
Foto: ISI BALI dalam The Pasar Indonesia di Belanda
Menjadi kebanggaan mahasiswa ISI BALI, diapresiasi tinggi di rumah sendiri, pun diraya suka cita di panggung dunia. Pada tahun 2026 ini, pemanggungan dimulai dari undangan kehormatan panitia The Pasar Indonesia, berikut ajang internasional Misato Bali Festival, dan acara resepsi diplomatik Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi, Vietnam.
The Pasar Indonesia diselenggarakan di De Broodfabriek: Expo and Event Center, Rijswijk, Belanda, 13-18 Mei 2026, delegasi ISI BALI, terdiri atas Komang Prayoga Putra ( mahasiswa magister seni), Dewa Ayu Made Adinda Ratna Devi (mahasiswa tari program sarjana), dan Ni Komang Trisna Devi (mahasiswa Desain Mode program terapan). Ketiga mahasiswa terpilih ini menyajikan gelar seni klasik dan kreasi baru, serta lokakarya seni topeng. Perhelatan yang dibuka Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Laurentius Amrih Jinankung, serta Director De Broodfabriek, Jeldert de Boer ini dihadiri ribuan pengunjung internasional, termasuk diaspora Indonesia.
ISI BALI dalam Misato Bali Festival 2026, yang sebagian besar pendanaannya oleh Kota Misato, Prefecture Shimane, Jepang ini akan menyajikan seni klasik dan karya kolaborasi dengan seniman setempat. Delegasi dipimpin Ni Wayan Suartini, M.Sn. (Koordinator Prodi Pendidikan Vokasional Tata Rias), menghadirkan dua mahasiswa, yaitu Ni Luh Komang Sekar Kumala Dewi dan Ni Putu Nilam Cahyani (mahasiswa tari program sarjana). Misato Bali Festival digelar 8 – 12 Oktober 2026, dalam bentuk Cultural Exchange and Workshop. Selain berpartisipasi dalam dua event internasional tersebut, ISI BALI juga menerima undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Hanoi, Vietnam, serangkaian acara Resepsi Diplomatik pada 6 – 9 Oktober 2026.
Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana menyampaikan apresiasi kepada segenap mitra strategis internasional atas undangan dan kepercayaanya untuk memberi ruang bagi sivitas akademika ISI BALI untuk memanggungkan karya klasik Indonesia, inovasi teranyar, dan beragam bentuk kolaborasi. “Apresiasi ini gayut dengan upaya ISI BALI menjadi Hub Global Pusat Kreativitas dan Inovasi Seni (Global-Bali Arts Creativity Center Hub), yang berdampak meluas dan menyemesta”.










