M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Melalui Screening dan Diskusi Film Dari Phiwedari, Kaprodi Film dan Televisi Isi Denpasar Harapkan Adanya Kerjasama

Melalui Screening dan Diskusi Film Dari Phiwedari, Kaprodi Film dan Televisi Isi Denpasar Harapkan Adanya Kerjasama

Kiriman : Angga WP

Bertempat di Gedung Citta Kelangen lt. 2, Screening dan Diskusi Film dari Phiwedari yang dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2016 oleh prodi Film dan Televisi ISI Denpasar mendapatkan animo yang baik dari mahasiswanya terlebih lagi dari Ketua Program Studi Film dan Televisi Bapak Arba Wirawan. Seperti yang dikatakan oleh Bapak Arba Wirawan, beliau sangat mengapresiasi Phiwedari bisa berkerjasama dengan prodi Film dan Televisi dan juga beliau menginginkan screening film seperti ini dilakukan secara berkelanjutan. Pada saat screening dan diskusi film ini pihak Phiwedari membawa 4 film dengan berbagai genre salah satunya adalah “Hasrat Pendek” yang diproduksi pada tahun 2014, selain membawa 4 film pendek Phiwedari juga menggandeng sutradara dari film Hasrat Pendek yaitu Guns Gunawan. “Pesannya yang pasti untuk temen-temen disini yaa menonton, menonton dan menonton, belajar, dan bikin film sebanyak mungkin tanpa harus takut akan dibawa kemana film yang kita buat, pokoknya bikin film saja sesuai dengan apa yang kita inginkan” tutur Guns Gunawan saat ditanyakan pesan yang ingin disampaikannya untuk mahasiswa prodi Film dan Televisi ISI Denpasar. Melalui Screening dan Diskusi Film ini diharapkan akan ada lagi kegiatan serupa yang dilaksanakan di kampus ISI Denpasar dan juga untuk saling membagi pengalaman diantara film maker di Bali khususnya dan di Luar Bali pada umumnya.

ISI DENPASAR GELAR PAMERAN HASIL PENELITIAN & PELUNCURAN BUKU

ISI DENPASAR GELAR PAMERAN HASIL PENELITIAN & PELUNCURAN BUKU

Kiriman : Ni Ketut Dewi Yulianti, S.S., M.Hum

LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar  pada hari Selasa, 23 Pebruari 2016 menggelar pameran hasil penelitian, pengabdian masyarakat, dan peluncuran buku Sekar Jagat Bali Vol II di Gedung Kriya Hasta Mandala kampus ISI Denpasar. Acara pembukaan dihadiri oleh Rektor ISI Denpasar beserta para wakil Rektor, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan beserta jajarannya, Dekan FSRD beserta jajarannya, serta para peneliti pemenang hibah penelitian dan pengabdian masyarakat,  seniman, undangan dosen serta mahasiswa. Pameran akan berlangsung dari tanggal 23-29 Pebruari 2016.

Kapuslit LP2M ISI Denpasar, Drs. I Wayan Mudra, M.Sn. dalam laporannya menyampaikan ucapkan terimakasih kepada seluruh civitas akademika ISI Denpasar yang telah mendukung acara pembukaan pameran tersebut. Mudra mengatakan, pameran tersebut merupakan pameran hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dosen ISI Denpasar yang didanani tahun 2015, yang dirangkaikan dengan acara peluncuran buku Sekar Jagat Bali Vol II dengan editor Prof Dr. I Nyoman Sedana. Mudra juga memberi ucapan selamat kepada para pemenang hibah yang akan didanai tahun 2016 ini, khususnya untuk hibah pengabdian pada masyarakat (IBM/Iptek Bagi Masyarakat) yang meningkat 300% dari tahun sebelumnya. Tujuan dari pelaksanaan pameran ini adalah untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab ilmiah peneliti tehadap lembaga ISI Denpasar tentang proses penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukan dan hasil yang telah dicapai. Pameran ini juga diharapkan mampu menginspirasi dosen lainnya untuk mengajukan proposal penelitian pada tahun berikutnya, yang mana unggah proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat sudah dapat dilakukan dalam waktu dekat ini.

Rektor ISI Denpasar, Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar. dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga akan keberhasilan dosen ISI Denpasar dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Kiranya di tahun-tahun yang akan datang, jumlah penelitian dan buku yang dihasilkan semakin meningkat, dan kualitasnya pun makin baik, “Untuk para dosen yang ingin menerbitkan buku, silakan mengajukan proposal untuk penerbitan buku melalui LP2M. Penerbitannya akan dibiayai oleh pihak kampus, sehingga jumlah buku yang dihasilkan tiap tahunnya akan meningkat,” ujar Rektor yang disambut aplaus seluruh hadirin. Dengan work smart, ketulusan mengabdi sebagai abdi negara, lingkungan kerja yang nyaman serta semangat juang dan kompetisi yang sehat, dan dengan dilandasi cinta kasih,  harapan Rektor serta seluruh civitas akademika ISI Denpasar pasti akan terwujud.

Akses ke ISI Lewat Art Center

Akses ke ISI Lewat Art Center

Sumber : http://bali.tribunnews.com/

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Akses masuk menuju kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar melalui Taman Budaya Bali (Bali Art Center) secara resmi dibuka hari ini, Senin (15/2/2016).

Hal tersebut ditandai dengan pemasangan plang nama ISI di depan area masuk Taman Budaya.

Rektor ISI Denpasar, I Gede Arya Sugiartha Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Beratha, secara seremonial membuka penutup plang nama tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa tepat mulai hari ini akses masuk dari seluruh civitas akademika ISI Denpasar melalui jalan yang dinilai lebih layak tersebut.

