The Performing Arts Education Study Program (PSP), Faculty of Performing Arts, Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, participated in an Arts Education Seminar entitled “Nusantara Performing Arts as a Medium for Multicultural Literacy in Arts Education,” organized by Universitas PGRI Mahadewa Indonesia on Saturday, 24 January 2026. The seminar was held at the Ksirarnawa Building, Art Centre Denpasar, and was attended by students, lecturers, and academics from three higher education institutions: Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Institut Seni Indonesia Bali, and Universitas Hindu Indonesia.
The participation of the PSP Study Program of ISI Bali in this seminar reflects the institution’s commitment to strengthening academic understanding of Nusantara performing arts as a vital component of multicultural literacy within arts education. The seminar served as a strategic forum to discuss the role of drama, dance, and music in fostering national awareness, cultural diversity, and character formation through arts education.
Through this activity, lecturers and students were provided with an academic platform to engage in scholarly discussions and exchange ideas concerning conceptual approaches, learning methodologies, and pedagogical practices in performing arts education that are contextual and responsive to Indonesia’s socio-cultural dynamics. Nusantara performing arts were viewed not merely as aesthetic expressions, but also as sources of knowledge, values, and cultural identity.
In addition to enhancing academic insight, the seminar functioned as a means of strengthening networks and collaboration among academics and arts practitioners. Cross-institutional interactions are expected to encourage synergy in the development of education, research, and community engagement in the field of performing arts.
PSP students as seminar presenters. Documentation: Aditya Putra Nugraha, 2026.
In addition to the academic seminar, the activity also included the signing of a Cooperation Agreement and an Implementation Arrangement between the Faculty of Language and Arts, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, and the Faculty of Performing Arts, Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, as well as between the Drama, Dance, and Music Arts Education Study Program and the Performing Arts Education Study Program. This collaboration aims to support the Kampus Berdampak program by jointly implementing academic initiatives through the collaborative utilization of resources owned by each study program and higher education institution.
The signing of the Cooperation Agreement (PKS) and Implementation Arrangement (IA) by the Dean of the Faculty of Performing Arts, the Dean of the Faculty of Language and Arts, the Coordinator of the Performing Arts Education Study Program, and the Head of the Drama, Dance, and Music Arts Education Study Program. Documentation: PSP, 2026.
The participation of the Performing Arts Education Study Program of ISI Bali in this activity is aligned with the implementation of the Tri Dharma of Higher Education and the vision of ISI Bali as a center for the development and preservation of Nusantara arts and culture. This activity is expected to make a positive contribution to enhancing the quality of arts education grounded in cultural values and multiculturalism.
Group photo with the Head of the Drama, Dance, and Music Arts Education Study Program, the Coordinator of the Performing Arts Education Study Program (PSP), PSP lecturers, and PSP students. Documentation: Hartini, 2026.
Foto: Fashion Show “Diversity of Indonesia #9 diseminasi tugas akhir Program ISI BALI Berdampak Semester Gasal Tahun 2025/2026 di Gedung Citta Kelangan Lt.3 ISI BALI, Sabtu (24/1).
Program Studi (Prodi) Desain Mode, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menggelar Fashion Show “Diversity of Indonesia #9”. Fashion show diselenggarakan dalam rangka diseminasi tugas akhir Program ISI BALI Berdampak Semester Gasal Tahun 2025/2026 di Gedung Citta Kelangan Lt.3 ISI BALI.
Pembukaan Fashion show, Sabtu (24/1) malam, dihadiri oleh ratusan tamu undangan, diantaranya Rektor ISI BALI, Prof Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana berserta jajaran pimpinan di lingkungan ISI BALI, Anggota DPD RI asal Bali Dr. I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, dosen, dan tenaga kependidikan ISI BALI. Hadir pula perwakilan mitra berdampak ISI BALI, orang tua/wali mahasiswa, dan undangan lainnya.
Foto: Fashion Show “Diversity of Indonesia #9 diseminasi tugas akhir Program ISI BALI Berdampak Semester Gasal Tahun 2025/2026 di Gedung Citta Kelangan Lt.3 ISI BALI, Sabtu (24/1).
