by admin | May 25, 2009 | pengumuman
|

|
INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR
Local Project Implementing Unit (LPIU) P.H.K.: B-Seni
Alamat Jalan Nusa Indah Denpasar Telp. (0361) 227316, Fax (0361) 236100
E-Mail. [email protected]
|

Nomor : 37/PHK: B-Seni/V/2009. Denpasar, 22 Mei 2009. Lampiran: 1 (satu) rangkap
Perihal : Pengumuman Hasil Evaluasi Proposal Penelitian Unggulan
Kepada
Yth. Bapak/Ibu/Sdr. Dosen Pengajar Aktif.
Jurusan Seni Tari, Jurusan Seni Pedalangan,
dan Jurusan Seni Rupa Murni Peserta Kompetisi
Proposal Hibah Penelitian Unggulan
PHK: B-Seni ISI Denpasar 2009
di–
Tempat.
Dengan hormat, dengan ini kami mengumumkan kepada Bapak/Ibu/Saudara Hasil Evaluasi Proposal Hibah Penelitian/Hibah Pengajaran yang telah dilakukan oleh Tim Reviewers yang diangkat dengan Surat Keputusan Rektor ISI Denpasar Nomor: 629/I5/LL/2009 tertanggal 20 April 2009. Adapun hasil evaluasinya adalah seperti terlampir.
Sebagai tindak-lanjut dari hasil evealuasi tersebut, pihak terkait dimohon memperhatikan hal-hal berikut ini.
- Bagi mereka yang proposal penelitiannya dinyatakan “Diterima” agar segera menyetorkan Proposal Penelitian yang disempurnakan (berdasarkan masukan yang telah diberikan oleh Tim Reviewers pada saat presentasi dilaksanakan) paling lambat hari Jumat, tanggal 29 Mei 2009 sudah harus sampai di Sekretariat LPIU PHK: B-Seni ISI Denpasar. Unit Pelaksana tidak akan memproses pembuatan surat kontrak penelitiannya sebelum penyempurnaan proposal penelitian dilakukan sesuai masukan yang diberikan oleh Tim Reviewers.
- Bagi mereka yang proposal penelitiannya dinyatakan “Ditolak”, kami atas nama Unit Pelaksana PHK: B-Seni ISI Denpasar mengucapkan terima kasih atas keikut-sertaannya dalam kompetisi, mudah-mudahan proposal tersebut dapat dicoba diusulkan untuk hibah dari sumber lain dengan mengakomodasi saran-saran yang diterima selama presentasi.
- Kepada mereka yang proposal penelitiannya di nyatakan “Diterima” agar memperhatikan rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB)-nya masing-masing dan menyesuaikan kembali dengan jangka waktu kontrak yang akan disetujui. Jangka waktu kontraknya akan berlaku sejak tanggal 1 Juni s/d 30 Nopember 2009 (selama 6 mulan efektif).
- Untuk kepentingan sistem pembayaran dalam kontrak, para Ketua Peneliti yang dinyatakan “Diterima” agar menyetorkan Nomor Rekening Bank atas nama yang bersangkutan dan menyetorkan meterai tempel sebanyak 2 lembar senilai masing-masing Rp. 6.000,–. Nomor Rekening Bank dan meterai tersebut diperlukan untuk pembuatan Surat Kontrak Perjanjian Pelaksanaan Penelitian karena sistem pembayarannya adalah LS (langsung) dari KPPN Denpasar ke dalam rekening bank ketua peneliti.
Demikian kami sampaikan, atas segala perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Direktur Eksekutif,
Dr. I Nyoman Suteja, M.Hum.
NIP. 131 124 313.
Tembusan disampaikan kepada Yth:
- Sekretaris Dewan Pendidikan Tinggi (DPT) Dirjen Dikti Depdiknas, di Jakarta.
- Para anggota Tim Reviewers Component B.1 I-MHERE Batch III ISI Denpasar 2009 di tempat.
