M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Penyerahan SK Program Pascasarjana

Penyerahan SK Program Pascasarjana

Bertempat di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar, Kamis (28/4) Rektor ISI Denpasar menerima kunjungan Dirjen DIKTI (Pendidikan Tinggi) yang dalam kesempatan ini diwakili oleh SesDirjen atau sekretaris Dirjen DIKTI Dr. Haris Iskandar serta anggota komisi X DPR-RI yang membawahi bidang Pendidikan, Bapak I Wayan Koster dengan agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Pascasarjana ISI Denpasar. Turut diundang pula Rektor Universitas Udayana (Unud), Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksa), serta Koordinator Kopertis wilayah VIII serta seluruh civitas akademika baik dari dosen, pegawai, hingga mahasiswa ISI Denpasar menghadiri acara ini yang juga dimanfaatkan sebagai pemaparan atau sosialisasi mengenai program Dikti dalam bidang pendidikan.

Dalam kesempatan ini Bapak Dr.Haris Iskandar mengungkapkan dalam meningkatkan kualitas dibidang pendidikan dibutuhkan kerjasama semua pihak, tidak hanya dari pemerintahan dan dinas Pendidikan Tinggi namun juga pelaku atau civitas akademik yang terlibat didalamnya untuk selalu mendukung seluruh usaha atau strategi yang telah dibuat, adapun sasaran strategi yang telah ditentukan untuk beberapa tahun mendatang adalah berbagi sumber daya, proses, serta memanfaatkan sumber informasi, ketiga hal tersebut apabila dipahami dan dilakukan dengan baik diharapkan dapat menjadi senjata ampuh dalam peningkatan pendidikan di Indonesia. Dalam bidang seni misalnya, beliau mencontohkan ISI Denpasar yang memiliki karakter atau ciri khas yang akan selalu dicari oleh orang-orang yang memang ingin mempelajari kesenian atau budaya Bali, dan mereka diharuskan datang ke Bali. Dalam usaha peningkatan ini ada baiknya juga dibarengi dengan membuka program studi yang memang berkenaan dengan seni atau budaya tersebut serta program lanjutan pascasarjana.

Hal yang senada disampaikan pula oleh Bapak I Wayan Koster yang mengharapkan banyak gagasan baru dibidang pendidikan berupa Pengembangan Program Studi yang diharapkan disesuaikan dengan potensi daerahnya masing-masing .“Kedepannya keputusan baru di bidang pendidikan tinggi daerah dalam batas tertentu diharapkan tidak lagi diputuskan oleh pusat namun daerah juga mampu memutuskannya sehingga konsep desentralisasi bisa berjalan dengan baik”, lanjutnya.

Usai acara sambutan dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan berupa lukisan yang dikerjakan oleh salah satu mahasiswa Jurusan Seni Lukis yaitu Wahyu Mahameru, ditengah keterbatasannya ia mampu menyelesaikan dua buah lukisan yang dipersembahkan untuk bapak SesDirjen dan salah satu anggota Komisi X DPR-RI. Kemudian Rombongan diarahkan menuju gedung Kriya Hasta Mandala untuk pembukaan pameran hasil karya mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar, para rombongan cukup antusias menikmati karya yang disuguhkan sebelum akhirnya harus meninggalkan ISI Denpasar untuk kembali ke Jakarta.

Humas ISI Denpasar melaporkan

Keberadaan Seni Pertunjukan Bali di Kota Mataram

Keberadaan Seni Pertunjukan Bali di Kota Mataram

Kiriman I Gede Yudarta, SSKar., M.Si., Dosen PS Seni Karawitan ISI Denpasar.

