M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Mendiknas Minta Jajarannya Mencintai Pekerjaan

Mendiknas Minta Jajarannya Mencintai Pekerjaan

Jakarta — Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh meminta jajarannya untuk mencintai pekerjaan yang diemban, seberat apa pun tugas tersebut. “Lalu, tangani dengan sepenuh hati pekerjaan tersebut jangan lemparkan tanggung jawab,” ujar Menteri Nuh ketika melantik sejumlah pejabat eselon II pada Jumat (19/11) di kantor Kemdiknas, Jakarta. Menteri juga meminta jajarannya menjadikan semua pekerjaan tersebut sebagai bagian dari ibadah.

Menteri mengatakan, semua pihak telah menyadari tentang pentingnya pendidikan yakni pendidikan yang utuh, pendidikan yang mampu memberikan penguatan, pemberdayaan, penajaman, penghalusan dan pencerahan seluruh kuadran dan relung-relung potensi yaitu akal, hati, interpersonal maupun intrapersonal. Juga, pendidikan yang mampu membangun karakter dengan segala sifat kemuliannya antara lain karakter yang jujur, cerdas, tangguh dan peduli.

Pejabat eselon II yang dilantik adalah Endang Aminudin Aziz sebagai Kepala Pusat Bahasa, Muslikh sebagai Kepala Biro Kepegawaian, Mudjito AK sebagai Direktur Pembinaan Sekolah Luar Biasa, Ibrahim Bafadal sebagai Direktur Pembinaan Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar, Moehammad Nawawy Loebis sebagai koordinator Kopertis Wilayah I di Medan; Ilza Mayuni sebagai Koordinator Kopertis Wilayah III di Jakarta; Damsar sebagai koordinator Kopertis Wilayah X di Padang; dan Yanto Sugianto sebagai Inspektur Investigasi, Inspektorat Jenderal.

“Pergantian, rotasi, mutasi, promosi dalam sistem birokrasi itu sesuatu yang alami, biasa saja,”ujar Mendiknas mengingatkan. Kemdinkas kini sedang mempersiapkan reformasi birokrasi yang diawali dengan restrukturisasi organisasi, dan diharapkan Desember nanti bisa dirampungkan. (ali)

Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2010/10/mutasi-pejabat.aspx

Kalender Akademik Tahun 2010/2011

Kalender Akademik Tahun 2010/2011

KALENDER AKADEMIK
INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR
TAHUN 2010/2011

VISI ISI Denpasar adalah menjadi pusat penciptaan,
pengkajian, dan penyaji dan pembinaan seni yang
unggul berwawasan kebangsaan demi memperkaya
nilai-nilai kemanusiaan sesuai perkem-bangan zaman
Misi ISI Denpasar dirumuskan : (1) menyelenggarakan
pendidikan tinggi yang berkualitas dalam rangka
memunculkan dan mengembangkan pluralitas dan
multikulturalitas budaya lokal nusantara agar memiliki
daya saing dalam percaturan global; (2) menghasilkan
lulusan bermoral, kreatif, tangguh, unggul dan berjiwa
kewirausahaan; (3) meningkatkan penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat yang mendukung
pendidikan dan kemajuan seni, ilmu pengetahuan, dan
teknologi; (4) memantapkan organisasi institut dalam
mencapai kinerja yang optimal untuk mengantisipasi
perkembangan lingkungan.

Moto : Sewaka Guna Widya Satyam Siwam Sundaram yang berarti Dharma (kewajiban) ISI Denpasar adalah untuk
mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berdasarkan kebenaran, keucian, dan keindahan.

