M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Rekonstruksi Tari Dan Gamelan Leko Di Tinungan

Rekonstruksi Tari Dan Gamelan Leko Di Tinungan

Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar  adalah milik masyarakat bukanlah hanya sekedar wacana. Kampus seni satu-satunya di pulau Dewata ini, melalui lembaga LP2M-nya, baru saja menyelesaikan kegiatan Tri  Darma spektakuler di Desa Tinungan, Baturiti, Tabanan. Kegiatan  yang mendapat pujian pemda Tabanan ini adalah rekonstruksi kesenian langka yaitu tari dan gamelan Leko yang berlangsung selama tiga bulan( 5/8-18/11). Terlaksananya kegiatan ini diawali dengan adanya surat permohonan masyarakat Tinungan kepada Rektor ISI Denpasar terkait kesenian sakral langka yang sudah puluhan tahun tidak aktif.

Pada acara penutupan kegiatan rekonstruksi yang melibatkan dosen kedua fakultas ISI Denpasar ini, Sabtu (19/11) malam, seluruh masyarakat Tinungan tumpah ruah memadati pura Bale Agung  Tinungan untuk menyaksikan tari dan gamelan Leko yang telah berhasil direkonstruksi oleh ISI Denpasar. Ketika para penari Leko yang terdiri dari anak-anak yang belum akil balik menarikan tarian tersebut, puluhan masyarakat menangis dan “kerauhan”. Beberapa dari mereka ikut menari di samping para penari, yang membuat suasana semakin sakral. Nunasa sakral ini berlangsung hingga pementasan usai. “Kami sangat berterima kasih kepada ISI Denpasar yang telah merekonstruksi tari dan gamelan Leko yang ada di desa kami. Kami tak akan henti-henti memohon bimbingan Bapak/Ibu dosen ISI Denpasar, agar kesenian yang kami miliki terus berkembang,”ujar I Wayan Sudiarsa,Klian Br.Dinas Tinungan.

Hal senada juga disampaikan Kabag Kesra Kab.Tabanan yang hadir dalam acara penutupan tersebut mewakili Bupati Tabanan..”Kami akan sampaikan kepada Bupati semua kegiatan yang telah dilakukan ISI Denpasar di Desa Tinungan. Kami akan mendata kesenian yang ada di Kab.Tabanan, guna mendapatkan pembinaan dari ISI Denpasar,”papar IGA Rai Dwipayana,S.Sos.,M.H. Ketua LP2M ISI Denpasar, Drs. I Gst Ngurah Sramasara,M.Hum. dalam sambutannya mewakili Rektor ISI Denpasar menguraikan pentingnya pelestarian kesenian Bali yang merupakan icon Bali, dan tanpa adanya kesenian, Bali akan kehilangan identitas.

Hadir dalam acara tersebut warga Jepang dan warga asing lainnya. Christine, asal Jepang yang sedang  belajar gamelan Bali di ISI Denpasar, mengaku  sangat senang dapat menyaksikan tari dan gamelan Leko. Tampak pula Prof. I Wayan Dibia ikut menyaksikan acara tersebut.

Wamendikbud Bidang Pendidikan Apresiasi Kampus ISI Denpasar

Wamendikbud Bidang Pendidikan Apresiasi Kampus ISI Denpasar

Kunjungan Wakil Menteri bidang Pendidikan Prof.Dr.Ir.Musliar Kasim, MS semalam (17/11) merupakan kunjungan yang pertama ke Kampus ISI Denpasar yang diterima oleh Rektor beserta pejabat struktural ISI Denpasar. “Enam instruksi yang harus dilaksanakan seluruh kampus termasuk ISI Denpasar adalah Daya Serap, Tindak Lanjut BPK, Instruksi Menteri, Implementasi SPIP, Gerakan Bersih, Peningkatan Karakter Mahasiswa untuk mempererat NKRI” kata WaMentri. “Untuk mempererat nasionalisme, sebaiknya diadakan pertukaran mahasiswa dalam negeri yang bertujuan untuk meningkatkan nasionalisme dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia” imbuhnya.