Ketua Panitia Fashion Show, Grace Febbythadewi Simbang , dalam laporannya menyatakan sebanyak 213 busana dari 71 mahasiswa ditampilkan dalam diseminasi tugas akhir Program ISI BALI Berdampak bertajuk Diversity of Indonesia #9 ini. Setiap mahasiswa menciptakan 3 karya busana, terdiri dari ready to wear, ready to wear deluxe, dan semi couture.
Untuk pertama kali sejak tahun 2016, fashion show ini diselenggarakn selama 2 hari, Sabtu (24/1) dan Minggu (25/1). Pada hari pertama, diperagakan 108 busana dari 36 mahasiswa, dan 105 busana dari 35 mahasiswa pada hari kedua.
Proses diseminasi tugas akhir ini melalui sejumlah tahapan yang panjang dan terstruktur, dimulai dari pengumpulan proposal dan seleksi desain, dilanjutkan dengan asistensi serta evaluasi bersama dosen pembimbing dengan dukungan mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Dalam proses penciptaannya, mahasiswa juga melakukan riset mendalam terhadap kekayaan budaya Indonesia, yang meliputi eksplorasi arsitektur tradisional, flora dan fauna Nusantara, serta nilai-nilai kearifan lokal sebagai sumber inspirasi desain. Tahap akhir dari rangkaian ini meliputi sesi pemotretan karya hingga pementasan busana pada perhelatan fashion show.
Grace menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. “Kepada pimpinan ISI BALI, para dosen, mitra DUDI yang sudah membimbing, pengisi acara, alumni, dan pendukung acara lainnya. Tanpa dukungan mereka, acara ini tidak mungkin berhasil,” ujar mahasiswa Prodi Desain Mode semester 7 ini.
Rektor ISI BALI Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana mengapresiasi dedikasi dan kerja keras mahasiswa dalam menyelenggarakan diseminasi tugas akhir semester gasal tahun akademik 2025/2026 ini. Ia menegaskan bahwa fashion show merupakan pilar utama dalam pendidikan dan praktik desain mode, karena menjadi ruang aktualisasi gagasan, kreativitas, serta profesionalisme mahasiswa. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kualitas dan potensi generasi cemerlang dunia desain Indonesia yang tumbuh di lingkungan ISI BALI. (ISIBALI/Humas)
Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP), Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, berpartisipasi dalam kegiatan Seminar Pendidikan Seni bertema “Seni Pertunjukan Nusantara Sebagai Wahana Literasi Multikultural dalam Pendidikan Seni” yang diselenggarakan oleh Universitas PGRI Mahadewa Indonesia pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, akademisi dari tiga perguruan tinggi yakni Universitas PGRI Mahadewa, Institut Seni Indonesia Bali, serta Universitas Hindu Indonesia.
Keikutsertaan Prodi PSP ISI Bali dalam seminar ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memperkuat pemahaman akademik mengenai seni pertunjukan Nusantara sebagai bagian penting dari literasi multikultural dalam pendidikan seni. Seminar ini menjadi forum strategis untuk membahas peran seni drama, tari, dan musik dalam pengembangan wawasan kebangsaan, keberagaman budaya, serta pembentukan karakter melalui pendidikan seni. Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa memperoleh ruang diskusi ilmiah untuk bertukar gagasan terkait pendekatan konseptual, metodologi pembelajaran, serta praktik pedagogis seni pertunjukan yang kontekstual dan relevan dengan dinamika sosial-budaya masyarakat Indonesia. Seni pertunjukan Nusantara dipandang tidak hanya sebagai ekspresi estetis, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan, nilai, dan identitas budaya. Selain memperkuat wawasan akademik, seminar ini juga menjadi sarana penguatan jejaring dan kolaborasi antara akademisi dan praktisi seni. Interaksi lintas institusi diharapkan dapat mendorong sinergi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang seni pertunjukan.
