M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Sambutan Ketua Panitia KKN ISI Denpasar

Sambutan Ketua Panitia KKN ISI Denpasar

Sambutan Ketua Panitia

Dalam acara Pelepasan Mahasiswa KKN ISI Denpasar

Di Kecamatan Baturiti Tabanan

Tahun Akademik 2010/2011

Yang terhormat           : Bapak Bupati Tabanan, atau yang diwakili

Oleh Bapak Asisten II Bid. Perekonomian

Dan Pembangunan Kab. Tabanan

Yang kami hormati : Bapak Rektor ISI Denpasar beserta Para   Pembantu Rektor, Dekan dan Ketua Jurusan dilingkungan ISI Denpasar

Yang kami hormati      : Bapak Camat Baturiti beserta Jajarannya

Yang kami hormati      : Para Perbekel se- Kecamatan Baturiti

Yang kami hormati      : Bapak Bendesa Adat Pacung

Yang kami hormati      : Para dosen pembimbing serta para

mahasiswa peserta KKN yang kami                             banggakan

Om Swastyastu,

Mengawali laporan ini kami panjatkan puja dan puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat rahmatnya kita diberikan kesehatan untuk mengikuti acara Pelepasan mahasiswa  ISI Denpasar dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Nyata tahun 2010 ini.

Bapak Bupati yang terhormat,

Pada kesempatan ini dapat kami laporkan, bahwa Pelaksanaan KKN ISI Denpasar tahun akademik 2010/2011 merupakan kegiatan Intra-Kurikuler yang secara oprasional ditangani oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini, mahasiswa diharapkan  mendapat pelajaran yang sangat berharga untuk mengasah ketrampilan, wawasan dan daya nalarnya, terutama di dalam mengatasi masalah yang dihadapi dimasyarakat.

Pada pelaksanaan KKN tahun-tahun sebelumnya, para mahasiswa diwajibkan berada di lapangan selama tiga hari, yaitu : hari Jumat, Sabtu dan Minggu, oleh karena mereka masih aktif kuliah. Namun, pelaksanaan KKN tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini selama sebulan para mahasiswa akan berada dilapangan dan akan berlangsung dari tanggal 3 Agustus s/d 3 September 2010.

Selain di kecamartan Baturiti Tabanan, KKN ISI Denpasar juga dilaksanakan di Desa Sidatapa, Tampekan, Busungbiu Buleleng dan Desa Pasedahan Karangasem. ISI Denpasar melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat masih banyak berhutang kepada masyarakat Bali dalam arti positif dibidang pelestarian, dan pembinaan kesenian Bali. Puluhan Desa sedang menunggu kehadiran mahasiswa KKN ISI Denpasar, ini sebagai bukti nyata bahwa KKN ISI Denpasar masih menjadi dambaan   masyarakat Bali.

Bapak Bupati dan hadirin yang berbahagia,

Selama berada dilapangan, selain mengajar mereka juga belajar, serta diarahkan oleh para dosen pembimbingnyauntuk melakukan program-program kongkrit dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam pembinaan, pelestarian dan pengembangan kesenian di masayarakat.

Mahasiswa yang mengikuti KKN tahun 2010 ini sebanyak 139 orang, 71 orang dari Fakultas Seni Pertunjukan terdiri dari :

Seni Tari              : 26 orang

Seni Karawitan     : 39 orang

Seni Pedalangan :   6 orang

Sedangkan 68 orang dari Fakultas Seni Rupa dan Desain terdiri dari :

Seni Lukis            : 12 orang

DKV                      : 38 orang

Seni Patung             :   5 orang

Kriya Keramik       :   2 orang

Desain Interior      :   4 orang

Kriya kayu            :   2 orang

Fotografi               :   5 orang

Mereka akan dibimbing oleh 48 dosen pembimbing dan memberi arahan dalam penyusunan program maupun kegiatan dilapangan.

