M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

ISI Denpasar Gelar Donor Darah

ISI Denpasar Gelar Donor Darah

Sumber : antaranews bali

Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Prasada Bhakti Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Denpasar  berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah.

“Kami mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Donor darah ini harus bisa dipahami oleh civitas akademika ISI Denpasar sebagai kegiatan yang mulia karena nenyangkut visi kemanusiaan,” kata Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama ISI Denpasar I Ketut Garwa di sela-sela menggelar donor darah di kampus setempat, di ISI Denpasar, Jumat (15/3).

Menurut Garwa, sebagai makhluk sosial, peserta didiknya harus menyadari bahwa dalam mengarungi kehidupan ini tak lepas dari kegiatan tolong-menolong.

“Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu aplikasi rasa tolong-menolong itu di tengah masyarakat. Jadi, kami ucapkan terima kasih kepada mahasiswa pendonor dan PMI Kota Denpasar,” kata Garwa didampingi Humas I Gede Eko Jaya Utama.

Keluarga besar ISI Denpasar, tambah dia, telah rutin menyelenggarakan donor darah dan hal ini tentu mematahkan statemen bahwa mahasiswa ISI tidak hanya melulu berkutat soal seni.

“Kami kira donor darah ini bisa memberi dinamika di kampus. Tidak hanya numplek ngurusin seni. UKM ini penting, harus di-‘support’ penuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kota Denpasar I Nyoman Lantra memberi apresiasi UKM KSR PMI Prasada Bhakti ini. “Minimal ide mereka sudah bagus dengan rutin menggelar donor darah dan kami harus apresiasi. Kami harapkan ke depan pesertanya bisa lebih banyak lagi,” ucap Lantra.

Pihaknya mengimbau seluruh mahasiswa turut menyosialisasikan manfaat donor darah demi merangsang minat pendonor. 

Menurut Lantra, setidaknya ada tiga manfaat penting bagi pendonor yakni mampu menolong sesama, tubuh menjadi sehat karena ada pembaharuan sel darah dan pendonor berkesempatan uji lab secara gratis. Tiga manfaat ini ah yang menurutnya harus terus digelorakan di tengah masyarakat.

“Darah ini teramat penting bagi kehidupan manusia. Belum ada obat pengganti darah. Dengan prinsip utama membantu sesama, kami yakin semakin banyak yang tergerak hatinya,” katanya.

PMI, lanjut dia, tidak bisa memaksa seseorang untuk mendonorkan darahnya, juga tidak bisa ditarget mengumpulkan darah dalam jumlah tertentu. “Oleh karenanya, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama,” ucap Lantra.

Kajian Desain Interior Bali Modern UC Silver Gold di Bali

Kiriman : Ida Ayu Ketut Andriyogi Pradnyaswari (Mahasiswa Jurusan Desain Interior)

Abstrak

UC Silver Gold adalah sebuah perusahaan industri perhiasan yang terkenal di Pulau Bali. UC Silver Gold berdiri pada 1989, berada di salah satu daerah pusat seni dan kerajinan tradisional Bali yaitu, Ubud. Perusahaan ini mengembangkan industrinya di Jalan Raya Batu Bulan. Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, khususnya dalam dunia jewelry fashion, UC Silver mengembangkan perusahaan dari segala aspek. Salah satunya adalah menciptakan desain interior yang menarik dan unik sebagai ciri khas bangunannya. Salah satu prinsip UC Silver adalah menjaga dan melestarikan kebudayaan yang telah diwariskan. Fasad dan desain interior UC Silver Gold memiliki desain hibrid antara budaya Bali dan modern. Hal ini dapat dianalisa dari bentuk, penataan, dan desain yang diterapakan pada kasus. Penerapan desain yang unik dan khas menjadikan daya tarik UC Silver Gold kepada konsumen. Gaya tradisional dimunculkan dari bentuk ornamen dan dekorasi patung serta material yang digunakan. Sedangkan gaya modern diaplikasikan pada teknologi pembuatan bangunan UC Silver Gold. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui kontradiksi antara gaya modern dengan pakem budaya tradisional Bali. Karya desain UC Silver Gold ini diteliti dengan menggunakan metode kepustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan mengenai konsep desain masa kini dengan pakem budaya lokal.

Kata Kunci : hibrid, budaya, teknologi, unik, khas.

Selengkapnya dapat unduh disini

Loading...