M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Bersama Kita Laporkan Konten Tak Pantas Joged Jaruh di Youtube

Sumber  http://stopjogedjaruh.net

BERSAMA KITA LAPORKAN KONTEN TAK PANTAS JOGED JARUH DI YOUTUBE!

Pada hari Kamis, 7 Desember 2017, bertempat di Aula Stikom Bali (Jalan Raya Puputan No. 86 Renon, Denpasar) pukul 09.30 WITA, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Listibiya (Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Budaya Bali), Bogbog Cartoon Magazine dan perwakilan dari beberapa Perguruan Tinggi di Bali diantaranya Stikom Bali, ISI Denpasar, UNDIKSA, IKIP PGRI Bali, UNHI, IHDN, dan lain-lain akan secara serentak melakukan gerakan pelaporan dan penandaan secara online terhadap tayangan-tayangan di dunia maya yang mengumbar aksi dan konten tak pantas Joged Jaruh. Mari bersatu mawas diri, menghormati dan menjaga warisan seni budaya Bali agar langgeng dan lestari.

Kami butuh dukungan anda untuk ikut melaporkan dan menandai konten-konten yang melecehkan joged di YouTube dengan cara sebagai berikut:

1. Buka YouTube.com dan login dengan menggunakan akun gmail.com anda.

2. Pilih video yang hendak dilaporkan dengan cara menelusuri kata kunci semisal joged bumbung, joged hot atau joged jaruh.

3. Ketika menemukan video yang mengandung konten joged yang mengumbar aksi tak pantas maka klik ikon tiga titik di bawah video lalu klik Report.

4. Lalu pilih tab Sexual Content lalu pilih salah satu pilihan: Suggestive, but without nudity atau Content involving minor (bila ada gambar anak-anak yang menonton).

5. Lalu bagi pelapor yang mengunakan laptop atau computer desktop silahkan lanjut cut and paste teks berikut dalam kolom:
1. Joged is a UNESCO-recognized traditional dance of Bali.
2. In its original & most widely performed form it does not contain sexually-explicit materials.
3. The sexually-explicit performance by a few joged troupes has been deemed 
offensive & culturally-demeaning by the majority of joged troupes & 
Balinese people.
4. Traditional communities & local administration are now conducting a public campaign to educate joged performers to remove sexually-explicit materials from the performance.

6. Terakhir, klik Submit.

Selengkapnya kunjungi

http://stopjogedjaruh.net/?p=398

Penggunaan Bahasa Pada Syair Lagu “Tetep Mekenyem” Karya Leeyonk Sinatra

Kiriman : Fardian (Mahaiswa Program Pascasarjana S2 ISI Denpasar)

ABSTRAK

Dalam bentuk musikal seperti lagu, penggunaan syair berperan penting dalam mendeskripsikan suatu ide atau gagasan, yang ingin disampaikan oleh pencipta musik. Kualitas penggunaan bahasa dalam syair lagu sangat membantu terhadap penikmat musik untuk memahami pesan-pesan yang disampaikan pencipta musik dalam sebuah lagu. Seiring perkembangan zaman, di Indonesia cukup banyak berkembang berbagai bentuk musik, beberapa di antaranya adalah bentuk lagu. Lagu-lagu yang disajikan oleh beberapa grup musik di Indonesia sangat bervariasi, salah satu di antaranya adalah lagu pop yang berbasis kedaerahan. Salah satu daerah di Indonesia yang cukup berkembang musik daerahnya adalah Bali. Lagu berbasis kedaerahan di Bali dikenal dengan lagu Pop-Bali. Lagu pop Bali cukup lama berkembang dan sudah tidak asing lagi di mata masyarakat Bali. Beberapa karakteristik lagu pop Bali strukturnya menggunakan struktur lagu, sehingga mudah dihafal dan menggunakan bahasa Bali sebagai ciri khas dan identitas lagu pop Bali. Seiring perkembangan zaman, beberapa tahun terakhir ini muncul pencipta lagu pop Bali yang kurang mempertimbangkan penggunaan bahasa pada syair atau lirik lagunya. Di mana pada sebuah kasus adalah tidak konsistennya penggunaan bahasa Bali pada syair lagu. Salah satu karya di antaranya adalah lagu “Tetep Mekenyem” karya Leeyong Sinatra. Berdasarkan apresiasi penulis, banyak terdapat pencapuran antara bahasa Indonesia dan bahasa Bali, sehingga menimbulkan kerancuan terhadap pemahaman ide yang ingin disampaikan pada lagu tersebut. Penulisan kritik musik ini merupakan evaluasi bagi pencipta lagu pop Bali, bahwa pentingnya konsistensi penggunaan bahasa dalam syair atau lirik lagu.

Kata kunci : Lirik, lagu, Pop Bali, Struktur musikal, Bentuk musikal, Bahasa

Selengkapnya dapat unduh disini

 

Loading...