M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Televisi sebagai Konstruksi Realitas, Bagian I

Televisi sebagai Konstruksi Realitas, Bagian I

Kiriman Arya Pageh Wibawa, Dosen PS Desain Komunikasi Visual

Pengantar

Televisi adalah salah satu bentuk mass media yang mempunyai pengaruh sangat besar dalam membentuk konstruksi realitas. Hampir sebagian besar waktu luang manusia dihabiskan di depan pesawat televisi. Sehingga dapat dikatakan bahwa televisi adalah salah satu bentuk dari budaya popular manusia. Menurut survey yang dilakukan (Allen, 1992) disebutkan bahwa khalayak di Inggris, misalnya, menghabiskan rata-rata lebih dari sepertiga jam terjaganya untuk menonton televisi. Di Amerika, rata-rata jam yang dihabiskan untuk menonton sekitar dua kalinya. Orang Amerika “rata-rata” akan menghabiskan lebih dari tujuh tahun menonton televisi (Kubey and Csikszent-Mihalyi, 1990). Bila dibandingkan dengan media-media lain, televisi bersifat istimewa karena kesediaannya yang lengkap. Dan ada sesuatu yang juga lebih spesial perihal program televisi ini, yang secara langsung terkait dengan representasi suatu kelompok sosial (Burton, 2000).

Program-program yang ditayangkan televisi cukup beragam. Mulai dari iklan sampai opera sabun. khayalak pemirsa tidak serta merta dapat langsung menterjemahkan program-program yang ditayangkan televisi. Seperti yang diungkapkan oleh Hall (dalam John Storey, 1996)

“kesalahanpahaman yang bersifat secara harfiah pastilah ada. Penonton tidak mengetahui istilah-istilah yang digunakan, tidak bisa mengikuti logika argumen atau penjelasan yang kompleks, tidak akrab dengan bahasa tertentu, menemukan konsep-konsep yang terlalu asing atau sulit atau dikelabui dengan narasi yang berbelit-belit. Namun, lebih sering para broadcaster risau bahwa khalayak gagal mengambil makna seperti yang mereka maksudkan. Apa yang sesungguhnya ingin mereka katakana adalah bahwa para pemirsa tidak beroperasi dalam kode yang ‘dominan’ atau yang lebih disukai”.

Pemahaman yang terjadi merupakan sebuah titik temu antara program dengan sekumpulan persepsi yang ada serta penilaian yang telah ada sebelumnya dalam benak pemirsa.

Setiap representasi yang dihadirkan lewat program-program televisi, merupakan bagian kompleks dari representasi lainnya. Misalnya representasi tentang kelelakian bisa juga merupakan bagian dari misalnya “suami” atau bisa juga berarti bahwa dalam program tertentu, merupakan sebuah gambaran tentang gender atau pekerjaan. Menurut Fairlough (1995), representasi dalam teks media boleh dikata berfungsi secara ideologis sepanjang representasi itu membantu mereproduksi hubungan sosial berkenaan dengan dominasi dan eksploitasi. Menurut pandangan marxis (Burton, 1999) berargumen bahwa media secara umum merepresentasikan pandangan konservatif tentang isu-isu sosial, dan merepresentasikan pelbagai nilai dan kepentingan orang-orang yang memiliki kekuasaan dalam masyarakat, yang biasanya menolak pandangan orang-orang yang tidak memiliki kekuasaan (p.85). Menurut teori feminis, perspektif feminis tentang media dan masyarakat tertarik kepada bagaimana media dan masyarakat tertarik kepada bagaimana media mengonstruksi pandangan-pandangan tentang perempuan. Mereka tertarik pada pelbagai implikasi bagi sosialisasi melalui gender (p.87).  Teori postmodernisme lebih tertarik kepada pelbagai kesenangan dalam teks daripada efek-efeknya yang mungkin terhadap masyarakat (p.89). Menurut Burton (2000), representasi dapat dipahami tatkala berfungsi secara ideologis dalam memproduksi relasi sosial yang berbentuk dominasi dan eksploitasi. Dalam pandangan Burton ada beberapa hal yang perlu dimengerti berkaitan dengan representasi sehingga relasi sosial yang berwujud dominasi dan eksploitasi ini terbentuk, yaitu stereotip, identitas, perbedaan, pengalamiahan dan yang tidak bisa dilupakan pula adalah ideologi.

