by admin | May 18, 2009 | pengumuman
Sumber: http://www.dp2m-dikti.net/
Nomor : 407/D3.2/PM/2009 28 April 2009
Lampiran : –
Perihal : Isian elektronik data usulan
Program hibah Pengabdian kepada Masyarakat
Kepada Yth. : Ketua LPM/LPPM Univ/Inst.
dan pengusul program hibah Pengabdian kepada Masyrakat
Berkenaan dengan prosedur pengusulan proposal program hibah Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2009, data usulan harus dalam bentuk soft copy (Ms. Excel 2003), maka bersama ini kami sampaikan dua jenis form isian dan petunjuk pengisiannya bagi pengusul dan LPM/LPPM yang dapat di download di dp2m-dikti.net dengan headline Form Isian Usul Proposal Pengabdian kepada Masyarakat (IPTEKS bagi Masyarakat, IPTEKS bagi Kewirausahaan, IPTEKS bagi Produk Ekspor, IPTEKS bagi Inovasi dan Kreativitas Kampus, IPTEKS bagi Wilayah ) Tahun 2009, ini mengacu kepada program baru Pengabdian kepada Masyarakat yang sudah ada di dp2m-dikti.net. Selanjutnya untuk dapat dipergunakan
Atas perhatian dan kerjasama yang baik diucapkan terima kasih.
Kasubdit Pengabdian Kepada Masyarakat
Ttd,
Dra. Desmelita, MS
NIP. 131 964 083
Tembusan Yth:
Dirjen Dikti (sebagai laporan)
Form Usulan PPM dapat di download disini
by admin | May 16, 2009 | Agenda, Berita, pengumuman
Ujian Karya TA Karawitan 2007
Ujian Tugas Akhir Program Studi Seni Karawitan merupakan salah satu tugas pada mata kuliah Tugas Akhir (TA) dengan beban SKS sebanyak 6 SKS. Ujian Tugas Akhir diselenggarakan dalam dua rangkaian yaitu Ujian Karya Seni dan Ujian Karya Tulis yang berupa Skrip Karya seni. Pada hari pertama Senin 18 Mei 2009 akan diikuti oleh tujuh karya seni yang telah melalui bimbingan dari dosen-dosen pembimbing yang mumpuni di bidangnya. Adapun judul dan penatanya adalah sebagai berikut.
1. SADHU WINANGUN
Karya I Wayan Sudarsana
Sinopsis :
Sadhu Winangun adalah menata dua barungan gamelan Pendro dan Selonding yang dapat menyenangkan hati. Penggabungan dari kedua barungan gamelan Pendro dan Selonding yang mempunyai karakter, bentuk, tekhnik permainan serta jumlah instrumen yang berbeda namun secara dasar warna suara dapat ditata, dipadukan atau dimainkan secara bersamaan sehingga menjadi sebuah sajian instrumentalia yang berjudul “Sadhu Winangun”
Pendro adalah hasil karya dengan menggabungkan beberapa jenis instrumen dari gamelan Gong Kebyar dan gamelan Angklung sedangkan Selonding adalah seperangkat gamelan dengan laras pelog tujuh nada yang instrumentasinya terdiri dari alat perkusi yang berupa bilah.
Pendukung Karawitan: Sekaa Gong Taruna Mekar, Tunjuk, Tabanan
2. GANGGA PAWITRA
Karya Dede Iwan Dwi Ardika
Sinopsis :
Indahnya alam pantai Yeh Gangga dengan pemandangan yang terbentang luas, berpadu dengan awan terlebih-lebih suara kicauan burung yang merdu diiringi dengan deburan ombak yang memancarkan aura-aura kesucian dan kedamaian dapat membangkitkan rasa indah dalam jiwa.
Bertitik tolak dari fenomena tersebut, maka lahirlah sebuah ide untuk mentransformasikannya kedalam wujud sebuah komposisi Tabuh Kreasi dengan judul ” GANGGA PAWITRA”.
Pendukung Karawitan :
Mahasiswa Jurusan Karawitan Semester IV FSP ISI Denpasar dan Siswa SMKN 5 Denpasar
3. LINGGA YONI “
Karya: Ni Luh Trisna Dewi
Sinopsis :
Perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dipertentangkan, namun harus dipandang sebagai dua sisi yang saling melengkapi. Demikian juga laki-laki dan perempuan jika dapat saling melengkapi akan terjalin keharmonisan. Konsep ini dituangkan ke dalam sebuah komposisi karawitan dengan menggunakan instrumen gender wayang dan gender rambat sebagai simbol dari Lingga Yoni.
