M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

ISI BALI Gelar Seminar Internasional Bali-Bhuwana-Waskita VI Bahas Pengetahuan dan Kreativitas dalam Beragam Perspektif

Sep 29, 2026 | Berita, Berita Kegiatan, Headline

Foto: Seminar Internasional Bali-Bhuwana-Waskita VI bertajuk “Parama-Jnana-Patra: True Knowledge in Context” di Auditorium Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen, ISI BALI. Selasa (22/9).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) kembali menggelar Seminar Internasional Bali-Bhuwana-Waskita VI bertajuk “Parama-Jnana-Patra: True Knowledge in Context” di Auditorium Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen, ISI BALI. Selasa (22/9). Seminar ini menjadi ruang akademik dan kreatif yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari Indonesia maupun mancanegara untuk mendiskusikan pengetahuan dan kreativitas dalam bidang seni, desain, sastra, dan budaya dengan beragam perspektif kekinian.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Umum, dan Keuangan ISI BALI, Dr. Made Jodog. Sementara itu, Prof. Jaygo Bloom, MFA dari LASALLE College of the Arts, hadir sebagai pembicara kunci.

Ketua panitia Bali-Bhuwana-Waskita VI, Dr. Arya Pageh Wibawa, menyampaikan bahwa Seminar Internasional ini menghadirkan total 45 pembicara dari Indonesia dan berbagai negara. Jumlah tersebut terdiri atas satu pembicara kunci, enam pembicara undangan serta 38 pembicara yang terpilih melalui skema Call for Papers.

Sejumlah akademisi dan praktisi turut berbagi gagasan dalam forum tersebut. Mereka di antaranya Dr. Edward Walter Herbst, etnomusikolog; Ts. Dr. Ellyana Mohd Muslim Tan dari Universiti Teknologi MARA; Mrs. Misako Masuzumi, CTO BESTIE Co., Ltd.; serta Dr. Hamam Supriyadi, M.A. dari Thammasat University. Dari ISI BALI, forum ini menghadirkan Dr. I Nyoman Laba, S.Sn., M.Sn. dan Dr. I Kadek Widnyana, M.Si. sebagai pembicara.

Foto: Seminar Internasional Bali-Bhuwana-Waskita VI bertajuk “Parama-Jnana-Patra: True Knowledge in Context” di Auditorium Kirtya Sabha Mahottama, Gedung Citta Kelangen, ISI BALI. Selasa (22/9).

Melalui tema “Parama-Jnana-Patra: True Knowledge in Context”, seminar mengajak peserta untuk melihat pengetahuan tidak semata sebagai kumpulan informasi, tetapi sebagai sesuatu yang perlu dipahami dan diterapkan sesuai konteks. Perspektif tersebut menjadi penting dalam pengembangan penelitian di bidang seni, desain, sastra, dan kebudayaan yang terus berhadapan dengan perubahan dan tantangan kontemporer.

Forum ini juga menjadi wadah pertukaran pengetahuan antara berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman praktik. Gagasan yang disampaikan para pembicara diharapkan dapat membuka ruang dialog, memperluas perspektif, serta mendorong pengembangan penelitian dan kreativitas yang relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Umum, dan Keuangan ISI BALI, Dr. Made Jodog menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembicara dan peserta yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan seminar. Ia berharap forum akademik tersebut dapat memperkuat pertukaran pengetahuan serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang seni, desain, sastra, dan budaya.

Seminar Internasional Bali-Bhuwana-Waskita VI sekaligus menegaskan komitmen ISI BALI dalam menyediakan ruang akademik yang mempertemukan gagasan lokal dan global. Melalui forum semacam ini, pengetahuan seni dan budaya diharapkan terus berkembang melalui dialog, penelitian, dan praktik kreatif yang ditempatkan dalam konteks yang tepat.

Categories

Loading...