M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Sinergi Kreatif: Prodi Animasi ISI Bali dan Europe on Screen Gelar Pemutaran Film & Talkshow di Denpasar

Sinergi Kreatif: Prodi Animasi ISI Bali dan Europe on Screen Gelar Pemutaran Film & Talkshow di Denpasar

DENPASAR – Dalam upaya memperluas cakrawala kreatif mahasiswa dan memperkenalkan standar estetika sinema global, Program Studi Animasi Institut Seni Indonesia (ISI) Bali sukses menggelar acara “Road to Europe on Screen 2026”. Acara yang memadukan pemutaran film animasi pilihan dan sesi diskusi mendalam ini dilangsungkan pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Gedung Vicon Lantai 2 Citta Kelangen, ISI Bali.

​Kolaborasi istimewa ini menghadirkan film animasi dari sineas Eropa berjudul “TITINA” (Norwegia, 2022, Sutradara: Kajsa Næss, Durasi 91 menit) yang dikenal memiliki keunikan narasi dan teknik visual yang kuat. Film animasi tersebut menceritakan kisah kilas balik pada tahun 1920, petualang Norwegia Roald Amundsen mengajak insinyur kapal dari Italia, Umberto Nobile untuk ekspedisi ke kutub utara, di mana Nobile membawa anjingnya Titina bersamanya.

Acara yang dimulai pukul 14.00 WITA ini disambut antusias oleh lebih dari 130 mahasiswa lintas prodi, masyarakat umum, seniman Prancis, dan dosen di lingkungan ISI Bali. Gedung Vicon Citta Kelangen menjadi saksi antusiasme para sineas muda Bali dalam membedah karya-karya dunia, sekaligus membuktikan bahwa talenta lokal siap untuk bersaing di kancah internasional. Kehadiran program ini di ISI Bali bertujuan untuk menciptakan ruang dialog antara kreator lokal dengan perkembangan industri film internasional.

Setelah pemutaran film, berlangsung sesi talkshow yang menghadirkan Festival co-director Europe on Screen 2026, Ibu Menina Putri. Sesi diskusi interaktif berlangsung lancar dan menyenangkan, membahas teknis produksi, peluang distribusi festival nasional dan internasional, hingga tantangan industri film dan animasi di masa depan. ​”Kerja sama ini bukan sekadar menonton film bersama, melainkan upaya kami untuk memantik inspirasi mahasiswa. Melihat bagaimana animator Eropa mengeksekusi ide diharapkan mampu mendorong mahasiswa Animasi ISI Bali untuk lebih berani bereksperimen dengan identitas budaya lokal dalam standar global,” ujar I Putu Arya Janottama, Koordinator Prodi Animasi ISI Bali.

ISI BALI dan Unud Perbarui Kerja Sama Perkuat Pengembangan SDM dan Tri Dharma Perguruan Tinggi

ISI BALI dan Unud Perbarui Kerja Sama Perkuat Pengembangan SDM dan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Foto: Penandatangan MoU antara ISI BALI dan Universitas Udayana di Gedung Pascasarjana, Unud, Senin (11/5).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) memperbarui Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Universitas Udayana (Unud), Senin (11/5), di Gedung Pascasarjana, Unud. Pembaruan kerja sama ini dilakukan seiring perubahan nomenklatur institusi dari ISI Denpasar menjadi ISI BALI.

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana bersama Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana. Selain penandatanganan MoU, dilaksanakan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Pascasarjana ISI BALI, Nyoman Dewi Pebryani dengan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unud, Prof. I Nyoman Aryawibawa.

Foto: Penandatangan MoU antara Pascasarjana ISI BALI dan Fakultas Ilmu Budaya, Unud di Gedung Pascasarjana, Unud, Senin (11/5).

Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Ketua Senat ISI BALI, Prof. Dr. Drs. Ketut Muka, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama ISI BALI, Prof. Dr. Komang Sudirga, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama ISI BALI, Dr. Komang Arba Wirawan, serta jajaran pimpinan dari Universitas Udayana. Hadir pula Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Informasi Unud, Prof. Dr. Eng. Ir. Made Sucipta, Plt. Kepala Biro Akademik, Kerja Sama dan Humas Unud, Prof. Ir. I Nengah Sujaya, Koordinator Program Studi S3 Kajian Budaya, Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, dan Koordinator UPIKS Fakultas Ilmu Budaya, Dr. I Gusti Agung Istri Aryani.

