M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

AOTS Jepang Kunjungi ISI BALI Bahas Penguatan Magang Internasional di Hasami

Sep 9, 2026 | Berita, Berita Kegiatan

Foto: Kunjungan Koordinator The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable (AOTS) Kazuki Takahashi, Jumat (4/9).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menerima kunjungan Koordinator The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable (AOTS) Kazuki Takahashi, Jumat (4/9). Kunjungan yang berlangsung di Ruang Sabha Citta Mahottama (Teleconference), Desain Hub, ISI BALI, tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut penyelenggaraan Program Magang Kreatif Bersertifikat Internasional yang merupakan kerja sama ISI BALI dengan Hasami Ceramic Industry Cooperative Association dan BESTie Co., Ltd., Jepang.

Dalam kunjungan tersebut, Kazuki Takahashi berdiskusi dengan Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI BALI, Nengah Sudika Negara, M.Erg., beserta Wakil Dekan dan Panitia Magang Kreatif Bersertifikat Internasional. Pertemuan membahas harapan ISI BALI terhadap pelaksanaan program magang internasional sekaligus penguatan kerja sama agar program dapat memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa dan terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Pelatihan untuk Program Magang Kreatif Bersertifikat Internasional ini diikuti oleh 25 mahasiswa semester tujuh yang berasal dari Program Studi Seni Kriya, Seni Murni, dan Desain Produk. Para peserta terpilih melalui proses seleksi yang dilaksanakan ISI BALI bersama mitra industri keramik Jepang.

Ke-25 mahasiswa tersebut terdiri atas I Gusti Ayu Wijayanti P., Ida Made Gaodya Rendraswara, I Dewa Bagus Wahyu, I Wayan Aria Santosa, Rayna Najla K., I Wayan Aria Sisya N., Martha, I Made Sofyan, Zefanya Awan B., Ni Wayan Arianti Dewi, Arwen Jennifer P., Ni Luh Dewi Kusuma W., I Komang Aryawan, Cokorda Gede Raka Wisma W., Ni Luh Putu Karina Praba D., I Putu Ranu Weda W., I Kadek Agus Adi W., I Kadek Sudana, Ni Kadek Karini A., Adi Purnama Yoga, I Wayan Adi Wiryatama, I Kadek Fajar N., Alfridus Moensaku, I Kadek Calvin Y., dan I Gst. Ngurah Putu Diva.

Pelatihan intensif di ISI BALI meliputi pembelajaran Bahasa Jepang, teknik keramik Hasami, teknologi produksi keramik, desain produk 3D, serta berbagai materi pendukung lainnya. Pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga mempersiapkan kemampuan komunikasi, adaptasi budaya, kedisiplinan, serta kesiapan bekerja dalam lingkungan industri yang memiliki standar profesional dan internasional.

Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan dan melalui proses evaluasi, delapan peserta terbaik akan dipilih untuk mengikuti program magang internasional di Kota Hasami, Prefektur Nagasaki, Jepang. Hasami dikenal sebagai salah satu sentra keramik penting di Jepang. Pengalaman magang di kawasan tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa mengenai proses produksi, inovasi desain, budaya kerja, serta perkembangan industri keramik Jepang.

Sementara itu, sebanyak 17 peserta lainnya akan menjalani program magang pada mitra industri seni kriya bereputasi di dalam negeri. Dengan skema tersebut, seluruh mahasiswa peserta tetap memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan kompetensi akademik ke dalam praktik profesional, baik melalui pengalaman industri di Jepang maupun di Indonesia. (ISIBALI/Humas)

Categories

Loading...