M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Pembukaan Pengenalan Kegiatan Akademik dan Kemahasiswaan (PKAK) ISI Denpasar 2009

Pembukaan Pengenalan Kegiatan Akademik dan Kemahasiswaan (PKAK) ISI Denpasar 2009

IMG_67101-copy Denpasar-Setelah rentetan acara Pendaftaran mahasiswa baru ISI Denpasar, Testing  Masuk dan Pengumuman Penerimaan Mahasiswa Baru ISI Denpasar yang telah berlalu,  Maka pada hari Rabu(26/8) dilaksanakan Acara Pembukaan Pengenalan Kegiatan  Akademik dan Kemahasiswaan ISI Denpasar Tahun 2009 yang dilangsungkan di gedung  Natya Mandala ISI Denpasar, yang tampak hadir Rektor ISI Denpasar, Para Pembantu  Rektor, Dekan kedua Fakultas, Jajaran Struktual, Kepala Biro Akademik dan  Kemahasiswaan, Dosen, Pegawai, Panitia dan Calon Mahasiswa baru. Acara ini  rencananya akan berlangsung dari tanggal 25-31 2009 dan rencananya dilanjutka dengan  Kegiatan Kersos (Kerja Sosial) dimana untuk FSRD akan dilaksanakan di Baturiti dan  untuk FSP dilaksanakan di Klungkung.

Menurut Ketua Panitia sekaligus Pembantu Rektor III ISI Denpasar Drs. I Made Subrata, MSi jumlah calon mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan adalah 209 orang, dengan Perincian Fakultas Seni Pertunjukan 70 (Tari 34, Karawitan 28 dan Pedalangan 8 orang), sedangkan Fakultas Seni Rupa dan Desain berjumlah 139 orang(Seni Rupa Murni 36, Desain Interior 25, DKV 75 dan Kriya Seni 5 orang). Acara penerimaan mahasiswa baru di ISI Denpasar disesuaikan dengan aturan yang diamanatkan oleh DIKTI Depdiknas yang menganjurkan untuk menghindari tindakan keras dan berbau “balas dendam”. Acara akan diarahkan lebih ke akademis berupa ceramah, pengenalan kampus, tata cara perkuliahan, kewirausahaan, kelembagaan mahasiswa dan lainnya. Semoga dengan pengarahan ini calon mahasiswa lebih mengembangkan sikap dan pola akademis dalam mengasah kemampuan intelektual seni dan desain sesuai dengan bidang ilmunya. Uniknya acara ini akan ditutup dengan “Pawintenan Saraswati” pada Hari Senin (31/8).

Senada dengan yang disampaikan oleh Subrata, Rektor ISI Denpasar Prof. Dr.  I Wayan Rai S., MA menyambut gembira dan mengucapkan selamat datang bagi calon-calon mahasiswa Baru.  Memang untuk acara pengenalan akademik dan kemahasiswaan tahun ini dititik beratkan kepada apa yang telah digariskan oleh DIKTI yaitu Pengembangan Pendidikan Nasional lewat Renstra Pendidikan Nasional yang bertemakan “Insan Indonesia Cerdas dan Kompetitif”. Implementasi dari semua ini dapat dilihat dalam acara pengenalan akademik ini dimana unsur-unsurnya dapat dilihat dari Olah Kalbu (Ketuhanan), Olah Pikir(kecerdasan intelektual), Olah Rasa(pergaulan & etika) dan Olah Raga (kesegaran Jasmani). Yang paling penting dalam kegiatan ini juga memberikan ceramah tentang kewirausahaan, dimana pada saat sekarang ini industri kreatif sangat berkembang, diharapkan lulusan ISI Denpasar tidak hanya mencari kerja, tapi dapat membuka lapangan kerja baru sesuai dengan bidang ilmunya. Juga terdapat pengarahan pengembangan Soft Skill atau keahlian tambahan diluar bidang ilmunya yang didapat di kampus. Semua ini bermuara kepada komitmen ISI Denpasar untuk meluluskan lulusan yang mumpuni di bidang seni dan desain tapi juga bermoral, profesional, mempunyai wawasan entrepreneur, networking, sehat jasmani-rohani dan berjiwa sosial. Setelah pembukaan Prof. Rai juga memberikan ceramah dengan judul “Paradigma Pendidikan Tinggi Seni Indonesia” yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dengan semangat.

Acara tersebut berlangsung dengan khidmat, tampak wajah-wajah mahasiswa baru dengan “dandanan” khasnya. Semoga ini merupakan modal bagi ISI Denpasar untuk mewujudkan visi dan misinya.