Kebudayaan Bali di Lombok khususnya di Kota Mataram diperkirakan sudah mulai berkembang semenjak kedatangan orang-orang Bali dan menetap secara permanen. Sebagaimana telah diungkap pada bab sebelumnya, bahwa keberadaan orang Bali dan menetap di Lombok terjadi pada saat dikuasainya Lombok sebagai bagian dari wilayah kekuasaan kerajaan Karangasem. Orang-orang tersebut sebagian besar merupakan masyarakat dari berbagai daerah di Karangasem yang mengikuti sanak saudara mereka pada saat berperang dan mengalahkan Lombok. Seiring dengan hal tersebut, kesenian sebagai salah satu unsur kebudayaan dan seni pertunjukan sebagai salah satu sub-unsurnya diperkirakan berkembang sesudah itu dan mengalami perkembangan yang pesat semenjak kondisi kepemimpinan Karajaan Karangasem mulai stabil. Berkembangnya kesenian, khususnya seni pertunjukan Bali, hal ini tidak terlepas dari pentingnya keberadaan kesenian guna mendukung setiap pelaksanaan upacara keagamaan. Sebagaimana umumnya, setiap pelaksanaan upacara keagamaan masyarakat Bali yang beragama Hindu akan senantiasa menyertakan kesenian baik dalam bentuk seni wali, bebali maupun balih-balihan. Adapun fungsinya adalah sebagai salah satu unsur yang sangat penting bagi kelengkapan dan mengiringi jalannya sebuah upacara keagamaan.

Sehubungan dengan hal itu, perkembangan kesenian Bali di Lombok pada awalnya adalah kesenian-kesenian dari daerah Karangasem. Diketahui bahwa pada masa itu daerah Karangasem bukan merupakan daerah yang kaya dengan kesenian sebagaimana halnya daerah-daerah seperti di Bali Selatan dan Bali Utara. Kesenian-kesenian yang berkembang di masyarakat Karangsem pada umumnya merupakan kesenian klasik dan sakral seperti Sanghyang, Gambuh, Topeng, Wayang, Angklung, Gambang, Selonding serta beberapa beberapa alat musik individual seperti preret dan genggong. Dari berbagai jenis kesenian tersebut hanya beberapa jenis saja yang dikembangkan di Lombok.

Maraknya perkembangan kesenian Bali diperkirakan dimulai pada abad ke 18 dimana beberapa jenis seni pertunjukan seperti Gambuh, Topeng, gamelan dengan barungan yang lengkap seperti Angklung, Gong Gede, Bebarongan mulai memasuki wilayah Lombok. Asumsi ini didasarkan atas data historis dimana salah seorang dari keturunan Jelantik yang pernah memerintah di Singaraja (Buleleng) diberikan mandat untuk memimpin kerajaan di Lombok. Perkembangan yang cukup pesat terjadi pada tahun 1950 merupakan dampak dari didatangkannya seniman Bali pada tahun 1945 dan mengadakan pementasan di bawah prakarsa Gusti Bagus Ramia. Sebagaimana diungkap dalam Monografi Daerah Nusa Tenggara Barat yang dibuat pada tahun 1977,  pada tahun 1957 dan 1958 terdapat rombongan kesenian Bali yang membawa jenis-jenis tari kebyar. Akhir tahun 1957 Ida Wayan Pasha mulai melatih gending-gending iringan tari kebyar dimana pengembangan tariannya dilakukan oleh Ni Made Darmi pada tahun 1958 dan I Wayan Likes pada tahun 1961. Pada tahun 1963 tercatat terjadi pemasalan tari Bali yang diprakarsai oleh Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat yang semakin mempopulerkan tarian Bali dikalangan masyarakat baik ditingkat anak-anak Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah di sekitar Cakra, Mataram dan Ampenan. Tercatat beberapa tari kekebyaran yang popular di kalangan masyarakat diantaranya: Tari Pendet, Tari Candrametu, Tari Panji Semirang. Tari Demang Miring, Tari Margapati, Tari Wira-nata, Tari Kebyar Duduk dan Kebyar Terompong, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Nelayan, tari Terunajaya dan berbagai jenis tarian lainnya. Di samping jenis tari lepas juga berkembang beberapa jenis sendratari seperti Ramayana, Rajapala, Sunda-Upasunda, Arjuna Tapa serta beberapa bentuk dramatari seperti Arja, Topeng, Prembon, Gambuh dan Wayang Wong.

