M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

ISI BALI dan Paguyuban Kawula Karaton Surakarta Cabang Bali Sepakati Perjanjian Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat

ISI BALI dan Paguyuban Kawula Karaton Surakarta Cabang Bali Sepakati Perjanjian Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat

Foto: Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama ISI BALI, Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Sn., bersama Ketua Pakasa Bali, Raden Tumenggung Danang Susetiyawan Pangarsopuro menandatangani nota kesepahaman.

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) dan Paguyuban Kawula Karaton Surakarta (Pakasa) Cabang Bali resmi menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman di Pura Dalem Solo, Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada Senin (16/9).

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama ISI BALI, Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Sn., bersama Ketua Pakasa Bali, Raden Tumenggung Danang Susetiyawan Pangarsopuro. Prosesi ini turut disaksikan langsung oleh Rektor ISI Bali, Prof. Dr. Wayan “Kun” Adnyana.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi seni dengan komunitas budaya, khususnya dalam pelestarian dan pengembangan nilai-nilai seni, tradisi, serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Prof. Sudirga, kerja sama ini akan membuka ruang sinergi dalam berbagai program, mulai dari penelitian, pengajaran, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis seni dan budaya.

Sementara itu, Raden Tumenggung Danang Susetiyawan Pangarsopuro menegaskan bahwa Pakasa Cabang Bali berkomitmen mendukung implementasi kerja sama ini, khususnya dalam memperluas jejaring budaya antara Bali dan Surakarta. “Kami berharap kemitraan ini dapat menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan “Kun” Adnyana, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas komunitas budaya dalam memperkuat ekosistem seni Nusantara. “Dengan adanya kesepahaman ini, ISI BALI tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga mitra strategis dalam memperkuat hubungan kultural dan sosial masyarakat,” jelasnya. (ISIBALI/Humas)

ISI BALI Sambut Kunjungan Wakil Menteri Kebudayaan Republik Uzbekistan

ISI BALI Sambut Kunjungan Wakil Menteri Kebudayaan Republik Uzbekistan

Bahas Potensi Kerja Sama Bidang Akademik, Seni, dan Budaya

Foto: Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana menyerahkan cendera mata kepada Wamenbud Republik Uzbekistan H.E. Mr. Yusuf Usmonov, Kamis (4/9) di Sabha Citta Mahottama Room, Desain Hub ISI Bali.

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menerima kunjungan kehormatan Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Republik Uzbekistan H.E. Mr. Yusuf Usmonov, Kamis (4/9) di Sabha Citta Mahottama Room, Desain Hub ISI Bali. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kerja sama bidang seni dan budaya antara Indonesia dan Uzbekistan.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenbud Republik Uzbekistan H.E. Mr. Yusuf Usmonov yang didampingi oleh Duta Besar Republik Uzbekistan untuk Indonesia, H.E. Mr. Oybek Eshonov disambut langsung Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana beserta jajaran pimpinan ISI BALI.

Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wamenbud Uzbekistan dan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia. “Kami merasa sangat terhormat atas kunjungan Bapak Wakil Menteri Kebudayaan Uzbekistan beserta Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia ke kampus ISI BALI. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional, khususnya dalam bidang akademik, seni dan budaya,” ungkap Rektor ISI BALI.

Foto: Pertemuan ISI BALI dengan Wamenbud Republik Uzbekistan H.E. Mr. Yusuf Usmonov, Kamis (4/9) di Sabha Citta Mahottama Room, Desain Hub ISI Bali.

Pada kesempatan itu, Rektor ISI BALI juga memperkenalkan acara tahunan ISI BALI, Bali-Global Axis of Arts and Design (B-GAAD), yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang. Agenda ini diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan, kreativitas, dan inovasi seni-budaya se-Asia Pasifik.

Dalam pertemuan di ISI BALI, H.E. Mr. Yusuf Usmonov menekankan pentingnya kerja sama antarbangsa untuk memperkuat diplomasi budaya. Ia juga menyampaikan kekagumannya terhadap kekayaan seni dan tradisi yang dikembangkan ISI BALI sebagai salah satu pusat pendidikan seni terkemuka di Indonesia.

Melalui kunjungan ini, ISI BALI dan Kementerian Kebudayaan Republik Uzbekistan diharapkan dapat menjalin program bersama yang produktif, mulai dari pertukaran akademik, pengembangan seni tradisi dan kontemporer, hingga kolaborasi karya seni lintas budaya.

Sebelumnya, H.E. Mr. Yusuf Usmonov menghadiri perhelatan internasional Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy, and Innovation (CHANDI) 2025 yang digelar di The Meru Sanur, Bali, Rabu (3/9). (ISIBALI/Humas)

Konsul Jenderal Tiongkok dan Presiden SACM Kunjungi ISI BALI Bahas Kolaborasi Strategis Bidang Seni dan Budaya

Konsul Jenderal Tiongkok dan Presiden SACM Kunjungi ISI BALI Bahas Kolaborasi Strategis Bidang Seni dan Budaya

Foto: Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana menyerahkan cendera mata kepada kunjungan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Mr. Zhang Zhishengdan dalam pertemuan di Kampus ISI BALI, Minggu (13/7).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menerima kunjungan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Mr. Zhang Zhishengdan dan Presiden Shanghai Arts Museum (SACM), Mr. Hu Muqing dalam pertemuan hangat yang berlangsung di Ruang Sabha Citta Mahottama, Minggu (13/7). Delegasi ini disambut langsung oleh Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana beserta jajaran pimpinan, termasuk para dekan dan kepala biro.