Pendukung Karawitan :
- Ida Ayu Wayan Prihandari
- Ni Ketut Ari Setyawati
- Ni Luh Sri Jayanti
- I Gusti Agung Putu Retno Saputra
- Ida Made Adnya Gentorang
- I Gede Eka Parisuda
- I Kadek Aristyawan
- I Komang Budiyasa
4. KETA
Karya: I Kadek Astawa
Sinopsis :
Hidup memang harus dijalani seberat apapun beban yang kita pikul. Begitu juga dengan alur kehidupan yang dilalui. Keterbatasan dalam bicara yang tersendat-tersendat membuat penata tidak seperti anak-anak pada umumnya. Cobaan, hinaan dan cercaan selalu membayangi pikiran.
Apa yang dirasakan akan ditransformasikan kedalam sebuah komposisi Karawitan inovasi Keta dengan memanfaatkan media ungkap gamelan Selonding.
Pendukung Karawitan :
Mahasiswa Jurusan Karawitan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar dan Sanggar Ceraken’s Batuyang.
5. SEPEDA-KU
Karya: I Wayan Gede Putra Wirawan
Sinopsis :
Musik tidak hanya sebuah komposisi yang bermelodi
Yang tidak bermelodi pun juga musik,
Musik tidak hanya merupakan sebuah karya audio yang diproduksi dengan alat musik Yang diproduksi tanpa ‘ alat musik’ pun juga dapat menjadi karya musik,
Musik tidak sekedar hanya menjadi media hiburan dan sarana pelengkap ritual
Sesungguhnya, ia juga adalah bahasa universal yang mampu berkomunikasi..
Berpijak dari sebuah usaha untuk memahami musik secara holistic, maka karya komposisi musik baru “Se-pe-da-Ku” ini lahir sebagai sebuah jawaban dari usaha pemahaman yang saya lakukan itu. Di lain sisi, terciptanya karya musik Se-pe-da-Ku ini bertujuan untuk mempresentasikan pengalaman batin yang saya rasakan ketika duduk di bangku SMU, dimana setiap hari untuk pergi kesekolah harus menaiki sepedaku.
Pendukung : W.Y.P. art foundation.
6. BHAKTI PRING
Karya: I Kadek Sudiasa
Sinopsis :
Kehadiran bambu ditengah kehidupan manusia khususnya di Bali, sangatlah berperan dan memiliki arti yang amat mendalam, dari ujung hingga akarnya dapat dipergunakan, baik untuk ritus kehidupan maupun hiburan. Bambu hadir dalam konteks ruang dan waktu yang bermakna dalam kehidupan manusia. Ia hadir untuk memberikan kehidupan secara lahiriah dan juga batiniah.
Maka, “Tundukan kepalamu dan bercerminlah pada bambu”, karena bambulah yang akan mengisi kehidupan mu dari lahir hingga memeluk dan mengantar mu saat engkau meninggal nanti.
Penata Instalasi : I Nyoman Sujana Kenyem
Pendukung Karawitan : Sanggar Tabuh Manik Sekecap Br.Kutuh Sayan-Ubud
7. CETAKENG TAWANG
Karya: I Wayan Sukrisna Saskara
Sinopsis :
Pemuda atau anak remaja yang baru mengenal lingkungan atau dunia lepas bagaikan seekor burung yang terbang bebas. Penuh dengan godaan yang menjerumuskan. Kebingungan karena banyaknya pilihan yang menyesatkan. Ujian sangat berat dan dapat dilalui karena dengan pemikiran yang jernih, kepintaran, kejelian dalam menentukan pilihan serta kebijakan dalam menyelesaikan setiap masalah, sehingga menjadi pemuda atau remaja yang berjiwa ksatria dan gagah perkasa. Itulah ide yang mengilhami karya karawitan yang diberi judul CETAKENG TAWANG yang berarti bagaikan seekor burung yang terbang dilangit. Dengan media ungkap Gamelan Gong Gede.
Pendukung Karawitan : Sanggar Gamelan Cendana Batubulan, Sukawati, Gianyar
by admin | May 13, 2009 | Berita, pengumuman

Bendera Fakultas Seni Pertunjukan
Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang Hyang Widhi Wasa, mulai tanggal 18 s/d 21 Mei 2009 Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar menyelenggarakan Pagelaran Karya Seni Pertunjukan dalam rangka Ujian Tugas Akhir Tahun Akademik 2008/2009.