Kewajiban Mahasiswa :
1. Mengikuti proses belajar, baik dalam kegiatan intra kurikler maupun ekstra kurikuler dengan tertib,
2. Disiplin dan bersahaja sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
3. Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan, kecuali bagi yang dibebaskan sesuai dengan
kebijaksanaan dan peraturan yang berlaku.
4. Mematuhi semua peraturan, ketentuan dan tradisi akademik yang berlaku di ISI Denpasar.
5. Memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan, ketertiban dan keamanan di lingkungan ISI
Denpasar.
6. Menjaga suasana aman dan nyaman lingkungan kampus sehingga terciptanya proses pembelajaran
yang kondusif.
7. Menjaga kewibawaan dan nama baik almamater/ ISI Denpasar.
8. Menjunjung tinggi kebudayaan nasional dan mengembangkan kebudayaan daerah sebagai jati diri ISI
Denpasar.
9. Memohon izin ke pimpinan Rektor apabila mengadakan kegiatan-kegiatan yang mengatasnamakan
institusi ISI Denpasar.
1. Tidak membawa dan menyalahgunakan minuman keras,narkotika,obat terlarang, senjata tajam, bahan
peledak, gambar / buku / rekaman pornografi dan alat bantu perjudian kedalam lingkungan kampus.
2. Tidak melakukan tindak pelecehan dan pelanggaran seksual.
3. Tidak memakai atribute-atribute lainnya yang seronok dan tidak terpuji di dalam kampus.
4. Tidak menggunakan ruang maupun fasilitas lain di dalam lingkungan kampus untuk melakukan kegiatan
tanpa izin pimpinan atau pejabat yang berwenang.
5. Menjaga integritas kepribadiannya sebagai calon intelektual dan generasi penerus masa depan.
Hak Mahasiswa :
1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggungjawab untuk menuntut ilmu, sesuai dengan
norma dan susila yang berlaku dalam lingkungan akademik.
2. Memperoleh pengajaran sebaik-baiknya dan layanan bidang akademik sesuai dengan minat, bakat,
kegemaran dan kemampuan.
3. Memanfaatkan fasilitas yang ada baik di tingkat fakultas maupun institut dalam rangka kelancaran
proses belajar
4. Mendapatkan bimbingan dari dosen yang bertanggungjawab atas program studi yang diikuti dalam
penyelesaian studinya.
5. Memperoleh layanan informasi yang berkaitan dengan program studi yang diikutinya serta hasil
belajarnya.
6. Menyelesaikan studi lebih awal dari jadwal yang ditetapkan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

7. Memperoleh layanan kesejahteraan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
8. Memanfaatkan sumber daya melalui perwakilan/organisasi kemahasiswaan.
9. Pindah ke PT lain atau program studi lain apabila memenuhi persyaratan.
10. Ikut serta dalam organisasi kemahasiswaan
11. Memperoleh layanan khusus bagi menyandang cacat.
Larangan dan Sanksi :
Mahasiswa dilarang melakukan hal-hal sebagai berikut.
1. Menghalang-halangi berlangsungnya kegiatan kurikuler, ko-kurikuler maupun extra kurikuler di
lingkungan kampus ISI Denpasar.
2. Menghalang-halangi staf administrasi, dosen, pimpinan dilingkungan ISI Denpasar, atau petugas
pemerintah yang sah lainnya untukmelaksanakan tugas dan kewajibannya di lingkungan kampus.
3. Ikut mencampuri urusan administratif pendidikan, penelitian dan pelayanan pada masyarakat serta
kegiatan lainnya tanpa persetujuan tertulis dari pimpinan ISI Denpasar.
4. Melakukan kegiatan yang mengatas-namakan atau menggunakan nama institusi ISI Denpasar tanpa
seizin Rektor
5. Melakukan perbuatan yang tidak terpuji, kriminal dan/atau mencemarkan nama baik almamater.
6. Melaksanakan politik praktis, memakai salah satu atribute parpol dan atribute yang terkesan seronok.
Sanksi akademis dapat berupa.
1. Peringatan lisan/tertulis.
2. Peringatan dengan masa percobaan.
3. Pembayaran denda/ganti kerugian.
4. Pencabutan sebagian atau seluruh hak untuk memperoleh pendidikan menurut bidang ilmu dan
minatnya sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan .
5. Penundaan penyerahan ijazah.
6. Skorsing atau pemecatan.
7. Bentuk sanksi-sanksi lain yang ditetapkan oleh peraturan tersendiri yang berlaku di lingkungan ISI
Denpasar.
Institut Seni Indonesia Denpasar menyelenggarakan 8 (delapan) Program Studi Sarjana (S1) dikelola oleh 2
(dua) Fakultas dengan 6 (enam) Jurusan yaitu :