Proses melihat gambar televisi yang tersusun atas representasi-representasi adalah proses yang kompleks. Melihat bukan sekadar aktifitas visual. Tindakan melihat hanya merupakan bagian dari persepsi, yang dalam prosesnya harus memahami apa yang dilihat. Ada persoalan pengalaman budaya yang dihubungkan dengan penglihatan atau pencerapan ini. Menurut Burton (2000), melihat citra/gambar dalam televisi terbagi menjadi dua yaitu melihat sebagai sudut pandang kritis dan melihat sebagai posisioning spasial atau temporal. Melihat dengan sudut pandang kritis adalah menggunakan frasa berdasarkan posisi pemirsa namun terutama berdasarkan konotasi kritisnya. Stuart Hall (1977) menggambarkan tiga “sudut pandang” untuk melihat dengan sudut pandang kritis ini yaitu :

Televisi sebagai Konstruksi Realitas, Bagian I, Selengkapnya

Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru ISI Denpasar Tahun 2011

untuk mengunduh “Syarat dan Ketentuan Pendaftaran” Klik di sini

Form Pendaftaran Klik di sini

SYARAT DAN KETENTUAN PENDAFTARAN CALON MAHASISWA BARU

INSITUT SENI INDONESIA DENPASAR

1. Program Studi yang ditawarkan

No.

Nama Program Studi / minat Jenjang Fakultas
1. Seni Tari S1 Fak. Seni Pertunjukan
2. Seni Karawitan S1 Fak. Seni Pertunjukan
3. Seni Pedalangan S1 Fak. Seni Pertunjukan
4. Seni Rupa Murni/Lukis S1 Fak. Seni Rupa dan Desain
Seni Rupa Murni/Patung S1 Fak. Seni Rupa dan Desain
5. Desain Interrior S1 Fak. Seni Rupa dan Desain
6. Desain Komunikasi Visual S1 Fak. Seni Rupa dan Desain
7. riya Seni/Kriya Kayu S1 Fak. Seni Rupa dan Desain
Kriya Seni/Kriya Kramik S1 Fak. Seni Rupa dan Desain
8. Fotografi S1 Fak. Seni Rupa dan Desain

2.     Pendaftaran penerimaan calon mahasiswa baru Institut Seni Indonesia

Denpasardilakukan melalui tiga jalur, yaitu:

  • Jalur Beasiswa BIDIKMISI
  • Jalur PMDK
  • Jalur Umum/Regular

Jalur Beasiswa BIDIKMISI

Informasi lebih lanjut kunjungi:

Jalur PMDK

Kouta Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Jalur PMDK sebanyak 40 orang dengan proporsi 5 orang masing-masing Program Studi

Syarat dan ketentuan:

1)   Pendaftar masih berstatus siswa aktif sedang duduk di kelas III/XII SMA/SMK/MA;

2)   Rata-Rata Nilai Raport semester IV dan V serendah-rendahnya 8,00 atau 20 (dua puluh) besar terbaik  dikelas              (untuk sekolah Negeri) dan 5 besar terbaik di kelas untuk sekolah swasta atau rata-rata nilai raport serendah-                rendahnya 8,00 pada semester IV dan V;

3)   Pengantar dari Kepala Sekolah bersangkutan;

4)   Mengisi Form Pendaftaran (dapat diambil di tempat pendaftaran atau di unduh di www.baak.isi-dps.ac.id

5)   Pas Foto warna 3 x 4 sebanyak 3 lembar

6)   Fotocopy raport semester I-V;

7)   Fotocopy Piagam/sertifikat Prestasi Akademik/Non Akademik yang diperoleh selama menjadi siswa SMA/SMK/               MA/sederajat;

8)   Pendaftaran bisa dilakukan secara kolektif dari sekolah masing-masing atau mandiri yang dibawa langusng  calon        peserta atau oleh pihak sekolah.

9)   Biaya Administrasi Pendaftaran Rp. 250.000/orang yang dibayarkan langsung lewat rekening BRI Nomor :                   0368- 01. 000687. 7. 30. 7 atas nama Bendahara Penerimaan ISI Denpasar;

10)   Waktu dan tempat pendaftaran:                                                                                                                                                                                   Waktu :  Senin – Jumat : 09.00-14.00 wita.                      Tgl. 14 ~ 25 Maret 2011                                                                                       Tempat pendaftaran : Sub. Bagian Akademik, BAAKK, gedung rektorat ISI Denpasar                                                                          Jln. Nusa Indah Denpasar       Telp. (0361) 227316  Fax. (0361) 236100

11)  Dokumen pendaftaran meliputi berkas point 2 s.d. 7 dan bukti  pembayaran administrasi (point 9)

Jalur Umum/Regular

Syarat dan ketentuan:

