M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

ISI Denpasar Serah Terima 304 Mahasiswa KKN Tahun 2015

ISI Denpasar Serah Terima 304 Mahasiswa KKN Tahun 2015

Sumber : Bali Post

Sebanyak 304 orang mahasiswa kuliah kerja Nyata (KKN) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar tahun 2015 diserahterimakan kepada bupati buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T, Kamis (30/7) kemarin. Mereka akan melaksanakan KKN di delapan kecamatan di kabupaten buleleng, tersebar di 14 desa. Sebelum terjun ke tengah masyarakat, seluruh peserta diberikan pembekalan, termasuk pengembangan KKN, pembangunan desa, sanitasi, etika pergaulan dan penerapan teknologi tepat guna. Ratusan peserta KKN ISI Denpasar itu berkumpul di gedung kesenian Sasana Budaya Kota Singaraja, Kamis kemarin.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T bersama kapolres buleleng AKBP Kurniadi, S.H., S.IK., M.Si., Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Budi Prasetyo, Rektor ISI Denpasar Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. dan ketua panitia pelaksana KKN ISI Denpasar Tahun 2015 Ida Ayu Trisnawati, S.ST., M.Si, hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurut Rektor ISI Denpasar Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum , setiap tahun KKN dilakukan dengan menunggu permintaan termasuk informasi dari masyarakat. Tahun ini kabupaten Buleleng dipilih ISI Denpasar karena karena banyaknya antusiasme masyarakat termasuk menjalin kerjasama dengan bupati Buleleng dalam upaya pemetaan kesenian di Bali Utara. “ Jadi di Buleleng ini akan dipetakan keseniannya dalam satu blueprint. Ke depan agar bisa dibuatkan program, pengembangan, dan pembinaan melalui KKN di 14 desa terpilih,” ujar rektor ISI Denpasar.

Ia menambahkan, Buleleng memiliki potensi tinggi termasuk menyimpan seni budaya dan kekhasan khusus untuk dapat dilestarikan dalam jangka waktu panjang. Desa – desa yang menjadi lokasi KKN ISI Denpasar yaitu desa Pemuteran di Kecamatan Gerokgak, Kecamatan Seririt desa Munduk Bestala dan Desa Kalisada, Kecamatan Banjar di Desa Munduk dan desa Pedawa, Kecamatan Busungbiu di Desa Bengkel, Desa Sepang Kelod ( Banjar Bujak dan Banjar Asah ) dan Busungbiu, Kecamatan Buleleng di Desa Pemaron, Kecamatan Kubutambahan di Desa Bengkala dan Desa Bontihing, Kecamatan Sawan di Desa Menyali, dan Kecamatan Tejakula. Mereka akan melaksanakan KKN selama 30 hari, mulai Juli hingga 30 Agustus 2015 mendatang. Peserta KKN akan dimonitor pembimbing.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T, berharap seluruh peserta KKN dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan ide terbaiknya, khususnya dibidang kesenian. “Antusiasme masyarakat Buleleng kini mengalami peningkatan dalam kesenian. Kalau seni dan budaya di suatu daerah naik, maka daerah itu akan aman. Di situ ada kehalusan batin didapat, dan sekarang pengalaman yang dimiliki ISI Denpasar bisa diterapkan dan saling mengisi di Buleleng,” tandasnya.

Tabuh Kreasi Pepanggulan “Sanga Datu”

Karya Cipta Mahasiswa

Dalam Rangka Malam Kesenian

Dies Natalis Ke-12 & Wisuda ke-15

ISI Denpasar Tahun 2015

 

Persembahan

Fakultas Seni Pertunjukan

Institut Seni Indonesia Denpasar

 

Hari/Tgl : Senin, 27 July 2015

Tempat : Nretya Mandala ISI Denpasar

 

 

Karya Karawitan Semester II A

Tabuh Kreasi Pepanggulan “Sanga Datu”

Keanekaragaman sembilan warna benang yang dirangkai menjadi satu sebagai perwujudan pengider-ider Dewata Nawa Sanga yang berpusat di Pura Besakih, dalam menjaga keseimbangan dan ketentraman alam, Bhuana Agung dan Bhuana Alit, yang disebut “Benang Sanga Datu”. Terinspirasi oleh benang Sanga Datu tersebut, terciptalah sebuah karya karawitn dengan mencerminkan perpaduan di Sembilan kabupaten dan kota di Bali, sehingga menciptakan sebuah kekuatan, sekaligus bisa memberikan keseimbangan ketentraman, kedamaian, dan keindahan dalam keanekaragaman warna warni “Sanga Datu”.

