M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

CANDRA BRATA

Penata

Nama                     : I Made Nadi

Nim                       : 2006 02 027

Program Studi       : Seni Karawitan

Candra Brata artinya pengendalian diri dengan meniru sifat-sifat baik Dewa Bulan (Dewa Candra). Hal ini memang patut diterapkan oleh seorang pemimpin. Lembut bersahaja dan sering memperlihatkan muka manis dalam penampilan di depan rakyat. Di samping itu seorang harus memiliki jiwa ksatria, bijaksana dan tegas mengambil sebuah keputusan dalam roda pemerintahan yang berdinamika.

Fenomena di atas memaknai penata untuk mentransformasikannya dalam bentuk komposisi karawitan tabuh kreasi pepanggulan dengan mengkombinasikan unsur-unsur musik seperti melodi, ritme, tempo dan dinamika, tanpa meninggalkan substansi pokok karawitan tradisi. Olah kreativitas diatas dituangkan dalam barungan gong kebyar.

Pendukung Karawitan    :

Sekaa Gong Sancaya Kanti Desa Pekraman Kesiman

Mahasiswa Jurusan Karawitan Semester II dan VI ISI Denpasar

LINGING CARIK

Penata

Nama                     : I Made Novianta

Nim                       : 2005 02 009

Program Studi       : Seni Karawitan

Sinopsis:

Linging adalah bunyi atau suara. Carik adalah sawah. Bunyi atau suara di persawahan  merupakan inspirasi penata manakala mendengar gemericik air yang jatuh dari pematang sawah ke sawah, suara sunari, suara katak (kodok), dan binatang yang lain yang ada di persawahan. Suara Kepuakan yang dipergunakan untuk mengusir burung yang dimainkan anak-anak petani sambil bermain dan bernyanyi di saat padi mulai menguning. Suasana tersebutlah yang dijadikan ide oleh penata ke dalam sebuah garapan musik inovatif yang berjudul “LINGING CARIK”.

Pendukung Karawitan:

Sanggar Seni Mario Bross Br. Buduk, Mengwi, Badung

KAPINGON

Penata

Nama                     : I Made Purdita

Nim                       : 2006 02 025

Program Studi       : Seni Karawitan

Gemuruh…….ombak,…….hembusan angin,……teriknya matahari,menyinari kemilau pasir di pantai yang memberikan suatu pemaknaan terwujudnya nilai-nilai estetika yang merupakan anugerah Yang Maha Esa.

Fenomena di atas yang menghilhami penata untuk mentransformasikan suasana melalui sebuah komposisi karawitan kreasi kekebyaran dengan menggunakan media ungkap barungan Gong Kebyar. Dengan mengaktualisasikan unsur-unsur musik yang masih berpijak pada pola karawitan tradisi sehingga lahirlah komposisi karawitan kreatif dan inovatif dengan judul “Kapingon”

Pendukung Karawitan    :

Sekaa Gong Werdi Swara Banjar Kedaton Kesiman Denpasar Timur

“ MOKSA”

Penata

Nama                   : I Wayan Putra Jaya Semara

Nim                       : 2004.01.02.1.0011

Program Studi       : Seni Karawitan

Sinopsis:

Mencari kebahagiaan abadi merupakan tujuan setiap insan, dimana di jaman sekarang ini sangatlah sulit mencapai kebahagiaan abadi, sebab dalam perjalanan hidup ini penuh dengan godaan dan rintangan yang harus dihadapi. Keinginan tersebut penata ungkapkan dalam wujud komposisi karawitan dengan Judul “MOKSA” yang berarti kebahagiaan tertinggi. Komposisi Karawitan ini merupakan garapan yang bermediakan Angklung Kebyar, dimana perasaan bimbang, kalut, keseriusan, dan kecermatan menjalankan hidup untuk menuju kebahagiaan tertinggi digambarkan melalui melodi, irama,tempo,harmoni dan dinamika.

Pendukung Karawitan :

Sekaa Dharma Kerti Yoga, Br.Pande Pedungan

TARI KREASI PUTRI KERAS “NYARI”

Penata

Nama                     : Ni Putu Sri Desy Ekayanthi

Nim                       : 200601021

Program Studi       : Seni Tari

Sinopsis :

Nyari berarti melakukan sesuatu dengan sari yang dituangkan dalam karakter Leak Sari. Leak Sari merupakan ilmu pengeleakan paling tinggi dari ilmu pengeleakan lainnya. Bahkan manusia dan bukan bangkai yang menjadi santapannya namun dari sari bungalah yang menjadi santapannya yang merupakan sumber energi dari Leak Sari tersebut.

Penata Iringan       : I Ketut Cater, S.Sn

Pendukung Tari      :

1. Ni Wayan Aniek Ferdiantini

2. Ni Luh Putu Putri Utami

3. Ni Wayan Lia Candra Dewi

4. Ida Ayu Ratih Ragiswari

Pendukung Karawitan       : Sekaa Angklung Pasraman Sewaka Widya

Darma Kanaka(Pabanyumas),

Banjar Batanancak, Mas-Ubud

WARAPARICÁRIKÁ

Penata

Nama                     : Putu Mahesa Utari

Nim                       : 200501002

Program Studi       : Seni Tari

Sinopsis :

Sifat tegas, semangat, lincah dan enerjik merupakan sifat-sifat umum yang dimiliki oleh seorang pelayan wanita, selain itu seorang pelayan wanita memiliki kelembutan dan lemah gemulai. Sifat- sifat inlah yang ditampilkan dalam garapan dan dengan olah vocal yang mewakili ekspresi jiwanya. Demikian arti ungkapan dari WARAPARICÁRIKÁ. Kelebihan dan kemampuannya dituangkan melalui perubahan olah gerak dan ekprasi untuk menunjukkan karakter.

Pendukung Karawitan       : Sanggar Arma Kumara Sari,

Pengosekan, Ubud-Gianyar

Loading...