Besar harapan kami  semoga pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bermanfaat bagi mahasiswa, bagi masyarakat, terutama dalam pembinaan kesenian secara berkesinambungan di kecamatan Baturiti dan Bali pada umumnya

Atas nama segenap panitia Pelaksana KKN ISI Denpasar, menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Camat Baturiti dan Bapak Bendesa Adat Pacung atas penggunaan Balai Wantilan ini, sehingga acara Pelepasan mahasiswa dapat berjalan lancar. Terima kasih pula kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan KKN ISI Denpasar tahun akademik 2010/2011 di Kecamatan Baturiti ini.

Pada kesempatan yang baik ini teriring permohonan hormat kami kehadapan Bapak Bupati, dapat memberikan pengarahan umum dan lanjut melepas para mahasiswa KKN ISI Denpasar tahun 2010 ini

Sebgai akhir kata kami tutup dengan prama santi

Om Shanti, Shanti,Shanti, Om

Denpasar, 3 Agustus 2010

Ketua Panitia Pelaksana,

I Wayan Sudana, SST.,MHum

NIP.195401101978031003

Seameo Rihed Berikan Apresiasi Kepada ISI Denpasar

Seameo Rihed Berikan Apresiasi Kepada ISI Denpasar

Denpasar- Ada cerita indah dibalik kegiatan “The 6th IIEP-SEAMEO RIHED Workshop on Institutional Restructuring in Higher Education and Educational Trip to Indonesia” yang berlangsung di Ayodnya Resort Hotel, Nusa Dua-Bali dari tanggal 19 hingga 25 Juli 2010. Organisasi yang membidangi pendidikan di Asia Tenggara ini, dihadiri oleh para petinggi pendidikan, diantaranya Director of SEAMEO RIHED Bangkok, Coordinator of Asia-Pasific Programme of Educational Innovation for Development UNESCO Bangkok, Head Governance and Management in Education (GAME) IIE/ UNESCO Paris, Dirjen Dikti Indonesia serta para peserta dari berbagai negara.

Selain worshop, salah satu agenda mereka adalah kunjungan kesalah satu pergururan tinggi yang ada di Bali. ISI Denpasarlah salah satu perguruan tinggi yang mendapat kesempatan untuk dikunjungi selain Udayana. Kunjungannya ke ISI Denpasar bertepatan dengan kegiatan lomba mewarnai dan menggambar dari tingkat TK hingga SMA yang merupakan rangkaian dari perayaan Dies Natalis ISI ke VII dan Wisuda Sarjana Seni ke VIII, pada 19 Juli 2010. Pada kesempatan tersebut, Director SEAMEO RIHED, Prof. Dr. Supachai Yavaprabhas diberi kehormatan untuk memberikan hadiah kepada para pemenang lomba serta membuka Pameran Seni Rupa dan Desain yang bertempat di ISI Denpasar.

Kunjungan para petinggi pendidikan ini pun disuguhkan berbagai karya mahasiswa dan dosen dari berbagai jurusan. Bahkan mereka dapat melihat secara langsung workshop lukis, kriya dan desain yang dibawakan oleh para mahasiswa. Tak hanya itu kekaguman akan seni dan budaya Bali pun terus tampak dari wajah mereka, dimana dari Fakultas Seni Pertunjukkan memberikan workshop tari dan tabuh serta melaras gamelan. Kunjungan mereka di ISI Denpasar diakhiri dengan melakukan inspeksi ke museum yang dimiliki ISI Denpasar.

Keesokan harinya setelah acara pembukaan, ISI Denpasar pun mampu menyuguhkan tarian Pendet, Oleg Tambulilingan serta Tari Satya Brasta saat dinner pertama mereka di Bali. Kenangan para peserta dan pembicara kegitan The 6th IIEP-SEAMEO RIHED Workshop on Institutional Restructuring in Higher Education terhadap suguhan ISI pun terkenang hingga diakhir acara dimana dari kacamata mereka nilai terbaik mereka jatuhkan saat berkunjung ke ISI Denpasar.

Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A., mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih atas dipilihnya ISI Denpasar sebagai salah satu tempat kunjungan para penentu kebijakan pendidikan di Asia Tenggara tersebut. Apa yang telah ISI Denpasar berikan tidak lepas dari kerja keras seluruh civitas akademika ISI Denpasar. Pihaknya berharap, apa yang sudah dilakukan ISI mampu mencitrakan baik lembaga pendidikan yang ada di Indonesia. Dan dari diskusi yang diikuti Prof. Rai selama workshop, tak henti-hentinya ‘best practice’ yang diterapkan ISI Denpasar menjadi tauladan.