Pagelaran Karya Seni ini dimaksud sebagai penyajian Tugas Akhir yang diwajibkan kepada setiap Mahasiswa yang akan menamatkan studi mereka. Ujian Tugas Akhir tahun ini diikuti oleh 47 orang peserta dengan perincian :
Penciptaan
Terdiri dari :
1. Jurusan Tari : 15 orang
2. Jurusan Karawitan : 23 orang
3. Jurusan Pedalangan : 4 orang
Pengkajian
Terdiri dari :
1. Jurusan Tari : 4 orang
2. Jurusan Karawitan : 1 orang
Terlaksananya Ujian Karya Seni ini adalah berkat bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu ijinkan kami mengucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi – tingginya kepada semua pihak atas segala bantuannya sehingga Ujian Karya Seni ini dapat terlaksana sesuai dengan rencana
Denpasar, Mei 2009
Pj.Dekan,
I Ketut Sariada, SST
NIP. 131 632 986
Jadwal dan Sinopsis dapat di unduh di sini
by admin | May 13, 2009 | Berita

Tari Jagatpati Oleh Mahasiswa Asing
(Jakarta-humasisi) Setelah mengikuti pendidikan seni di Institut Seni Indonesia Denpasar sekitar 1 tahun dalam Program Darmasiswa, 11 orang mahasiswa asing mengikuti acara pembekalan kepulangan di Jakarta dari tanggal 6 -8 Mei 2009. Mereka didampingi oleh 1 orang pengelola program darmasiswa ISI Denpasar, I Ketut Agus Adi Kamajaya, serta 1 dosen pembimbing, Ida Ayu Wimba Ruspawati, S.ST., M.Sn. Program Darmasiswa adalah program beasiswa yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada warganegara asing yang ingin mempelajari seni dan budaya Indonesia. Tahun ajaran 2008/ 2009 ISI Denpasar menerima 19 mahasiswa asing yang berasal dari 13 negara di dunia yaitu Canada, USA, Mexico, UK, Ceko, Hungaria, Polandia, Jerman, Spanyol, Serbia, Zambia, Slovakia, serta Afrika Selatan. Mereka tersebar di berbagai jurusan dari 2 fakultas yang dimiliki ISI Denpasar yaitu Fakultas Seni Pertunjukan dan Fakultas Seni Rupa dan Desain. Menurut salah satu pembimbing tari mahasiswa asing, Ida Ayu Wimba Ruspawati, S.ST., M.Sn., kehadiran para mahasiswa asing memberi angin segar bagi lembaga kerena selain kita dapat bertukar budaya, kegiatan ini sangat tepat juga untuk mengaplikasikan kemampuan berbahasa asing khususnya Bahasa Inggris selama proses belajar mengajar. Walaupun ada beberapa tantangan yang dihadapi selama proses belajar mengajar, semangat belajar mahasiswa asing ini patut diajungi jempol, terbukti dalam 1 tahun mereka mampu menguasai beberapa tarian Bali dan sering mengikuti pementasan dalam berbagai acara. Sehingga dalam acara tatap muka dan jamuan makan malam, tim kesenian ISI Denpasar mendapat kesempatan untuk tampil dihadapan Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ing H. Fauzi Bowo di Kantor Gubernur DKI Jakarta. Tim kesenian ISI Denpasar menampilkan tari Margapati, yang dibawakan oleh 3 mahasiswa asing yaitu Sarka Bartuskova dari Ceko, Berta Maria Hernandez Lopez dan Lucia Mendoza Aquino dari Mexico. Dari beberapa tampilan pentas seni oleh peserta Program Darmasiswa dari masing-masing Perguruan Tinggi, pementasan tari Margapati oleh tim kesenian ISI Denpasar yang atraktif mampu memukau dan menarik perhatian seluruh peserta Program darmasiswa, tamu undangan, tak terkecuali para pejabat dipemerintahan DKI Jakarta dan Depdiknas. Dalam acara Pembekalan mereka berkesempatan untuk diperkenalkan berbagai produk masakan khas Indonesia, melihat berbagai macam hasil kerajinan Indonesia serta mengunjungi museum sejarah Jakarta di taman Fatahilah Jakarta. Dalam penyampaian pesan dan kesan oleh peserta darmasiswa terungkap bahwa mereka sangat senang mempelajari seni budaya Indonesia yang sangat beragam, dan mereka ingin mendapat kesempatan 1 tahun lagi untuk lebih mempelajari seni budaya Indonesia serta bahasanya.
Acara yang secara resmi dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Depdiknas, Dr. R. Agus Sartono, MBA dan ditutup secara resmi oleh Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, dilanjutkan dengan acara foto bersama secara eksklusif bersama Aurora Tambuan, Deputi Gubernur Bidang Seni dan Budaya DKI Jakarta (yang mewakili Gubernur DKI Jakarta) beserta Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Depdiknas, Dr. R. Agus Sartono, M.BA.
