
Foto: Pelepasan duta seni Provinsi Bali menuju PEKSIMINAS XVIII Tahun 2026 di Gedung Natya Mandala ISI BALI, Jumat (4/9).
Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Pengurus Daerah Provinsi Bali menyelenggarakan pelepasan duta seni Provinsi Bali menuju Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII Tahun 2026 yang akan berlangsung di Universitas Jember, Jawa Timur, 7–10 September 2026. Pelepasan kontingen Bali dilaksanakan Jumat (4/9) di Gedung Natya Mandala Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI).
Kegiatan pelepasan dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali saat ini dijabat oleh Drs. I Made Arbawa, M.Si yang mewakili Gubernur Bali, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Umum, dan Keuangan ISI BALI, Dr. Made Jodog, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama ISI BALI sekaligus Ketua Umum Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Pengprov Bali, Prof. Dr. Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum., Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., Pengurus BPSMI Pengprov Bali, serta seluruh kontingen PEKSIMINAS Provinsi Bali.
PEKSIMINAS XVIII merupakan ajang kompetisi seni mahasiswa tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kontingen Bali akan mengikuti sejumlah tangkai lomba dengan mengirimkan mahasiswa terbaik yang sebelumnya telah berhasil meraih prestasi pada PEKSIMIDA Bali.
Dari ISI BALI, sejumlah mahasiswa dipercaya menjadi bagian dari kontingen Provinsi Bali. Pada tangkai lomba tari, ISI BALI menampilkan karya berjudul “Ngetug Bumi” yang dibawakan oleh tujuh mahasiswa, yakni I Putu Gede Pradipta Utama, Ni Kadek Dhya Sumitha Apsari, Made Githa Sanjiwani, I Made Wahyu Danurtha, Ida Ayu Adi Tri Wiranti, Ni Nengah Diah Tantri, dan G. Ngr Bagus Andika Prasetya.
Sementara itu, ISI BALI juga mengirimkan Zahid Zahendra untuk mengikuti Tangkai Lomba Menyanyi Dangdut Putra, Sri Agung Wulandewi Putri Laksana pada Tangkai Lomba Menyanyi Keroncong Putri, serta I Kadek Ariandi Triana Putra Widi Nugraha pada Tangkai Lomba Baca Puisi Putra.
Sementara itu, Ni Luh Made Bindi Hita mewakili Bali pada tangkai lomba Komik Strip. Prestasi serupa diraih Insan Kamis dari Program Studi Fotografi yang berlaga pada tangkai lomba Fotografi Jurnalistik Dokumenter.
Dalam kesempatan pelepasan, para peserta juga mempersembahkan penampilan yang akan dibawakan dalam kompetisi PEKSIMINAS XVIII. Penampilan tersebut menjadi gambaran kesiapan sekaligus ruang bagi para duta seni untuk menunjukkan kemampuan terbaik sebelum bertolak ke Jawa Timur.
Prof. Dr. Komang Sudirga menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berjuang hingga terpilih mewakili Bali. Menurutnya, keikutsertaan dalam PEKSIMINAS merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengalaman berkesenian, membangun jejaring, sekaligus mengharumkan nama Bali melalui prestasi di tingkat nasional.
“Kami berharap seluruh peserta dapat tampil dengan penuh percaya diri, menjunjung sportivitas, dan memberikan yang terbaik. Keikutsertaan ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang membawa nama baik Bali dan menunjukkan kualitas seni mahasiswa Bali di tingkat nasional,” ungkapnya.
Dukungan juga disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi. Kehadiran LLDIKTI Wilayah VIII dalam pelepasan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan prestasi dan kreativitas mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi Bali. (ISIBALI/Humas)










