M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Sambut Pemanfaatan Gedung Baru, ISI BALI Gelar Upacara Mecaru hingga Mapadagingan

Apr 10, 2026 | Berita, Headline

Foto: Upacara Mecaru, Mlaspas, Pasupati, serta Mapadagingan, Sabtu (4/4) di kampus ISI BALI

Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) melaksanakan upacara Mecaru, Mlaspas, Pasupati, serta Mapadagingan pada Sabtu (4/4) bertepatan dengan Hari Suci Saraswati (Saniscara Kliwon Wuku Watugunung) di lingkungan kampus ISI BALI. Upacara tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian penyucian dan penyelarasan terhadap sejumlah bangunan baru maupun bangunan yang telah selesai direnovasi di lingkungan kampus.

Adapun bangunan yang diupacarai meliputi Gedung Jineng, Bencingah Agung, Candi Nretya Mandala, Tugu Nama, Gedung Natya Mandala, dan Gedung Gede Manik. Dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan ISI BALI bersama-sama mengikuti jalannya upacara yang berlangsung khidmat.

Foto: Upacara Mecaru, Mlaspas, Pasupati, serta Mapadagingan, Sabtu (4/4) di kampus ISI BALI.


Pelaksanaan Mecaru dilakukan sebagai upaya menjaga keharmonisan dan keseimbangan alam sekala maupun niskala di lingkungan kampus. Selanjutnya, upacara Mlaspas dan Pasupati dilaksanakan untuk menyucikan serta memohonkan kekuatan spiritual bagi bangunan-bangunan yang akan digunakan sebagai ruang aktivitas akademik, kesenian, dan pelayanan di ISI BALI. Sementara itu, Mapadagingan menjadi simbol pengisian dan penghidupan bangunan agar siap difungsikan.

Foto: Ayahan Tari Baris Gede oleh mahasiswa ISI BALI dalam Upacara Mecaru, Mlaspas, Pasupati, serta Mapadagingan, Sabtu (4/4) di kampus ISI BALI.

Rangkaian upacara juga diiringi dengan berbagai ayahan seni yang dihaturkan oleh sivitas akademika ISI BALI. Mahasiswa ISI BALI menghaturkan Konser Gamelan Ritus, Tari Rejang Dewa, Tari Baris Gede, dan Topeng Wali sebagai bagian dari persembahan sakral dalam upacara.

Selain itu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) ISI BALI turut menghaturkan Tari Rejang Nata Hita. Penampilan tersebut menambah kekhidmatan sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan seluruh unsur kampus dalam mendukung pelaksanaan upacara. (ISIBALI/Humas)

Foto: Ayahan Tari Rejang Nata Hita oleh DWP ISI BALI dalam Upacara Mecaru, Mlaspas, Pasupati, serta Mapadagingan, Sabtu (4/4) di kampus ISI BALI.

Categories

Berita Terkini

Loading...