M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Kritik Seni Tari Tarunajaya Kembar dalam Tayangan VCD Balinese Dance Tari Bali Produksi Bali Record Vol.1

Kiriman :  I Gede Parwata (Mahasiswa Ps Seni Pasca Sarjana ISI Denpasar)

ABSTRAK

Tari Tarunajaya Kembar adalah Tari Tarunajaya yang ditarikan oleh dua orang penari dengan menampilkan kesamaan. Tarian ini terdapat pada salah satu VCD Balinese Dance Tari Bali Produksi Bali Record Vol.1. Unsur-unsur tari seperti wiraga (gerak), wirama (irama), wirasa (perasaan) yang terkandung dalam Tari Tarunajaya ditampilkan semirip mungkin, ibarat orang kembar. Unsur-unsur pendukung lain yang mendukung tampilan Tari Tarunajaya kembar ini adalah wajah penari yang mirip dan  postur tubuh penari yang sama. Mengingat Tari Kebyar asal Singaraja ini adalah tari tunggal, maka dalam tampilannya sebagai tari kembar, dituntut kesamaan dalam tampilannya.

Kata kunci: VCD, Tunggal, Kembar, Kesamaan.

Selengkapnya dapat unduh disini

Kreativitas Busana Pengantin Agung Ningrat Buleleng Modifikasi

Kiriman : Nyoman Tri Ratih Aryaputri (Mahasiswa Ps. Seni Pasca Sarjana ISI Denpasar)

ABSTRAK

Busana pengantin adat Bali memiliki kreativitas seni yang berbeda-beda pada setiap wilayah kabupaten/kota di Bali. Hal ini ditunjukkan oleh tingginya kemampuan kreativitas para seniman Bali, sehingga tiap kabupaten/kota di Bali memiliki ciri khas (keunikan) tersendiri pada busana pengantin adatnya. Secara konseptual, busana pengantin adat Bali sudah dipakai secara turun-temurun sebagai salah satu identitas kebudayaan. Busana pengantin Agung Ningrat Buleleng, merupakan salah satu busana pengantin adat Bali yang unik dan hanya digunakan oleh pengantin kerabat puri Buleleng pada saat upacara pernikahan. Namun dewasa ini, akibat pengaruh arus globalisasi menyebabkan adanya pergeseran pakem tradisional ke modern. Keunikan dari kreativitas seniman Bali terdahulu akan penggunaan kain-kain tradisional, yang menjadi identitas budaya pada busana pengantin Agung Ningrat Buleleng, menjadi hilang oleh tren busana modifikasi di Bali. Peran desainer fashion muda Bali dalam hal menciptakan suatu tren fashion, perlu lebih memperhatikan aspek pakem adat Bali yang sudah turun-temurun dan memiliki nilai estetika, etika, dan logika yang harmonis.

Kata kunci: Busana pengantin, Identitas budaya, Kreativitas, Modifikasi

Selengkapnya dapat unduh disini

 

Loading...