M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Sidang Senat Terbuka Dies Natalis IX dan Wisuda Sarjana X

Sidang Senat Terbuka Dies Natalis IX dan Wisuda Sarjana X

Kiriman Nyoman Dewi Pebriyani, Dosen PS. Desain Interior.

Acara puncak Dies Natalis IX dan Wisuda Sarjana X Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar berlangsung pada hari Sabtu (28/7) bertempat di Gedung Natya Mandala, turut dihadiri oleh Rektor ISI Yogyakarta, Rektor ISI Solo, I Wayan Berata, serta beberapa undangan penting lainnya. Acara Wisuda Sarjana ke sepuluh ISI Denpasar berlangsung dari pagi hari dengan wisudawan berjumlah 128 orang dari seluruh jurusan di ISI Denpasar.

“Peran perguruan tinggi seni negeri ke depan semakin penting dengan tambahan tugas pokok yang diberikan, sebelumnya hanya berfokus pada kesenian, akan diperluas dengan kebudayaan yang terkait dengan kesenian tersebut. Oleh karena itu konversi Institut Seni Indonesia Denpasar menjadi Institut Seni dan Budaya Indonesia Denpasar, harus mampu mewujudkan cita-cita dalam pembangunan karakter bangsa, memperkokoh seni dan budaya serta memperkuat NKRI”, ungkap Prof Rai dalam laporannya.

Pada pelaksanaan acara wisuda kali ini, ISI Denpasar menganugerahkan dan mengukuhkan I Wayan Berata yang berusia 86 tahun, sebagai Mpu Seni. Dalam kesempatan ini beliau yang didampingi oleh putrinya Prof. Suci yang juga merupakan guru besar bidang Kajian Budaya Universitas Udayana. Melalui putrinya beliau mengungkapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dianugerahkannya gelar Mpu Seni ini.

Usai acara pengukuhan disusul dengan orasi ilmiah oleh Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar.,M.Hum yang juga merupakan Pembantu Rektor II ISI Denpasar dengan judul Profesionalisme dalam Seni Pertunjukan Tradisional Bali; Peluang dan Tantangannya.

Kemudian sampailah pada acara yang ditunggu-tunggu yakni pelantikan dan penyerahan ijazah wisudawan oleh Rektor ISI Denpasar didampingi oleh Pembantu Rektor dan Dekan dari kedua fakultas. Wisudawan berasal dari seluruh jurusan di dua Fakultas; Fakultas Seni Pertunjukan yang terdiri dari 18 wisudawan jurusan Seni Tari, 23 wisudawan jurusan Karawitan, dan 3 wisudawan jurusan Pedalangan. Fakultas Seni Rupa dan Desain terdiri dari 22 wisudawan jurusan Seni Rupa Murni, 14 wisudawan jurusan Desain Interior, 41 wisudawan jurusan Desain Komunikasi Visual, 4 wisudawan jurusan Kriya Seni, dan 3 wisudawan jurusan Fotografi.

Kebanggaan dan kebahagiaan terpancar jelas di wajah para wisudawan yang satu persatu menuju keatas panggung untuk menerima ijazah dengan diiringi lagu padamu negeri oleh group paduan suara dan kelompok musik biola yang merupakan hasil didikan dosen ISI Denpasar. Usai menerima ijazah, seluruh wisudawan mengucapkan janji wisudawan yang dipimpin oleh salah satu wisudawan. Akhirnya acara ditutup dengan ucapan terimakasih, pesan dan kesan oleh perwakilan wisudawan Ni Nengah Ari Wijayani.

Berkarya Lewat “Harmony in Diversity”

Berkarya Lewat “Harmony in Diversity”

Arttitude merupakan pameran disain komunikasi visual mahasiswa DKV FSRD ISI Denpasar yang dilaksanakan rutin 2 tahun sekali. Dimulai tahun 2010, mahasiswa DKV FSRD ISI Denpasar menggelar Arttitude perdananya dengan mengangkat tema “World For Better Living” dengan harapan melalui pameran tersebut, mereka dapat mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan demi kehidupan di masa depan yang lebih baik.

