by admin | Sep 14, 2009 | Berita, pengumuman
Bali sebagai Studio Alam Spirit of Creativity CPC Johni Hendarta Kunjungan PS. Fotografi FSRD ISI Denpasar Ekskursi Pendidikan di Yogyakarta
Yogyakarta-By Arba Wirawan
Rombongan PS Fotografi
Rombongan Ekskursi pendidikan FSRD ISI Denpasar tanggal (13 -17/09), pada hari pertama Senin (14/09) melakukan kunjungan ke Penerbit Kanisius, dan CPC Photo Design, milik fotografer terkenal Johni Hendarta, didampingi putranya Johann Nicholas, menerima mahasiswa PS. Fotografi, DKV, dan dosen pembimbing dengan kekeluargaan . Pertama-tama Pj. Ketua PS. Fotografi I Komang Arba Wirawan,S.Sn.,M.Si, mengucapkan terimaksih dari hati yang paling dalam atas penerimaan yang sangat baik, dan selanjutnya ketua panitia Drs. I Wayan Swandi.,M.Si. memperkenalkan seluruh rombongan dan mahasiswa, dan menjelaskan keberadaan kelembagaan di ISI Denpasar.
Johni Hendarta, menerima dengan santai menjelaskan secara lengkap dan detail proses kerja studionya yang luas dan canggih, diikuti oleh foto-foto yang terkonsep,unik dan indah. Kebanyakan Johni mengerjakan proyek foto komersial khususnya foto prewedding yang menjadikan Bali sebagai studio alamnya.’Hampir setiap bulan saya melakukan pemotretan pre wedding ke Bali” ungkapnya.Johni mempresentasikan fungsi masing-masing lampu yang dimiliki dari ukuran kecil sampai ukuran sebesar mobil. “Studio ini berukuran 15 meter persegi dan sering dilakukan pemotretan mobil dan diseting berbagai interior dapur, ruang tamu dan pemotretan perhiasan.”imbuh johni.
Hampir dua jam mahasiswa PS. Fotografi menyimak dengan seksama penjelasan yang jarang didapat pada kesempatan seminar. Bila melakukan pemotretan ke Bali Pak Johni diharapkan menyempatkan diri mampir di kampus, untuk berbagi pengalaman dan ilmunya kepada mahasiswa”harap Arba.
Rombongan yang melakukan kunjungan ke Museum Hidayat dan studio patung di Tanggulangin dipinpin langsung oleh Ibu Dekan Dra. Ni Made Rinu.,M.Si, yang dilanjutkan peninjauan tempat workshop dan pameran di gedung kesenian Yogyakarta pada tanggal (15/09) besok.
Keterangan foto.
Foto bersama Johni Hendarta pemilik CPC Yogyakarta dengan rombongan PS. Fotografi FSRD ISI Denpasar pada kunjuangannya Senin (14/09) pada ekskursi akademik FSRD yogyakarta 2009.
by admin | Sep 14, 2009 | pengumuman
Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 47190/A4/KP/2009 tanggal 4 September 2009, dan hasil rapat teknis kepegawaian tanggal 7 sampai dengan 9 September 2009, Institut Seni Indonesia Denpasar akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil sejumlah 17 orang, dengan rincian sebagai berikut :
|
o
|
Gol / Ruang
|
Tingkat Pendidikan
|
Kode
Kualifikasi
Akademik
|
Kulifikasi Akademik
|
Jabatan
|
Jumlah Formasi
|
Penempatan
|
|
1
|
III/b
|
S2
|
7738
|
Pendidikan Sendratasik |
Dosen
|
1
|
Fakultas Seni Pertunjukan |
|
2
|
III/b
|
S2
|
7447
|
Desain Interior |
Dosen |
2
|
Fakultas Seni Rupa dan Desain |
|
3
|
III/b
|
S2
|
7450
|
Desain Komunikasi Visual |
Dosen |
3
