
Foto: Rektor ISI BALI Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana bersama Walikota Hasami, Jepang, Mr. Yoshinori Maekawa, beserta Ketua Asosiasi Industri Keramik Hasami, Jepang, Mr. Kazuhiko Ota, pada Rabu (18/2) di Ruang Sabha Citta Mahottama, ISI BALI.
Rektor Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI), Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana menerima kunjungan Walikota Hasami, Jepang, Mr. Yoshinori Maekawa, beserta Ketua Asosiasi Industri Keramik Hasami, Jepang, Mr. Kazuhiko Ota, pada Rabu (18/2) di Ruang Sabha Citta Mahottama, ISI BALI. Kunjungan ini diterima juga oleh jajaran pimpinan di lingkungan ISI BALI.
Hasami, yang dikenal sebagai kota industri keramik terkemuka di Jepang, menjajaki peluang kerja sama strategis dengan ISI BALI. Kunjungan ini bertujuan membangun proyek yang menjadi jembatan antara “manusia” dan “teknologi” di Jepang dan Indonesia, memberikan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi ISI BALI untuk mempelajari industri keramik tradisional Jepang, sekaligus mendukung penguatan kurikulum perguruan tinggi dan pengembangan karier mahasiswa.

Foto: Kunjungan Walikota Hasami, Jepang, Mr. Yoshinori Maekawa, beserta Ketua Asosiasi Industri Keramik Hasami, Jepang, Mr. Kazuhiko Ota, pada Rabu (18/2) di Ruang Sabha Citta Mahottama, ISI BALI.
Pihak Hasami menyampaikan minatnya untuk menawarkan peluang karier bagi mahasiswa berbakat di bidang keramik untuk berkarir di Hasami, Jepang. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis internasional bagi mahasiswa, sekaligus membuka wawasan mereka mengenai industri keramik tradisional dan modern di Jepang. Rektor ISI BALI menyambut baik inisiatif ini, mengingat Program Studi Kriya di ISI BALI memiliki kualitas mumpuni. Banyak mahasiswa yang aktif memproduksi keramik seni maupun keramik siap pakai, sehingga peluang kerja sama ini dinilai sangat strategis untuk pengembangan kemampuan mahasiswa dan kesiapan mereka memasuki dunia kerja internasional. (ISIBALI/Humas)