1.       Memiliki Ijazah serendah-rendahnya SMA/SMK/MA/sederajat

2.       Mengisi Form Pendaftaran ( diambil di tempat pendaftaran atau  unduh melalui www.bakk.isi-dps.ac.id

3.       Melampirkan fotocopy     ijazah yang dimiliki sesuai ketentuan point 1 di atas.

4.       Pas Foto warna 3 x 4 sebanyak 3 lembar

5.       Administrasi Pendaftaran Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah)

6.       Dokumen pendaftaran (point 1 ~ 4 di atas) dimasukkan dalam satu map

7.       Waktu dan tempat Pendaftaran, setiap hari kerja:                                                                                                                                                  Senin – Jumat : 09.00-14.00 wita.           Tanggal 6 Juni 2011  s.d.  22 Juni 2011                                                                                   Tempat pendaftaran : Sub. Bagian  Akademik, BAAKK, gedung rektorat ISI Denpasar,   Jln. Nusa  Indah                                   Br. Abian Kapas Denpasar

3.     Testing/Seleksi Peserta Calon Mahasiswa Baru

3.1)     Jalur BIDIKMISI dilakukan seleksi lewat berkas/dokumen oleh tim BIDIKMISI

3.2)     Jalur PMDK dilakukan seleksi lewat berkas/dokumen pendaftaran oleh Panitia PMDK ISI Denpasar

3.3)     jalur Reguler diadakan seleksi sebagai berikut:

Hari/Tgl. Waktu Materi Tes Keterangan
Rabu, 03 – 08 – 2011 8.00~09.90 09.00~10.00

10.00~10.30

10.30~11.30 11.30~12.30

  • Pancasila dan UUD 1945
  • Bhs. Indonesia

I s t i r a h a t

  • Bhs. Ingris
  • Wawasan Seni
  • Tertulis
  • Tertulis

  • Tertulis
  • Tetulis
Kamis,  04 – 08 – 2011 08.00~Selesai
  • Psychotest
  • Lisan/interview

Jumat,  05 – 08 – 2011

08.00~selesai
  • Bakat dan Keterampilan
  • Praktek

3. Pengumuman hasil seleksi

  • Pengumuman kelulusan/hasil seleksi Jalur BIDIKMISI belum dapat kami tentukan mengingat menunggu konformasi dari Direktorat Jendral Penidikan Tinggi Jakarta. Informasi lebih lajut pengumuman kelulusan jalur Bidikmisi melalui laman web di atas atau www.baak.isi-dps.ac.id
  • Pengumuman Kelulusan/Hasil Seleksi jalur PMDK 6 April 2011
  • Pengumuman Kelulusan/Hasil Seleksi jalur Regular, 12 Agustus 2011

4. Pendaftarn kembali bagi yang lulus seleksi:

  • Pendaftaran kembali yang lulus seleksi Jalur BIDIKMISI belum dapat kami tettukan, informasi lebih lanjut kunjungi salah satu web di atas  atau Telp. (0361) 223716 (Sub. Bagian Kemahasiswaan BAAKK ISI Denpasar)
  • Pendaftaran kembali yang lulus seleksi Jalur PMDK 6 ~ 13 April 2011
  • Pendaftaran kembali yang lulus seleksi Jalur Regular 12 Agustus ~ 19 Agustus 2011


5. Tentang hal yang belum jelas,

dapat ditanyakan langsung di tempat pendaftaan Kampus ISI Denpasar Bagian Akademik dan Kemahasiswaan BAAKK ISI Denpasar. Jln. Nusa Indah Br. Abian Kapas Denpasar atau menghubungi Telp. (0361) 223716.

a.n. Rektor

Pembantu Rektor I

ttd

Drs. I Ketut Murdana, M.Sn                                                                                                                                                                                             NIP.   195712311985031009

FSRD ISI Denpasar Gelar Pameran Tugas Akhir

FSRD ISI Denpasar Gelar Pameran Tugas Akhir

Selasa malam (18/1) lalu, Fakultas Seni Rtupa dan Desain (FSRD) ISI Denpasar menggelar acara pembukaan pameran di Sika Gallery Ubud. Sejumlah 43 mahasiswa semester ganjil tahun ajaran 2010/2011 ambil bagian dalam kegiatan yang akan berlangsung  dari tanggal 18 Januari s/d 1 Februari 2011, bertempat di Sika Galley Ubud. Pameran ini merupakan pertanggungjawaban akademik setelah mahasiswa menempuh ujian comprehensive yang dimulai pada tanggal 24-28 Januari 2011 mendatang. 43 mahasiswa peserta pameran terdiri dari mahasiswa jurusan Seni Rupa Murni sebanyak 12 (9 orang minat lukis, 3 orang minat patung),Jurusan Kriya 2 orang (dari minat kayu), Desain Interior 9 orang, Desain Komunikasi Visual (DKV) 19 orang, serta Prodi Fotografi 1 orang.