Dalam sambutannya, Rektor ISI BALI, Prof. Wayan ‘Kun’ Adnyana, menyampaikan bahwa ISI BALI dan Unud memiliki hubungan historis yang panjang dalam pengembangan pendidikan seni di Bali. Ia menuturkan bahwa Program Studi Seni Rupa dan Desain (PSRD) Unud pada masa lalu menjadi bagian penting dalam perjalanan terbentuknya ISI Denpasar yang kini bertransformasi menjadi ISI BALI.

Menurutnya, hubungan kedua institusi tidak hanya sebatas sejarah, namun juga diwujudkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang telah berjalan selama ini, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia. Ia berharap pembaruan kerja sama ini dapat semakin memperkuat sinergi kedua perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi ke depan.

“ISI BALI dan Unud memiliki kedekatan historis dan semangat yang sama dalam membangun pendidikan tinggi di Bali. Melalui kerja sama ini, kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperluas dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi maupun masyarakat,” ujarnya.

Foto: Penandatangan MoU antara ISI BALI dan Universitas Udayana di Gedung Pascasarjana, Unud, Senin (11/5).

Sementara itu, Rektor Unud, Prof. I Ketut Sudarsana, menyambut baik penandatanganan dokumen kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Unud memiliki visi yang sama dengan ISI BALI dalam mengembangkan sumber daya manusia unggul di Bali dan Indonesia.

Ia berharap kerja sama yang diperbarui ini dapat mendorong peningkatan berbagai kegiatan akademik dan pengembangan institusi yang berdampak langsung terhadap kualitas lulusan. Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menciptakan lulusan yang memiliki daya saing dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

“Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan berbagai kegiatan yang produktif dan inovatif, sehingga dapat melahirkan lulusan yang berdaya saing serta berkontribusi bagi pembangunan Bali dan Indonesia,” ungkapnya. (ISIBALI/Humas)

Rektor ISI BALI dan 17 Pimpinan Unit Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026

Rektor ISI BALI dan 17 Pimpinan Unit Tandatangani Perjanjian Kinerja 2026

Foto: Penandatanganan perjanjian kinerja rektor dengan pimpinan unit kerja di lingkungan ISI BALI di Ruang Kuliah Umum Gedung Desain HUB ISI BALI, Rabu (6/5).

Rektor Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI), Wayan Kun Adnyana menandatangani Perjanjian Kinerja (PK) Tahun Anggaran 2026 bersama para pimpinan unit kerja di lingkungan ISI BALI, Rabu (6/5), di Ruang Kuliah Umum Gedung Desain HUB ISI BALI. Penandatanganan ini menjadi bagian dari penyusunan Cascading Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencapaian target kinerja institusi secara terukur dan berkelanjutan.

Sebanyak 17 pimpinan unit kerja melakukan penandatanganan PK dengan Rektor ISI BALI. Mereka terdiri atas Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Kepala Biro Umum dan Keuangan, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan, Ketua Satuan Pengawas Internal, Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Kepala UPA Perpustakaan, Kepala UPA Teknologi, Informasi, dan Komunikasi, Kepala UPA Dokumentasi dan Koleksi Seni, Plt. Kepala UPA Ajang Gelar, Plt. Kepala UPA Bahasa, serta Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan.

Foto: Penandatanganan perjanjian kinerja rektor dengan pimpinan unit kerja di lingkungan ISI BALI di Ruang Kuliah Umum Gedung Desain HUB ISI BALI, Rabu (6/5).

Dalam sambutannya, Rektor ISI BALI, Wayan Kun Adnyana mengatakan bahwa Perjanjian Kinerja bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bentuk komitmen bersama seluruh unit kerja dalam mewujudkan target dan arah pembangunan institusi yang telah dirancang untuk tahun 2026. Menurutnya, penyusunan cascading kinerja menjadi penting agar setiap program dan kegiatan di masing-masing unit memiliki keterkaitan langsung dengan visi, misi, serta sasaran strategis institusi.