|
Fakultas Seni Rupa dan Desain |
|
4
|
III/b
|
S2
|
7456
|
Fotografi |
Dosen |
2
|
Fakultas Seni Rupa dan Desain |
|
5
|
III/b
|
S2
|
7472
|
Penciptaan Seni |
Dosen |
2
|
Fakultas Seni Pertunjukan dan |
|
6
|
III/b
|
S2
|
7484
|
Pengkajian Seni |
Dosen |
2
|
Fakultas Seni Rupa dan Desain |
|
7
|
III/a
|
S1
|
5030
|
Manajemen Keuangan |
Teknisi |
1
|
Fakultas Seni Pertunjukan |
|
8
|
III/a
|
S1
|
5029
|
Manajemen |
Teknisi |
1
|
Fakultas Seni Rupa dan Desain |
|
9
|
II/c
|
DIII
|
3222
|
Manajemen Informatika |
Teknisi |
1
|
Fakultas Seni Rupa dan Desain |
|
10
|
II/c
|
DIII
|
3023
|
Administrasi Niaga |
Teknisi |
1
|
UPT Pusat Komputer |
|
11
|
II/c
|
DIII
|
3004
|
Akuntansi |
Teknisi |
1
|
Fakultas Seni Pertunjukan |
Selengkapnya dapat diunduh format PDF disini, format jpg disini
by admin | Sep 13, 2009 | Berita
(Denpasar)Satu lagi usaha ISI Denpasar untuk terus berbenah dan terus meningkatkan kompetensi diri ke arah lebih baik. Minggu kemaren (13/9) rombongan yang terdiri dari mahasiswa, dosen pembimbing dan pegawai dari kedua Fakultas dilepas secara resmi oleh Rektor ISI Denpasar di gedung Wantilan kampus setempat. Rencananya rombongan ini akan mengadakan Studi Ekskursi Akademik yang mengambil tempat di Yogyakarta. Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 15-18 September mendatang. Menurut Dekan Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Denpasar I Ketut Sariada, SST rombongan FSP terdiri dari 87 orang yang terdiri dari 63 Mahasiswa dari semua Jurusan (Tari, Karawitan dan Pedalangan) dan sisanya 24 orang adalah dosen pembimbing, pegawai dan panitia acara. Sariada menerangkan untuk kegiatan Studi Ekskursi Akademik ini akan dimulai dengan Pertemuan dengan Rektor ISI Yogyakarta (15/9) yang dilanjutkan dengan workshop oleh narasumber dari ISI Yogyakarta, Kolaborasi Seni dan sebagai puncaknya (16/9) akan dilaksanakan pementasan kolaborasi antara ISI Yogyakarta dan ISI Denpasar dengan menampilkan: Pementasan dari ISI Yogyakarta, Tabuh Kebyar Gita Utsawa, Tari Pendet, Tari Kebyar Terompong, Bondres dan ditutup oleh pementasan Tari Satya Brasta.
Sementara itu Dekan FSRD Dra. Ni Made Rinu, MSi menerangkan untuk kegiatan FSRD dalam Studi Ekskursi Akademik ini akan dilangsungkan di BPPG yang beralamat di Jalan Kaliurang No.12 Yogyakarta. Kegiatan FSRD dititikberatkan pada kegiatan workshop Melukis Model oleh Jurusan Seni Rupa Murni, Foto Model oleh Fotografi dan Gambar Poster oleh jurusan DKV. Sebagai acara puncaknya juga dilaksanakan pameran di tempat yang sama pada tanggal 16 September 2009 yang rencananya akan dibuka langsung oleh Rektor ISI Denpasar. Rombongan FSRD ISI Denpasar berjumlah 74 orang dengan perincian 55 orang, 19 orang dosen pembimbing, pegawai dan panitia. “Tentu dalam Studi Ekskursi Akademik ini juga dilaksanakan program untuk meningkatkan akreditasi Jurusan dengan narasumber dari ISI Yogyakarta, yang nantinya akan dijadikan masukan untuk meningkatkan akreditasi Jurusan di FSRD ISI Denpasar” sahut Rinu.
Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Rai S., MA berpesan agar rombongan menjaga citra Lembaga dengan sebaik-baiknya, mengingat sekarang masih dalam suasana Bulan Puasa, jadi diharapkan seluruh rombongan untuk menghormati teman-teman yang lagi berpuasa di sana. Kegitan studi Ekskursi Akademik ini bukan kegiatan liburan, melainkan studi komparatif, sehingga kita dapat mengambil sisi positif dari lembaga yang kita kunjungi untuk kita kembangkan di kampus kita sendiri. Para peserta acara tampak antusias mengikuti acara tersebut dengan seluruh hiruk pikuk kegiatan persiapan keberangkatan.
by admin | Sep 1, 2009 | Berita
Delegasi ISI Seminar, Worshop dan pentas sedot perhatian pada Culture Festival di Songkhla Rajabath University dan Konjen RI Thailand dalam Hut 64 RI
Laporan I Komang Arba Wirawan
Songkhla Thailand (ISI Denpasar)

Usai Pentas di Konjen RI Thailand
Delegasi kesenian yang berjumlah 25 orang dari Institut Seni Indonesia Denpasar, di bawah pimpinan I Wayan Sueca.,S.Skar.,M.Mus, sebelum tampil yang pertama diterima di kampus Songkhla Rajabath University yang luas dan bersih, tidak terdapat coretan dengan pakaian hitam putih mahasiswanya. Yang menyambut delegasi ISI diantaranya, pejabat tinggi Wakil Rektor Bidang Penelitian, Saensak Siriphanich Ph.D, Direktur bidang kebudayaan Ass. Prof. Dr. Kanut Thattong, Asst Prof Dr. Painote Duang Viset, President of Songkhla University, Rojana Sri Sai Songkhla Rajabath University, Head Of Cultural Center, Sarita Srisunan, Ass Prof Worasit Muttameta Fac. Of fine Arts, Songkhla Rajabath University. Setelah dilaksanakan penyambutan pada malam harinya, tim kesenian tampil dengan materi, Tari Selat Segara, Tari Legong Keraton, Tari Topeng Keras, diiringi penabuh dari FSP diantaranya Rektor ISI, dan Tari Cak Kontemporer mengambil lakon Ramayana, gabungan FSP dan FSRD yang tampil kompak dan memukau dihadapan ribuan pengunjung culture festival yang diadakan Songkhla Rajabath University.
Penampilan hari kedua di tempat yang sama delegasi kesenian ISI tampil dengan materi yang berbeda yaitu Tari Legong Keraton, Oleg Tambulilingan, Tari Topeng Tua, dan Tari Cak Kontemporer, sama dengan hari pertama ribuan penonton berjejal menyaksikan penampilan wakil dari ISI Denpasar, Bali Indonesia.
“Melihat apresiasi masyarakat Thailand terhadap kesenian Bali saya cukup puas” kata Sueca seusai menarikan topeng Tua dan Keras. Ini membuktikan ISI telah go Internasional” Imbuhnya. Menyaksikan tim kesenian ISI Rektor Prof I Wayan Rai,S.MA, berharap untuk tampil secara maksimal lagi untuk pertunjukan di acara Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke 64 di sebuah hotel berbintang, dikawasan Pariwisata Thailand. ”Saya bangga dengan penampilan di Songkhla Rajabath University, dengan sambutan yang antusias, dan berharap tampil yang maksimal di Hut 64 Konjen RI ” Harap Rai. Karena Prof Dr. I Wayan Rai, S.MA. tidak dapat turut hadir pada perayaan Hut RI karena menghadiri konferensi SFAPA, di Chiangmay Bangkok.
Sebelum tampil dalam perayaan Hut RI ke 64 delegasi kesenian ISI Denpasar diundang Konsul RI di Songkhla Bapak M.Rizky Safary, dalam pembicaraan Rektor ISI dengan Konjen RI terjadi dialog yang sangat erat seperti di rumah sendiri. Ada beberapa catatan pembicaraan seperti Bali ternyata merupakan inspirasi Thailand dalam pengembangan pariwisatanya, Konjen mengusulkan untuk mepatenkan produk-produk budaya Bali, untuk didaftarkan copy rightnya seperti batik, ornamen, bahkan nama Bali seharusnya dipatenkan karena ikon Bali banyak dipergunakan di Thailand ini”harap M.Rizky Safary.
Kerjasama ini akan ditindaklanjuti dengan MOU antara ISI dan Konjen Sonkhla, untuk dapat berperan dalam memperkenalkan budaya Bali di Asia Tenggara, dan Konjen akan tetap mengupayakan mempasilitasi ISI Denpasar dalam bidang kerjasama budaya karena minat warga Thailand untuk melanjutkan kuliahnya, penelitian bersama, pemuatan bersama dalam jurnal Mudra dan pertukaran dosen maupun mahasiswa semakin meningkat. ISI sendiri terus akan bekerjakeras untuk, mempromosikan Indonesia di Asia Tenggara khusunya untuk menarik minat wisatawan dan kerjasama antar bangsa-bangsa Asia dalam pendidikan untuk kemajuan bersama,Ungkap Rai.