Dekan FSRD, Dra.Ni Made Rinu, M.Si. dalam sambutannya mengatakan bahwa pameran kali ini merupakan hasil kreatifitas mahasiswa yang memiliki nilai sangat spesifik, karena menampilkan karya-karya sesuai dengan perkembangan estetika sebagai sebuah ilmu keindahan yang selalu bergerak sealur perkembangan zaman, yang terefleksi dalam gaya hidup, trend serta kolaborasi budaya lingkungannya, dan  diharapkan mampu membawa kiprah dan kontribusi terutama dalam meningkatkan wacana, evaluasi, apresiasi seni terhadap masyarakat. “Semoga pameran ini dapat membangun dialog apresiatif serta mampu meningkatkan kesadaran budaya bagi para seniman, pencinta seni, pengamat seni, dan masyarakat pada umumnya,” harap Rinu.

Rektor ISI, Prof.Dr.I Wayan Rai S.,M.A. sesaat sebelum membuka pameran secara resmi, menegaskan pentingnya networking dalam kemajuan kampus. “Kami sangat bangga atas kerja keras FSRD, sehingga beberapa kerja sama telah terjalin, diantaranya pameran bersama “All Agree” yang akan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara ISI Denpasar dan University of Western Australia akhir Pebruari mendatang. Tanpa networking, segala upaya yang kita lakukan tak akan mencapai hasil optimal,”Prof. Rai mamaparkan.

Humas ISI Denpasar melaporkan

STIE Perbanas Kunjungi ISI Denpasar

STIE Perbanas Kunjungi ISI Denpasar

Kampus ISI Denpasar tidak pernah surut aktifitas. Di sela- sela kegiatan Ujian Akhir Semester, Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) mendapat kunjungan studi banding  STIE Perbanas Surabaya. Rombongan berjumlah sekitar 50 orang ini diterima langsung oleh Dekan FSP beserta jajarannya serta Himpunan Mahasiswa Jurusan Tari.

“Kami sangat bangga dapat melaksanakan studi banding di kampus ISI Denpasar, dan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada pihak ISI yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan kami di kampus ISI Denpasar, “ujar  Tri Antoro, SE, kepala seksi bidang kemahasiswaan yang membawahi UKM Tari STIE Perbanas Surabaya. Para Mahasiswa Perbanas ini membawakan empat tarian yaitu salsa, modern dance, kreasi modern, dan tari galuh. Sedangkan mahasiswa Jurusan Tari ISI Denpasar membawakan tarian Selat Segara, Jauk Manis, dan Satya Brasta.

Dekan FSP, I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn, didampingi PD I, II, III serta Ketua Jurusan Tari menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan STIE Perbanas Surabaya karena telah memilih ISI Denpasar untuk kegiatan studi banding. “Dengan adanya kunjungan studi banding mahasiswa STIE Perbanas Surabaya, kiranya dapat memberi inspirasi bagi mahasiswa Jurusan Tari untuk lebih meningkatkan diri,” harap Garwa.

Usai acara pementasan, mahasiswa ISI dan STIE Perbanas Surabaya, melaksanakan tukar pikiran tentang tari-tarian yang mereka bawakan, serta beberapa hal lainnya mengenai kampus masing-masing, yang berlangsung akrab namun penuh nuansa akademis.

Humas ISI Denpasar melaporkan.

