by tik ISi | Feb 1, 2018 | Berita
Denpasar (AntaraNews Bali) – Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar meraih penghargaan internasional dari Malaysia, yakni Anugerah Ikon Pelajar AntarBangsa Kolej Kediaman Tun Ahmad Zaidi.
“Mahasiswa kami yang menjadi juara pertama dan meraih penghargaan itu adalah nama Sri Ayu Pradnya Larasari yang merupakan mahasiswa semester V Prodi Seni Tari yang bersaing dengan 500 peserta antarbangsa,” kata Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja sama ISI I Ketut Garwa di Denpasar, Jumat.
Mahasiswa itu terpilih sebagai juara setelah memeragakan tarian porwakil yakni tarian bali yang dikolaborasikan dengan permainan alat musik.
ISI Denpasar telah bekerja sama dengan Malaysia dalam pertukaran budaya, mahasiswa dan dosen dalam program “Asean International Mobility for Student (AIMS)”.
Dalam program itu, ISI mengirimkan dua mahasiswa ke Malaysia yakni Sri Ayu Pradnya Larasari (mahasiswa semester V Prodi Seni Tari dan Prodi Karawitan), dan I Gede Yogi Suka Wiadnyana (semester V).
“Rektor ISI Denpasar memberi sarana dan motivasi kepada keduanya untuk berinovasi karena pintar saja tidak cukup, kalau tidak dikembangkan,” katanya.
Selain itu, keikutsertaan mereka juga merupakan bentuk promosi seni budaya Bali di negara Malaysia.
Sementara itu, mahasiswa yang meraih juara Sri Ayu Pradnya Larasari menyampaikan rasa syukur dengan penghargaan yang telah memberikan sarana dan kesempatan bagi dirinya untuk belajar di Malaysia selama empat bulan di asrama.
“Kami tidak akan menyia-yiakan kesempatan ini untuk meraih prestasi,” katanya
by tik ISi | Jan 29, 2018 | Berita
Denpasar (AntaraNews Bali) – Universitas Teknologi Mara Malaysia mengunjungi Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar untuk melakukan penelitian seni budaya Bali.
“Mereka juga melakukan pengkajian peringkat magister (S2) dan doktor (S3) antaruniversitas seni itu,” kata Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama I Ketut Garwa disela kunjungan itu di Denpasar, Jumat.
Mewakili Rektor ISI Denpasar, ia menjelaskan sebenarnya para peneliti dari universitas tersebut dari bidang studi bisnis tetapi mereka mengkaji dari segi bisnis seni budaya terutama dalam prodi seni pertunjukan dan seni Tari.
“Kebetulan sekali kami sedang ada acara festival seni budaya dari prodi seni pertunjukan. Kita sangat terbuka dalam kunjungan ini, karena sejak ISI Denpasar meraih akreditas A sebanyak 10 prodi dari 12 prodi juga sudah sangat terbuka untuk memberi pemahaman dalam seni budaya,” katanya.
Ia berharap dapat terjalin kerja sama dengan universitas Teknologi Mara, baik dalam pertukaran seni budaya, mahasiswa maupun para pengajar.
Sementara Coordinator Master of Business Administration Dr.Shaiful Azian Abdul mengatakan kali ini merupakan kunjungan pertama ke ISI Denpasar untuk menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman.
“Tidak hanya itu, kami juga mengunjungi Universitas Udayana dalam studi seni budaya. Kami berharap kunjungan kali ini akan berkelanjutan yang juga akan dapat ditingkatkan menjadi kerja sama,” ucapnya
by tik ISi | Jan 25, 2018 | Berita
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar siap melaksanakan Seleksi Nasional Masuk Peguruan Tinggi (SNMPTN) tahun ini.
Ini kali pertama ISI Denpasar membuka SNMPTN setelah sukses dalam pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun lalu kata Rektor ISI Denpasar Prof.Dr. Arya Sugiartha, S.Kar.M.Hum dalam sosialisasi kepada media di Denpasar, Selasa.