DAFTAR JUDUL PROPOSAL
HIBAH PENELITIAN DAN HIBAH METODE PENGAJARAN INOVATIF
PROGRAM HIBAH KOMPETISI UNGGULAN BIDANG SENI (PHK: B-Seni) BATCH IV
ISI DENPASAR TAHUN 2009
|
No.
|
Judul Proposal Penelitian
|
Nama Ketua Peneliti
|
Nilai Evaluasi Rata-rata
|
Keterangan
|
|
1.
|
Ekspresi Nilai-Nilai Humanisme dan Multikulturalisme Dalam Seni Lukis Wayang Bali dan Jawa. |
Drs. I Ketut Murdana,. M.Sn. |
523
|
Diterima
|
|
2.
|
Studi Komparatif Nilai-Nilai Humanisme dan Multikulturalisme Dalam Wayang : Suatu Kajian Terhadap Atribut Wayang pada Peninggalan Candi-Candi Hindu di Jawa Timur |
Drs. I Made Yasana, M.Erg. |
478
|
Ditolak
|
|
3.
|
Tinjauan Nilai-Nilai Humanisme dan Multikulturalisme Lukis Klasik Bali Periode Dalem Waturenggong – 2005 |
Drs. I Wayan Kondra, M.Si. |
458
|
Ditolak
|
|
4.
|
Dynamic Configuration of Humanist Values and Multicultural Derivative in The Mahabharata-Based Wayang Puppet Show |
Prof. Dr. I Nyoman Sedana, MA. |
610
|
Diterima
|
|
5.
|
Tembang Bali: Sebuah Kajian Bentuk, Fungsi dan Maknanya dalam Masyarakat Bali |
I Dewa Ketut Wicaksana, SSP., M.Hum. |
457
|
Ditolak
|
|
6.
|
Perkembangan Seni Pewayangan / Pedalangan Bali Dewasa ini |
Ni Wayan Suratni, S.Sn. |
451
|
Ditolak
|
|
7.
|
Dokumentasi dan Inventarisasi Seni Pertunjukan Tari Nusa Tenggara Barat |
Drs. Rinto Widyarto, M.Si. |
550
|
Diterima
|
|
8.
|
Dokumentasi dan Inventarisasi Seni Tari di Jawa Tengah |
Sulistyani, Skar, M.Si. |
425
|
Ditolak
|
|
9.
|
Dokumentasi dan Inventarisasi Seni Tari Sumatera |
Yulinis, SST., M.Si. |
442
|
Ditolak
|
|
11.
|
Dokumentasi dan Inventarisasi Tari Legong di Bali |
Ni Ketut Yuliasih, SST., M.Hum. |
602
|
Diterima
|
|
11.
|
Dokumentasi dan Inventarisasi Tari Janger di Bali |
I Gde Sukraka, SST., M.Hum. |
427
|
Ditolak
|
|
12.
|
Dokumentasi dan Inventarisasi Tari Baris di Bali |
I Ketut Sumantra, SST. |
422
|
Ditolak
|
|
13.
|
Innovative Teaching Method: A Classroom Action Research (CAR) for Increasing the Communicative English Acquisition of the Performing Art Students of ISI Denpasar through Activity Model. |
Dr. Drs. I Nyoman Suteja, M.Hum. |
572
|
Diterima
|
|
14.
|
Increasing English Acquisition of the Performing Art Students of ISI Denpasar through Teaching Learning Process Using Role-play Model. |
Ni Putu Tisna Andayani, SS. |
423
|
Ditolak
|
|
15.
|
Teaching English through Small Droup Discussion Practice for Increasing the Acquisition of the Performing Art Students of ISI Denpasar. |
Noman Lia Susanti, SS. |
452
|
Ditolak
|
|
16.
|
Metode Praktek Dengan Pola Nyantrik Dalam Proses Pembelajaran Mata Kuliah Menggambar Wayang Pada Pelukis Wayang Tradisional Bali |
Drs. I Nyoman Nirma. |
566
|
Diterima
|
|
17.
|
Strategi Pembelajaran Stimulus Responsif Terhadap Mata Kuliah Tinjauan Seni pada Program Studi Seni Rupa Murni ISI Denpasar |
Drs. I Made Ruta. |
452
|
Ditolak
|
|
18.
|
Pendekatan Individual dalam Inovasi Pembelajaran Sketsa |
Dewa Gde Putu Budiarta, M.Si. |
448
|
Ditolak
|
Denpasar, 22 Mei 2009.