Mahasiswa PSP sebagai penyaji seminar. Dokumentasi: Aditya Putra Nugraha, 2026
Kegiatan seminar akademik ini selain pengadaan seminar akademik juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Implementation Arrangement antara Fakultas Bahasa dan Seni Universitas PGRI Mahadewa Indonesia dengan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Bali serta Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik dengan Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan dengan tujuan mendukung program Kampus Berdampak dengan mengimplementasikan program secara bersama melalui kolaborasi sumber daya yang dimiliki oleh prodi masing-masing perguruan tinggi.
Penandatanganan PKS dan IA Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Koorprodi Pendidikan Seni Pertunjukan, Kaprodi Pendidikan Sendratasik. Dokumentasi: PSP, 2026
Partisipasi Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan ISI Bali dalam kegiatan ini sejalan dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta visi ISI Bali sebagai pusat pengembangan dan pelestarian seni budaya Nusantara. Kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pendidikan seni yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan multikulturalisme.
Foto bersama Kaprodi Prodi Pendidikan Sendratasik, Koorprodi PSP, dosen PSP serta mahasiswa PSP. Dokumentasi : Hartini, 2026
Fashion Show “Diversity of Indonesia #9” diseminasi tugas akhir Program ISI Bali Berdampak Semester Gasal Warsa 2025/2026 ring Gedung Citta Kelangan Lantai 3 ISI Bali, Saniscara (24/1).
Program Studi (Prodi) Desain Mode, Fakultas Seni Rupa miwah Desain, Institut Seni Indonesia Bali (ISI Bali) ngelaksanayang Fashion Show “Diversity of Indonesia #9”. Fashion show punika kalaksanayang sane dados rangka diseminasi tugas akhir Program ISI Bali Berdampak Semester Gasal Warsa 2025/2026 ring Gedung Citta Kelangan Lantai 3 ISI Bali.
Pembukaan fashion show sane kalaksanayang ring Saniscara (24/1) wengi, kasarengin olih atusan tamu undangan, sane kasuratang antuk Rektor ISI Bali, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana miwah jajaran pimpinan ring wewidangan ISI Bali, Anggota DPD RI saking Bali Dr. I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, para dosen, miwah tenaga kependidikan ISI Bali. Ring acara punika taler rauh perwakilan mitra berdampak ISI Bali, reraman/wali mahasiswa, miwah undangan sane lianan.
Fashion Show “Diversity of Indonesia #9” diseminasi tugas akhir Program ISI Bali Berdampak Semester Gasal Warsa 2025/2026 ring Gedung Citta Kelangan Lantai 3 ISI Bali, Saniscara (24/1).
Ketua Panitia Fashion Show, Grace Febbythadewi Simbang, ring laporanipun ngaturang indik wantah 213 karya busana saking 71 mahasiswa sane kauningayang ring diseminasi tugas akhir Program ISI Bali Berdampak sane mamurda “Diversity of Indonesia #9” puniki. Saben mahasiswa nyiptayang 3 karya busana, sane kaicenang dados ready to wear, ready to wear deluxe, miwah semi couture.
Ring pisanan kalinipun saking warsa 2016, fashion show puniki kalaksanayang salami 2 rahina, Saniscara (24/1) miwah Redite (25/1). Ring rahina pisan, kauningayang 108 busana saking 36 mahasiswa, sane kaping kalih kauningayang 105 busana saking 35 mahasiswa.
Proses diseminasi tugas akhir puniki ngliwati sababaraha tahapan sane dawa miwah kasusun sacara sistematis, kawiwitin saking pangumpulan proposal miwah seleksi desain, kasambungang antuk asistensi miwah evaluasi bareng dosen pembimbing antuk dukungan mitra Dunia Usaha lan Dunia Industri (DUDI). Ring proses nyiptayang karya, mahasiswa taler ngalaksanayang riset sane jero indik kakayaan budaya Indonesia, sane nglaksanayang eksplorasi arsitektur tradisional, flora miwah fauna Nusantara, miwah nilai-nilai kearifan lokal sane dados sumber inspirasi desain. Tahapan pungkasan saking runtutan puniki ngamolihang sesi pemotretan karya dumogi pementasan busana ring acara fashion show.
