
Foto: Penghargaan Internasional Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha
Memulia dedikasi dan reputasi sosok mumpuni, ISI BALI menyematkan penghargaan nasional dan internasional setiap tahun. Pada naungan energisitas “tahun kuda api” ini, dianugerahkan penghargaan nasional Bali-Dwipantara Nata Kerthi Nugraha VI dan penghargaan internasional Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha VI Tahun 2026. Penghargaan nasional dirayakan serangkaian Wisuda Wisuda Sarjana, Sarjana Terapan, Magister, dan Doktor ke-40 Semester Genap, pada Kamis (27/8) ini. Sebelumnya, pada serangkaian Dies Natalis XXIII pada Jumat, 27 Februari 2026.
Penghargaan Nasional Bali Dwipantara Nata Kerthi Nugraha tahun ini disematkan kepada lima tokoh terpilih yang bereputasi sekaligus memiliki dedikasi, kecintaan, dan spirit pemajuan seni budaya. Kelima tokoh dimaksud, yaitu Jero Gede Duhuran Batur (tokoh pengayom seni budaya Bali), ABG Satria Naradha (tokoh pers nasional dan pencinta seni budaya), Luh Made Asmariani Budhi (entrepreneur dan pencinta seni), I Nyoman Sudiana, S.Skar., M.Si (tokoh pembina Karawitan Bali), Wahyu Indira, S.Sn., M.Sn (Dosen Penggerak – Desainer Komunikasi Visual).
Sebelumnya, pada Dies Natalis XXIII yang juga dirangkai pembukaan Festival Internasional Bali Padma Bhuwana VI, 27 Februari 2026, dianugerahkan penghargaan internasional Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha kepada lima tokoh seni dan budaya yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam merawat, mengembangkan, serta mempromosikan seni dan budaya Bali di kancah global.
Lima penerima penghargaan tersebut, yaitu Dr. Mochammad Fadjroel Rachman, S.E., M.H., (sastrawan dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan); Jeon Dongsu (seniman sekaligus Chairman Committee of Artist for World Peace, Korea Selatan); Mohd Asri Bin Abdul Ghafar (maesenas seni pertunjukan, Malaysia); Prof. Dr. Ni Made Arshiniwati, SST., M.Si., (akademisi dan seniman tari, Indonesia); serta Drs. I Made Bendi Yudha, M.Sn., (akademisi dan perupa, Indonesia).
Kedua penghargaan prestisius ISI BALI tersebut diatur dalam Peraturan Rektor ISI Denpasar Nomor 2 Tahun 2022 sebagaimana telah diubah, terakhir dengan Peraturan Rektor ISI Denpasar Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Rektor ISI Denpasar Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Penghargaan Institut Seni Indonesia Denpasar.
B-GAAD III 2026 Poros Seni dan Desain Asia-Pasifik

Foto: Gelaran Bali-Global Axis of Arts and Design (B-GAAD)
Ajang dinanti ekosistem inovasi seni dan desain Asia-Pasifik, itulah Bali-Global Axis of Arts and Design (B-GAAD). Pasca dua kali perhelatan yang diapresiasi perguruan tinggi penyelenggara pendidikan seni dan desain di Asia-Pasifik, ISI BALI menghadirkan B-GAAD III dengan penuh optimisme dan empati persaudaraan lintas bangsa.
Mengusung tema “Roh-Rong-Reh: Soul-Space-Sincerity atau Jiwa-Jagat-Junjung”, B-GAAD III menjadi ruang pertukaran gagasan, jejaring, serta komunikasi strategis antarlembaga pendidikan tinggi seni dan desain di kawasan Asia-Pasifik. Dihelat 27 – 30 Oktober 2026 diselenggarakan di Kampus Meraya Citta ISI BALI, Neka Art Museum, Komaneka Art Gallery, serta beberapa ruang budaya di Bali.
B-GAAD II Tahun 2025 diikuti 11 perguruan tinggi dari berbagai negara, antara lain Malaysia, Kazakhstan, Singapura, Thailand, Australia, Jepang, Amerika Serikat, Bangladesh, dan Republik Korea. Perhelatan tersebut menghadirkan sejumlah program unggulan, seperti Bali-Global Arts and Design Symposium (B-GADS) dengan 26 pembicara internasional, Bali-Global Art Map Exhibition (B-GAME) yang melibatkan 60 perupa berpengaruh, serta Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME) yang melibatkan 108 desainer dari Indonesia dan mancanegara.
