M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Aspek Ergonomi Dalam Desain Pahat I

Sep 4, 2010 | Artikel, Berita

Oleh Drs. Made Radiawan, M.Erg., Dosen PS Kriya Seni

Keserasian dan kenyamanan manusia dalam menggunakan peralatan atau benda produk merupakan suatu ilmu  yang perlu dikembangkan. Aktivitas manusia  dalam pemakaian peralatan benda produk yang berupa sikap dan gerakan tubuh akan berdampak pada kondisi tubuh manusia. Dalam merancang disain perlatan (alat pahat) agar dapat menyusuaikan fungsi dari alat  yang didisain, dan dapat memberikan kekuasaan kepada si pemakai yaitu unsur kenyamanan, kesehatan maupun keserasian dalam penggunaannya.

Menentukan peralatan atau produk yang sesuai dengan  antropometri manusia  di berbagai bangsa tidaklah mudah, karena adanya ukuran tubuh yang berbeda, maka diperlukan suatu titik temu ukuran kondisi gerak dan lingkungan yang akan mempengaruhi.

Beberapa ukuran dan kondisi gerakan  atau lingkungan ,  diantaranya:

1. ukuran tubuh manusia berbagai bangsa;

2. posisi dan gerakan bagian tubuh manusia;

3. berat dari bagian tubuh manusia;

4. lingkungan kerja

5. kondisi produk yang akan dihadapi (Putra, 2004, 8).

Disiplin ilmu yang multidisipliner penggabungan elemen, fisiologi, psikologi, anatomi, seni, hygine, social dan ilmu lainnya, maka ergonomi akan berkaitan dengan aktivitas kerja  dengan sasaran yakni.

a. meningkatkan  kesejahteraan fisik dan mental, khususnya dengan  menanggulangi  penyakit akibat kerja, mengurangi beban titik dan mental  dan unutk kepuasan  kerja.

b.   meningkatkan  tarap hidup (sosial)  dengan  meningkatkan kualitas  kelompok kerja dan managemen pekerjaan.

c.   rasional antara aspek teknik, ekonomi, antropologi dan budaya agar menjadi seimbang dengan sistim manusia mesin, karena usaha meningkatkan efisiensi produksi kerja.

Aspek Ergonomi Dalam Desain Pahat I Selengkapnya

Categories

Berita Terkini

Loading...