Instruksi tersebut sebagian besar telah dilaksanakan oleh ISI Denpasar, diantaranya pembangunan Gedung Pasca Sarjana dan Gedung Pameran FSRD yang tahun ini selesai. “Khususnya penghijauan tanaman ISI Denpasar telah melaksanakan dari tahun lalu”, ujar Prof.Rai. “Keperluan upakara yang melibatkan masyarakat di sekitar kampus dimana nantinya masyarakat dapat memanfaatkan tanaman untuk keperluan upacara, selain itu setiap mahasiswa melakukan kerja social berupa penanaman pohon yang diadakan setiap penerimaan mahasiswa baru” imbuhnya.

Kunjungan singkat mengenai proses pembelajaran di ISI Denpasar termasuk sarana dan prasarana dengan mengunjungi Panggung Terbuka (Open Theater), Gedung Pameran, Gedung Lata Mahosadhi yang merupakan museum gamelan dan satu-satunya di dunia, kemudian Gedung pertunjukan Natya Mandala dan Green Room. Setelah menyaksikan gedung pameran, Wamen menuju panggung terbuka dengan memberi masukan agar bias direalisasikan, dengan mengadakan pertunjukan regular dari mahasiswa yang bias dipasarkan pada travel agent sebagai destinasi wisata. Kemudian dilanjutkan menuju Green Room beliau melihat hingga kebersihan toilet, yang mencerminkan manajemen ISI Denpasar yang telah professional dan sebagai salah satu standar internasional class. Selanjutnya melakukan peninjauan ke Gedung Natya Mandala yang merupakan tempat pelaksanaan pementasan tugas akhir, pertunjukan-pertunjukan regular maupun dadakan, menerima kunjungan dalam dan luar negeri, dan sebagai tempat wisuda. Pak Wamen memberikan saran agar Pemda baik tingkat I maupun tingkat II diundang untuk menghadiri pertunjukan-pertunjukan yang dilaksanakan mahasasiswa bahkan disarankan untuk melakukan kegiatan seminar maupun workshop di kampus ini karena pendukung dari kegiatan seperti tarian fasilitas dan kelengkapan lainnya sangat mendukung untuk sebuah event. Walaupun hampir malam bapak Wamen sangat tertarik mengunjungi pusat dokumentasi Gedung Latta Mahosadi yang merupakan museum gamelan satu-satunya di dunia, disini tersimpan berbagai gamelan dari berbagai daerah di Indonesia yang mencerminkan NKRI. Termasuk ruang seminar yang ada di dalamnya representative untuk ditawarkan kepada pihak luar.

            Selama kunjungan ini Wamentri merasa puas ini tercermin dari sarana dan prasarana kampus yang bersih dan ini juga menjelaskan bahwa manajemen yang tertata sudah rapi dan memiliki kemampuan untuk menjadi kampus yang world class.

Desain Komunikasi Visual Sarana Promosi Anantara Seminyak   Resort & Spa

Desain Komunikasi Visual Sarana Promosi Anantara Seminyak Resort & Spa

“Desain Komunikasi Visual Sebagai Sarana Promosi Anantara Seminyak Resort & Spa Di Seminyak Kuta” merupakan sebuah Skripsi Tugas Akhir yang mencoba memaparkan sebuah proses perancangan media untuk menginformasikan suatu pesan berkenaan dengan upaya promosi sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pariwisata yaitu Anantara Seminyak Resort & Spa yang terletak di Seminyak Kuta. Pemilihan Anantara Seminyak Resort & Spa sebagai studi kasus dalam Tugas Akhir ini didasari atas pertimbangan bahwa perusahaan ini memiliki potensi yang besar untuk bersaing dengan perusahaan jasa sejenis lainnya yang bergerak di bidang jasa pariwisata. Hampir seluruh wilayah Kuta berdiri perusahaan penginapan dan spa yang menawarkan fasilitas yang sama membuat persaingan semakin sulit. Perusahaan yang telah lama berdiri benar-benar harus pandai dalam menarik pelanggan agar perusahaan tersebut tetap aktif seiring dengan banyaknya perusahaan baru yang berdiri. Desain Komunikasi Visual merupakan sebuah sarana promosi yang tepat dalam membangun identitas diri dari Anantara Seminyak Resort & Spa untuk dapat bersaing dan memiliki citra yang baik dikalangan wisatawan.

