Foto: Diseminasi Tugas Akhir MBKM FSRD bertajuk Widya Prabha Hita di Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, Selasa (21/1).
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar Diseminasi Tugas Akhir MBKM Semester Gasal Tahun Akademik 2024/2025 bertajuk Widya Prabha Hita (Pengetahuan Cahaya Harmoni). Diseminasi yang dikemas dalam bentuk pameran di Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar di buka oleh Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. Wayan Adnyana di Taman Tetaring ISI Denpasar, Selasa (21/1).
Foto: Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. Wayan Adnyana menandatangani poster pembukaanDiseminasi Tugas Akhir MBKM FSRD bertajuk Widya Prabha Hita di Nata-Citta Art Space (N-CAS) ISI Denpasar, Selasa (21/1).
Kegiatan diseminasi merupakan rangkaian dari pelaksanaan MBKM Tugas Akhir mahsasiswa FSRD yang dilaksanakan secara regular setiap semester. Program Merdeka Belajar-Kampus merdeka yang dikenal dengan istilah MBKM memberikan kesempatan bagi mahasiswa belajar di luar kampus, dibimbing oleh mentor-mentor berdedikasi dari berbagai Mitra dunia usaha dan dunia industri yang bereputasi. Dalam kegiatan ini mahasiswa mengenal dunia kerja, dunia profesi dan berbagai projek nyata. Adapun rangkaiaan yang telah ditempuh mahasiswa mencangkup proses pengajuan proposal, pelaksanaan MBKM minimal selama tujuh belas minggu, penyusunan laporan, kegiatan diseminasi hari ini, dan nanti akan berakhir pada kegiatan Yudisium pada tanggal 14 Februari mendatang.
Foto: Pergelaran Pembukaan Diseminasi Tugas Akhir MBKM FSRD di Taman Tetaring ISI Denpasar, Selasa (21/1).
Perserta kegiatan diseminasi kali ini berjumlah 271 orang yang dapat saya rinci sebagai berikut. Mahasiswa Seni Murni 37 orang, Kriya 10 orang, Desain Interior 41 Orang; DKV 76 orang, Fotografi 33 orang; Desain Mode 46 orang, dan PFTV 28 orang mahasiswa. Adapun program yang ditempuh mencakup 3 kegiatan pilihan: Program Magang (85 orang), Wirausaha (3 orang), dan Studi Projek Independen (183 orang).
Diseminasi periode ini bertajuk Widya-Praba-Hitta (Pengetahuan-Cahaya-Harmoni). Dalam konteks MBKM tema ini sangat relevan. Pengetahuan yang semakin sempurna sebagai hasil kolaborasi proses pembelajaran di perguruan tinggi bersama praktisi/dunia industri memberikan pencerahan bagi adik-adik mahasiswa dalam berkarya. Pengetahuan bagaikan lentera yang menerangi haluan keputusan dalam mengorganisasi seluruh elemen-elemen visual yang ada, hingga menyatu selaras dalam karya seni dan desain. Kenyataan ini nanti dapat diamati dari karya hasil MBKM Tugas Akhir periode ini yang dipajang di Gedung Nata Cita Art Space, dan dikurasi oleh Bapak Drs. Nengah Sudika Negara M.Erg dan Ibu Doktor Desi Indianasari M.Sn
Kegiatan diseminasi ini diselenggarakn selama tiga hari yakni tanggal 21 s.d 23 Januari 2024. Kegiatan ini dirangkai dengan acara talkshow bertopik MBKM yang dibawakan oleh mahasiswa peserta diseminasi Tugas Akhir. Dalam kegiatan talk show akan diselingi pula oleh live music dengan ragam genre, Performing Art yang dibawakan oleh adik adik tingkat, masing-masing HMP dan Bem Fakultas serta Institut. Di samping hal tersebut dalam kegiatan pembukaan ini menampilkan Tari Cak hasil kegiatan MBKM lintas prodi di semester V bimbingan dosen Fakultas Seni Pertunjukan yang dikoordinatori Nyoman Maryana, M.Sn. Dalam acara pembukaan juga menggelar Tari Rangda dengan atribut busanan karya MBKM mahasiswa kriya. Demikian pula di panggug kedua di depan gedung NCAS juga disuguhkan pula tari jogged bumbung dengan atribut busana hasil karya MBKM mahasiswa dari prodi kriya. Pada acara pembukaan ini ketua Panitia Diseminasi Dr. I Made Pande Artadi, S.Sn., M. Sn menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Rektor ISI Denpasar yang telah memfasilitasi dan juga berkenan hadir membuka acara ini. Ucapan terima kasih yang sangat mendalam juga disampaikan kepada seluruh Mitra Industri dan bapak/ibu Dosen Pendamping yang telah membimbing mahasiswa selama 17 minggu penuh sehingga berhasil menghantarkan mahasiswa sampai pada tahapan ini. Ucapan terimakasih pula dihaturkan untuk seluruh Panitia dari dosen dan tendik yang telah bekerja keras dari tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Pergelaran ini merupakan rangkaian dari Kalangan Widya Mahardika IV (Pekan Kesenian Mahasiswa) dan sekaligus bertepatan dengan acara Panyineban Piodalan di Pura Padma Nareswara ISI Denpasar. Acara ini menjadi momen penting dalam kalender seni tradisional kampus, menghadirkan harmoni antara seni pertunjukan dan kearifan lokal Bali.