Direktur Eksekutif,
Dr. I Nyoman Suteja, M.Hum.
NIP. 131 124 313.
by admin | May 21, 2009 | Berita
Prof Satrio Soemantri Brodjonegoro berkunjung ke ISI Denpasar pada tanggal 18 Mei 2008. Beliau berbicara dihadapan civitas ISI Denpasar. Tentang krisis global dan industri kreatif.
Krisis ekonomi global berpengaruh pada kehidupan, terjadinya PHK besar-besaran, perusahaan banyak mengurangi jam kerja sehingga berakibat pada berkurangnya pendapatan. Penurunan kinerja ini disebabkan oleh daya beli masyarakat yang berkurang.

prof. Satrio dan Rektor ISI Denpasar
Fenomena menarik non Bank juga turut collapse, karena pengaruh jual beli yang menggunakan kurs keuangan. Contoh seperti ini diambil karena merupakan salah satu krisis global yang terjadi, tetapi bagaimana krisis tersebut dapat mengambil khihmahnya. Industri kreatif malah tumbuh dengan pesat. Industri kreatif memiliki ketahanan cukup besar karena memiliki keunggulan dalam kreativitas yang bermanfaat bagi masyarakat. Contoh dengan mobil fiat di Italia yang mengembangkan mobil kecil dengan menggunakan kreatifitas sehingga mempunyai nilai tambah sehingga bisa mengambil alih/mengakuisisi General Motor di AS.
Solusi untuk menghadapi krisis adalah harus menumbuhkan industri kreatif. Indonesia mempunyai potensi, peluang tinggal menghasilkan produk yang mempunyai kreatifitas tinggi dan dicari oleh masyarakat. Karya seni harus mempunyai nilai yang tinggi, dan paling dibutuhkan oleh banyak orang. Industri Seni kalau dilihat dari sisi daya beli, banyak orang yang mengatakan bahwa sulit orang membeli karya seni jika daya beli masyarakat menurun.
Bagaimana seni kreatif dijadikan sebagai kebutuhan yang esensial bukan hanya dengan slogan tetapi dengan karya nyata. Pendidikan di Mancanegara, Prof Satrio melihat bahwa pendidikan seni sama pentingnya dengan pendidikan lainnya. Di beberapa negara, karya seni bukan sebagai kebutuhan yang mewah tetapi merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakatnya.
Pendidikan Tinggi haruslah mempunyai Visi dan misi yang terarah. Walaupun Visi-misi pada beberapa PT di Indonesia masih terjadi visi misi PT yang tidak tefokus dan terarah.
Mengenai Pendidikan Seni di ISI Denpasar, Prof Satrio melihat ada 2 track/jalur berbeda:
1. ISI Denpasar ingin meciptakan sesuatu yang terbaik (penciptaan),
2. ISI Denpasar ingin menciptakan ilmuwan (pengkajian),
sehingga dari sinilah segala ide kreatif muncul. Nilai tambah akan meningkat, kalau kreativitas akan terus ditingkatkan.

Perbincangan Prof. Satrio dengan civitas ISI Denpasar
Bagaimana keindahan (seni) menjadi sesuatu kebutuhan pokok, bagaimana pendidikan seni (ISI Denpasar) menciptakan kehidupan masyarakt yang harmonis, karena pendidikan seni terdapat fenomena untuk memperkaya bahkan menampilkan nilai-nilai yang ada di masyarakat. Sehingga sivitas ISI diminta proaktif untuk memperkaya norma-norma, dan nilai-nilai yang ada di masyarakat.
Masyarakat Jepang dan Cina sangat memegang teguh nilai-nilai tradisi dalam mencapai perkembangan, nilai-nilai tersebut dijadikan pedoman dalam mencapai kemajuan. Satrio berpendapat bahwa yang akan bertahan terhadap kemajuan dan modernisasi adalah berdampingannya antara tradisi dan modernisasi.