Notions of Evil Today: Perspectives of Sixth Graders in Manila by Dr. Rito V. Baring

The challenge of finding out the relevance of traditional religious notions remains a fresh concern for the local church in the Philippines, a predominantly Christian nation in the heart of Asia. Enriched by its diverse religious traditions, the Philippines no doubt stand as a witness to the constant quest to find meaning about one’s faith. In general, there is the quest to find the relevance of faith practices within the daily grind of life. Within this picture, there is the search for religious meaning which is given life through inquiries that ask about the truths proposed in the Christian faith.  The search for religious meaning is captured in the specific inquiry to make sense out of the growing demands and difficulties of life. Today questions about God and evil are raised to address the difficulties between the spiritual and the material. Traditionally, the question of God and evil are raised in the level of adults who raise the cry of pain or protest. Nothing much is heard, from a religious angle, about children’s notions for the simple reason that their mindset is too simple to handle such a delicate subject. How has the question of evil reverberated in the consciousness of the young pupils today? Hence, this paper seeks to address that issue by finding out how sixth graders interpret “evil” today. In particular, this paper wants to know how the sixth graders from selected public schools in Manila appropriate notions of evil today by evaluating their contemporary concepts of evil. This paper shall therefore describe the essential aspects of their notion of evil as gleaned from survey data from the students and shall analyze how emergent themes that are taken from their notions reflect particular popular mindsets.

The problem of Evil

The challenge of writing about evil rests on these framed limitations: (a) that it had always been defined as a negative reality in Christian sources, (b) that most discourses if not all takes evil in terms of its relationship to God and the good, (c) that by these characteristics, evil do not enjoy an epistemological distinction as a reality. The first two difficulties reflect traditional theological and Christian discourses on evil. Of late, current attempts have tilted towards rational discourses. In particular, philosophical and ethical discussions have proliferated in academic circles and literature. Indicative of this are the recent works of some scholars in the ethical practice such as that of Susan Neiman and Claudia Card. From the theological field, theological discussions remain anchored in traditional categories such as creation, God and spirituality.

Download click here

Puluhan Dosen ISI Denpasar Mengikuti Penataran Terapan AA

Puluhan Dosen ISI Denpasar Mengikuti Penataran Terapan AA

Foto-Bersama-Rektor-ISI-dng-Ketua-BPM-UnudDenpasar– Sebanyak 25 dosen yang terdiri dari 12 dosen dari Fakultas Seni Pertunjukan dan 13 dosen dari Fakultas Seni Rupa dan Desain), mengikuti penataran program pendekatan terapan (Applied Approach) atau biasa dikenal dengan AA. Menurut ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) ISI Denpasar, Drs. I Wayan Gulendra,  M.Sn., pelatihan Program Pelatihan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan AA adalah salah satu usaha lembaga untuk meningkatkan mutu dosen yang profesional dalam melakukan proses pembelajaran, selain melalui peningkatan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam memahami berbagai teori pembelajaran yang seharusnya dipahami dan dilaksanakan secara baik dan benar dalam pembelajaran. Paradigma pendidikan telah mengalami perubahan yang sangat pesat, dengan adanya rekonstruksi kurikulum yang berbasis kompetensi. Cara pembelajaran yang terencana baik metode maupun pemilihan media pembelajaran dengan penggunaan teknologi informasi. Pemahaman metode dan media pembelajaran sangat penting bagi para dosen, karena pembelajaran merupakan satu proses interaksi yang sistematis untuk mencapai proses perubahan peningkatan intelektual dan pola tindak bagi peserta didik.

Sementara Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A saat membuka acara Pelatihan AA menyampaikan, pengertian kompetensi sebagaimana dijabarkan dalam Kepmendiknas adalah seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas dibidang pekerjaan tertentu. Elemen-elemen kompetensi itu sendiri meliputi: (1) kompetensi dalam artian memiliki kepribadian yang terpuji; (2) kompetensi dalam penguasaan ilmu dan ketrampilan; (3) kompetensi dalam arti kemampuan berkarya atau bekerja jika kelak setelah mereka menamatkan perkuliahan; (4) kemampuan untuk bersikap dan berprilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai; dan, (5) kemampuan untuk memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya. Kompetensi juga berarti kecakapan hidup (life skill) yaitu kompetensi riil yang diharapkan oleh mahasiswa kelak kalau mereka menjadi sarjana, baik dalam pola kompetensi dasar maupun instrumental.

