by dwigunawati | Oct 11, 2011 | Berita, Galeri
Penata
Nama : Ni Wayan Nova Jayanti
Nim : 200701027
Program Studi : Seni Tari
Sinopsis :
Roman Ku mengisahkan percintaan saat usia ke-17. Dengan lika-liku kisah cinta masa remaja, ingin selalu bertemu namun malu saat bertatap muka dan ketika jauh ingin berada didekatnya melakukan sesuatu yang indah. Saat tersakiti oleh perasaan cinta, emosi tak mampu terkendali. Namun rasa sayang mengalahkan segalanya, tanda cinta yang diberi menjadi sebuah hadiah yang terindah.
Pedukung Tari : I Gusti Putu Adi Yustika ( Mahasiswa Smtr VI Tari ISI Dps)
Penata Iringan : Dewa Nyoman Candra
Pendukung Iringan : Mahasiswa ISI Dps Smtr II dan IV Jurusan Karawitan

by admin | Oct 11, 2011 | Artikel, Berita
Kiriman I Made Merta Kesuma, Mahasiswa PS. Desain Interior ISI Denpasar.
1. Latar Belakang Pemilihan Konsep
Saat ini kebutuhan manusia tidak lagi hanya berkisar pada makan dan minum. Seiring dengan perkembangan zaman, tuntutan hidup juga terus meningkat. Hampir 70% penyakit disebabkan oleh stres, atau dipicu bila seseorang dalam keadaan stres, sehiingga dibutuhkan suatu tempat yang bisa memberi ketenangan, kedamaian, dan kenyamanan bagi badan, pikiran, dan jiwa. ( Suambara, 2005, hal. iii ). Untuk itu dibutuhkan sebuah tempat yang asalh satunya adalah Asram. Asram adalah Tempat belajar sepiritual dan kehidupan atau juga tempat melakukan tapa berata, yoga, dan semadi.
Penjabaran Konsep
Konsep umum yang di gunakan adalah Tri Sarira yang mempunya pengertian:
– Tiga lapisan/ selubung mahluk hidup secara jasmani maupun rohani. ( Centanananda,1999 )
– Tiga unsur pokok lapisan badan ( Oka, 2009)
– Tiga badan ( Risikesa 1999 )
Bagian – bagian Tri Sarira adalah:
a.Sthula Sarira
yaitu badan kasar yang didapat di tingkatan alam terendah atau bhur loka ini.Sthula sarira terjadi dari Panca Tan mantra dan Panca Maha Bhuta.
Bagian bagian Panca Tan Mantra :
1. Ganda Tan Mantra : sari suara
2. Rupa Tan Mantra : sari warna
3. Sparsa Tan Mantra : sari rabaan
4. Rasa Tan Mantra : sari rasa
5. Sabda tan mantra : sari suara
Kemudian Panca Tanmantra berubah menjadi Panca Maha Bhuta.
Bagian bagian Panca Maha Bhuta 9 lima unsure alam ):
1. Pertiwi/ tanah membentuk zat padat
2. Teja/ api membentuk zat panas
3. Bayu/ angin membentuk zat udara
4. Apah membentuk zat cair
5. Akasa membentuk zat ether
kelima unsur ini akan membentuk: kulit, daging, urat – urat, kuku, tulang, darah, rambut, sumsum, dan sebagainya.
– Pada makhluk hidup, tubuh atau badan adalah bagian fisik materi manusia atau hewan, yang dapat dikontraskan dengan roh, sifat, dan tingkah laku.
Tubuh sering digunakan dalam konteks dengan penampilan, kesehatan, dan kematian.
Tubuh seseorang yang telah meninggal disebut mayat atau jenazah. Tubuh hewan yang mati disebut bangkai. Ilmu yang mempelajari fungsi tubuh adalah anatomi. ( Wikipedia2010 ).
b. Suksma Sarira
Suksema Sarira ialah Pikiran (Artana, 2010, hal. 10 ). Pikiran ialah gagasan dan proses mental. Berpikir memungkinkan seseorang untuk merepresentasikan dunia sebagai model dan memberikan perlakuan terhadapnya secara efektif sesuai dengan tujuan, rencana, dan keinginan. Kata yang merujuk pada konsep dan proses yang sama diantaranya pemahaman, kesadaran, gagasan, dan imajinasi. ( Wikipedia 2011 ). Suksma sarira memiliki hubungan dengan Panca Maya Kosa yaitu lima pembungkus dari badan halus yang terdiri dari :
1. Anamaya kosa: badan dari sari makanan
2. Pranamaya kosa: badan dari sari nafas
3. Manomaya kosa: badan dari sari pikiran
4. Wijnanamaya kosa: badan dari sari pengetahuan
5. Anandamaya kosa: badan kebahagian
– Tri Antahkarana yaitu tiga unsur yang mempengaruhi diri
- Manas : adalah alam pikiran yang dipengaruhi oleh tri guna yaitu tiga tali pengikat yang terdidi dari :
– Satwam adalah sifat baik yang akan melahir jiwa manusia dialam kesenangan
– Rajas yaitu sifat hawa nafsu, pamerih,
– Tamas ialah sifat bodoh, berpikir tidak waras, malas dan banyak tidur
2. Budhi : yaitu kecerdasan
3. Ahamara yaitu kekuatan yang akan menghasilkan rasa ego
1.Panca Budhindriya yaitu lima indriya untuk mengetahui yang terdiri dari:
1. Srotendriya: indriya pada telinga
2. Tuakindriya: indriya pada kulit
3. Caksuindriya: inrdriya pada mata
4. Jihwendriya: indriya pada lidah
5. Granendriya: indriya pada hidung
2. Panca Karmendriya yaitu lima indriya pelaku yang terdiri dari:
1. Panindriya: indriya pada tangan
2. Padendriya: indriya pada kaki
3. Garbhendriya: indriya pada perut
4. Upasthendriya: indriya pada kelamin laki-laki
Bhagendriya: indriya pada kelamin wanita
