M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Jelang Pembukaan PKB XLVIII 2026, ISI BALI Intensifkan Persiapan Peed Aya dan Sendratari

May 19, 2026 | Berita, Berita Kegiatan

Foto: Mahasiswa ISI BALI berlatih untuk persiapan pembukaan PKB XLVIII, Rabu (13/5) di Kampus ISI BALI

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) kembali dipercaya menjadi bagian penting dalam pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang akan resmi dibuka pada 13 Juni 2026 mendatang. Seperti tahun-tahun sebelumnya, ISI BALI akan tampil sebagai pembuka dalam rangkaian Peed Aya PKB yang menjadi salah satu atraksi utama dan paling dinantikan masyarakat.

Dalam pembukaan PKB XLVIII, rangkaian acara akan diawali dengan Peed Aya pada siang hari, kemudian dilanjutkan dengan pementasan sendratari pada malam harinya. Untuk tahun ini, ISI BALI akan menampilkan garapan Peed Aya bertajuk Mahamredangga Kalpa, sementara pada pementasan sendratari malam hari akan membawakan kisah Lubdaka.

Foto: Mahasiswa ISI BALI berlatih untuk persiapan pembukaan PKB XLVIII, Rabu (13/5) di Kampus ISI BALI.


Saat ini, ISI BALI tengah mempersiapkan secara intensif seluruh unsur pertunjukan, mulai dari konsep artistik, koreografi, komposisi tabuh, hingga kesiapan para pendukung pertunjukan. Keterlibatan sivitas akademika menjadi wujud komitmen ISI BALI dalam menjaga, mengembangkan, dan memajukan seni budaya Bali melalui ruang-ruang kreativitas yang monumental seperti PKB.

Sekitar 300 mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan akan terlibat langsung dalam pawai Peed Aya maupun pementasan sendratari. Kolaborasi besar ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga ruang pembelajaran, penguatan karakter berkesenian, serta implementasi nilai gotong royong dalam proses kreatif. (ISIBALI/Humas)

Categories

Berita Terkini

Loading...