Pada penyelenggaraan tahun ini, B-GAAD III mengembangkan cakupan kolaborasi melalui delapan program unggulan, yakni B-GAAD’s Leader Summit, Bali-Global Arts and Design Symposium (B-GADS), Bali-Global Performing Arts Map (B-GPAM), Bali-Global Art Map Exhibition (B-GAME), Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME), Bali-Global Encounter Figure (B-GEF), Bali-Global Authentic Trip (B-GAT), serta Bali-Global Expo and Job Fair (B-GEJF).
Ketua Panitia Pelaksana B-GAAD III, Dr. Kadek Dwiyani mengatakan, sejumlah perguruan tinggi dan institusi internasional telah mengonfirmasi partisipasi, di antaranya Dongduck Women’s University dan Sungkyunkwan University, Republik Korea; Brigham Young University, Amerika Serikat; University of Canterbury, Selandia Baru; Graduate Institute of Musicology, National Taiwan University, Taiwan; LASALLE College of the Arts, Singapura; serta Universiti Malaysia Kelantan dan Akademi Seni Budaya dan Warisan Kebangsaan (ASWARA), Malaysia.
Gema Panggung Dunia ISI BALI

Foto: ISI BALI dalam The Pasar Indonesia di Belanda
Menjadi kebanggaan mahasiswa ISI BALI, diapresiasi tinggi di rumah sendiri, pun diraya suka cita di panggung dunia. Pada tahun 2026 ini, pemanggungan dimulai dari undangan kehormatan panitia The Pasar Indonesia, berikut ajang internasional Misato Bali Festival, dan acara resepsi diplomatik Kedutaan Besar Indonesia di Hanoi, Vietnam.
The Pasar Indonesia diselenggarakan di De Broodfabriek: Expo and Event Center, Rijswijk, Belanda, 13-18 Mei 2026, delegasi ISI BALI, terdiri atas Komang Prayoga Putra ( mahasiswa magister seni), Dewa Ayu Made Adinda Ratna Devi (mahasiswa tari program sarjana), dan Ni Komang Trisna Devi (mahasiswa Desain Mode program terapan). Ketiga mahasiswa terpilih ini menyajikan gelar seni klasik dan kreasi baru, serta lokakarya seni topeng. Perhelatan yang dibuka Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Laurentius Amrih Jinankung, serta Director De Broodfabriek, Jeldert de Boer ini dihadiri ribuan pengunjung internasional, termasuk diaspora Indonesia.
ISI BALI dalam Misato Bali Festival 2026, yang sebagian besar pendanaannya oleh Kota Misato, Prefecture Shimane, Jepang ini akan menyajikan seni klasik dan karya kolaborasi dengan seniman setempat. Delegasi dipimpin Ni Wayan Suartini, M.Sn. (Koordinator Prodi Pendidikan Vokasional Tata Rias), menghadirkan dua mahasiswa, yaitu Ni Luh Komang Sekar Kumala Dewi dan Ni Putu Nilam Cahyani (mahasiswa tari program sarjana). Misato Bali Festival digelar 8 – 12 Oktober 2026, dalam bentuk Cultural Exchange and Workshop. Selain berpartisipasi dalam dua event internasional tersebut, ISI BALI juga menerima undangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Hanoi, Vietnam, serangkaian acara Resepsi Diplomatik pada 6 – 9 Oktober 2026.
Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana menyampaikan apresiasi kepada segenap mitra strategis internasional atas undangan dan kepercayaanya untuk memberi ruang bagi sivitas akademika ISI BALI untuk memanggungkan karya klasik Indonesia, inovasi teranyar, dan beragam bentuk kolaborasi. “Apresiasi ini gayut dengan upaya ISI BALI menjadi Hub Global Pusat Kreativitas dan Inovasi Seni (Global-Bali Arts Creativity Center Hub), yang berdampak meluas dan menyemesta”.










