by admin | Aug 2, 2016 | Berita, pmb
Sumber: BaliTV
“Penjaringan calon mahasiswa baru melalui seleksi ketat akan menghasilkan input yang baik, memudahkan proses perkuliahan dan pada akhirnya menghasilkan lulusan yang berkualitas”, hal ini disampaikan Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar (Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum) di sela-sela ujian seleksi penerimaan mahasiswa baru ISI Denpasar tahun ajaran 2016/2017 pada hari Kamis (20/7) di kampus setempat.
Rektor ISI Denpasar menyampaikan bahwa tes penerimaan mahasiswa baru ISI Denpasar digelar melalui dua sistem, yakni ujian teori dan ujian praktek. Proses penyaringan bertujuan menggali potensi yang dimiliki calon mahasiswa baru sekaligus mengetahui talenta yang dimiliki dalam berkesenian dan komitmen untuk belajar seni, tanpa disertai komitmen kuat dan talenta dalam berkesenian mahasiswa akan kesulitan mengikuti perkuliahan di ISI Denpasar. Perguruan tinggi di Indonesia khususnya ISI Denpasar melakukan ujian penerimaan mahasiswa secara mandiri karena terkendala ujian praktek yang harus dilakukan di kampus setempat. Rektor ISI Denpasar berharap melalu proses penyaringan yang ketat, ISI Denpasar mampu menghasilkan lulusan berkualitas.
Senada dengan Rektor ISI Denpasar, Wakil Rektor I ISI Denpasar (Prof. Dr. Drs. I Nyoman Artayasa, M.Kes) menyampaikan bahwa ujian penerimaan mahasiswa baru ISI Denpasar berperan penting untuk menyaring calon mahasiswa dan menghasilkan lulusan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, dan berharap sumber daya yang masuk ke ISI Denpasar akan meningkat kualitasnya dari tahun ke tahun.
Minat menempuh pendidikan ke ISI Denpasar mengalami peningkatan yang signifikan yakni sebesar 20 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun ini calon mahasiswa baru yang mendaftar ke ISI Denpasar mencapai 650 orang, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 540 orang. Diantara 12 Program Studi di ISI Denpasar, peningkatan p
eminat didominasi oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, dan Karawitan. Meski demikian program studi lainnya juga mendapat perhatian yang sama. ISI Denpasar memberikan sejumlah kelonggaran pada Program Studi yang sepi peminat seperti membebaskan uang SPP selama satu tahun. Sejumlah Program Studi seperti Seni Pedalangan dan Kriya kurang diminati karena tidak sembarang orang dapat menekuninya tanpa disertai panggilan jiwa yang kuat untuk menjaga seni dan budaya tradisional.
by admin | Aug 2, 2016 | Berita
DENPASAR, NusaBali
Puncak Acara Dies Natalis Institut Seni Indonesia (lSI) Denpasar dilangsungkan di Gedung Natya Mandala kampus setempat, Kamis (28/7). Kini ISI Denpasar telah berusia 13 tahun. Sejalan dengan hal itu, sejumlah harapan dan upaya terus digelorakan menuju ISI Denpasar yang sesuai visinya pada tahun 2020 menjadi Pusat Unggulan (Centre of Excellence) Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Berwawasan Universal. Acara Dies Natalis diisi penyampaian orasi ilmiah oleh Dr I Gusti Ayu Srinatih, SST., M.Si dengan judul ‘Dies Natalis, Regalia Akademik dan Kearifan Lokal’ serta penyematan penghargaan purnabhakti kepada para PNS yang memasuki masa pensiun. Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha dalam sambutannya mengatakan makna 13 tahun bagi keberadaan ISI Denpasar merupakan integrasi dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar dan Program Studi Seni Rupa dan Desain (PSRD) Universitas Udayana. Prof Arya menambahkan, ISI Denpasar sendiri telah menetapkan Rencana Jangka Panjang (RJP) tahun 2003-2024, tahap pengembangan ISI Denpasar dikelompokkan dalam beberapa tahapan. Saat ini, upaya ISI Denpasar fokus pada menguatkan SDM, salah satunya ISI akan membuka program Doktor yang tinggal menunggu SK. “Saat ini ISI Denpasar berada pada tahap pengembangan dan sedang gencar-gencarnya untuk penguatan SDM, kalau fasilitas fisik dan non-fisik sudah cukup baik, begitu pula masalah keuangan sudah didukung pemerintah pusat dengan baik”, terangnya. Rektor asal Desa Pujungan, Tabanan ini mengakui, saat ini ISI Denpasar baru memiliki 184 dosen S2, sedangkan dosen S3 baru 33 orang. Kondisi ini dikatakan jauh dari kualitas perguruan tinggi. “Mudah-mudah awal tahun depan program S3 bisa kita dimulai. Kita targetkan paling tidak setiap tahun ada 15 orang dosen kita bisa meningkat statusnya meraih gelar Doktor”, katanya.
Secara garis besar Prof Arya mengatakan, pengembangan ISI Denpasar dikelompokkan menjadi 4 (empat) tahapan pengembangan, yaitu tahap I, Pengembangan Konsolidasi dan Rintisan periode tahun 2003-2009; tahap II, Pengembangan Pembangunan Fisik dan Non Fisik periode tahun 2010-2014; tahap III, Pengembangan Penguatan SDM dan Pengembangan Institusi periode tahun 2015-2019; dan tahap V, Pengembangan Pencapaian centre of excellent periode tahun 2020 -2025. Sementara Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardani, menyampaikan peran ISI Denpasar untuk turut serta membangun dan mengembangan kesejahteraan masyarakat Bali khususnya sektor pendidikan sangat dirasakan. Gubernur berpesan sekaligus berharap di tengah percaturan global, di mana persaingan cukup ketat maka keberadaaan kampus satu-satunya di bidang seni di Bali ini, mampu mencetak lulusan yang trampil, siap berkompetisi dan berdaya saing tinggi.
by admin | Aug 2, 2016 | pengumuman
Kepada Seluruh Mahasiswa ISI Denpasar, Pendaftaran Hotspot ISI Denpasar

by admin | Aug 1, 2016 | pengumuman
PENGUMUMAN
Nomor : 2283/IT5.5.1/KM/2016
Tanggal 1 Agustus 2016
TENTANG
Laporan Perkembangan Akademik dan Non Akademik
Penerima Beasiswa Bidikmisi ISI Denpasar
Semester Genap 2016
Diumumkan, kepada seluruh mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi (angkatan 2012, 2013, 2014, dan 2015) untuk membuat Laporan Perkembangan Akademik dan Non Akademik Penerima Beasiswa Bidikmisi ISI Denpasar, dikumpulkan paling lambat pada hari Jumat, tanggal 5 Agustus 2016, di Sub Bagian Kemahasiswaan, Gedung Rektorat (format dan ketentuan penulisan laporan terlampir).
Laporan Akademik dan non Akademik yang dibuat sebagai berikut :
Angkatan 2012 : Laporan Semeter VIII
Angkatan 2013 : Laporan Semester VI
Angkatan 2014 : Laporan Semester IV
Angkatan 2015 : Laporan Semester II
Untuk penerima Bidikmisi angkatan 2013, 2014, 2015 agar mengumpulkan Fotocopy Rekening Bank dengan diperbesar seukuran kertas A4 dengan terlebih dulu mengecek kepastian rekeningnya dalam keadaan masih aktif.
Demikian kami sampaikan untuk dilaksanakan.
=========================================================