Prof Arya menjelaskan proses SNMPTN ini melalui penyaringan dari sekolah – sekolah yang ada dipulau Dewata, berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapot semester satu sampai dengan semester lima bagi SMA/SMK dan memiliki prestasi sesuai dengan Pangkalan Data sekolah dan Siswa (PDSS) yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa.
Lebih Lanjut Arya menuturkan ISI Denpasar yang telah meraih Akreditas A dengan 10 prodi dari 12 prodi ini membuka peluang untuk para peminat seni dengan beberapa jalur seleksi masuk peguruan tinggi ini yakni : Jalur SNMPTN, Jalur SBMPTN dan jalur Mandiri.
Senada dengan rektor, Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Kerjasama Drs.I Gusti Bagus Priatmaka,MM menyampaikan ISI Denpasar menerima jalur SNMPTN minimal 30 persen , jalur SBMPTN 40 persen dan jalur mandiri maksimal dibatasi 30 persen.
Saat ini penampungan mahasiswa ditingkatkan menjadi 16 persen dari 600 orang pelamar tahun lalu menjadi 700 calon mahasiswa terdiri dari 12 prodi, bagi strata satu (S1) 485 calon mahasiswa.
Sementara Humas ISI Denpasar I Gede Ekojaya Utama,SE,MM mengatakan bentuk sosialisasi ISI Denpasar dalam pelaksanaan SNMPTN dengan melakukan penulusuran ke sekolah kejuruan yang dianggap berpotensi dan berminat dalam seni yakni : SMKN 1,SMKN 2,SMKN 3 Sukawati, SMAN 1 Tabanan dan SMAN 1 Klungkung serta memasang famplet dan spanduk di sekolah lainnya di Bali
by admin | Jan 18, 2018 | Berita
Phantalung College of Dramatic arts, Thailand melakukan kunjungan ke kampus ISI Denpasar dalam rangka kegiatan workshop cultural exchange. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Natya Mandala kampus setempat Jumat (12/01) pagi. Kedatangan rombongan dari Thailand disambut dengan hangat oleh Wakil Rektor III ISI Denpasar, I Ketut Garwa dan dimeriahkan pula dengan pertunjukkan tari sambutan yang dibawakan oleh mahasiswa Seni Pertunjukan ISI Denpasar sebelum diakhiri dengan kegiatan workshop cultural exchange yang diikuti oleh mahasiswa dari ISI Denpasar yang dipandu oleh instruktur dari Phantalung College of Dramatic Arts Thailand.
by admin | Jan 5, 2018 | Berita
Untuk pertama kalinya Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar pameran bersama Tugas Akhir (TA) mahasiswa semester akhir di luar kampus.
DENPASAR, NusaBali
Plaza Renon menjadi pilihan FSRD untuk melangsungkan kegiatan tersebut, mulai 4-6 Januari 2018. Sebanyak 33 karya mahasiswa ditampilkan dalam pameran tersebut. Peserta pameran merupakan mahasiswa semester akhir dari program studi (prodi) yang ada di FSRD ISI Denpasar, di antaranya Prodi Seni Rupa Murni, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Fotografi, Televisi dan Film. Menurut Dekan FSRD, Dr AA Gede Bagus Udayana SSn MSi, seperti biasanya pameran TA ini merupakan agenda rutin ketika mahasiswa memasuki semester akhir.
Pameran yang digelar secara bersamaan ini merupakan pertanggungjawaban akademik mahasiswa dan kampus. “Keinginan kami membuat pameran di luar kampus, bahwa kami memberikan informasi kepada masyarakat bahwa inilah pertanggungjawaban akademik kampus kami. Di sini kami menciptakan para desainer, para seniman, film maker, perancang dan fotografer,” ungkapnya ditemui di sela-sela pameran di Plaza Renon Denpasar, Kamis (4/1).