Foto: Pergelaran dan Konser Seni Tradisi “Cupak-Gerantang Jagat Caksu” di Wantilan Loka Widya Sabha ISI Denpasar, Minggu (19/1).
“Cupak-Gerantang Jagat Caksu” dipentaskan secara kolaboratif oleh mahasiswa dari berbagai program studi ISI Denpasar, yakni Prodi Tari, Prodi Seni Karawitan, Prodi Pedalangan, dan Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan. Pergelaran yang dipersiapkan secara matang sejak awal bulan Januari ini melibatkan koreografer I Kadek Widnyana, M.Si, Dr. I Kt. Suteja, I Made Sidia, M.Sn, dan Anak Agung Ayu Mayun Artati, M.Sn. Garapan gamelan dikomoseri Dr. I Ketut Garwa dan I Wayan Diana Putra, M.Sn. Penata rias dan kostum, yakni Ni Nyoman Kasih, M.Sn, I Wayan Adi Gunarta, M.Sn, dan Ni Wayan Fajar Febriani, S.Sn.
Foto: Pergelaran dan Konser Seni Tradisi “Cupak-Gerantang Jagat Caksu” di Wantilan Loka Widya Sabha ISI Denpasar, Minggu (19/1).
Pergelaran ini berhasil memukau para penonton dengan berbagai elemen artistik yang memikat. Narasi yang kuat menjadi pondasi cerita, diperkuat oleh tata artistik yang inovatif. Koreografi berbasis lingkungan menghadirkan nuansa alami yang kental, selaras dengan komposisi melodis gamelan yang mengiringi pertunjukan. Selain itu, properti pertunjukan yang detail dipadukan dengan permainan tata cahaya yang apik, menciptakan suasana magis dan pengalaman visual yang mengesankan. (ISIDps/Humas-Rara)
Foto: Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. Wayan Adnyana beserta jajaran pimpinan dan pemeran dalam Pergelaran dan Konser Seni Tradisi “Cupak-Gerantang Jagat Caksu” di Wantilan Loka Widya Sabha ISI Denpasar, Minggu (19/1).
Foto: RektorISI Denpasar, Prof. Dr. Wayan Adnyana melaksanakan prosesi upacara pacaruan dan pamlaspasan untuk Gedung Desain Hub, Sabtu (18/1).
Upacara ini merupakan wujud rasa syukur atas rampungnya pembangunan Gedung Desain Hub yang didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2024. Gedung baru ini dirancang untuk mendukung kegiatan akademik dan kreatif mahasiswa di bidang seni dan desain.
Foto: Prosesi upacara pacaruan dan pamlaspasan untuk Gedung Desain Hub, Sabtu (18/1).
Gedung Desain Hub yang terdiri dari empat lantai ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, antara lain laboratorium/studio desain animasi, ruang multimedia, ruang telekonferensi, serta ruang kuliah. Kehadiran gedung ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi di lingkungan ISI Denpasar.
Foto: Prosesi upacara pacaruan dan pamlaspasan untuk Gedung Desain Hub, Sabtu (18/1).
Dalam acara tersebut, hadir jajaran pimpinan, dosen, mahasiswa, serta tokoh masyarakat yang ikut memberikan doa dan harapan agar Gedung Desain Hub dapat memberikan manfaat optimal bagi pengembangan seni dan desain di Indonesia yang unggul dan bereputasi global. (ISIDps/Humas-Rara)
Foto: Juri memberi penilaian dalam Lomba Kuliner Tradisional Bali antar Prodi dan Unit Kerja ISI Denpasar, Jumat (17/1).