Hadir dalam kunjungan tersebut Konsul Jenderal RRT di Denpasar Mr. Zhang Zhisheng, Wakil Konsul Ms. Tang Lingyi, Presiden Shanghai Arts Collection Museum Mr. Hu Muqing, dan Kepala Komunikasi Internasional SACM Ms. Marie Mao

Dalam pertemuan tersebut, delegasi SACM turut membawa sejumlah karya seni lukis milik dosen-dosen ISI BALI yang sebelumnya telah dipamerkan dalam sebuah pameran seni internasional bergengsi di Shanghai pada bulan Juni 2024.

Foto: Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana beserta jajaran pimpinan bersama Presiden Shanghai Arts Collection Museum di Kampus ISI BALI, Minggu (13/7).

Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana yang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan pihak Tiongkok terhadap ISI BALI sebagai mitra strategis dalam bidang seni dan budaya. Rektor ISI BALI juga menyampaikan harapan agar kolaborasi yang telah terjalin selama ini dapat berkembang ke arah yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Presiden SACM, Mr. Hu Muqing, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah berlangsung antara SACM dan ISI BALI. Ia menekankan bahwa hubungan budaya yang dibangun melalui seni dapat menciptakan pemahaman yang lebih dalam antarbangsa. Dalam kesempatan tersebut, Mr. Hu juga membahas peluang partisipasi ISI Bali dalam ajang China International Import Expo (CIIE), sebuah pameran besar yang diselenggarakan oleh pemerintah Tiongkok untuk menampilkan produk-produk dan karya unggulan dari berbagai negara di dunia.

Sementara itu, Konsul Jenderal RRT, Mr. Zhang Zhisheng, menyampaikan penghargaan yang tinggi terhadap ISI BALI sebagai lembaga seni yang memainkan peran penting dalam menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan seni budaya Bali ke dunia internasional. Ia menilai ISI BALI sebagai pusat seni yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam membangun diplomasi budaya.

“Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan antara Tiongkok dan Indonesia melalui jalur seni dan budaya. Kami percaya ISI BALI memiliki peran penting dalam membangun jembatan persahabatan antarbangsa,” ujar Konsul Jenderal.  (ISIBALI/Humas)

Penandatanganan MoU ISI BALI dengan SEGI University, Malaysia Bersama Memajukan Perguruan Tinggi Seni ASEAN

Penandatanganan MoU ISI BALI dengan SEGI University, Malaysia Bersama Memajukan Perguruan Tinggi Seni ASEAN

Foto: Rektor ISI BALI Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana (kiri) menandatangani MoU bersama Vice Chancellor SEGi University Prof. ChM Dr. Teh Geok Bee FASc (kanan) di Kampus SEGi University, Jumat (25/4).

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) konsisten memperluas jejaring kerja sama internasional bidang akademik, juga pemajuan seni dan budaya. Terkini, ISI BALI kembali mengukir langkah strategis dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama SEGi University, Malaysia.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di kampus SEGi University, Kuala Lumpur, pada Jumat (25/4). Dalam kesempatan tersebut, Rektor ISI BALI Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana hadir langsung untuk menandatangani perjanjian bersama Vice Chancellor SEGi University, Prof. ChM Dr. Teh Geok Bee FASc. Kehadiran Prof Kun Adnyana di SEGi University juga dalam rangka memenuhi undangan ajang Partnership Collaboration Meeting, suatu event networking internasional yang dirancang untuk membangun kolaborasi strategis antar institusi pendidikan tinggi.

Foto: Rektor ISI BALI Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana bersama Vice Chancellor SEGi University Prof. ChM Dr. Teh Geok Bee FASc di Kampus SEGi University, Jumat (25/4).

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, antara lain: penelitian bersama bidang seni dan desain; penyelenggaraan seminar internasional; pertukaran dosen dan mahasiswa; serta berbagai kolaborasi akademik yang akan berdampak langsung bagi peningkatan reputasi global kedua perguruan tinggi.

“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat posisi ISI BALI di kancah internasional, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk mengembangkan profil  akademik dan artistik di tingkat ASEAN,” ujar Prof. Kun Adnyana.

Lebih jauh, kerja sama ini merupakan bagian dari visi besar ISI BALI untuk membangun ekosistem seni yang lebih solid di kawasan Asia Tenggara. ISI BALI bersama SEGi University, juga dengan ekosistem seni di Malaysia ke depan, akan membangun kolaborasi yang konkret dalam memajukan kualitas pendidikan tinggi seni di ASEAN secara bersama-sama.

