Program Studi Kriya Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) Pelatihan Pembuatan Keramik Dasar bagi anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Badung tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jalan By Pass Ngurah Rai Nusa Dua Kabupaten Badung Bali, Jumat (30/1). Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 15 orang anak-anak SLB dan dibimbing dosen-dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Koordinator Program Studi Kriya ISI BALI, Dr. Ida Ayu Gede Artayani, SSn, M.Sn., pada pembukaan acara tersebut menjelaskan kegiatan pelatihan pembuatan keramik dasar ini merupakan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian yang rutin dilaksanakan setiap tahun dengan tema dan sasaran yang berbeda. Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan praktik seni, namun merupakan media pembelajaran yang sangat kaya manfaat, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Anak-anak dilatih untuk mengembangkan sensorik, motorik halus, konsentrasi, serta kepercayaan diri, melalui sentuhan tanah liat, proses membentuk, menekan, dan merasakan tekstur.
Lebih jauh Koprodi Kriya ISI BALI menjelaskan setiap karya yang dihasilkan adalah proses belajar, berekspresi, dan menemukan potensi diri. Setiap anak diyakini memiliki kemampuan dan keunikan masing-masing. Tugas pendidik, pendamping, dan institusi pendidikan menyediakan ruang yang aman, menyenangkan, dan bermakna agar potensi tersebut dapat tumbuh dengan optimal. Seni kriya, khususnya keramik, menjadi salah satu pendekatan yang inklusif dan humanis untuk mewujudkan tujuan tersebut. Pada akhir sambutannya diucapkan terima kasih kepada SLB Negeri 1 Badung atas kerjasamanya, serta berharap kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak dan juga menjadi langkah awal untuk membuka peluang keterampilan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan di masa depan.
Pada acara pelatihan ini Kepala Sekolah SLB Negeri 1 Badung mengucapkan terima kasih kepada Prodi Kriya ISI BALI atas perhatian, kepedulian, serta kemitraan yang terjalin melalui kegiatan pelatihan ini. Kepala Sekolah SLB Negeri 1 Badung juga menjelaskan kehadiran Prodi Kriya ISI BALI merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan khusus dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif dan bermakna. Kegiatan pelatihan keramik dasar ini memiliki nilai yang sangat penting. Proses mengenal dan mengolah tanah liat tidak hanya melatih keterampilan berkarya, tetapi juga membantu mengembangkan kemampuan sensorik, motorik halus, fokus, serta rasa percaya diri. Anak-anak diberi kesempatan untuk berekspresi, belajar melalui pengalaman langsung, dan merasakan kebahagiaan dalam proses berkarya. Kepada sekolah ini berharap anak-anak didik dapat memperoleh pengalaman baru, guru dan pendamping juga mendapatkan wawasan tambahan yang dapat dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran ke depan.
Tahapan kegiatan PKM ini diawali dengan pengenalan bahan dan alat keramik, pengenalan teknik dasar pembentukan keramik manual, dilanjutkan dengan praktik pembuatan karya sederhana seperti tempat pensil, mangkuk kecil, atau bentuk bebas, finishing sederhana dan pengeringan. Peserta didik mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan suasana gembira sehingga mampu membuat karya-karya yang cukup bagus sesuai kemampuannya.




Foto: Siswa SLB Negeri 1 Badung dan karyanya, Guru dan Pendamping, serta Dosen Prodi Kriya ISI BALI usai pelatihan, Jumat (30/1) di SLB 1 Badung


Foto: Hasil karya keramik, siswa SLB Negeri 1 Badung