Grace ngaturang rasa suksma sane jero ring sakancan pihak sane sampun nyokong acara puniki. “Ring pimpinan ISI Bali, para dosen, mitra DUDI sane sampun nuntun miwah ngemong, pengisi acara, alumni, miwah sakancan pendukung acara lianan. Tanpa dukungan ipun, acara puniki tan dados kasuksman,” ujar mahasiswa Prodi Desain Mode semester 7 puniki.
Rektor ISI Bali, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana, ngapresiasi dedikasi miwah karya keras para mahasiswa ring nyelenggarayang diseminasi tugas akhir Semester Gasal warsa akademik 2025/2026 puniki. Ida negesang yening fashion show punika dados pilar utama ring pendidikan miwah praktik desain mode, wantah dados genah aktualisasi gagasan, kreativitas, miwah profesionalisme mahasiswa. Miturut Ida, kegiatan puniki nyarengin kualitas miwah potensi generasi cemérlang ring jagat desain Indonesia sane tumbuh ring wewidangan ISI Bali. (ISIBALI/Humas).
Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan (PSP), Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, kaaturang melibatang diri ring kegiatan Seminar Pendidikan Seni sane nganggén tema “Seni Pertunjukan Nusantara Dados Wahana Literasi Multikultural ring Pendidikan Seni” sane kalaksanayang olih Universitas PGRI Mahadewa Indonesia ring Saniscara, 24 Januari 2026. Kegiatan puniki kalaksanayang ring Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar miwah kaikutin olih mahasiswa, dosen, miwah akademisi saking tigang perguruan tinggi, inggih punika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Institut Seni Indonesia Bali, miwah Universitas Hindu Indonesia.
Keikutsertaan Prodi PSP ISI Bali ring seminar puniki dados wujud komitmen institusi ring nguatang pamahaman akademik indik seni pertunjukan Nusantara sane dados bagian penting saking literasi multikultural ring pendidikan seni. Seminar puniki dados forum strategis ring ngrembug peran seni drama, tari, miwah musik ring ngembangang wawasan kebangsaan, keragaman budaya, miwah pambentukan karakter malarapan pendidikan seni.
Nganggén kegiatan puniki, para dosen miwah mahasiswa ngamolihang genah diskusi ilmiah ring tukar pikayunan indik pendekatan konseptual, metodologi pembelajaran, miwah praktik pedagogis seni pertunjukan sane kontekstual miwah relevan sareng dinamika sosial-budaya masyarakat Indonesia. Seni pertunjukan Nusantara kasengguh tan wantah dados ekspresi estetis, nanging taler dados sumber pangaweruh, nilai, miwah identitas budaya.
Salain nguatang wawasan akademik, seminar puniki taler dados sarana nguatang jejaring miwah kolaborasi antuk para akademisi miwah praktisi seni. Interaksi lintas institusi kaajap dados ngamolihang sinergi ring ngembangang pendidikan, panalungtikan, miwah pengabdian ring masyarakat ring widang seni pertunjukan.
Mahasiswa PSP dados panyaji seminar. Dokumentasi: Aditya Putra Nugraha, 2026
Ring kegiatan seminar akademik puniki, salain ngelarayang seminar akademik, taler kalaksanayang penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) miwah Implementation Arrangement (IA) antuk Fakultas Bahasa lan Seni Universitas PGRI Mahadewa Indonesia miwah Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Bali, miwah antuk Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari, lan Musik sareng Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan. Tujuan saking kerjasama puniki inggih punika nyokong Program Kampus Berdampak ngalanturang implementasi program sacara sasarengan malarapan kolaborasi sumber daya sane kaulapin olih prodi saking sane wenten ring masing-masing perguruan tinggi.
Penandatanganan PKS miwah IA olih Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, Dekan Fakultas Bahasa lan Seni, Koorprodi Pendidikan Seni Pertunjukan, miwah Kaprodi Pendidikan Sendratasik. Dokumentasi: PSP, 2026
Partisipasi Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan ISI Bali ring kegiatan puniki selaras sareng implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi miwah visi ISI Bali dados pusat ngembangang miwah nglestarin seni budaya Nusantara. Kegiatan puniki kaajap ngametuang kontribusi positif ring nguatang kualitas pendidikan seni sane nganggen dasar nilai-nilai budaya miwah multikulturalisme.