Evaluasi Pemanfaatan SBSN TA 2024

Foto: kunjungan tim evaluator Bapenas dalam rangka Evaluasi Pemanfaatan Proyek SBSN TA 2024, Jumat (17/7/2026), di Ruang Sabha Citta Mahottama, Gedung Desain Hub ISI BALI.
Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menerima kunjungan tim evaluator dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dalam rangka Evaluasi Pemanfaatan Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2024, Jumat (17/7/2026), di Ruang Sabha Citta Mahottama, Gedung Desain Hub ISI BALI.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Pendidikan Tinggi dan IPTEK Kementerian PPN/BAPPENAS mengenai pelaksanaan evaluasi pemanfaatan hasil proyek SBSN pada perguruan tinggi. Fokus evaluasi di ISI BALI adalah Gedung Desain Hub, yang dibangun melalui pendanaan SBSN Tahun Anggaran 2024 dan telah selesai pada tahun 2025.
Tim evaluator BAPPENAS yang hadir terdiri atas Dimas Suryo Sudarso, Ahmad Kholil, dan Yudi Lesmana. Kehadiran tim disambut langsung oleh Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana, didampingi para wakil rektor, kepala biro, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, serta para koordinator program studi yang menjadi pengguna fasilitas di Gedung Desain Hub.

Foto: kunjungan tim evaluator Bapenas dalam rangka Evaluasi Pemanfaatan Proyek SBSN TA 2024, Jumat (17/7/2026), di Ruang Sabha Citta Mahottama, Gedung Desain Hub ISI BALI.
Dalam pemaparannya, Rektor menjelaskan berbagai bentuk pemanfaatan Gedung Desain Hub beserta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kreativitas mahasiswa, dan penguatan ekosistem pendidikan seni dan desain di lingkungan ISI BALI.
Saat ini, Gedung Desain Hub dimanfaatkan oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Arsitektur, serta Produksi Film dan Televisi sebagai pusat kegiatan akademik dan pengembangan karya kreatif mahasiswa. Selain itu, lantai 1 Gedung Desain Hub juga digunakan oleh Program Pascasarjana sebagai ruang administrasi sementara selama proses renovasi gedung Pascasarjana berlangsung.
Tim evaluator kemudian menggali informasi lebih rinci mengenai tingkat pemanfaatan ruang, sistem pengelolaan fasilitas, pemeliharaan sarana prasarana, serta rencana keberlanjutan operasional gedung agar manfaat investasi SBSN dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.

Foto: kunjungan tim evaluator Bapenas dalam rangka Evaluasi Pemanfaatan Proyek SBSN TA 2024, Jumat (17/7/2026), di Ruang Sabha Citta Mahottama, Gedung Desain Hub ISI BALI.
Usai sesi pemaparan dan diskusi, tim evaluator bersama Rektor dan jajaran pimpinan ISI BALI melakukan peninjauan langsung ke seluruh area Gedung Desain Hub untuk melihat kondisi fasilitas dan penggunaannya dalam mendukung proses pembelajaran, produksi karya, serta aktivitas kreatif mahasiswa.
Melalui evaluasi ini, ISI BALI berharap pemanfaatan infrastruktur yang dibangun melalui skema SBSN dapat terus dioptimalkan dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan tinggi seni, desain, dan industri kreatif di Bali. Gedung Desain Hub diharapkan menjadi salah satu pusat inovasi dan kolaborasi yang mampu memperkuat daya saing lulusan ISI BALI di tingkat nasional maupun internasional. (ISIBALI/Humas)