5. Payuwindriya: indriya pada anus
Pikiran ialah gagasan dan proses mental. Berpikir memungkinkan seseorang untuk merepresentasikan dunia sebagai model dan memberikan perlakuan terhadapnya secara efektif sesuai dengan tujuan, rencana, dan keinginan. Kata yang merujuk pada konsep dan proses yang sama diantaranya pemahaman, kesadaran, gagasan, dan imajinasi. ( Wikipedia 2011 ). Berpikir melibatkan manipulasi otak terhadap informasi, seperti saat kita membentuk konsep, terlibat dalam pemecahan masalah, melakukan penalaran, dan membuat keputusan
c. Antahkarana Sarira
Antakarana Sarira adalah Jiwa (Artana, 2010, hal. 10 ). Antahkarana Sarira Merupakan badan penyebab atau atman / jiwa yaitu percikan – percikan kecil Sang Hyang Widhi yang ada dalam Mahluk Hidup. Dalam hal ini Sang Hyang Widhi/Tuhan Ynag Maha Esa disebut Parama Atma yaitu atma yang tertinggi. Atma inilah yang menyebabkan manusia atau mahluk lainya bisa hidup. Dalam diri manusia Atma itu disebut Jiwatman sedangkan Atma yang ada pada hewan disebut Janggama dan Atma yang menjiawai tumbuh – tumbuhan disebut Sthawara. Tetapi diantara manusia, binatang, dan tumbuh – tumbuhan, hanya manusia yang paling lengkap memilki tiga cir- ciri hidup yang disebut dengan istilah Tri Premana yaitu tiga zat hidup.
Konsep Desain Interior Asram Lembah Bayam selengkapnya
by admin | Oct 11, 2011 | Berita
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menerima 58 mahasiswa dari 22 negara untuk mempelajari serta mendalami tabuh dan tari Bali dalam tahun kuliah 2011/2012.
Mahasiswa asing penerima Darmasiswa dari Pemerintah Indonesia itu secara resmi diterima Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Wayan Rai S di dampingi para pembantu rektor, dekan dan dosen di lingkungan lembaga pendidikan tinggi seni di kampus setempat, Jumat (7/10).
Prof Rai mengatakan, jumlah mahasiswa asing yang diterima kali ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 54 orang berasal dari 18 negara.
Mereka akan melanjutkan pendidikan di Fakultas Seni Pertunjukan jurusan seni tari 18 orang dan jurusan seni karawitan 14 orang.
Selain itu, juga di Fakultas Seni Rupa dan Desain jurusan seni rupa murni delapan orang, seni kriya delapan orang, seni fotografi sembilan orang dan seni desain seorang.
Prof Rai menambahkan, mahasiswa asing tersebut paling banyak berasal dari Polandia 12 orang, menyusul Hungaria delapan orang, Jepang tujuh orang, Amerika Serikat lima orang serta Afrika Selatan dan Slovakia masing-masing tiga orang.
Selain itu, juga dari Slovenia, Spanyol dan Rusia masing-masing dua orang serta Argentina, Australia, Bangladesh, Belgia, Ceko, Serbia Montenegro, Ukraina, Venezuela, Yunani, Madagaskar, Uzbekistan, Brazil serta China masing-masing seorang.
by admin | Oct 11, 2011 | Berita
Bangkok – Atase Pendidikan KBRI Bangkok, Didik Sulistyanto, mempresentasikan kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional RI tentang guru dan siswa SMP dan SMA, dalam Seminar on Professional Secondary Education Provision Towards ASEAN-OBEC MoE Thailand, di Chiang Mai.
Didik diundang sebagai Key Note Speaker dalam Seminar on Professional Secondary Education Provision Towards ASEAN-OBEC MoE Thailand, dan mempresentasikan makalahnya yang berjudul Behold at Neighbors Towards ASEAN 2015. Makalah tersebut dipresentasikan di depan 2.362 Kepala Sekolah Secondary School se-Thailand di Hotel Lotus Pang Suan Kaew, Chiang Mai, pada 12 September 2011.
Isi makalah antara lain tentang kebijakan Kementerian Pendidikan Nasional RI tentang guru dan siswa SMP dan SMA, serta kerja sama School Partnership antara Indonesia dan Thailand yang mencapai 150 sekolah di Indonesia dan 150 sekolah di Thailand. Selain itu, dijabarkan pula strategi persiapan menjelang ASEAN Community 2015 khususnya di bidang pendidikan dan social culture, serta pentingnya tindak lanjut MoU antara Kementerian Pendidikan Thailand dan Kementerian Pendidikan Nasional RI yang telah ditandatangani kedua Menteri pada tanggal 27 Januari 2011 saat SEAMEC Conference di Brunei Darussalam.
Tindak lanjut hasil kegiatan Seminar on Professional Secondary Education Provision Towards ASEAN-OBEC MoE Thailand adalah sebagai berikut: (1) Pengiriman guru Bahasa Indonesia untuk mengajar di beberapa sekolah di Thailand, (2) Pengiriman guru Thailand dan Indonesia dalam bidang matematika dan sains, dalam rangka pertukaran guru dan kurikulum sekolah antarkedua negara, (3) Pertukaran kurikulum Secondary School kedua negara, serta (4) Pertukaran siswa Secondary School kedua negara dalam rangka ASEAN Community 2015.
Sumber: kemdiknas.go.id