Konsep dasar perancangan yang digunakan adalah kesederhanaan/ simplicity. Makin simpel ide yang kita punya, makin mudah di mengerti dan diterima audience. Konsep ini merupakan konsep yang bergaya sederhana namun mampu menarik perhatian. Dalam penerapannya pada Anantara Seminyak Resort & Spa banyak menggunakan ilustrasi fotografi dan elemen ruang kosong (white space) dan tidak menggunakan terlalu banyak unsur-unsur aksesoris, seperlunya saja. Dari segi warna menggunakan sedikit warna, warna biru dan putih sebagai warna utama dengan warna tertentu sebagai nilai kontras. warna latar belakang pucat (terang) jika menggunakan teks utama dengan warna gelap, warna latar belakang gelap jika teks utama dengan warna terang. menggunakan huruf yang mudah dibaca jenis san serif dan tidak menggunakan jenis font yang ornamental.

Melihat kondisi dan permasalahan,  pencipta berupaya untuk merancang suatu desain komunikasi visual yang dapat berfungsi efektif dan variatif, adapun media- media tersebut adalah iklan majalah, poster, x-banner, brosur, billboard, pin, t-shirt, paper bag, mug dan katalog.

Kata kunci: Desain, Promosi, Kesederhanaan, Anantara Seminyak Resort & Spa.

Desain Komunikasi Visual Dalam Usaha Mempromosikan POP Harris Hotel

Desain Komunikasi Visual Dalam Usaha Mempromosikan POP Harris Hotel

Pada mulanya hotel diciptakan untuk meladeni keperluan / kebutuhan masyarakat. Di Indonesia, kata hotel selalu dikonotasikan sebagai bangunan penginapan yang relatif mahal. Umumnya di Indonesia dikenal istilah hotel berbintang, hotel melati yang tarifnya cukup terjangkau namun hanya menyediakan tempat menginap dan sarapan pagi, serta guest house baik yang dikelola sebagai usaha swasta (seperti halnya hotel melati) ataupun mess yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan sebagai tempat menginap bagi para tamu yang ada kaitannya dengan kegiatan atau urusan perusahaan. Seiring dengan perkembangan dan kebutuhan, hotel-hotel tersebut menambahkan beberapa fasilitas dengan menyesuaikan teknologi yang mulai masuk di Indonesia. Bali sendiri memiliki ribuan hotel berbintang yang menawarkan fasilitas yang berbeda antara satu dengan yang lainnya sehingga dapat membedakan masing-masing hotel tersebut. Salah satunya adalah POP Harris Hotel yang terletak di Jalan Teuku Umar Denpasar. Hotel ini lebih diutamakan untuk para pebisnis yang melakukan mobile bisnis dari satu kota-ke kota lain, atau untuk menginap atau melakukan rapat atau meeting, (karena POP Harris hotel memiliki paket Meeting Room dengan berbagai fasilitasnya yang berbeda). Pebisnis dapat melakukan meeting tanpa mengkhawatirkan tempat menginap, karena hotel ini memiliki 150 kamar dengan fasilitas dan paket yang ada di dalamnya.

Target pasar yang diincar oleh POP Harris hotel tidak hanya dari kalangan pebisnis saja melainkan wisatawan lokal maupun mancanegara yang menginginkan menginap di pusat kota, karena lokasi hotel ini sangat strategis untuk melakukan perjalanan menuju ke tempat-tempat wisata di Bali sehingga mudah untuk dijangkau. Namun tingkat hunian POP Harris Hotel akhir-akhir ini mengalami penurunan dikarenakan mulai banyaknya hotel yang berdiri di pusat kota dan minimnya media promosi yang dimiliki. Oleh karena itu perlunya suatu perancangan media promosi guna mengembalikan stabilitas POP Harris Hotel tersebut serta menggunakan teknologi secara baik dan ramah lingkungan sehingga konsumen dapat menikmati fasilitas-fasilitas yang ada.

