M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Gaya Hidup Remaja Masa Kini Sebagai Sumber Inspirasi Dalam Seni Lukis

Gaya Hidup Remaja Masa Kini Sebagai Sumber Inspirasi Dalam Seni Lukis

“Gaya Hidup Remaja Masa Kini Sebagai Sumber Inspirasi Dalam Seni Lukis” dipilih pencipta, sebagai media dalam mengungkap dan mengkritik tentang gaya hidup remaja masa kini khususnya yang bersifat negatif. Remaja sering digambarkan sebagai usia dimana manusia dapat ditolerir untuk melakukan banyak pelanggaran terhadap norma baku masyarakat, yang akhirnya tanpa pikir panjang mereka bebas mencoba hal-hal yang cenderung negatif. Tujuan pencipta memilih konsep tersebut yaitu untuk memberi sebuah bayangan tentang dampak dari gaya hidup remaja masa kini yang kurang baik dan kemudian untuk dicermati, sehingga dapat ditanggulangi bersama agar tidak ikut terjerumus dalam hal-hal yang bersifat negatif. Manfaat yang didapat dari karya lukis dengan konsep tersebut, yaitu dapat dijadikan sebagai kritik sosial terhadap gaya hidup remaja, agar menjadi lebih baik dan dapat menghasilkan karya yang unik dan menarik.

Dari konsep gaya hidup remaja, teknik yang digunakan pencipta dalam karya ialah teknik dusel, dengan melakukan berbagai tahapan seperti penjajagan, percobaan, persiapan, pembentukan dan penyelesaian.

Hasil yang dicapai dari konsep Gaya Hidup Remaja Masa Kini adalah terciptanya dua belas buah karya yang unik dengan gaya realias. Dari semua tahapan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pencipta memilih konsep Gaya Hidup Remaja Masa Kini, agar dapat dijadikan cerminan bagi masyarakat khususnya remaja dalam kehidupannya.

Kata Kunci : Gaya Hidup Remaja Sebagai Sumber Inspirasi.

  

Game Play Station Budaya Konsumtif Bagi Dunia Anak – Anak

Game Play Station Budaya Konsumtif Bagi Dunia Anak – Anak

Rumusan masalah dalam mengulas dan memaparkan tentang game playstation sebagai budaya konsumtif  bagi dunia anak-anak dapat dirumuskan sebagai berikut : Bagaimana proses mengungkapkan game play station sebagai budaya konsumtif  bagi dunia anak-anak dalam penciptaan karya seni lukis? Bagaimana mengolah sumber-sumber ide yang diperoleh dari karya-karya pelukis terdahulu yang sejenis agar mampu membangun karakter pribadi? Bagaimana upaya menyusun struktur estetika yang meliputi wajah dan karakter manusia serta alam benda yang berkaitan dengan permainan game play station?

Tujuan yang diharapkan oleh pencipta dalam penciptaan karya seni lukis tugas akhir ini, Dapat mengetahui proses yang dilalui pencipta untuk mengungkapkan judul game play station sebagai budaya konsumtif  bagi dunia anak-anak. Mampu  mengolah sumber-sumber ide yang diperoleh dari karya-karya pelukis terdahulu yang sejenis agar mampu membangun karakter pribadi. Mengetahui upaya menyusun struktur estetika yang meliputi wajah dan karakter manusia serta alam benda yang berkaitan dengan permainan game play station.

Proses penciptaan seni lukis dengan tema game play station sebagai budaya konsumtif bagi anak-anak ini meliputi beberapa tahapan yaitu: penjajagan (eksplorasi), percobaan (eksperimen), pembentukan (forming), penyelesaian (finishing). Proses penciptaan dalam setiap tahapannya membutuhkan rentan waktu yang berbeda sesuai dengan suasana hati dan kondisi fisik  pencipta.

Hasil yang dicapai dari tema game play station adalah terciptanya karya yang unik dan menarik. Dengan demikian disimpulkan bahwa dalam karya lukis yang pencipta hasilkan memiliki suatu unsur kritikan, keprihatinan dan harapan akan dampak dari game play station.

Kata Kunci: Game Play Station, Budaya Konsumtif, Anak-anak

STUDI EKSKURSI ISI SURAKARTA 8-9 DESEMBER 2011

STUDI EKSKURSI ISI SURAKARTA 8-9 DESEMBER 2011

PESERTA STUDI EKSKURSI DISAMBUT OLEH REKTOR ISI DENPASAR, YANG SELANJUTNYA MASING-MASING JURUSAN DARI PESERTA DARI STUDI EKSKURSI MENGIKUTI KEGIATAN WORKSHOP DI FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN DAN DI FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN. STUDI EKSKURSI INI DILAKUKAN SELAMA 2 HARI DI ISI DENPASAR.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selamat Datang Rombongan ISI Surakarta

Selamat Datang Rombongan ISI Surakarta

Rombongan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta hadir megunjungi ISI Denpasar dalam rangkaian Studi Ekskursi, rombongan yang berjumlah 140 orang terdiri dari mahasiswa beserta dosen dari dua fakultas di ISI Surakarta akan mengadakan workshop selama dua hari di Fakultas Seni Pertunjukan dan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar dalam rangkaian pengenalan budaya daerah.

