
Foto: Yudisium Program Magister Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Ruang Vicon, Gedung Citta Kelangen ISI BALI, Selasa (11/8).
Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melaksanakan Yudisium Program Magister Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Ruang Vicon, Gedung Citta Kelangen ISI BALI, Selasa (11/8). Kegiatan yudisium mengangkat tema “Weruh-Ranu-Wangi, Pengetahuan Mengalir Mewangi”.
Sebanyak 60 mahasiswa Program Magister mengikuti yudisium pada tahun akademik ini. Para lulusan tersebut terdiri atas 28 lulusan Program Studi Seni Program Magister, 15 lulusan Program Studi Desain Program Magister, 10 lulusan Program Studi Pendidikan Seni Program Magister, serta 7 lulusan Program Studi Tata Kelola Seni Program Magister.
Direktur Program Pascasarjana ISI Bali, Nyoman Dewi Pebryani, ST., MA., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan Magister. Ia berpesan agar pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di ISI Bali dapat terus mengalir dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
“Weruh” dalam tema yudisium dimaknai sebagai pengetahuan yang diperoleh selama masa studi. Pengetahuan tersebut diharapkan senantiasa mengalirkan keberlimpahan dan kebermanfaatan bagi masyarakat, sebagaimana makna “Ranu”, serta membawa keharuman atau “Wangi” hingga ke kancah yang lebih luas.

Foto: Yudisium Program Magister Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Ruang Vicon, Gedung Citta Kelangen ISI BALI, Selasa (11/8).
Selanjutnya, kegiatan yudisium dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi ISI Bali, Prof. Dr. Anak Agung Bagus Udayana, S.Sn., M.Si. Dalam sambutannya, ia berpesan agar para lulusan Magister senantiasa menjalin kolaborasi dan tetap berkontribusi bersama almamater melalui jejaring alumni.
Menurutnya, jejaring alumni yang kuat dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat keberadaan dan pengembangan Program Pascasarjana ISI Bali di masa mendatang.
Sementara itu, pesan dan kesan dari perwakilan mahasiswa disampaikan oleh Ni Wayan Yuliani, mahasiswa Program Magister Tata Kelola Seni yang lebih dikenal dengan nama Ayu Saraswati. Dalam pidatonya, Ayu Saraswati menyampaikan bahwa pengalaman menempuh pendidikan Magister di ISI Bali memberikan perubahan yang signifikan, khususnya dalam cara berpikir dan menyampaikan gagasan.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama masa studi tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga memberikan perkembangan dalam menyampaikan pendapat melalui tulisan maupun meningkatkan keterampilan komunikasi.
Kegiatan yudisium turut dihadiri oleh para pejabat struktural di lingkungan ISI Bali serta dosen pembimbing Program Pascasarjana ISI BALI. Kehadiran para pimpinan, pejabat struktural, dan dosen menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan serta apresiasi kepada para lulusan yang telah menyelesaikan proses pendidikan pada jenjang Magister.
Yudisium Program Magister ISI Bali Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Dengan bekal pengetahuan, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat sekaligus membawa nama baik ISI Bali di berbagai ruang pengabdian dan profesional.