1. Fakultas Seni Pertunjukan :
a. Jurusan Tari
Program Studi (S-1) Seni Tari
b. Jurusan Karawitan
Program Studi (S-1) Seni Karawitan
c. Jurusan Pedalangan
Program Studi (S-1) Seni Pedalangan
2. Fakultas Seni Rupa dan Desain:
a. Program Studi (S1) Seni Rupa Murni, dengan
minat utama:
– Seni Lukis dan
-Seni Patung
b. Program Studi (S-1) Desain Interior
c. Program Studi (S-1) Desain Komunikasi Visual
d. Program Studi (S1) Kriya Seni, dengan minat
utama:
– Kriya Kayu dan
– Kriya Kramik
e. Program Studi Fotografi (S-1), embrio Fakultas
Seni Media Rekam

Denpasar 9 Agustus 2010
Rektor ISI Denpasar

tdd
Prof. Dr. I Wayan Rai.,MA
NIP 195505261981031002

dapat Download disini

ISI Denpasar ”Hapus Dahaga” Masyarakat Bangli

ISI Denpasar ”Hapus Dahaga” Masyarakat Bangli

Kecintaan dan kerinduan masyarakat Bangli pada kampus ISI Denpasar dipaparkan dengan penuah antusiasme oleh Bupati Bangli, I Made Gianyar, S.H.,M.Hum. dalam sambutannya pada acara pembukaan ”OutReach Program” sosialisasi ke masyarakat Bangli melalui pameran seni rupa dan pagelaran tari – karawitan, Sabtu malam (20/11) di Lapangan Mudita, Bangli. ”Animo masyarakat Bangli untuk mendapatkan kunjungan berupa pementasan seni maupun Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari kampus ISI Denpasar sangat tinggi. Saya berharap dengan pendidikan seni, generasi penerus bangsa memiliki kecerdasan emosional dan intelektual yang seimbang, sehingga tidak melahirkan generasi yang arogan,”paparnya disambut applause para kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Bangli, serta undangan lainnya.

Penandatanganan MoU

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr.I Wayan Rai S.,M.A., didampingi dekan Fakultas Seni Pertunjukan dan FSRD, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati  dan seluruh masyarakat Bangli yang telah memberi kesempatan dan sambutan hangat bagi kampus ISI Denpasar. Rai juga menyambut baik rencana penandatangan MoU yang disampaikan Bupati guna kerjasama permanen ISI dan Pemda Bangli.“Sebagai satu-satunya PT Seni di Bali, kami ingin selalu dekat di hati masyarakat, dan berkewajiban membangun suasana berkesenian yang kreatif dan kondusif, peduli terhadap alam, budaya, dan agama serta lingkungan akademik,”ujar Prof Rai.

OutReach Activity program hibah I-MHERE (IndonesianManaging Higher Education for Relevancy and Efficiency) ini mencakup 3 kegiatan yaitu; promosi lembaga, Student Fund/bantuan tugas akhir mahasiswa, dan bantuan beasiswa ekonomi lemah/kurang mampu. Untuk tahun ajaran 2010/2011, dari 48 mahasiswa ISI yang menerima beasiswa Bidik Misi, 10 orang diantaranya berasal dari Bangli. Acara yang dikemas dengan pameran seni lukis, seni patung, seni kriya, desain komunikasi visual, desain interior dan fotografi, serta pertunjukan tari Selat segara, Oleg Tamulilingan, Legong Kuntul, Satya brasta, Kebyar Wiranjaya, dan bondres. Masyarakat Bangli yang hadir memenuhi lapangan Mudita, sangat terhibur dengan pameran dan seni pertunjukan malam itu, sehingga mereka tetap antusias menyaksikan malam kesenian tersebut hingga hampir tengah malam.

Humas ISI Denpasar melaporkan.

Loading...