ISI memerlukan strategi dalam mengharmoniskan antara tradisional dan modern seperti pembentukan misalnya Translation center. Dimana nilai-nilai tradisional di sebarluaskan kepada masyarakat dunia melalui penerjemahan naskahnaskah kuno yang banyak mengandung nilai-nilai kehidupan. Kalau ini terus dikembangkan maka hanya satu-satunya yang ada di dunia.
Pendidikan secara keseharian, secara tidak langsung memberikan nilai-nilai yang ada di masyarakat. ISI mempunyai kemampuan penyelesaikan konflik dari sisi budaya. ISI mempunyai kemampuan untuk berkolaborasi, ISI mempunyai kemampuan untuk eunterpretenership dalam mengembangkan softsklill, seperti kemampuan berkomunikasi dan saling menghargai, sehingga ISI bisa dikembangkan menjadi sebuah institusi yang mempunai kemampuan membina masyarakat madani. Sehingga ISI menjadi sebuah tempat dalam mengembangkan milenium goal (yang mengungkapkan 13 butir kebutuhan dasar manusia).
Kekuatan ISI terletak pada fungsi menciptaan masyarakt yang harmonis melalui karya seni yang ditampilkan dalam berbagai cara. Terbuka peluang yang sangat lebar sehingga kreativitas perlu dikembangkan. Berdasarkan pengamatannya, di Jepang, konsentrasi penuh dapat menghasilkan sebuah ide kreatif. Berbeda dengan di Indonesia bahwa para seniman akademis perlu waktu untuk menumbuhkan ide kreatifnya.
by admin | May 21, 2009 | Agenda, Berita, pengumuman
Pergelaran Karya Tugas Akhir Program Studi Seni Karawitan kali ini, menampilkan 5 karya karawitan baik yang bersifat kreasi ataupun kontemporer, Pergelaran Ujian karya karawitan, merupakan salah satu tugas pada mata kuliah Tugas Akhir (TA) dengan beban SKS sebanyak 6 SKS bagi mereka yang mengambil minat penciptaan karya seni karawitan. Ujian Tugas Akhir diselenggarakan dalam dua rangkaian yaitu Ujian Karya Seni dan Ujian Karya Tulis yang berupa Skrip Karya seni. Pada hari Keempat, Kamis, 21 Mei 2009 akan diikuti oleh lima karya seperti berikut.
1. STONE MUSIC
Karya: A.A. Gede Lanang Ambara
Sinopsis :
Stone Music merupakan sebuah garapan komposisi musik kontemporeryang dilatarbelakangi oleh kehidupan manusia purba pada jaman batu. Pengolahan tempo, ritme dan dinamika akan ditata melalui bunyi – bunyian yang dihasilkan oleh batu.
Pendukung Karawitan : Sanggar Yudistira, Kapal
2. ANAMAN
Karya: I Made Mujana
Sinopsis :
Secara etimologi anaman berarti tipat. Tipat merupakan maha karya yang dibuat berdasarkan rasa estetik dan mengandung falsafah yang sangat tinggi. Kulit tipat ini terbuat dari janur yang dijalin sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk yang diinginkan. Jika diperhatikan, dalam kulit tipat, terdapat jalinan-jalinan janur yang sangat unik dan pada akhir jalinan atau ujung dari janur tersebut akan bersatu kembali. Jalinan dari kulit tipat, memberikan inspirasi bagi penata untuk ditransformasikan kedalam sebuah bentuk komposisi karawitan kreasi dengan judul Anaman.
Komposisi karawitan ini, memakai Gamelan Gong Kebyar sebagai media dalam menyampaikan apa yang diamati yang diwujudkan kedalam sebuah bentuk karawitan kreasi dengan memanfaatkan dan memperhatikan unsure-unsur musik yang ada. Namun, dalam komposisi karawitan inin masih memakai pola tradisi yang juga ditonjolkan dan dikembangkan melalui pengolahan melodi, pengembangan pola hitungan dan pola ritme sehingga nantinya menjadi sebuah kesatuan atau jalinan yang menyerupai kulit tipat.