Pembimbing : I Nyoman Kariasa, S.Sn., M.Sn

                        I Gde Made Indra Sadguna, S.Sn., M.Sn

 

Kebyar Rare

Karya Cipta Mahasiswa

Dalam Rangka Malam Kesenian

Dies Natalis Ke-12 & Wisuda ke-15

ISI Denpasar Tahun 2015

 

Persembahan

Fakultas Seni Pertunjukan

Institut Seni Indonesia Denpasar

 

Hari/Tgl : Senin, 27 July 2015

Tempat : Nretya Mandala ISI Denpasar

 

Karya Prodi Musik

Kebyar Rare

Hidup manusia dimulai dari satu titik waktu, yang disebut dengan masa anak-anak. Fase ini tak lepas dengan masa bermain, biasanya disertai dengan nyanyian yang tercipta secara spontan, yang disebut Gending Rare. Garapan ini meramu gending-gending tersebut ke dalam sebuah garapan musik Barat dengan Gamelan Gong Kebyar. Pola pola kekebyaran yang penuh dengan kesemarakan diungkapkan pada permainan instrumen musik barat yang rampak, sehingga terjalin interaksi dan komunikasi yang harmonis. Gending rare yang merupakan lagu-lagu yang sangat kuno dan klasik, diaransemen kembali dalam garapan musik bercitarasa kekinian yang diberi Judul “Kebyar Rare”

Pembimbing : Ketut Sumerjana,S.Sn., M.Sn

                        Ni Wayan Ardini, S.Sn., M.Si

Dua Mahasiswa ISI Denpasar Lolos 10 Besar Sebagai Finalis Duta Bahasa Provinsi Bali 2015

Dua Mahasiswa ISI Denpasar Lolos 10 Besar Sebagai Finalis Duta Bahasa Provinsi Bali 2015

Pada tahun 2015 Balai bahasa Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Provinsi Bali. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pembinaan bahasa dan menumbuhkembangkan kesadaran penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar di kalangan generasi muda. Dari seleksi yang cukup ketat, dua mahasiswa ISI Denpasar atas nama I Made Gana Hartadi dan Ni Putu Elsye Andriani Delfina jurusan desain Mode FSRD ISI Denpasar lolos dalam 10 besar finalis Duta Bahasa Provinsi Bali 2015. Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2015 pukul 18.30 wita di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, dan pemenangnya akan mewakili Bali ditingkat Nasional.

Untuk civitas akademika ISI Denpasar dapat pula mendukung mereka lewat vote via instagram dutabahasaprovbali.

Memukau, Pentas Karya Inovatif ISI Denpasar

Memukau, Pentas Karya Inovatif ISI Denpasar

Kiriman : Warta Bali

Delapan karya seni inovatif terbaik dari karya cipta mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar tampil memukau di panggung terbuka Nretya Mandala ISI Denpasar, beberapa waktu. Pagelaran seni serangkaian Dies Natalis XII ini, disuguhkan Fakultas Seni Pertunjukan dengan mempersembahkan karya seni karawitan, tari dan pedalangan.

Diawali persembahan musik kebyar rare dari prodi musik. Garapan yang menyajikan lagu – lagu tempo dulu diramu dalam rasa kekinian dengan memadukan elemen music tradisional dan modern. Selanjutnya, penampilan inovatif dari jurusan pedalangan yang menyajikan garapanberjudul ‘perang banjar’ dikemas dengan perpaduan tradisi dengan teknologi canggih seperti royektor sound efek lainnya. Karya ini didukung puluhan dalang sehingga menambah suasana atraktif. Berikutnya, penonton yang hadir dimanjakan sebuah karya pepanggulan ‘ Sanga Datu ‘ persembahan mahasiswa semester IIA dan karya tabuh ‘Tri Rasa’ karya prodi kerawitan semester VI. Sedangkan karya tari diawali dengan tari kreasi berjudul ‘Irsia Rasa’ oleh mahasiswa tari semester II. Kemudian disugguhkan Tari Kaslimur dari prodi tari semester IV, dilanjutkan Tari Diwarsa oleh prodi sendratasik dan diakhiri tari mangigel.

Menariknya, salah satu tarian, Tari Kaslimur yang tampil sederhana, memakai endek gelap dengan hiasan kepala uyang dihiasi bunga hidup, minim prade, tetapi masih terlihat mewah dan kalem.