“Ini sebagai bentuk kerja sama ISI dengan Taman Budaya Bali. Selain itu, sekarang dengan akses masuk yang baru ini, tidak ada lagi perkataan bahwa kalau masuk ISI Denpasar seperti masuk kampung, karena akses jalan yang kecil. Sekarang sudah tidak, dan lewat jalan yang baru melihat megahnya taman budaya,” ujar Arya.

Selain akses masuk, dikatakan Arya, bahwa di sini juga akan dilaksanakan perkuliahan yang didominasi oleh kegiatan praktek bagi para mahasiswanya.

Sementara itu, untuk akses keluar, ada 2 jalan yang ditetapkan.

Yakni jalan masuk sebelumnya dan jalan yang menuju ke SMAN 3Denpasar yang akam dijadikan akses keluar dari kampus tersebut. (*)

Kegiatan Donor Darah

Kegiatan Donor Darah

Darma wanita persatuan ISI denpasar menggelar acara Donor darah yang dihadiri oleh Bapak sekda beserta Ibu ketua DWP propinsi yang sekaligus sebagai pendonor , juga mahasiswa dan mahasiswi ,para Dosen dan pegawai di kampus ISI denpasar, yang diselenggarakan pada tanggal 3 Februari 2016 yang bertempat di ISI Denpasar.

donor darah 2016
donor2 donor3 donor4

PEMUTARAN PERDANA KOPI PAGI INI BERLANGSUNG MERIAH

PEMUTARAN PERDANA KOPI PAGI INI BERLANGSUNG MERIAH

Oleh : Galih Seta Dananjati

Bertempat di Lingkara Photo – Art Gallery, Cinema AK13 yang beranggotakan Mahasiswa Film dan Televisi Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Angkatan 2013 sukses menyelenggarakan pemutaran perdana film Kopi Pagi Ini. Pemutaran yang diadakan pada Jumat, 15 Januari 2016 kemarin ini juga menjadi acara pamungkas Ujian Akhir Semester mata kuliah Produksi Televisi Lanjutan. Acara ini diawali dengan pemutaran 3 film, yaitu El, Tali, dan Mata Dan Minuman Bersoda Warna Merah yang juga merupakan karya mahasiswa Film dan Televisi ISI Denpasar. Tak hanya memutar film, acara ini pun berisi diskusi dan tanya jawab antara kru dan cast film dengan penonton yang datang. Pemutaran ini dihadiri berbagai kalangan baik dari intern dan ekstren kampus seperti mahasiswa, dosen, filmmaker Bali, penggiat seni, dan pecinta seni di Bali. Tak kurang dari 70 orang menghadiri acara ini. Dengan terselenggaranya acara ini diharapkan menumbuhkan kesadaran mahasiswa Film dan Televisi pada khususnya dan filmmaker Bali pada umumnya bahwa karya film yang diciptakan tak berhenti setelah proses produksi selesai namun harus dipublikasikan dan dipamerkan kepada khalayak luas. (GSD)

Parade Topeng : Taksu Dibalik Topeng Tetantrian oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar

Parade Topeng : Taksu Dibalik Topeng Tetantrian oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar

Sumber : http://bali.tribunnews.com/2015/12/29/semarak-pembukaan-denfest-ke-8-ribuan-warga-terpukau-parade-topeng

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Ribuan warga membludak menyaksikan ajang pembukaan Denpasar Festival ke-8 yang digelar di kawasan Catur Muka Denpasar, Bali, Senin (28/12/2015) sore.

Mereka ingin melihat parade Topeng yang digelar saat pembukaan Denfest kali ini.

Ketua Panitia Denfest Nyoman Ngurah Jimy Sidharta mengatakan, pembukaan Denfest ke-8 dimulai dengan tampilan Parade Topeng yang berjudul Taksu Dibalik Topeng Tetantrian oleh Institute Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Parade Topeng Taksu di BalikTopeng Teaterikal Taksu Dibalik Topeng Tetantrian ini adalah pawai ikon teatrikal dari inaugurasi Denfest yang melanjutkan tradisi dan spirit Tapak Dara Maha Somya.

Pun teaterikal tersebut sebagai representasi pusaran mandala kreativitas Denpasar yang menyelaraskan keagungan masa lalunya dengan semangat masa sekarang dan cita cita masa depan.

“Sebagai sebuah identitas Kota Denpasar yang mengedepankan keseimbangan dan keharmonisan alam makro dan mikro, parade topeng ini adalah wujud penciptaan, persembahan dan penikmatan keindahan sebagai unsur kebahagiaan puncak dan murni,” ujarnya.

Kegiatan tahunan ini dilaksanakan di empat titik, yakni Jalan Veteran, Jalan Gajah Mada bagian timur, Jalan Gajah Mada bagian tengah, dan depan Museum Bali.

Anjungan kuliner berada di Jalan Gajah Mada bagian timur dan bagian tengah.

Di ujung Jalan Gajah Mada disiapkan panggung hiburan khusus anak muda agar bisa menuangkan bakat seni kreatifnya.

Selain itu juga diramaikan dengan 85 stan kuliner, 25 stan distro, stan pameran kain tenun ikat khas Kota Denpasar (kain endek), pameran foto dari Denpasar Fotografi Community, hingga stan dari Himpungan Pengusaha Muda Indonesia.

Selain itu juga ada stan pameran pasar desa dan flora.

“Bagus ini saya lihat. Bisa menggali seni budaya yang ada di Bali, khususnya di Kota Denpasar. Dengan adanya festival-festival seperti ini, banyak hal yang bisa hidup, bangkit, dan berkembang,” kata Made Suwenda, Wali Kota Denpasar periode 1992-1997. 

Loading...