by admin | Aug 9, 2017 | Berita, Kerjasama
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menerima kunjungan Prsiden Seoul Institute Of The Arts Duk-Hyung, Yoo beserta rombongan pada Selasa (8/8) kemarin di Gedung Nitya Mandala ISI Denpasar. Kunjungan balasan tersebut, ditandai dengan penandatanganan kerjasama atau MoU di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Rekktor ISI Denpasar dengan Presiden Seoul Institute Of The Arts, Korea Selatan.
Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum., menyampaikan, kolaborasi antar perguruan tinggi seni, beda negara ini bakal menarik. Pasalnya, Seoul Institute Of The Art dikenal menggunakan teknologi serba digital, sedangkan di ISI Denpasar meskipun kalah di bidang teknologi, namun unggul di bidang kesenian tradisional. “Kerjasama ini bakal menarik, kita padukan teknologi dan seni yang kita miliki, karena mereka juga sangat kagum dengan kekayaan tradisi kita,” terangnya usai penandatanganan MoU.
Ditambahkannya, Seoul Institute Of The Art merupakan mitra yang tidak asing lagi. Karena, beberapa dosen ISI Denpasar sempat menjadi pengajar seni di lembaga tersebut. Menindaklanjuti kerjasama tersebut, Arya mengaku memfokuskan pertukaran dosen dan mahasiswa antar-kedua lembaga. “Kita lebih dulu mengunjungi mereka, bahkan beberapa dosen kita pernah mengajar di sana. Target yang kita utamakan pertukaran mahasiswa atau dosen, ini untuk mencapai visi ISI Denpasar sebagai pusat unggulan seni budaya berbasis kearifan lokal berwawasan universal,” sebutnya.
Sementara itu, Duk-Hyung, Yoo berharap , kerjasama tersebut berkelanjutan. Ia mengaku sangat kagum dengan kekayaan tradisi Indonesia dan Bali pada khususnya, yang tak padam meski digilas arus globalisasi. “Kita tak bisa menghindari perubahan zaman. Jika kerjasama ini tidak dilanjutkan, maka gengerasi muda kami akan kehilangan tradisi leluhurnya,” terangnya.
Ia mengaku, Seoul Institute Of The Art memiliki 3000 mahasiswa, dan mempunyai kesamaan dengan ISI Denpasar, yakni sama-sama mengelola program studi seni. Hanya saja, di Korea Selatan, budaya tradisional sudah mulai ditinggalkan. “Sepanjang hidup saya mempelajari kesenian. Dua tahun terakhir saya intens mempelajari budaya Indonesia dan Bali, saya sangat kagum dengan kesenian di sini, terlebih keanekaragaman penduduknya yang tetap harmonis. Ini hal yang saya impikan sepanjang hidup saya,” pungkasnya.
by admin | Aug 9, 2017 | Berita, Penelitian
http://lp2m.isi-dps.ac.id/berita/tim-penelitian-dan-pengabmas-isi-denpasar-membuka-kegiatan-rekonstruksi-seni-kidung-di-desa-budhakeling
by admin | Aug 9, 2017 | Berita
Sumber : Humas ISI Denpasar
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar kembali menerima kunjungan dari universitas mancanegara dan kunjungan kali ini datang dari Universiti Teknologi Mara (UiTM),Malaysia. Kunjungan berasal dari tiga cabang UiTM, yakni UiTM cawangan Pulau Pinang, UiTM cawangan Trengganu, dan UiTM cawangan Kelantan. Kegiatan kunjungan dilaksanakan pada hari Jumat (04/8) kemarin.
Kunjungan ini diterima langsung oleh Wakil Rektor IV bidang kerjasama, I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn. dalam sambutannya, WR IV ISI Denpasar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan tidak lupa untuk semakin mempererat kerja sama di antara kedua belah pihak. Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Rektor UiTM cawangan Pulau Pinang, Dr. Baderisang Mohamed menyampaikan ucapan terima kasih kepada ISI Denpasar karena telah dengan hangat menyambut kedatangan dari UiTM ke ISI Denpasar serta mengharapkan adanya kunjungan kembali dari pihak ISI Denpasar ke UiTM Malaysia.
Kegiatan dilaksanakan di Gedung Natya Mandala kampus setempat, kegiatan ini diawali dengan sambutan dari WR IV ISI Denpasar dan Wakil Rektor dari UiTM yang kemudian dilanjutkan dengan workshop singkat gerak-gerak dasar tari Bali yang dibawakan oleh I Wayan Sutirta, salah satu dosen tari di lingkungan ISI Denpasar. Acara ini juga dimeriahkan dengan adanya pertunjukan yang dipersembahkan oleh UiTM Malaysia. Sebagai penghujung acara, kegiatan diisi dengan sebuah workshop tari dari UiTM Malaysia dan diakhiri dengan penyerahan souvenir dan foto bersama. Acara ini juga dihadiri oleh Ka. Biro Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Kerja sama, Ka. Bagian Perencanaan dan Kerjasama, Dekan FSP ISI Denpasar beserta jajarannya, beserta dosen dan mahasiswa dari UiTM Malaysia dan ISI Denpasar.
by admin | Aug 9, 2017 | Berita
Sumber : Humas ISI Denpasar
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar kegiatan pelatihan penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2017. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu dimulai pada hari Kamis, 03 Agustus 2017 sampai dengan Jumat, 04 Agustus 2017. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah suatu wadah yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki oleh mahasiswa Indonesia untuk mengkaji, meneliti, menerapkan dan mengembangkan ilmu dan teknologi yang telah diperoleh selama masa perkuliahan kepada masyarakat luas.
Berlokasi di Gedung Citta Kelangen Lt. 2 kampus setempat, pembukaan digelar pada hari pertama kegiatan yang dihadiri oleh Ka. Biro Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Kerjasama, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan (FSP), Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Wakil Dekan III FSP & FSRD, serta para dosen di lingkungan ISI Denpasar.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta kegiatan ini dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Wakil Rektor III ISI Denpasar bidang Kemahasiswaan, I Wayan Gulendra, S.Sn., M.Sn sekaligus membuka secara resmi kegiatan PKM Tahun 2017 di ISI Denpasar. Dan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi pelatihan bimbingan penulisan proposal PKM karya ilmiah yang dibawakan oleh Dr. A.A.G. Rai Remawa serta Pelatihan Bimbingan Penulisan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa 5 Bidang yang dibawakan oleh Dr. Ir. I Ketut Sardina, M.Si. Selain dihadiri oleh dosen dari ISI Denpasar, kegiatan ini juga dihadiri oleh mahasiswa di lingkungan ISI Denpasar.