Menyambut Piodalan Pura Padma Nareswara pada Saniscara Kliwon Wuku Wayang (Sabtu, 18/1), Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar-Bali menggelar Lomba Kuliner Tradisional Bali. Lomba ini diikuti 20 tim dengan masing-masing 10 anggota dari seluruh program studi dan unit kerja pada ISI Denpasar di Taman Tetaring ISI Denpasar, Jumat (17/1).
Foto: Lomba Kuliner Tradisional Bali antar Prodi dan Unit Kerja ISI Denpasar di Taman Tetaring ISI Denpasar, Jumat (17/1).
Terdapat tiga jenis hidangan yang dilombakan, yakni lawar daging bebek/kuwir dengan campuran buah Nangka muda, daun Blimbing dan daun Pakis, jukut ares dan sate lilit ayam. Seluruh peserta dengan antusias menyajikan hidangan dengan cita rasa autentik namun tetap menonjolkan inovasi dalam penyajian.
Foto: Salah satu hidangan dalam Lomba Kuliner Tradisional Bali antar Prodi dan Unit Kerja ISI Denpasar, Jumat (17/1).
Adapun Pemenang Lomba Lawar bebek/kuwir, yakni: Juara 1 diraih Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan); Juara 2 Prodi Tarí; dan Juara 3 Prodi Desain Komunikasi Visual.
Selanjutnya, pemenang Lomba Sate Lilit Ayam, yakni: Juara 1 dimenangkan Вiro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama; Juara 2 Biro Umum dan Keuangan; dan Juara 3 Fakultas Seni Rupa dan Desain.
Foto: Peraih Juara I dalam Lomba Lawar bebek/kuwir, Sate Lilit Ayam, dan Lomba Jukut Ares dalam Lomba Kuliner Tradisional Bali antar Prodi dan Unit Kerja ISI Denpasar, Jumat (17/1).
Sementara itu, LP2MPP memenangkan Juara 1 Lomba Jukut Ares, Juara 2 diperoleh Pascasarjana, dan Juara 3 diraih Prodi Desain Mode. (ISIDps/Humas-Rara)
Setelah meraih 5 penghargaan puncak Indikator Kinerja Utama (IKU), pada penghujung tahun 2024 ini ISI Denpasar kembali memenangkan 5 Penghargaan Nasional Anugerah Diktisaintek. Kelima penghargaan tersebut, yakni 2 Anugerah Peringkat Silver untuk kategori Pelaporan PDDikti dan Kerja Sama Dunia Industri, serta 3 Anugerah Peringkat Bronze untuk kategori Laman, Kerja Sama Internasional, dan Pers Mahasiswa.
Penghargaan diterima langsung Rektor ISI Denpasar, Prof. Kun Adnyana didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Drs. I Ketut Muka, M.Si, serta mahasiswa peraih peringkat Bronze pada kategori Pers Mahasiswa, Dewa Gede Satya Adi Maha Utamia pada acara Anugerah Diktisaintek 2024 di Gedung Graha Diktisaintek, Kemdiktisaintek Jakarta, Jumat (13/12).
Setali raihan penghargaan nasional, prestasi ISI Denpasar kian purna atas keberhasilan Akreditasi Unggul 2 program studi, yaitu Prodi Pedalangan dan Prodi Produksi Film dan Televisi. Keberhasilan ini ditetapkan melalui sertifikat akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), dengan nomor 6715/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/XI/2024 untuk Program Studi Pedalangan, dan nomor 7198/SK/BAN-PT/Ak/STr/XII/2024 untuk Program Studi Produksi Film dan Televisi.
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menganugerahkan Penghargaan Sewaka Kerthi Mahawidya Nugraha Tahun 2024 kepada 209 Mitra Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) berdedikasi Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024. Penghargaan disematkan serangkaian Program Kalangan Widya Mahardika III, pada acara Pasamuan Widya Kanti, Jumat (20/12).
Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana menyampaikan bahwa raihan prestasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Kerja Sama terbaik tingkat satuan kerja secara berturut-turut sejak tahun 2022, semata berkat loyalitas dan dedikasi seluruh mitra MBKM ISI Denpasar. “Seturut rasa bangga dan ungkapan terima kasih atas kemitraan yang telah terbangun, ISI Denpasar menganugerahkan penghargaan tertinggi bagi seluruh mitra MBKM bereputasi dan berdedikasi. Kemitraan strategis terbangun atas visi yang sama, yakni pengabdian yang sungguh terhadap kebangkitan seni dan desain Indonesia, sekaligus menyemai komitmen menjadikan ISI Denpasar-Bali sebagai global hub ekosistem kreatif serta inovasi,” tandas peraih Anugerah Kebudayaan Tahun 2023 ini.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni ISI Denpasar, Dr. AA Gede Rai Remawa menjelaskan, tahun ini dianugerahkan sebanyak 209 penghargaan untuk mitra MBKM semester genap tahun akademik 2023/2024. Berikut Mitra MBKM peraih Penghargaan Sewaka Kerthi Mahawidya Nugraha Tahun 2024, Kategori studio maestro dan sanggar/yayasan seni: Komunitas Budaya Gurat Indonesia; Komunitas Manubada Art; Komunitas Petak Sikep; Mulawali Institute; Sanggar Kerta Art; Sanggar Langlang Jagat; Sanggar Pancer Langiit; Sanggar Paripurna; Sanggar Seni Kuta Kumara Agung; Yayasan Dadong Rerod; Yayasan Wayan Geria; Pondok Gamelan Sindhu Swara; Sanggar Eka Bhakti Budaya; Sanggar Tabuh Yayasan Dadong Rerod; Sanggar Kanthi Budaya; Sanggar Seni Hari Dwipa Gamelan Group; Sanggar Seni Mas Putra Baru; Komunitas Seni Wasesa Ananta; Sanggar Seni Paraba Sidi; Sanggar Gema Abhiraja Widya Jnana; Komunitas Seni Manduka Asrama; Bajrajnyana Music Theater; Komunitas Budaya Sanggar Seni Santika Budaya; Sanggar Seni Desa Adat Padangtegal; Sanggar Seni Dharma Suci; Asosiasi Seniman Singapadu; Sanggar Lukis Klasik Kamasan Wasundari; Sanggar Seni Citra Kara – Sari Yasa; Sanggar Seni Citra Kara – Umah Topeng; Artglory Bali; Rays Light; Studio Made Wiradana; Galung Wiratmaja Art Studio (GWARTSTD); Nuanu City; Yayasan Seni Rudana; Evelier Studio; Andre Yoga Studio; Studio Nyoman Diwarupa (IAU Art Studio); Nyoman Wijaya Studio; Studio Kan Kan; MEAI Studio; Agusarts Tattoo Studio; Antara Putra Art Studio; Mrs Potter Ceramic Studio; Made Blez Studio; dan Quarantesix Studio.
Kategori satuan pendidikan dan lembaga riset: Denpasar Institute; SMA Negeri 1 Manado; SLB Negeri 2 Denpasar; SMA Negeri 1 Sukawati; SMA Negeri 3 Denpasar; SMK Negeri 5 Denpasar; SMP Negeri 2 Banjarangkan; SMP Negeri 3 Sukawati; SMP Negeri 5 Mengwi; SMP PGRI 9 Denpasar; SMI Semarang; SMP Negeri 3 Kuta; dan SMP Negeri 8 Denpasar. Kategori Desa/Desa Adat: Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani; Desa Songan A; Desa Suana; Desa Adat Kukub; Kelurahan Pedungan; Desa Sumerta Kelod; dan Desa Adat Pengaji.