Ia menegaskan, melalui penandatanganan PK ini diharapkan seluruh pimpinan unit kerja mampu memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjalankan program kerja secara efektif, terukur, dan akuntabel. Selain itu, perjanjian kinerja juga menjadi instrumen evaluasi terhadap capaian kinerja setiap unit dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi. (ISIBALI/Humas)

Insan Isi Bali Raih Prestasi Terbaik 1, 2, Dan 3 Pada Latsar Cpns Angkatan IX Tahun 2026

Insan Isi Bali Raih Prestasi Terbaik 1, 2, Dan 3 Pada Latsar Cpns Angkatan IX Tahun 2026

Denpasar, April 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Bali kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian luar biasa para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Tahun 2026 Angkatan IX yang diikuti oleh 43 peserta dari Universitas Udayana dan ISI Bali. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali ini, tiga peserta dari ISI Bali berhasil meraih peringkat terbaik 1, 2, dan 3.

Sumber: Arsip BKPSDM Provinsi Bali

Pelaksanaan Latsar CPNS ini merujuk pada Surat Kepala BKPSDM Provinsi Bali Nomor B.30.800.2.4/ 110/ UPTD.PKSDM/BKPSDM tanggal 19 Januari 2026, serta Surat Tugas Kepala Biro Umum dan Keuangan ISI Bali Nomor 5175/IT5/KP.01.05/2026 tanggal 17 April 2026. Kegiatan berlangsung pada Selasa hingga Rabu, 21–29 April 2026, bertempat di UPTD PKSDM BKPSDM Provinsi Bali, Jalan Hayam Wuruk No. 152, Denpasar.

Rangkaian kegiatan Latsar meliputi pemantapan pembelajaran Agenda 1, 2, dan 3 CPNS yang disampaikan oleh para Widyaiswara, seminar laporan aktualisasi yang dihadiri oleh penguji, mentor, serta widyaiswara, hingga penutupan resmi oleh Kepala BKPSDM Provinsi Bali, Drs. I Wayan Budiasa, M.Si.

Dalam ajang ini, peserta dari ISI Bali menunjukkan kompetensi unggul melalui gagasan aktualisasi yang inovatif dan aplikatif di lingkungan institusi pendidikan seni. Adapun peraih prestasi terbaik adalah sebagai berikut:

Peringkat 1

A.A. Gede Bayu Paramarta Krisna Prabu, S.Sn., M.Sn (Dosen Asisten Ahli, Program Studi Seni Murni ISI Bali)

Judul Aktualisasi: “Bimural: Bahan Ajar Seni Mural Berbasis Digital di Prodi Seni Murni ISI Bali”

Peringkat 2

Ni Putu Dyah Pradnya Candriasih, S.Tr.Ds., M.Sn (Dosen Asisten Ahli, Program Studi Desain Mode ISI Bali)

Judul Aktualisasi: PANDAWA: Panduan Digitalisasi Pola Berbasis Wastra Nusantara

Peringkat 3

Gusnanda Andriansyah, S.Ds (Pranata Laboratorium Pendidikan Ahli Pertama, Program Studi Desain Interior ISI Bali)

Judul Aktualisasi: “Digitalisasi Sistem Informasi Penggunaan Ruang Berbasis Google Workspace dan QR-Code pada Program Studi Desain Interior kISI Bali”

Sumber: Arsip BKPSDM Provinsi Bali

Prestasi ini menjadi bukti komitmen ISI Bali dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan institusi. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam penguatan tata kelola pendidikan tinggi seni di Indonesia.

ISI BALI–UNHI Tandatangani MoU, Perkuat Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi Berdampak

ISI BALI–UNHI Tandatangani MoU, Perkuat Sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi Berdampak

Foto: Penandatanganan MoU antara ISI BALI dan UNHI, Selasa (28/4) di Ruang Nata Widya Sabha ISI BALI.

Rektor Institut Seni Indonesia Bali menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rektor Universitas Hindu Indonesia, Dr. Cokorda Gde Bayu Putra, S.E., M.Si., pada Selasa (28/4) di Ruang Nata Widya Sabha ISI BALI. Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama kedua perguruan tinggi dalam bidang tridharma perguruan tinggi berdampak.