by admin | May 12, 2009 | Berita

Gladi Ujian Karya TA
(Denpasar– humasisi) Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar menyelenggarakan Pagelaran Karya Seni Pertunjukan dalam rangka Ujian Tugas Akhir Tahun Akademik 2008/2009, yang berlangsung dari tanggal 18 sampai dengan 21 Mei 2009. Guna menampilkan hasil terbaiknya, para mahasiswa sejak kemarin (tgl. 11 Mei 2009) sampai tanggal 13 Mei 2009 menggelar gladi bersih di gedung Natya Mandala ISI Denpasar. Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Ni Ketut Suryatini, S.SKar., M.Sn, pagelaran karya seni ini dimaksud sebagai penyajian tugas akhir yang diwajibkan kepada mahasiswa yang akan menamatkan studi mereka. Ujian Tugas Akhir tahun ini diikuti oleh 47 orang peserta dengan rincian Penciptaan sebanyak 42 yang terdiri dari jurusan tari 15 orang, jurusan karawitan 23 orang, serta jurusan Pedalangan 4 orang. Sementara mahasiswa yang mengambil pengkajian sebanyak 5 orang yang terdiri dari jurusan Tari 4 orang dan jurusan Karawitan 1 orang. Ketut Suryatini yang juga sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Seni Pertunjukan menambahkan perkuliahan di masing-masing jurusan tetap berjalan, namun demi kelancaran persiapan ujian pihaknya telah memberi ijin dispensasi bagi mahasiswa lain yang turut mendukung mahasiswa yang mengikuti ujian, karena tidak bisa dipungkiri untuk menghasilkan satu ciptaan saja mahasiswa terkadang tidak hanya melibatkan para mahasiswa lain untuk mendukung tapi juga melibatkan masyarakat yang tergabung dalam sanggar seni. Tercatat sekitar 28 sanggar seni atau skaa tabuh dari berbagai daerah terlibat dalam ujian akhir mahasiswa. Keberhasilan mahasiswa dalam menghasilkan sebuah karya cipta seni berkat bekal ilmu yang mereka peroleh selama kurang lebih 4 tahun, kemudian diaplikasikan lewat bagaimana cara mengkoordinir, berorganisasi, menciptakan karya, menanggulangi kendala-kendala yang dihadapi selama proses penggarapan. Sementara untuk menilai karya mahasiswa ISI Denpasar melibatkan 19 penguji karya seni pertunjukan yang terdiri dari para dosen dilingkungan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar serta melibatkan pengamat karya seni dari berbagai bidang, yaitu Drs. I Made Seraya, I Wayan Dira, S.Pd., M.M., Ni Ketut Arini, S.ST., Drs. I Wayan Madra Aryasa, M.A., serta I Gusti Seramasemadi, S.SP., M.Si.
Kreteria penilaian penciptaan meliputi aspek ide, bentuk dan penampilan, dengan indicator penilaian yaitu tema, teknik, komposisi, kreativitas, rias/ busana, iringan, ekspresi, keutuhan serta penokohan, struktur dramatik, anta wacana, dan tata cahaya khusus untuk jurusan pedalangan. Sementara para penguji karya tulis atau komprehensif sebanyak 21 dosen yang berpengalaman dibidang karya tulis, dengan kreteria penilaian mencakup aspek sistematika dan bahasa, substansi skipsi, dan presentasi.
Sementara salah satu mahasiswa yang mengikuti ujian, I Wayan Sudarsana dari Jurusan Karawitan mengungkapkan kesiapannya untuk mengikuti rangkaian ujian akhir mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar. Karena berbekal ilmu yang diperoleh selama ini dikampus serta dukungan dan bimbingan dari para dosen pembimbing, akhirnya dia dapat menciptakan karya seni karawitan yang diharapkan dapat member inspirasi dan menambah wawasan para pencita seni. Banyak tantangan yang dihadapi selama proses pembuatan karya, diantaranya mentransfer ilmu karawitan dengan menggunakan metode terstruktur kepada para seniman alam yang biasa menggunakan metode tradisional. Sudarsana menambahkan pendukung karawitan untuk ujian akhirnya yang berasal dari skaa Truna Mekar Desa Tunjuk Tabanan ini merasa bangga dapat membantu mendukung penggarapan karya yang berjudul Sandhu Winangun, karya karawitan yang menggabungkan music atau 2 instrumen pendro dan selonding.
Sementara itu Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A, mengungkapkan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas segala bantuannya sehingga rangkaian ujian karya seni ini dapat terlaksana. Ungkapan tak terhingga juga ditujukan kepada masyarakat yang tergabung dalam sanggar-sanggar seni yang turut membantu menyukseskan ujian mahasiswa ISI Denpasar. Hubungan harmonis antara ISI Denpasar dengan sanggar seni/ skaa tabuh yang ada di Bali atau diluar Bali sudah berlangsung lama. Diharapkan hubungan harmonis ini dapat terus dijalin guna menujudkan ISI Denpasar sebagai pusat pengkajian dan penciptaaan seni.