M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

ISI BALI Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Peran Perguruan Tinggi Seni dalam Pemajuan Bangsa

Aug 18, 2026 | Berita

Foto: Upacara bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Widya Mahardika ISI BALI, Senin (17/8).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) melaksanakan upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Widya Mahardika ISI BALI, Senin (17/8). Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pimpinan ISI BALI, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.

Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menyampaikan amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam meneruskan cita-cita kemerdekaan dan mempersiapkan masa depan Indonesia.

Foto: Upacara bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Widya Mahardika ISI BALI, Senin (17/8).

Kemerdekaan Indonesia yang telah diperjuangkan dengan keberanian, pengorbanan, persatuan, serta darah dan air mata para pahlawan, menjadi tanggung jawab generasi saat ini untuk diisi dengan kerja keras dan karya nyata. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi tempat pendidikan, tetapi turut menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, adil, makmur, dan disegani dunia.

Dalam amanat tersebut, pemerintah terus memperkuat berbagai fondasi pembangunan nasional, mulai dari ketahanan pangan dan energi, perluasan layanan pendidikan dan kesehatan, pembenahan tata kelola, hingga hilirisasi dan industrialisasi. Di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi, perguruan tinggi didorong untuk mengambil peran aktif melalui pengembangan talenta, riset, inovasi, teknologi, serta pemikiran yang mampu menjawab kebutuhan bangsa.

Perguruan tinggi, lanjut amanat tersebut, tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dan memberikan gelar. Kampus harus menjadi ruang lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan, mencintai bangsa, serta memiliki keberanian untuk mengambil tanggung jawab bagi kemajuan Indonesia. Riset dan inovasi juga diharapkan tidak berhenti pada laporan maupun publikasi, tetapi dapat berkembang menjadi prototipe, paten, produk, teknologi, dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam mendorong kemandirian bangsa di bidang sains, teknologi, dan industri. Kampus diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dan talenta yang dapat memperkuat daya saing Indonesia, sekaligus membuka peluang terciptanya lapangan kerja berkualitas dan industri baru.

Amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga menekankan pentingnya kolaborasi. Perguruan tinggi perlu membangun sinergi dengan pemerintah, industri, BUMN, pemerintah daerah, lembaga riset, serta masyarakat. Perbedaan disiplin ilmu, latar belakang, maupun wilayah tidak seharusnya menjadi penghalang, melainkan dapat menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan bersama, yakni kemajuan Indonesia.

Harapan besar tersebut berada di pundak seluruh sivitas akademika. Pimpinan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab membawa kampus menjadi kekuatan pembangunan bangsa, sementara guru besar, dosen, peneliti, dan tenaga kependidikan memiliki peran dalam menjaga marwah keilmuan, mendidik generasi penerus, menghasilkan riset yang relevan, serta memastikan penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan dengan baik.

Mahasiswa sebagai generasi penerus juga mendapat perhatian khusus. Mereka didorong untuk berani mencoba, meneliti, menciptakan, dan membangun sesuatu yang baru. Ilmu pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi diharapkan tidak hanya digunakan untuk keberhasilan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Bagi ISI BALI sebagai perguruan tinggi seni, semangat tersebut menjadi dorongan untuk terus menempatkan kreativitas, ilmu pengetahuan, inovasi, dan karya seni sebagai bagian dari kontribusi bagi pembangunan Indonesia. Seni dan kreativitas memiliki ruang penting dalam membangun karakter, memperkuat identitas budaya, sekaligus menciptakan gagasan dan karya yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di ISI BALI dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan prestasi sivitas akademika.

Penghargaan Satyalancana Karya Satya diserahkan kepada dosen dan tenaga kependidikan ISI BALI sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi atas loyalitas, integritas, dan pengabdian yang telah diberikan dalam mendukung pelaksanaan pendidikan tinggi di ISI BALI.

Selain itu, penghargaan Sewaka Mahabakti Nugraha diberikan kepada dosen dan tenaga kependidikan ISI BALI yang telah memasuki masa purnabakti. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi institusi atas pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas dan menjadi bagian dari perjalanan ISI BALI. Apresiasi juga diberikan kepada mahasiswa melalui penghargaan Mahasiswa Nata Kerthi Nugraha kepada mahasiswa berprestasi. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas capaian dan kontribusi mahasiswa, sekaligus memberikan motivasi agar generasi muda ISI BALI terus mengembangkan potensi, kreativitas, prestasi, dan karya yang membawa nama baik almamater. (ISIBALI/Humas)

Categories

Loading...