Humas ISI Denpasar

ISI Denpasar Kirim Delegasi Dalam SIPA (Solo Internasional performing Art) 2010

ISI Denpasar Kirim Delegasi Dalam SIPA (Solo Internasional performing Art) 2010

ISI Denpasar ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi SIPA (Solo International Performing Art) 2010 yang berlangsung selama tiga malam (16 – 18 Juli 2010). Menurut Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus Dekan FSP, I Ketut Garwa, SSn., M.Sn, tujuan dari kegiatan ini adalah menyatukan semangat dari keberagaman seni pertunjukan yang ada dengan Solo International Performing Arts (SIPA) 2010 sebagai ruang pertemuannya. Dengan SIPA 2010, Solo akan menjadi jembatan bertemunya berbagai ragam dan jenis yang ada dalam wilayah seni pertunjukan. Sebutan Kota Budaya pun akan semakin terteguhkan di dalamnya, sekaligus berharap munculnya multi efek dari kegiatan tersebut. Baik itu sosial, ekonomi atau pun politik terkait dengan ketahanan budaya.

Solo International Performing Art (SIPA) 2010 diselenggarakan di Pamedan Pura Mangkunegaran. Pamedan Pura Mangkunegaran. Kawasan ini memiliki nilai heritage yang tinggi seiring dengan sejarah perkembangan kadipaten Mangkunegaran. Istana yang didirikan oleh Pangeran Sambernyawa (KGPAA Mangkunagoro I) pada 14 Maret 1757 ini letaknya juga strategis karena berada di tengah kota. Selain itu mengingat Pura Mangkunegaran sebagai salah satu tempat bersejarah maka diharapkan dapat sekaligus mempromosikan Pura Mangkunegaran kepada dunia. Tentu saja melalui partisipasi para delegasi yang menjadi peserta SIPA 2010.

Para peserta SIPA selain dari komunitas seniman lokal juga akan melibatkan seniman-seniman dari dalam dan luar negeri. Mereka yang terlibat sudah melalui proses seleksi yang ketat, sehingga telah memenuhi kriteria. Adapun peserta yang akan terlibat dalam ajang ini yaitu dari 9 delegasi dari dalam negeri termasuk ISI Denpasar, sementara dari luar negeri melibatkan 7 negara yaitu Austria, Malaysia, Jerman, Timor leste, Mexico, India dan Jepang.

Ketua Pelaksana, I Dewa Ketut Wicaksana, S.SP., M.Hum menyampaikan bahwa ISI Denpasar menampilkan Karya Pertunjukan berjudul `Sasih Kenem`. Karya seni pertunjukan `Sasih Kenem` mengangkat fenomena mistis yang menjadi kepercayaan masyarakat Bali secara umum. Setiap bulan Desember atau pada bulan ke dua belas (sasih kenem) dianggap sebagai datangnya petaka alam yakni, gering, gerubug (wabah penyakit) yang membuat masyarakat Bali cemas dan ketakutan karena disebabkan oleh sesuatu yang gaib/mistis. Agar terhindar dari bahaya ini, dikalangan desa-desa tertentu di Bali melakukan ritual doa dengan sarana sesajen (banten), nyolahang Sanghyang (menarikan tari Sanghyang) mohon kekuatan dan berkah Tuhan yang turun melalui tari Sanghyang. Disamping itu masyarakat juga menabuh alat-alat yang bunyinya keras dan gaduh.