Tahun 2012 ini tepatnya pada tanggal 8-11 Agustus 2012, Arttitude kembali mengadakan pameran dengan mengangkat tema “Harmony In Diversity” yaitu keberagaman dalam perbedaan. Pameran yang berlangsung selama 4 hari dari jam 10 pagi-10 malam ini akan diadakan di KUTA BEX. Ada beragam acara menarik yang bisa diikuti antara lain seminar manajemen desain “Pekerja Desain Komersial” (Ayip / ADGI Indonesia) , seminar ambient media (Iwan Esjepe/ Indonesia Bertindak) dengan biaya masing-masing sebesar Rp 35.000,- , talk show gratis mengenai “Harmony in Diversity” (Robi Navicula). Ada juga lomba Modern Dance dan Operet untuk pelajar serta Photography on Stage, T-shirt Painting dan Speed Painting Competition (Wacom) untuk pelajar dan mahasiswa. Selain itu ada live acoustic dari band-band Indie Bali seperti Scare of Bums, Emoni, Nosstress, Fast Difference, dll. Ada Food and Clothing Festival dan tidak lupa tattoo show.

Melalui acara ini, Arttitude mengajak masyarakat khususnya para generasi muda dan calon desainer komunikasi visual untuk memandang bahwa perbedaan di Indonesia membuat Indonesia menjadi lebih indah.

Facebook : Arttitude Bali

Twitter : @arttitudebali

Sekretariat : Gedung FSRD ISI Denpasar. Jln. Nusa Indah gang STSI – Denpasar.

Persyaratan lomba dapat di unduh disini :

Lomba Lukis Baju

Lomba Photography on stage

Lomba Modern Dance

Lomba Operet

Lomba Scoopy Tees Design Competition

Lomba WACOM Speed Painting Competition

Pameran Seni Rupa & Desain serta Malam Kesenian

Pameran Seni Rupa & Desain serta Malam Kesenian

Kiriman Nyoman Dewi Pebriyani, Dosen PS. Desain Interior.

Agenda acara pada hari kamis (26/7) adalah pembukaan pameran Fakultas Seni Rupa dan Desain yang mengambil tema “Peran Aktif Alumni dalam Implementasi Karakter Bangsa”, tema yang diambil sama dengan seminar yang digelar beberapa hari lalu. Pameran yang dibuka oleh Rektor ISI Denpasar dihadiri oleh Pejabat struktural, dosen, mahasiswa, dan pegawai di lingkungan ISI Denpasar.

Pameran yang rencananya berlangsung hingga akhir bulan ini dimeriahkan oleh pajangan dari hasil karya mahasiswa, dosen, alumni, dan designer. Adapun jumlah karya terdiri dari 74 karya Lukis, 12 karya patung, 5 karya kriya, 9 karya Desain Komunikasi Visual, 9 karya Photography, dan 11 karya desain fashion. “Dalam pameran kali ini, terjadi kolaborasi yang menarik antara keramik dengan desain fashion”, ungkap Pembantu Rektor I dalam sambutannya selaku ketua panitia.

Acara yang sedianya berlangsung selama kurang lebih seminggu ini mampu menyedot perhatian para pengunjung, selain karena adanya pameran jurusan baru, masing-masing mahasiswa, alumni, maupun dosen bediri disebelah karya mereka dan terlihat bercakap-cakap dengan pengunjung menjelaskan tentang karya-karya mereka.

Usai gelaran pembukaan pameran, Rektor ISI Denpasar beserta jajarannya bertolak menuju Gedung Natya Mandala untuk mengikuti acara Malam Kesenian yang dihadiri oleh mahasiswa, pemenang lomba-lomba yang telah digelar selama ini, dan beberapa khalayak umum terlihat memenuhi gedung Natya Mandala.

Acara yang dibuka oleh Rektor ISI Denpasar tepat pukul delapan malam, dalam kesempatan ini beliau mengungkapkan terimakasih kepada peserta dan panitia yang telah mendukung dan bekerja keras dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis dan Wisuda Sarjana kali ini, “tanpa bantuan dan kerja keras semua pihak kegiatan ini tidak mungkin bisa berjalan dengan baik”, ungkap Prof. Rai.

