
Foto: Jajaran pimpinan ISI BALI bersama Asesor BAN-PT dan tim akreditasi Prodi Tata Kelola Seni Program Magister ISI BALI, Jumat (20/2) di Gedung Desain Hub ISI BALI.
Program Studi Tata Kelola Seni Program Magister, Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Bali (ISI BALI) menjalani Asesmen Lapangan Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Jumat (20/2) di Gedung Desain Hub ISI BALI. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam proses akreditasi guna memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai standar nasional pendidikan tinggi.
Tim asesor yang hadir dalam asesmen lapangan ini yakni Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd. dan Dr. Agung Eko Budiwaspada, M.Sn., serta staf BAN-PT Dwi Sakti Nugroho. Kehadiran tim asesor disambut langsung oleh jajaran pimpinan ISI BALI, antara lain Rektor Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi Prof. Dr. AA. Gde Bagus Udayana, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum Dr. Made Jodog, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Prof. Dr. Komang Sudirga. Turut hadir Kepala Biro Umum dan Keuangan Dr. Gusti Ngurah Sudibya dan Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama Dr. Komang Arba Wirawan.

Foto: Asesmen Lapangan Akreditasi dari BAN-PT Jumat (20/2) di Gedung Desain Hub ISI BALI.
Pelaksanaan asesmen dipersiapkan oleh Unit Pengelola Program Studi (UPPS) Program Pascasarjana ISI BALI bersama tim akreditasi yang dipimpin Direktur Pascasarjana Nyoman Dewi Pebryani, Ph.D., didampingi Wakil Direktur Dr. Wayan Ardini, M.Si., Koordinator Prodi Tata Kelola Seni Program Magister Dr. Wayan Agus Eka Cahyadi, serta Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Prof. Dr. Wayan Setem
Rektor ISI BALI, Prof. Dr. I Wayan ‘Kun’ Adnyana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat kepada tim asesor BAN-PT. Ia menegaskan bahwa akreditasi merupakan wujud komitmen institusi dalam menjamin mutu dan kualitas Program Studi Tata Kelola Seni Program Magister agar senantiasa memenuhi standar yang ditetapkan BAN-PT.
Menurut Prof. Kun Adnyana, seluruh dokumen dan data yang dibutuhkan dalam proses asesmen telah dipersiapkan secara optimal oleh Prodi Tata Kelola Seni bersama UPPSs. Guru Besar Sejarah Seni tersebut berharap proses asesmen berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik bagi program studi.

Foto: Asesmen Lapangan Akreditasi dari BAN-PT Jumat (20/2) di Gedung Desain Hub ISI BALI.
Kegiatan Asesmen Lapangan memiliki tujuan utama untuk menilai kelayakan dan kualitas penyelenggaraan program studi secara komprehensif, mencakup aspek tata kelola, sumber daya manusia, kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta luaran dan capaian pembelajaran. Melalui proses ini, program studi memperoleh masukan konstruktif guna perbaikan berkelanjutan dan penguatan sistem penjaminan mutu internal.
Selain sesi bersama UPPS, tim asesor juga melakukan pertemuan dengan pelaksana penjaminan mutu internal, alumni dan pengguna lulusan, mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan. Rangkaian sesi ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai tata kelola, proses pembelajaran, luaran, serta kontribusi program studi terhadap kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd. menyampaikan bahwa Program Studi Tata Kelola Seni memiliki posisi yang unik dan penting di Bali. Keunikan tersebut terletak pada perannya dalam menjembatani praktik seni, manajemen, serta pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas kuat Pulau Bali. Prodi ini didukung oleh kekayaan tradisi seni, ekosistem budaya yang hidup, serta keterlibatan masyarakat dan pelaku seni, sehingga menjadi laboratorium nyata bagi pengembangan tata kelola seni berbasis kearifan lokal.
Selain itu, program studi ini didukung oleh dosen-dosen yang berkualitas, dengan sebagian besar merupakan guru besar dan akademisi berpengalaman di bidang seni dan manajemen budaya. Dukungan fasilitas sarana dan prasarana yang sangat baik juga menjadi faktor penunjang utama dalam proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Foto: Asesmen Lapangan Akreditasi dari BAN-PT Jumat (20/2) di Gedung Desain Hub ISI BALI.
Asesor Dr. Agung Eko Budiwaspada, M.Sn. menyampaikan bahwa berdasarkan sesi wawancara dengan mahasiswa, alumni, dan para pemangku kepentingan (stakeholders), Program Studi Tata Kelola Seni dinilai sangat unggul. Para responden menilai bahwa kurikulum relevan dengan kebutuhan lapangan, kualitas pengajaran tinggi, serta lulusan mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam pengelolaan seni dan budaya di berbagai sektor. Manfaat dari Asesmen Lapangan tidak hanya dirasakan oleh institusi, tetapi juga oleh mahasiswa, dosen, dan pemangku kepentingan. Hasil asesmen menjadi dasar dalam meningkatkan standar akademik, memperkuat reputasi institusi, serta memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri kreatif. (ISIBALI/Humas)