Kata kunci : perancangan, tingkat hunian, ecofriendly, POP Harris Hotel

Memukau, Tari Nusantara ISI Denpasar Dalam ASEAN SUMMIT

Memukau, Tari Nusantara ISI Denpasar Dalam ASEAN SUMMIT

ISI Denpasar mendapat kehormatan untuk mengisi acara pembukaan pada acara ASEAN SUMMIT 2011 di Nusa Dua pada tanggal 17 November. Dalam kesempatan ini ISI Denpasar menampilkan tarian Selat Segara, tari Saman, tari Pakarena, tari Balantek, tari Mandau, tari Giring-giring, tari Berburu, serta tari Kolaborasi Nusantara yang dibawakan oleh mahasiswa serta dosen Fakultas Seni Pertunjukan (FSP), tarian nusantara tersebut sebagai cermin keberagaman budaya yang dimiliki oleh Indonesia, selain itu tarian tersebut juga memberikan simbol kekuatan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia yang diharapkan mampu mengilhami keutuhan tali kerjasama antar Negara-negara ASEAN. Esensi damai dalam tarian nusantara dipercaya memiliki spirit menumbuhkan kasih persaudaraan antar Negara-negara ASEAN. Tarian yang dibawakan selama kurang lebih 45 menit mampu memukau decak kagum para peserta ASEAN yang terdiri dari delegasi Negara Indonesia, Singapura, Malaysia, Philipina, Brunei Darusalam, Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Laos.

Tampak di kerumunan penonton turut hadir pula Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabinet Indonesia Bersatu Ibu Marie Pangestu yang memancarkan rona kekaguman terhadap seni budaya Bali lewat pementasan ISI Denpasar.

Rektor ISI Denpasar, Prof. Rai yang terus memantau kegiatan dari latihan hingga pementasan mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan yang diberikan kepada ISI Denpasar. Walaupun latihan terbilang singkat namun ISI Denpasar mampu menampilkan pementasan spektakuler yang melibatkan sekitar 80 penari dan penabuh. Dengan tampilnya ISI Denpasar di ajang international ini tentunya mampu mengangkat nama baik Bali khususnya ISI Denpasar di kancah internasional. Rektor ISI Denpasar mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Sang Pencipta, atas kelancaran dalam setiap kegiatan kampus ISI Denpasar. “Terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang selalu bekerja keras, dan juga para dosen,” papar Rai didampingi Pembantu Rektor bidang kerjasama I Wayan Suweca,M.Mus.

Wanita Dalam Angan Karya Cipta Fotografi Essay

Wanita Dalam Angan Karya Cipta Fotografi Essay

Aspek dalam diri manusia yang penting adalah peran jenis kelamin. Keberhasilan individu dalam membentuk identitas jenis kelamin ditentukan oleh individu tersebut dalam menerima dan memahami perilaku sesuai dengan peran jenis kelaminnya. Jika individu gagal dalam menerima dan memahami peran jenis kelaminnya maka individu tersebut akan mengalami konflik dan penyimpangan seksual. Waria merupakan contoh individu yang gagal dalam menerima dan memahami peran jenis kelaminnya (transeksual).

Eksplorasi terhadap obyek waria ini dilakukan dalam bentuk rekaman aktivitas obyek waria secara candid dengan sengaja menonjolkan tingkah laku serta bentuk fisik waria dengan berbagai riasan dan aksesoris kewanitaannya yang mereka gunakan untuk menutupi sisi kelelakiannya. Proses observasi penciptaan karya ini dilakukan dengan cara mengamati obyek terkait dengan pembuatan foto essay. Selain itu pendekatan kepada waria mutlak diperlukan, mengingat waria sering merasa tidak nyaman bila dihadapkan dengan kamera. Pada tahap pemotretan, dilakukan juga pencatatan sudut pengambilan gambar/sudut kamera terhadap obyek dan sudut cahaya terhadap obyek. Sehingga foto yang dihasilkan memiliki nilai akurasi dari segi teknis.

Kehidupan waria di jalan Tantular Barat (jalan baru) Renon sangat menarik bila dijadikan karya fotografi essay, karena selama ini masyarakat cenderung memiliki stigma negatif terhadap waria dan aktivitasnya, padahal hal itu belum sepenuhnya benar. Waria juga melakukan berbagai aktivitas positif di dalam komunitasnya, seperti menggelar pertunjukan dan arisan bersama. Mereka juga terorganisir dalam sebuah komunitas.

Kata kunci : Aktivitas, Waria, Fotografi Essay

Loading...