Suasana mistis ini yang digarap menjadi sajian karya seni pertunjukan dengan memadukan unsur-unsur yang ada dalam ritual `sasih kenem`. Chorus Vocal Chant merupakan materi dasar yang dikomposisikan secara kontekstual sebagai bentuk ritual mistis. Alat-alat bunyi yang sederhana digarap dan dieksplorasi seluas-luasnya yang dipadukan dengan beberapa instrumen dalam karawitan Bali. Berikut nama-nama delegasi dari ISI Denpasar: I Ketut Garwa, SSn., M.Sn. (Penanggung-jawab), I Dewa Ketut Wicaksana, SSP., M.Hum (Ketua Pelaksana), Ni Ketut Suryatini, SSKar., M.Sn. (Oficial), I Gusti Putu Sudarta, SSP., M.Sn (Penata Pedalangan), A. A. Mayun Artati, SST., M.Sn (Penata Tari), I Gede Mawan, SSn (Penata Karawitan), I Nyoman Kariasa, SSn (Penata Karawitan), Ni Komang Sekar Marhaeni, SSP (Penata Pedalangan), I Kadek Rudi Astawa (Penabuh), I Kadek Junianta (Penabuh), I Made Trisna (Penabuh), I Made Gede Kariyasa (Vokal Pedalangan), Ni Nyoman Wahyu Adi Gotama (Penari), Ni Made Liza Anggara Dewi (Penari), I Wayan Wisnaya (Penari) dan I Kadek Sumiarta (Penari).

Website ISI Denpasar Masuk Nominasi Anugrah Media Humas 2010

Website ISI Denpasar Masuk Nominasi Anugrah Media Humas 2010

Mataram- ISI Denpasar sebagai lembaga pendidikan seni terus berbenah untuk dapat melakukan pencitraan demi kemajuan lembaga. Salah satu fondasi untuk mewujudkan hal tersebut adalah memberdayakan Humas. Guna mengetahui perkembangan terkini terkait kebijakan-kebijakan pemerintah, Humas ISI Denpasar untuk yang kesekian kalinya telah mengikuti Pertemuan Tahunan Tingkat Nasional Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Pemerintah Tahun 2010. Pada tahun ini pertemuan kehumasan tersebut dilaksanakan di The Santosa Villas & Resort Senggigi Lombok, Mataram, pada 28-29 Juli 2010. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan layanan informasi humas pemerintah kepada masyarakat, bertemakan “Penguatan Kelembagaan Humas Pemerintah dalam rangka Implementasi Layanan Informasi kepada Masyarakat di Era Keterbukaan Informasi”. Pertemuan ini dibuka oleh Menkominfo dalam hal ini diwakili oleh Dirjen SKDI Kemkominfo (Bambang Subijantoro), yang diawali dengan sambutan Gubernur NTB, KH. M. Zainul. Serta dihadiri dengan beberapa nara sumber a.l: Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Kepala Pusat Pelaporan & Analisis Transaksi Keuangan, Anggota Komisi Informasi Pusat Ketua Bakohumas serta beberapa pejabat lainnya. Selain itu juga kegiatan ini juga untuk meningkatkan koordinasi humas-humas pemerintah untuk mensinergikan program-program kerja dan pelancaran arus informasi antar pusat dan daerah atau sebaliknya.

Peserta pertemuan tahunan tersebut diikuti oleh 160 instansi dengan jumlah peserta hingga 600 orang, yang terdiri dari Praktisi/Pejabat Humas, Kementerian/Instansi Tingkat Pusat/BUMN dan Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia,  Humas Perguruan Tinggi Negeri Seluruh Indonesia, serta Anggota Bakohumas Pusat.

Pada pertemuan tersbut diakhiri dengan malam keakraban serta pengumuman dan penganugrahan media humas. Adapun kategori media yang dilombakan adalah Penerbitan Internal, Profile Lembaga Cetak, Profile Audio Visual, Laporan Tahunan Cetak, Merchandise Utama serta Website. Dari kategori tersebut ISI Denpasar mengikuti 2 kategori yaitu Profile Lembaga Cetak serta Website. ISI Denpasar yang bersaing dengan 23 Perguruan Tinggi di Indonesia mampu masuk nominasi (lima Besar) sebagai nominator  kategori website. Pemenang pertama diraih oleh Universitas Indonesia, kedua Universitas Brawijaya, ketiga Universitas Jember, dan nominatornya yaitu Universitas Negeri Malang serta Institut Seni Indonesia Denpasar. Dari keikut sertaan ini ISI Denpasar adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Seni yang lolos dan mengikuti ajang bergengsi ini.

Loading...