M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

B-GAAD III 2026 ISI BALI Meluas Apresiasi dan Mengharu Persaudaraan Asia-Pasifik

Nov 3, 2026 | Berita, Berita Kegiatan, Headline

Foto: Pembukaan B-GAAD III Tahun 2026 di Panggung Terbuka Nretya Mandala, ISI BALI, Selasa, 27 Oktober 2026.

Semua program Bali-Global Axis of Arts and Design (B-GAAD) III, tahun 2026 inisiasi Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) yang digelar sejak 26 – 30 Oktober telah berjalan sukses dan membahagiakan. Selama lima hari penyelenggaraan, B-GAAD III bertema Roh-Rong-Reh “Soul-Space-Sincerity (Jiwa-Jagat-Junjung)” mendapat apresiasi luas dan meneguhkan persaudaraan sivitas akademika perguruan tinggi seni dan desain di Asia Pasifik.

Pembukaan B-GAAD III pada Selasa, 27 Oktober 2026 di Panggung Terbuka Nretya Mandala, ISI BALI ditandai Konser Gamelan The Colossal World Gamelan Celebration bertajuk Wakya-Rong-Wahyu (The Rhythm of the Universe). Konser memadu-padu lima komposisi gamelan karya komposer bereputasi internasional, Nyoman Windha, Dewa Putu Berata, Ketut Suryatini, Ketut Garwa, dan Jeremy Grimshaw, berikut satu komposisi vokal karya Gusti Putu Sudarta.

Konser menyuguhkan warna musikal ensambel gamelan Bali, berupa barungan Gender Wayang, Selonding, Gong Gede, dan Gong Semara Dana “Damuh Tuwuh”. Barungan tersebut dipadu konfigurasi beragam instrumen gamelan dan musik etnik dunia (Jegog, Tawa-tawa, Neonolin, Busi, Selentem, Gambang Jawa, Jimbe Afrika, Rebana Nusantara, Seruling, Rebab, dan Biola).

“B-GAAD III mengutamakan kebersamaan, keseksamaan, keunggulan capaian, dan persaudaraan lintas bangsa di Asia-Pasifik. Tema Roh-Rong-Reh, yang mengikhtiarkan tentang pemaknaan keberadaan jiwa dan tubuh bertemali ketulusan, monodualitas yang menggema dalam seluruh isian program,” jelas Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana.

Ketua panitia B-GAAD III, Dr. Kadek Dwiyani, dalam laporannya menyampaikan, bahwa pelaksanaan sembilan program B-GAAD III, meliputi Bali-Global Innovative Design Map Exhibition (B-GIDME), Bali-Global Art Map Exhibition (B-GAME), B-GAAD’s Leader Summit, Bali-Global Arts and Design Symposium (B-GADS), Bali-Global Performing Arts Map (B-GPAM), Bali-Global Encounter Figure (B-GEF), Bali-Global Authentic Trip (B-GAT), Bali-Global Expo and Job Fair (B-GEJF), dan World Cultural Carnival, melibatkan 1,616 peserta dari 12 negara, terdiri atas delegasi perguruan tinggi luar negeri, pembicara simposium, peserta leader summit, peserta pameran desain/seni rupa, serta penyaji konser, karnaval, dan workshop. Perayaan malam pembukaan diwarnai tayangan video mapping karya dosen dan mahasiswa ISI Bali mengelaborasi Candi Bhuwana Citta dengan keindahan tata cahaya pilihan. Peresmian perhelatan B-GAAD III ditandai penandatanganan poster adikarya oleh pimpinan ISI BALI (Ketua Senat, Prof. Ketut Muka, Wakil Rektor Prof. Anak Agung Gde Bagus Udayana, Dr. Made Jodog, dan Prof. Komang Sudirga), dewan pertimbangan, serta delegasi luar negeri. Kehangatan persaudaraan B-GAAD tercermin juga pada World Cultural Carnival yang dimeriahkan 240 peserta dari program studi sarjana/sarjana terapan dan pasca sarjana ISI BALI, berikut delegasi internasional dari Brigham Young University, USA, dan Phetcaburi Radjabhat University, Thailand.

Categories

Loading...