiswa, bela negara, sistem terintegrasi ISI BALI, serta berbagai materi lain yang berkaitan dengan kehidupan dan pengembangan diri sebagai mahasiswa.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi 1.121 mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademiknya sekaligus memulai perjalanan pendidikan di ISI BALI. Dengan semangat Carma-Jnana-Cita, mereka diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga menjunjung tanggung jawab, ketekunan, dan cita-cita mulia dalam berkarya serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.(ISIBALI/Humas)