Dirumuskan, Porsi Bantuan Dana ke PTN

Dirumuskan, Porsi Bantuan Dana ke PTN

JAKARTA—Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh menjelaskan, pihaknya tengah menyiapkan struktur anggaran khusus, terutama untuk jenjang perguruan tinggi negeri (PTN). Mendiknas menjelaskan, struktur anggaran khusus ini bertujuan untuk menghadapi adanya rencana penghapusan penerimaan mahasiswa melalui jalur mandiri di tahun 2012 mendatang.
Dikatakan, sumber anggaran di PTN tersebut ada tiga macam. Pertama, berasal dari siswa melalui SPP. Kedua, dari pemerintah. Ketiga, dari dana mandiri PTN melalui kerjasama riset.  Menurutnya, struktur anggaran ini ke depannya  akan lebih ditata kembali terutama mengenai porsi dana pendapatan PTN.
“Ke depan, struktur ini akan kita tata kembali terutama mengenai porsi. Misalnya, jika PTN dapat menaikkan porsi pendapatan dari dana penelitannya, maka pemerintah akan memberikan insentif. Sebaliknya, jika PTN menaikkan porsi pendapatan dari besaran SPP mahasiswa, maka pemerintah akan menurunkan insentifnya. Turunkan di sini artinya mengurangi,” jelas Mendiknas ketika ditemui usai rakat kerja (Raker) bersama Komisi X di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (17/1).
Mendiknas menyebutkan, porsi dana pendapatan setiap PTN berbeda-beda. Mendiknas mengumpamakan, jika awalnya dana penelitian mencapai Rp 1 miliar dan dana insentif pemerintah Rp 100 miliar, maka jika PTN mampu menaikan dana penelitian hingga Rp 2 miliar, dana insentif akan ditambah menjadi Rp 120 miliar. “Sehingga, jika PTN menaikkan dana penelitian, maka secara otomatis anggaran total seluruh PTN yang bersangkutan akan naik drastis,” ujarnya.
Dijelaskan, masalah ini tidak membutuhkan persetujuan PTN. “Masalah ini bukan urusan setuju tidak setuju, tetapi ini policy ke depan di tahun 2012.Sehingga, dengan adanya struktur anggaran seperti itu maka kawan-kawan (PTN) akan semakin bersemangat,” imbuhnya. (cha/jpnn)

Sumber: jppn.com

Bentuk Pertunjukan Tekno Akustik Musik dalam pariwisata II

Bentuk Pertunjukan Tekno Akustik Musik dalam pariwisata II

Kiriman Hendra Santosa, Dosen PS Seni Karawitan ISI Denpasar

Sistem Live Total

Selanjutnya mereka berempat tampil bersama. Tiga  orang pemain instrumen akustik dan satu orang DJ.  Mereka hapal betul dimana, kapan, dan instrumen apa yang harus mereka mainkan. DJ sudah memformat lagu-lagu yang akan dimainkan. DJ hanya mengeluarkan ritme-ritme tertentu dari DJ turntable dan DJ Players. Si DJ sendiri mulai memainkan mixer DJnya kemudian membuat scrit-scrit sebagai ornamen dari beat yang dibuatnya. Menurut Jaja, salah seorang pemain soulplif, mengatakan bahwa mereka memang telah membuat dasar-dasar melodi dan ritme pada instrumen akustik. Kemudian setelah hafal benar, melodi dan ritme tersebut dikembangkan lagi selama mereka pentas, tergantung mood yang didapat pada saat mereka pentas.

Berdasarkan penampilan yang terlihat, sistem live total ini sebenarnya tidaklah semuanya live karena ternyata beat atau ritme dasar dari musik yang dihasilkan keluar dari peralatan DJ dan sebagai dari laptop yang memang sudah dibuat sedemikian rupa. Perlu diketahui bahwa untuk loops yang seperti ini sangat mudah didapat dan dibuat. Ritme dasar ini jelas merupakan sebuah hasil dari pengembangan teknologi pada musik. Tetapi keberadaan loops-loops seperti ini tidaklah begitu mengkhawatirkan dunia musik karena untuk membuat sebuah komposisi berdasarkan loops-loops itu ternya perlu talenta dan kemampuan seni musik yang baik. jika tidak mempunyai kemampuan bermain yang baik maka musik yang dihasilkannya hanyalah sebuah musik robot yang hambar tanpa rasa seperti bagaimana kita memainkan sebuah instrumen musik secara langsung.

3. Sistem Lipsing

Pada kesempatan yang lain, ternyata ada beberapa perubahan dua orang pemain instrumen akustik yang sama sekali masih baru. mereka asli kelahiran pulau Bali. Dua orang pemain baru ini membawakan suling Bali pada saat mereka tampil solo dengan latar belakang musik yang keluar dari perangkat laptop.

Pada saat tampil bersama, mereka semuanya memainkan lagu-lagu yang telah biasa group soulplif bawakan. Pada saat membawakan lagu-lagu tersebut, tampak terlihat ada beberapa keraguan dari kedua pemain baru tersebut. Setelah ditanyakan tentang hal tersebut dikatakan bahwa lagu yang dimainkan memang sudah keluar dari CD yang diputar oleh DJ, dan mereka berdua memainkan seperti sungguh-sungguh bermain tetapi sebenarnya tidak begitu berbunyi karena mikrofon yang dipasang dalam keadaan mati.

Bentuk Pertunjukan Tekno Akustik Musik dalam pariwisata II, Selengkapnya

Loading...