Sekaligus, dengan mengambil lokasi sebuah mall, di mana banyak orang berlalu lalang, masyarakat akan dapat melihat bagaimana potensi yang dimiliki oleh masing-masing peserta lewat karyanya. Bukan tidak mungkin akan ada peluang, jika nanti ada masyarakat yang tertarik untuk mengajak mahasiswa-mahasiswa bekerjasama. “Kami tampilkan keunggulan para mahasiswa. Sehingga nantinya jika ada publik yang ingin memanfaatkan potensi mahasiswa untuk bekerja di perusahaannya dia, ya bisa di sini lihat dulu,” katanya.
Selain itu, FSRD ISI Denpasar juga ingin membentuk branding dan mengenalkan ISI Denpasar lebih jauh, terutama FSRD. Sebab, masih banyak yang belum fasih dengan prodi-prodi yang ada di fakultas tersebut semisal Prodi Desain Komunikasi Visual. “Mungkin masih banyak yang belum tahu fakultas kami. Kalau seni rupa pastilah masyarakat sudah sudah fasih. Tapi desain komunikasi visual belum tentu semua orang paham. Nah, itu yang mau kita kenalkan ke masyarakat,” imbuhnya.
Selain 33 karya yang ditampilkan, kata Udayana, akan diadakan juga talkshow dan memperkenalkan masing-masing keunggulan prodi, seperti membuat kartun, membuat keramik, sketsa, fashion show, dan fotografi. Sementara jurusan Televisi dan Film rencananya akan ditampilkan di Gedung Natya Mandala, 8 Januari mendatang. “Secara riil dosen akan langsung beri nilai pada pameran kali ini. Kemudian dinilai melalui uji komprehensif. Karena TA ini tidak sekedar karya melainkan ada riset. Jadi ada karya tulisnya,” tandasnya.
Sementara Rektor ISI Denpasar, Prof Dr I Gede Arya Sugiartha SSKar MHum dalam sambutannya mengatakan, pameran merupakan upaya-upaya membuka ruang imaji, kontemplasi, ilusi, intuisi, harapan, diskusi, baik bagi penciptanya maupun masyarakat. “Diharapkan ada respon balik, apresiasi terhadap tampilan karya-karya mahasiswa. Tidak menutup kemungkinan ada kritik dan saran terhadap ISI Denpasar dalam mewujudkan karya-karya yang berkualitas,” katanya
by admin | Dec 29, 2017 | Berita
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar melaksanakan kegiatan persembahyangan bersama pada hari Kamis (28/12) malam. Acara ini diselenggarakan di Gedung Loka Widya Sabha kampus setempat dalam rangka perayaan HUT DWP ISI Denpasar yang sebelumnya jatuh pada tanggal 07 Desember 2017 sekaligus sebagai perayaan hari ibu, malam menyambut tahun baru 2018, dan juga menjadi kesempatan untuk silaturahmi bagi keluarga besar ISI Denpasar.
Acara dihadiri oleh dosen serta pegawai di lingkungan ISI Denpasar dan acara diawali dengan kegiatan sembahyang bersama di dalam Pura kampus setempat dengan kemudian dilanjutkan dengan acara hiburan, diantaranya adalah persembahan tetabuhan yang ditampilkan oleh ibu-ibu anggota DWP ISI Denpasar yang tergabung dalam kelompok Asti Pertiwi. Setelah penampilan memukau persembahan anggota DWP ISI Denpasar, agenda dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Rektor ISI Denpasar (Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha) dan didampingi oleh istri (Ny. Mustiari Arya Sugiartha) selaku ketua DWP ISI Denpasar. Selain persembahan tabuh acara juga dimeriahkan dengan penampilan tari yang ditampilkan oleh anggota DWP ISI Denpasar yang beberapa diantaranya adalah pegawai serta dosen di lingkungan ISI Denpasar. Pada penghujung acara ditampilkan hiburan bondres yang ditampilkan oleh dosen dan juga mahasiswa ISI Denpasar dan aksi kocak bondres tersebut berhasil mengocok perut para penonton dengan lawakannya, dan pada beberapa kesempatan juga diselingi dengan nyanyian lagu pop yang dibawakan oleh mahasiswa ISI Denpasar sebelum diakhiri dengan makan malam bersama.