Usai dibuka, acara dilanjutkan dengan acara hiburan, dimana para pemenang lomba lagu Pop Indonesia dan Pop Bali unjuk suara emasnya dalam memeriahkan acara mala mini, tidak hanya menyanyi, beberapa mahasiswa menyumbangkan bakatnya dalam menari kontemporer diiringi dengan pembacaan puisi.

Sampailah pada acara puncak yakni penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba-lomba yang telah digelar sebelumnya, antara lain lomba makan kerupuk dan memasukkan paku ke botol untuk kategori anak-anak, lomba tarik tambang untuk kategori dewasa, lomba debat bahasa inggris, dan lomba menyanyi lagu Pop Indonesia dan lagu Pop Bali yang diikuti oleh seluruh kampus di Bali. Wajah bahagia menyelimuti para pemenang yang maju ke depan untuk menerima bingkisan hadiah.

“Benar-benar acara yang menyenangkan, selain dapat menyalurkan hobi dapat hadiah pula”, ungkap salah satu pemenang lagu Pop Indonesia.

Lomba Lagu Pop Indonesia dan Bali

Lomba Lagu Pop Indonesia dan Bali

Kiriman Nyoman Dewi Pebriyani, Dosen PS. Desain Interior.

Bersamaan dengan berlangsungnya acara seminar oleh alumni di Gedung Latta Mahosadhi pada hari selasa (24/7), turut berlangsung pula acara lomba lagu Pop Indonesia dan Bali yang diikuti oleh seluruh perguruan tinggi di Bali. Acara lomba lagu terbagi dua sesi, yakni sesi pertama dimulai di pagi hari dengan lomba lagu Pop Indonesia dan sesi kedua dimulai di sore hari dengan lomba lagu Pop Bali.

Pada Sesi pertama acara dibuka oleh Rektor ISI Denpasar beserta jajarannya. Peserta yang datang dari Sembilan kampus di Bali, yakni ISI Denpasar, UNUD, UNDIKSA, STIKOM, STIKES Wika, STP, UNMAS, STPBi, dan IKIP PGRI ini sangat antusias berlaga di paggung dengan menunjukkan kehebatan mereka di hadapan para juri. Juri yang turut diundang dalam ajang ada tiga orang, yakni I Komang Sudana yang merupakan instruktur vocal dan paduan suara, Ida Bagus Surya Kastawa atau Gus Sakha yang merupakan pembina vocal Cressendo, dan Ni Wayan Ardini yang merupakan coordinator paduan suara dan dosen di ISI Denpasar. Ketiga dewan juri ini menilai bakat seluruh peserta yang terbagi dalam Pop Indonesia sejumlah 25 orang peserta dan Pop Bali sejumlah 12 orang Peserta. Kegiatan acara yang dipandu oleh MC Gusmang Rio ini dihelat hingga malam hari sekaligus dengan pengumuman juara, dimana piala dan hadiah akan diserahkan pada malam kesenian hari kamis (27/8).

Adapun juara dari lagu pop Indonesia kategori Putri terdiri dari juara I berurutan hingga ke juara Harapan III adalah Monike Eva Susanti, Nina Yunken, Devilitha Ari Kusuma, Sintya Kristiana, dan Febri Dwi Cahyani. Kemudian Kategori Pria terdiri dari juara I berurutan hingga ke juara Harapan III adalah I Gede Arthanaya, I Gede Susila Arsana, Yudi Endro Utomo Putra Sanjaya Gede Teguh Aditya, dan Bagus Cahaya Anggara P. Kemudian untuk juara dari lagu pop Bali berurutan dari juara I hingga juara Harapan III adalah Gek Rina, Luh Pujaniya Metta, Mareta Dewi, Ni Putu Eva Suwidhi W, I Gst Ngr Panji J, dan Gusti Agung Indranatha.

Supporter dari masing-masing peserta bersorak sorai ketika pengumuman juara, adapun masing-masing peserta yang disebutkan namanya langsung menuju ke depan dengan wajah sumringah. Dengan adanya kompetisi seperti ini Dr.Dra. Ni Luh Sustiawati, M.Pd menyampaikan pesan kepada para peserta bahwa kegagalan adalah kemenangan yang tertunda, sehingga tetap memacu semangat para peserta yang pada saat itu belum berhasil.

Loading...