Kegiatan penandatanganan disaksikan jajaran Wakil Rektor, Dekan, serta Kepala Biro dari kedua institusi. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan “Kun” Adnyana, menyampaikan bahwa hubungan antara ISI BALI dan UNHI sejatinya telah terjalin sejak lama melalui berbagai bentuk kolaborasi akademik. Menurutnya, sejumlah profesor ISI BALI kerap terlibat sebagai penguji dalam ujian doktor di UNHI, begitu pula akademisi UNHI yang turut berkontribusi dalam kegiatan akademik di ISI BALI. Selain itu, beberapa dosen ISI BALI juga merupakan lulusan program doktor di UNHI.

“Kerja sama ini sesungguhnya sudah berjalan sejak lama melalui hubungan akademik yang baik antardosen dan profesor di kedua institusi. Penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting untuk memperkuat serta memperluas kolaborasi yang telah terbangun,” ujarnya.

Ia berharap nota kesepahaman tersebut dapat membuka lebih banyak ruang kerja sama konkret, mulai dari pertukaran akademik, penelitian bersama, pengembangan sumber daya manusia, hingga pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Foto: Penandatanganan MoU antara ISI BALI dan UNHI, Selasa (28/4) di Ruang Nata Widya Sabha ISI BALI.

Sementara itu, Rektor UNHI, Dr. Cokorda Gde Bayu Putra, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh ISI BALI. Ia menilai ISI BALI memiliki banyak keunggulan yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan institusinya, khususnya dalam aspek tata kelola perguruan tinggi dan penguatan identitas budaya dalam pendidikan tinggi. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program kolaboratif yang saling menguatkan kedua lembaga. (ISIBALI/Humas)

ISI BALI dan Badan Pengelola FKSPA Besakih Sepakati Nota Kesepahaman

ISI BALI dan Badan Pengelola FKSPA Besakih Sepakati Nota Kesepahaman

Foto: Penandatanganan MoU antara ISI BALI dan Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung (FKSPA) Besakih di Ruang Nata Widya Sabha ISI BALI, Rabu (22/4).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung (FKSPA) Besakih dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang berlangsung di Ruang Nata Widya Sabha ISI BALI, Rabu (22/4).

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama ISI BALI, Komang Sudirga, bersama Kepala Badan Pengelola FKSPA Besakih, I Gusti Lanang Muliarta. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Rektor ISI BALI, Wayan ‘Kun’ Adnyana, Ketua Senat ISI BALI, Ketut Muka, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ketut Garwa, serta Humas FKSPA Besakih, Murdiana Jaya.

Kerja sama ini bertujuan untuk mensinergikan potensi kedua belah pihak guna memperoleh hasil maksimal dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kesepahaman ini, ISI BALI dan FKSPA Besakih sepakat mengembangkan berbagai program yang mendukung optimalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan, pembangunan, serta penguatan sistem di Kawasan Suci Pura Agung Besakih.

Foto: Rektor ISI BALI dan Kepala Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung (FKSPA) Besakih meninjau pameran Parama Paraga di N-CAS ISI BALI, Rabu (22/4).

Rektor ISI BALI, Wayan “Kun” Adnyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pura Agung Besakih merupakan pusat spiritual masyarakat Bali yang memiliki nilai historis, budaya, dan religius yang sangat penting. Oleh karena itu, ISI BALI siap berkontribusi aktif melalui berbagai program akademik dan pengabdian, dengan melibatkan dosen, mahasiswa, serta sumber daya pendukung lainnya.
“Sebagai perguruan tinggi seni, ISI BALI memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga dan menguatkan nilai-nilai budaya serta spiritual yang hidup di masyarakat. Kami siap mendukung berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola FKSPA Besakih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola FKSPA Besakih, I Gusti Lanang Muliarta, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Ia berharap kolaborasi dengan ISI BALI dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan dan pengembangan Kawasan Suci Pura Agung Besakih secara berkelanjutan. (ISIBALI/Humas)

Loading...