Pendukung Karawitan : Sanggar Seni Lingga Jati, Jalan Kebo Iwa, Denpasar
3. PRAHARA
Karya: I Made Dedik Widnyana
Sinopsis :
Prahara adalah sebuah realita sosial, yang kenyataanya selalu membuat masyarakat dihantui perasaan resah dan gelisah. Walaupun selalu diartikan negatif, tetapi penata mencoba menjadikannya sebagai sebuah daya rangsang, dalam penataan komposisi karawitan, dimana didalamnya akan menjelaskan bawa dia tidak selalu bermakna negatif, tetapi suatu saat dia bisa menegakkan kembali nilai sebuah kebenaran yang lain, komposisi ini diwujudkan dalam bentuk komposisi karawitan baru, dimana kesan. Melalui media ungkap Gamelan Selonding dan beberapa instrument musiknya inovatif dan unsur-unsur musiknya ditata sedemikian rupa agar komposisi ini terkesan bernuansa baru.
Pendukung Karawitan : Sekaa Gong Sancaya Kanti Desa Kesiman, Denpasar
4. BANGSING
Karya: I Komang Budiana
Sinopsis :
Bangsing adalah akar gantung yang tumbuh dari dahan beringin, dan keagungan pohon yang teramat besar, dahan dan ratingnya serta merta selalu berusaha untuk memperbesar diri karena akar dari pohon ini menjalar begitu rupa serta menimbulkan kerimbunan dan kesejukan.
Terlihat dari fenomena yang ada, pohon ini mempunyai karakteristik atau kekhasannya berupa akar yang tumbuh bergantung, berlawanan dan berbalapan hingga menimbulkan keunikan dan kekilitan suatu kebersamaan satu sama lainnya.
Pendukung Karawitan : Sekaa Gong ST.Cakra Werdhi Kutuh Sayan Ubud
5. PAUM
Karya: I Made Agus Rijayana
Sinopsis :
Paum merupakan proses untuk mencari mufakat dalam sebuah organisasi. Indahnya perbedaan pendapat dan perselisihan rapat/sangkep menginspirasi penata untuk mentransformasikan perbedaan dan perselisihan ke dalam sebuah komposisi tabuh kreasi baru dengan repertuar seperangkat barungan gong kebyar dengan megedepankan unsur-unsur musikalitas seperti tempo, dinamika, ritme dengan konsep perubahan.
Pendukung Karawitan:
1. Sanggar Siwer Nadi Swara Br.Pagan Kelod
2. Mahasiswa Jurusan Karawitan FSP ISI Denpasar
by admin | May 20, 2009 | pengumuman
Sumber: http://pkln.diknas.go.id/news.php?id=170
Dr. Agus Sartono, MBA
Head of Planning Foreign Cooperation Bureau
Departement of National Education
Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta Indonesia
Dear Dr. Agus Sartono,
Iam very pleased to announce that the Endeavour Awards 2010 round is now opeb for application.
The Endeavour Awards are the Australian Government’s internationally competitive, merit-based sholarship program enabling citizens of the Asia-Pacific including Indonesia, Middle East, Europe and the Americas to undertake study, research or professional development in Australia. The awards are also available for Australian to do the same abroad.
The Endeavour Awards are an excellent opportunity for high achieving individuals to increase their skills and enhance the global awareness while developing on-going education, research and professional linkages between individuals, organisations and countries.
We strongly invite you and your colleagues to take this excellent opportunity and be part of the Australian Government’s scholarships program. For further information on the Endeavour Awards or for other scholarships information provided by the Australian Government, please refer to the website www.australianscholarships.gov.au
Please do not hesitate to contact the Australian Education Centre at 021-5229675 for further queries or whenever your institution needs a presentation on Australian Scholarships as a follow up of this letter.
Thank you.
Best regards,
Dr. Shannon Smith
Counsellor (Education)
30 April 2009
Lampiran dapat diunduh disini