 Tarian ini dibawakan 4 penari laki laki dan 4 perempuan yang menyiratkan kisah percintaan. Sementara tari Mangigel tampil semarak dengan corak tari perpaduan lintas Bali dan Jawa. Mangigel bernuansa legong, kemudian muncul penari laki dengan tari bebarisan dengan iringan pepanggulan, sedangkan perempuan menari gaya jawa. Selain gerakan jawa, cerminan tarian peraduan khas jawa juga dilantunkan lewat tembang Jawa. Busana khas juga nampak melekat pada sanggul kejawen.

ISI Denpasar Gelar Dies Natalis XII dan Wisuda Sarjana Seni XV

ISI Denpasar Gelar Dies Natalis XII dan Wisuda Sarjana Seni XV

Denpasar- Setelah melakukan berbagai kegiatan menyambut Dies Natalis yang ke-12, ISI Denpasar merayakan puncak acara Dies yang dirangkaikan dengan Wisuda yang ke-15 pada hari Selasa (28/7), bertempat di Gedung Citta Kelangen ISI Denpasar. ISI Denpasar mewisuda 199 orang dari dua fakultas dan Program Pascasarjana. Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) mewisuda 72 orang dengan rincian Prodi Seni Tari 36 orang, Seni Karawitan 38 orang, Seni Pedalangan 8 orang. Sedangkan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) mewisuda 105 wisudawan dengan rincian Prodi Seni Rupa Murni sebanyak 12 orang, Desain Interior 11 orang, DKV 51 orang, Seni Kriya 5 orang dan Fotografi sebanyak 16 orang. Adapun peserta wisuda yang meraih IPK 3 besar tertinggi untuk program Sarjana Seni adalah I Putu Adi Septa Suweca Putra (3,93), Yan Priya Kumara Janardhana (3,91), dan Ni Putu Devinta Wulan Agung Parayani (3,82); sementara program Magister Seni 4 besar tertinggi diraih oleh Made Arini Hanindar Putri (3,92), Ni Made Sri Wahyuni Trisna (3,92), Ni Putu Yuda Jayanthi (3,92). Dan I Ketut Muada (3,92). Yang menarik dari wisuda kali ini adalah ISI Denpasar mewisuda 2 dari mahasiswa asing yaitu Zachary David Hejny berasal dari Amerika dan Ji Tae Chung yang berasal dari Korea. Kedua wisudawan berkewarganegaraan asing tersebut menyelesaikan di Program Pascasarjana ISI Denpasar. Menurut Ji Tae Chung yang awalnya merupakan mahasiswa Darmasiswa ISI Denpasar mengungkapkan rasa senang dan bangga bisa menyelesaikan kuliah di ISI Denpasar. Pihaknya tertarik kuliah di ISI Denpasar karena ingin memperdalam ilmu dibidang musik khususnya musik tradisional Bali, sehingga ISI Denpasarlah merupakan kampus yang sangat tepat untuk melanjutkan studinya.

Sementara dalam sambutannya Rektor ISI Denpasar, Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum, menyampaikan beberapa pencapaian kinerja institut yaitu bidang akademik, jumlah mahasiswa baru di ISI Denpasar terus mengalami peningkatan dan tahun ini untuk yang kesekian kalinya ISI Denpasar mengirim mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Thailand dan Malaysia lewat program ASEAN International Mobility for Student (AIMS). Sementara bidang penelitian tahun 2015 ISI Denpasar memenangkan 20 hibah penelitian Dikti dan 11 penelitian dari PNBP. Dalam bidang kerjasama ISI Denpasar tetap konsisten dengan program ngayah ke desa-desa untuk membantu masyarakat. Berpartisipasi dalam berbagai acara besar seperti PKB, Pesona Budaya Bali di Jakarta dan acara lainnya. Dalam sambutannya Rektor Arya juga tidak lupa untuk mengucapkan selamat atas keberhasilan para wisudawan dan berharap lulusan ISI Denpasar dapat mengambil bagian dalam masyarakat lewat pengabdian dan berpartisipasi dalam program seni budaya, karena bali sebagai destinasi wisata dunia memerlukan cendikiawan-cendikiawan alumni ISI Denpasar.

Pada kesempatan tersebut juga terdapat orasi ilmiah dengan judul “Dinamika Seni Budaya Indonesia di Era Globalisasi: Paradok Dilema” oleh Dr. Agus Sachari, S.Sn., M.Sn. dari Institut Teknologi Bandung.

Loading...