Program Pendekatan Terapan (Applied Approach) berlangsung dari tanggal 25 – 27 Agustus 2009 yang bekerjasama dengan Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Udayana, diantaranya Prof. Dr. Windia, Prof. Aron Mbete, Prof. Nyoman Norken, Dr. Nyoman Rai, Dr. Gd. Wijana, Prof. Ketut Sudibya, Dr. M. Alit Karyawan, Prof. Sayang Yupardi, Dr. W. Simpen serta Dr. I Nengah Sujaya.

Pengumuman Hasil Seleksi Penerimaan Calon Mahasiswa Baru 2009

REKAPITULASI HASIL SELEKSI

TESTING PENERIMAAN CALON MAHASISWA BARU

INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR

TAHUN 2009

SENI TARI

No.  Urt.

Nomor TES

Nama

L/P

1

043.011.2009

A.A. Sagung Mirah Handayani

P

2

028.011.2009

I Gusti Ayu Arya Pramitha

P

3

138.011.2009

I Putu Cndra Pradita

L

4

183.011.2009

Ni Ketut Yuli Ardyanthi D

P

5

088.011.2009

I Komang Farda Adi Saputra

L

6

118.011.2009

P. Anggra Dana Suka

L

7

110.011.2009

I Nyoman Galih Adi Negara

L

8

064.011.2009

Ni Putu Ratna Suputri

P

9

182.011.2009

Ni Wayan Siyentarini

P

10

113.011.2009

Ni Wayan Nismahayati

P

11

114.011.2009

I Made Nova Antara

L

12

095.011.2009

Ni Luh Putu Eka Wijayanti

P

13

099.011.2009

Ida Ayu Andita Wiryani

P

14

203.011.2009

Ni Luh Ozy Rahayu Suandewi

P

15

041.011.2009

I Made Laksamana Putra

L

16

136.011.2009

Kadek Putri Dewi Jayanti

P

17

171.011.2009

Made Eko Juni Antara

L

18

127.011.2009

I Gusti Ayu Tirta Rasmanik

P

19

150.011.2009

I Komag Suartama

L

20

149.011.2009

Anom Wijaya

L

21

017.011.2009

A.A. Bintang Candra Dewi

P

22

104.011.2009

I Putu Gede Kesuma Jaya

L

23

021.011.2009

Ni Luh Anix Sariardani

P

24

093.011.2009

Ida Ayu Ratih Wagiswari

P

25

092.011.2009

Ni Wayan Lia Candra Dewi

P

26

018.011.2009

Ni Ketut Ayu Eprilyanthi

P

27

137.011.2009

Ni Wayan Oktaningsih

P

28

091.011.2009

Kadek Sri Ela Jayanuari

P

29

082.011.2009

Ni Putu Devi Pramita Sekar Sari

P

30

188.011.2009

Nurul Wulandari

P

31

063.011.2009

Ida Ayu Made Suwariyanti

P

32

016.011.2009

Ni Putu Sinta Ulantari

P

33

172.011.2009

Ni Komang Putri Cintiawati

P

SENI KARAWITAN

No.  Urt.

Nomor TES

Nama

L/P

1

100.021.2009

I Wayan Arik Wirawan

L

2

184.021.2009

I Putu Agus Eka Setyawan

L

3

106.021.2009

Putu Bagus Raymon Rizar Munandar

L

4

221.021.2009

Putu Heriawan

L

5

144.021.2009

I Putu Yasa

L

6

140.021.2009

I Gede Bayu Suyasa

L

7

123.021.2009

I Gede Arya Swastika

L

8

215.021.2009

I Nyoman Yuda Pertama Putra

L

9

141.021.2009

I Kade Ari Irawan

L

10

244.021.2009

I Putu Astawa

L

11

145.021.2009

I Komang Suambara

L

12

126.021.2009

I Gusti Ngurah Bambang Yuda Wirawan

L

13

194.021.2009

I Nyoman Gede Haryana

L

14

132.021.2009

I Made Dwi Andika Putra

L

15

162.021.2009

I Komang Tri Sandyasa Putra

L

16

135.021.2009

Dewa Nyoman Candra

L

17

226.021.2009

I Nyoman Gus Hariwibawa

L

18

097.021.2009

Kadek Adi Suardika

L

19

213.021.2009

I Wayan Sancana Teja

L

20

200.021.2009

Putu Bayu Priyanka Labha

L

21

176.021.2009

Putu Gede Tyas Sukmawan

L

22

080.021.2009

I Gede Suwidnya

L

23

096.021.2009

Ika Yana Adnyana

L

24

181.021.2009

I Gede Ngurah Astawa Adi Putra

L

25

214.021.2009

I Made Sudiatmika

L

26

005.021.2009

I Ketut Agus Suastawa

L

27

167.021.2009

Jero Made Raka

L

28

014.021.2009

I Made Aus Dwipa Kartianta

L

SENI PEDALANGAN

No.  Urt.