Kategori Badan Usaha: Sky Pro Entertainment; Uje MUA Bali; Sabda Jaya Collection; FP Music Production; Pregina Art and Showbiz Bali; Bali Rudiment Music Course & Performing Arts; Amabile; DeBeat Music Course; BMTC (Balawan Music Training Centre); Owen Nathanael Productions; PT. Berangkat Jaya Sejahtera; PT. Matahati Kita Poleng; PT. Sinemedia Kreatif Bali; INews Bali; CV. Luar Kotak Audio Visual; Televisi Republik Indonesia ( TVRI BALI ); PT. Anatman Pictures; CV. Est Movie; SNXP; PT. ROXX Karya Visual; PT. AVB Media Asia; CV. Gede Duta Visual; PT. Niskala Studio; Indonesian Football E – League; CV. Sanur Cinema Creative ( SRCO ); PT. Jago Banyuwangi Televisi; PT. Esa International; PT. Krisna Nusantara Grup; PT. Immasa Mahacipta Abadi; PT. Esprite Nomade; CV. Semara Mulia Studo; CV. Asta Loma; Sadha Chen; Emporio Architect; Carlo’s Interior Design; Saara Bali; Yayasan Banjar Global Nusantara; PT. Grit Bangunan Utama; Intaran Design; CV. Genta Shamballa; ANP Interior; PT. Reka Massam Architect; Atelier GVD; PT. Ramawijaya International Design; Studio Tanama; CV. Kori Dewata Karya; CV. Jalak Bali; Gauri Art Division; PT. Maha Rajeg Bali; PT. Ara Design Asia; Sankara Interior; Samiya Bali; CV. Ayu Desain; UC. Silver; Inggi Kendran; CV. De Galuh; TUDISIGN; Boboby Make Up; CV. Biat Design; Eco Print Bali; Luh Jaum; UD. Charisma Bali; Indiralaksmi Bali; PT. Sangkara Indah; Vintouch Mua; Body & Mind Boutique; Pagi Motley Studio; CV. Terimakasih Banyak; Makeup by Jovanca; PT. Erika Pena Boutique; Kyoto Country Club; Narka’s Silver; PT. Kapit Mas; Roky Ceramic Painting; Rugos Art n Custing; Syamora Homestay; Tana Ampo Pottery Studio; UD. Mandiri Profil; UD. Tri Surya Keramik; Griya Anyar Dewata; Giyo Photo Studio; Wasta Desa; CG Pictures; Prabhu Weddings; GAD Pictures; Prath Photo Bali; Sastruga Production Studio; MEAI Studio; Zean studio; CV. Bali Harmoni-Bali Zoo; Macan Studio; Wita Media; Dinarastika Films; Saint Voyage Studio; Bali Moment; Gungde Photo; PT.Bali Bintang Sejahtera Tbk.; Sazha Busha And Friends; by. Gung Angga & Fotoristica; Artglory Bali; Plus Entreprise EO; Axioo Bali; Gama Creative Hub; Friend of The National Park Foundation; Analog Studio; Gusde Photography; Anom Manik Agung; Sepaham Production; Supercool Studio; Sweet Bella; PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk; IDENT Creative Agency; Janji Design Lab; HNS Studio; PT. Kapitol Era Mas; PT. Suitmedia Kreasi Indonesia; PT. United Tractors Tbk; PT Positif Karya Abadi; PT. Visual Utama Berkarya (Visual Learning); PT. Miracle Grup Indonesia; Hangry Indonesia; Badroom Studio; Best Indonesian Gift; Grand Mercure Bali Seminyak; UD. Brokenline; Graha Kita 18; PT. Tera Hijau Permadani (Le Bajo Bali); Coton.Sewingco; Nirmana Studio; Mave Magazine; Bite Bali; Skilvul; Sekolah Ekspor; Rumah Sakit Prima Medika; Impactbyte Teknologi Edukasi (Skilvul); PT. Kinema Systrans Multimedia; Descent Candle Company; Rakamin Academy; SOYL Bali Studio; Infinite Learning; PT Zona Edukasi Nusantara; Emas Kebaya Bali; dan Nonstop Learning Bali. Program Kalangan Widya Mahardika III yang berlangsung sejak 20 sampai 22 Desember 2024, selain ditampilkan pergelaran Candet Ding Padmaswari Kalpa, penyerahan penghargaan Sewaka Kerthi Mahawidya Nugraha, penghargaan Adhyapaka Nata Kerthi Nugraha, dan Sewaka Mahabhakti Nugraha, juga secara khusus digelar ISI Bali Expo 2024. Ajang Expo ini menghadirkan 22 booth, mempresentasikan 16 program studi sarjana/sarjana terapan dan pasca sarjana; 5 SMK (SMK N 1 Sukawati, SMKN 2 Sukawati, SMKN 3 Sukawati, SMK N1 Denpasar, dan SMK N 5 Denpasar); dan LP2MPP ISI Denpasar. Setiap booth menyajikan produk inovatif bidang seni, desain, dan budaya, seperti tas organik, kaos sablon, wastra, desain produk, keramik, dan produk kreatif lainnya hasil karya tangan mahasiswa, murid, dan kalangan profesional.