Rombongan diterima oleh Rektor ISI Denpasar beserta pejabat struktural, dosen, pegawai, serta mahasiswa di Gedung Natya Mandala ISI Denpasar. Acara dimulai pukul 11 pada hari kamis (8/12) dengan didahului oleh laporan singkat ketua panitia studi ekskursi Drs. Soeyanto, M.Sn, beliau mengungkapkan sangat bahagia kedatangan rombongan ini diterima dengan tangan terbuka oleh ISI Denpasar, “ dimana ISI Denpasar merupakan saudara tua ISI Surakarta” imbuhnya.

Selanjutnya sambutan singkat oleh Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A yang sekaligus membuka acara kegiatan Studi Ekskursi, dalam kesempatan ini Prof Rai mengucapkan Selamat datang di kampus ISI Denpasar, semoga akan mendapatkan pengalaman yang berharga selama beraktifitas di kampus ISI Denpasar. “Kedepannya saya berharap selain studi ekskursi akan ada pertukaran pelajar sesama perguruan tinggi seni di Indonesia, yang memilki system transfer kredit, sehingga mampu mengembangkan wawasan yang dimiliki mahasiswa” harap Prof Rai.

Usai menghadiri acara pembukaan, selanjutnya rombongan akan mengikuti workshop yang diselenggarakan di masing-masing jurusan, yakni workshop Tari, Karawitan, Pedalangan, Lukis, Kriya, Fotografi, dan Desain Interior. Penyelenggaraan workshop akan terbagi dalam tiga session, session pertama akan dilaksanakan pada hari ini (8/12) kemudian dua workshop lainnya dilaksanakan esok hari (9/12).

Workshop Internasional Fotografi Under Water

Workshop Internasional Fotografi Under Water

Program Studi Fotografi, FSRD, ISI Denpasar selenggarakan Workshop fotografi internasional dalam industry kreatif, yang menghadirkan Pembicara Keith Ellenbogen (Fotografer Amerika Serikat) Fulbright Fellow, dan Dosen Departemen Fotografi di Parsons School of Desain, New York, Senin (12/12/11) ini.

Saat ini Keith Ellenbogen sedang melakukan kunjungan di Indonesia untuk mengabadikan lingkungan laut Indonesia untuk program World Ocean Health Index, dan bekerja pada Conservation International Indonesia, di Denpasar sebuah konservasi non profit yang berfokus p[ada konservasi laut Indonesia.

Keith menawarkan sebuah workshop fotografi bagi mahasiswa jurusan Fotografi dan Seni di ISI Denpasar pada tanggal 12 Desember 2011 di siang hari (sekitar 3 jam). Tujuan workshop ini adalah mengkomunikasikan masalah- masalah lingkungan kepada para mahasiswa jurusan seni melalui kisah-kisah visual berbasis konservasi. Beberapa hal menarik yang dapat ditawarkan dalam workshop tersebut adalah integrasi konservasi laut dan seni;; warna/tekstur, pola-pola yang diperoleh dari alam, dst.

Kami dari CII merasa workshop ini adalah suatu kesempatan pembelajaran yang baik bagi mahasiswa ISI jurusan fotografi karena mereka dapat belajar tentang fotografi dari seorang pakar yang memang bekerja di lapangan. Workshop ini juga mungkin dapat mengembangkan minat riset bagi para mahasiswa fotografi khusunya dan ISI pada umumnya di masa depan. (kata Putu Liza Mustika dari CII.

Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Rai.,S.MA menyambut dengan gembira pelaksanaan workshop ini, agar dimanfaatkan untuk PS. Fotografi dapat go internasional. Begitu juga dekan FSRD memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan workshop ini. Sementara Ketua Program Studi I Komang Arba Wirawan, mengucapkan terimakasih kepada Ratna Cora sebagai penghubung dari penyelenggaraan workshop ini. Sementara peserta akan dibatasi dari anak-anak SMK/SMU dan Mahasiswa serta umum yang berminant pada fotografi bawah laut. “Saya berharap kita dapat belajar mencintai lingkungan, alam laut dari fotografi üngkap Arba.

ARBA WIRAWAN (HP: 085792291498 Email: [email protected]

Loading...