SEGi University sendiri dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Malaysia, yang berkomitmen pada keunggulan dalam pengajaran, penelitian, dan kolaborasi dengan industri. Respon positif SEGi University terhadap kerja sama ini menunjukkan adanya kesamaan visi dalam pengembangan kualitas pendidikan seni yang adaptif terhadap dinamika global. (ISIBALI/Humas)

ISI BALI dan Pemkab Tabanan Jalin Kolaborasi untuk Pemajuan Kebudayaan

ISI BALI dan Pemkab Tabanan Jalin Kolaborasi untuk Pemajuan Kebudayaan

Foto: Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana beserta jajaran bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tabanan Drs. I Made Agus Harthawiguna, M.Si. beserta pejabat terkait dari Pemkab Tabanan, Senin (14/4)

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) bersama Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar pertemuan strategis dalam rangka membahas potensi kerja sama untuk pemajuan kebudayaan di Kabupaten Tabanan. Pertemuan ini dilaksanakan di Kantor Bupati Tabanan, Senin (14/4) yang dihadiri oleh Rektor ISI BALI, Prof. Wayan Adnyana, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Prof. Komang Sudirga, Kepala Biro AKPK, Dr. Komang Arba Wirawan, serta Tim Kerja Sama dan Humas, Komang Artini, SS., dan Putu Gede Andy Pandy, S.Sn.

Tim ISI BALI disambut oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tabanan Drs. I Made Agus Harthawiguna, M.Si. beserta pejabat terkait dari Pemkab Tabanan. Diskusi ini mencakup berbagai aspek penting dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal, mulai dari pendokumentasian seni tradisi, peningkatan kapasitas pelaku seni, hingga rencana penyelenggaraan program seni budaya berbasis masyarakat.

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. Wayan Adnyana, menyampaikan komitmen ISI BALI untuk bersinergi dalam mengembangkan potensi seni dan budaya yang dimiliki Tabanan. “Kami melihat Tabanan memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Dengan kerja sama ini, kami berharap dapat turut memperkuat identitas budaya lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan seni,” ujarnya.

Foto: Rektor ISI BALI, Prof. Dr. Wayan Adnyana beserta jajaran bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tabanan Drs. I Made Agus Harthawiguna, M.Si. beserta pejabat terkait dari Pemkab Tabanan, Senin (14/4).

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tabanan Drs. I Made Agus Harthawiguna, M.Si.., menyambut baik inisiatif ini. Dia menegaskan bahwa kolaborasi dengan ISI BALI sangat penting dalam upaya pelestarian warisan budaya Bali. “Kami percaya bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif, khususnya dalam hal edukasi budaya dan pelibatan generasi muda dalam pelestarian tradisi,” ungkapnya.

Selanjutnya, ISI BALI akan bersinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan Selanjutnya untuk menindaklanjuti berbagai program strategis yang dapat dilaksanakan secara kolaboratif. Kerja sama ini direncanakan akan melibatkan aktif partisipasi mahasiswa dan dosen ISI BALI dalam berbagai kegiatan, seperti riset kebudayaan, pengabdian kepada masyarakat, serta pelaksanaan program-program seni berbasis komunitas. (ISIBALI/Humas)

ISI BALI Terima Kunjungan PT. Sun Power Ceramics Diskusikan Kerja Sama Akademik dan Industri Kreatif

ISI BALI Terima Kunjungan PT. Sun Power Ceramics Diskusikan Kerja Sama Akademik dan Industri Kreatif

Foto: Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. I Wayan Komang Sudirga, S.Sn., M.Si. beserta jajaran menerima kunjungan PT. Sun Power Ceramics di Ruang Nata Widya Sabha, ISI Bali, Selasa (8/4).

Institut Seni Indonesia (ISI) Bali terus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri melalui kerja sama strategis. Hal ini ditandai dengan kunjungan dari PT. Sun Power Ceramics yang berlangsung pada Selasa (8/4) di Ruang Nata Widya Sabha, ISI Bali.

Kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan ISI Bali, di antaranya Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. I Wayan Komang Sudirga, S.Sn., M.Si., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama (AKPK), serta Koordinator Program Studi Desain Interior. Sementara dari pihak PT. Sun Power Ceramics, hadir Marketing Manager Vidya Damayanti beserta tim.

Dalam suasana yang penuh semangat dan antusiasme, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai potensi kolaborasi, khususnya dalam rangka menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Beberapa poin penting yang dibahas antara lain pelaksanaan program magang kerja bagi mahasiswa ISI Bali, penyelenggaraan kuliah umum yang menghadirkan praktisi industri keramik, hingga penyelarasan kurikulum agar lebih aplikatif dan sesuai dengan perkembangan serta tuntutan industri saat ini.

“Kami sangat terbuka dan antusias terhadap peluang kerja sama ini, karena kami percaya sinergi dengan industri akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, terutama dalam meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja,” ujar Prof. Komang Sudirga.

Vidya Damayanti, selaku perwakilan PT. Sun Power Ceramics, juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak ISI Bali. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal yang produktif dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan inovatif di bidang desain interior dan keramik.

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk segera menyusun dan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang akan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program kolaboratif di masa depan. Kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan sektor industri kreatif, khususnya dalam bidang desain dan seni terapan. (ISIBALI/Humas)

Loading...