Keberadaan Seni Pertunjukan Bali di kota Mataram, selengkapnya

Pengumuman dan Jadwal Penilaian Presentasi Proposal Business Plant PMW ISI Dps 2011

Unduh Pengumuman Penilaian Proposal Business Plan PMW : Klik disini

Unduh Jadwal Penilaian Proposal Business Plan PMW: Klik disini

PENGUMUMAN

No: 1067/IT5.5.1/KM/2011

Tentang

Presentasi Proposal Business Plan

Program Mahasiswa Wirausaha (PMW)

Institut Seni Indonesia Denpasar

Tahun 2011

Diumumkan kepada mahasiswa ISI Denpasar, bahwa pelaksanaan presentasi Proposal Business Plan akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal     : Kamis, 05 Mei 2011

Pukul                : 09.00 WITA

Tempat : Gedung Grand Room

Pakaian            : Bebas rapi + Jas Almamater

Pada saat pelaksanaan presentasi mahasiswa akan dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok. (Kelompok + Jadwal Terlampir) dapat dilihat di website ISI Denpasar (www.isi-dps.ac.id), mahasiswa diharapkan hadir pukul 08.45 WITA.

Demikian agar diperhatikan sebaik-baiknya.

Denpasar,  28 April 2011

a.n. Rektor

Pembantu Rektor III

ttd

Drs. I Made Subrata,M.Si

NIP.195202111980031002

Tembusan

Rektor ISI Denpasar sebagai laporan

Catatan :

1.  Presentasi Pemaparan Masing-masing Proposal  :  8 Menit

2.  Tanya Jawab                                                     : 17 Menit

3. Mahasiswa menyiapkan bahan powerpoint untuk presentasi

Pengumuman Perpanjangan Program Beasiswa Bidik Misi ISI Dps 2011

Unduh pengumuman Bidik Misi :  Klik disni

PENGUMUMAN

Nomor 1072/IT5.5/KM/2011

Tanggal 28 April 2011

Tentang

Perpanjangan Penerimaan Mahasiswa Baru

Program Beasiswa Bidik Misi Institut Seni Indonesia Denpasar

Tahun Akademik 2011/2012

Menyusul surat kami nomor 197a/I5.12/KM/2011 Tanggal 18 Maret 2011 perihal Tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Beasiswa Bidik Misi Institut Seni Indonesia Denpasar, dengan ini kami sampaikan bahwa penerimaan mahasiswa baru melalui Program Beasiswa Bidik Misi Institut Seni Indonesia Denpasar Tahun Akademik 2011/2012 jadwal rekrutmen kami perpanjang sebagai berikut :

Pendaftaran                                              : 1 Pebruari – 21 Juni 2011

Batas Akhir Pengumpulan Berkas    : 30 Juni 2011

Seleksi                                                         : 11 – 14 Juli 2011

Pengumuman Hasil Kelulusan         : 18 Juli 2011

Registrasi                                                  : 25 – 29 Juli 2011

Setiap calon pendaftar hanya boleh mendaftar di 1 (satu) perguruan tinggi dengan memilih 2 (dua) program studi.  Program studi S1 di lingkungan ISI Denpasar sebagai berikut :

Kode PS Nama Program Studi
91-231 SENI TARI
91-211 SENI KARAWITAN
91-241 SENI PEDALANGAN
90-201 SENI RUPA MURNI (minat LUKIS dan PATUNG)
90-221 DESAIN INTERIOR
90-241 DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
90-211 KRIYA SENI (minat KAYU dan KRAMIK)
91-271 FOTOGRAFI

Tata Cara Pendaftaran :

1.       Sekolah mendaftar melalui http://bidikmisi.dikti.go.id/pendaftaran tahap 1:

2.       Sekolah merekomendasikan calon melalui http://bidikmisi.dikti.go.id/pendaftaran tahap 2 :

3.       Pelamar mendaftar melalui http://bidikmisi.dikti.go.id/pendaftaran tahap 3 :

4.       Sekolah mengirimkan berkas pendaftaran secara kolektif ke alamat ISI Denpasar

5.       Berkas tambahan bagi calon mahasiswa yang memilih prodi Seni Rupa Murni, Desain Interior, Desain Komunikasi  Visual dan Fotografi untuk melampirkan Surat Keterangan Dokter Tidak Buta Warna.

6.       Untuk yang sudah mendaftar melalui SNMPTN undangan, bisa langsung ke tahap 3.

Informasi lebih lanjut harus berpedoman pada  Panduan Bidik Misi dan Formulir pendaftaran,  dapat diunduh di www.dikti.go.id atau  www.bidikmisi.dikti.go.id

Demikian atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Rektor

ttd.

Prof. Dr. I Wayan Rai S.,MA

NIP 195505261981031002

Loading...