Disela-sela program pertunjukan dengan jadwal yang padat seminar dan workshop diselenggarakan di gedung rektorat lantai delapan Songkhla Rajabath University, seminar menampilkan pembicara, Prof. Dr. Rai.S.MA dengan materi kerjasama ISI Denpasar dan go Internasional, pembicara kedua dari Fakultas Seni Pertunjukan sebagai pembicara pertama I.Gusti Ayu Srinatih,SST.M.Si, The Relationship Between Dance and Music in Balenese Performing Arts, pembicara kedua Ni Made Ashinawati,SST.M.Si, makalah: ”Learning Balinese Dance”.,pembicara ketiga Ni Ketut Dewi Yulianti SS.M.Hum judul makalah: ”The Significance of English in enhanching dance teaching quality, dan dari Fakultas Seni Rupa dan Desain Dra. Ni Made Rinu,M.Si dengan makalah Art Painting of Balinese Classic, Artistic Images and Excellence Painting of Balinese in present day.
Seminar ini diikuti oleh workshop tari, tari kecak, wayang, dan lukis klasik wayang kamasan yang menyedot peserta dari mahasiswa dan dosen Sonkhla Rajabath University termasuk para pejabat-pajabat tingginya turut serta dalam worshop ini. Ini pengalaman yang menarik bagi kami dapat belajar menari Bali dan lukis wayang tradisional”ungkap Saensak Siriphanich Ph.D, wakil rektor bidang penelitian.
Penerimaan baik dari Konjen RI di Songkhla, Songkhla Rajabath University dan Suratani University sangat baik di kedua delegasi disambut seperti tamu kenegaraan dengan pertunjukan tarian-tarian tradisional Thailand yang mempesona, pertunjukan wayang Thailand, serta kemasan pameran yang dikombinasikan dengan seni pertunjukan, tatarias penari dan penampilan okesrta yang membuat kagum delegasi, Ini perlu di contoh bagaimana kolaborasi pameran dan pementasan, menjadi suatu yang tak terpisahkan”ungkap Rai dengan rasa gembira kepada seluruh delegasi. Selanjutnya delegasi diarak dalam pawai dengan lampu seterongking (lampu dengan minyak tanah), menuju taman dengan suguhan musik tradisional, tari dan makanan tradisional dan durian Thailand yang manis dan legit. Ketua delegasi turut mencoba memainkan musik tradisional Thailand beberapa saat, Pengalaman pertma saya memainkan musik tradisional Thailand”ungkap Sueca sambil menabuh musik.
Penyambutan ini langsung oleh President Songkhla Rajabaht University, sesuatu dapt dipelajari di Thailand untuk mahasiswa yang turut serta dalam delegasi adalah suasana kampus, tidak ada coretan dimana-mana, etika kepada dosen, para pejabat kampusnya sangat tinggi, apalagi kepada presiden atau rektornya sangat dihormati oleh mahasiswa, dan seluruh civitas akademika”ini pelajaran paling berharga untuk kita semua’ kata Diah Yeti yang menarikan sita dalam kecak kontemporer delegasi ISI”.”Mudah-mudahan dapat kami tularkan kepada teman-teman mahasiswa di ISI Denpasar, nantinnya.”Karena pengalaman ini juga berkat kerjakeras Bapak Rektor”Imbuhnya.
Hasil perjalanan delegasi ISI Denpasar di Thailand selama seminggu seminar dan workshop yang dibanjiri peserta, pertunjukan yang memukau penonton membuat kegembiraan, delegasi ISI apalagi MOU dengan Suratani University akan ditandatangani antara kedua belah pihak.
Keterangan Foto:
Delegasi Kesenian ISI Denpasar Usai Tampil pada Perayaan 64 Tahun RI, oleh Konjen RI di Songkhla Thailand, foto bersama Konjen, Insert: Rektor ISI Prof Dr. I Wayan Rai,S.MA, dengan Presiden/Rektor Songkhla Rajabath University Thailand Asst. Prof. Dr Pairote Duangwiset.