Nomor TES

Nama

L/P

1

159.031.2009

I Ketut Muada

L

2

246.031.2009

I B Anom Sindhura Waliana

L

3

227.031.2009

I Made Rudita

L

4

117.031.2009

I Made Ari Natha Buana

L

5

233.031.2009

I Wayan Eka Santa Purwita

L

6

174.031.2009

Si Ngurah Pratama

L

7

242.031.2009

Ade Dedy Purwanta

L

8

211.031.2009

I Made Sudarma

L

9

230.031.2009

I Made Sumber Jaya

L

SENI RUPA MURNI

No.  Urt.

Nomor TES

Nama

L/P

1

077.041.2009

Ngakan Putu Agus Arta Wijaya

L

2

087.041.2009

I Gusti Ngurah Krisna Warman

L

3

071.041.2009

I Made Adi Putra Sentana

L

4

047.041.2009

I Made Yudi Arta

L

5

049.041.2009

Pande Wayan Sugiarta

L

6

048.041.2009

Agus Ramantha

L

7

223.041.2009

Nyoman Mega Aryawan

L

8

054.042.2009

Dewa Putu Budiartha

L

9

070.041.2009

I Gede Bambang Yoga Astina Putra

L

10

122.042.2009

I Made Andi Saputra

L

11

204.042.2009

I Ketut Alit Ardana Putra Jaya

L

12

046.041.2009

I Komang Suardiana

L

13

086.041.2009

I Kadek Ari Anggawan

L

14

012.041.2009

Putu Adi Guna Prasetya

L

15

120.041.2009

Pande Putu Dedik Sukabawa

L

16

154.042.2009

I Putu Gede Herman Pranata

L

17

036.041.2009

I Made Arde Wiyasa

L

18

072.041.2009

I Made Badung

L

19

002.041.2009

I Made Bayu Septiadi

L

20

228.041.2009

Anantyo Prio Jatmikaning Putro

L

21

173.041.2009

I Putu Oka Wirawan

L

22

075.041.2009

I Komang Martiasa

L

23

074.042.2009

I Gede Agus Wirawan

L

24

160.041.2009

Rini Widariyanti

P

25

143.041.2009

I Kadek Sumaji

L

26

133.041.2009

I Made Adi Susila

L

27

234.041.2009

Ida Bagus Putu Surya Dinata

L

28

180.041.2009

I Putu hima Santika Putra

L

29

229.041.2009

Kadek Adi Jaya Putra

L

30

161.041.2009

I Kadek Ary Maharyasa

L

31

185.061.2009

Yokabus Sina Kean

L

32

128.041.2009

I Wayan Narah Wasudewa

L

33

102.041.2009

I Nengah Ananta Wirya Mita

L

34

163.041.2009

Romanus Pea Botan

L

DESAIN INTERIOR

No.  Urt.

Nomor TES

Nama

L/P

1

151.051.2009

Haikal Agung Pratama Putra Supit

L

2

044.051.2009

Komang Wiwin Kartika Putri

P

3

006.051.2009

Eflin Eirine Yemima

P

4

098.051.2009

Hersiana Yunita Winanti Kuncoro

P

5

220.051.2009

Ilutfiatun

L

6

050.041.2009

I Wayan Sudanta

L

7

023.051.2009

I Gede Oka Sugandhi

L

8

008.051.2009

I Gusti Ayu Yunita Safitri

P

9

125.051.2009

I Putu Cok Ngurah Anggar Giri Putra

L

10

175.051.2009

Adinda Wahyu Lestari

P

11

148.051.2009

Kadek Andika Dwi Jaya Putra

L

12

124.051.2009

I Putu Mega Septariawan

L

13

196.051.2009

Angelia Sayon

P

14

024.051.2009

I Made Widhi Artha Putra

L

15

009.051.2009

Indra Setiabudy

L

16

003.051.2009

Putu Evina Wirawati

P

17

031.051.2009

Putu Ryan Widyataguna

L

18

222.051.2009

Andi Kharisma Rachmadian

L

19

239.051.2009

Muhammad Fadli K. Andi Witawa

L

20

001.051.2009

Fiqih Widhiyanto

L

21

007.051.2009

Roby Ferdian

L

22

065.051.2009

Kadek Surya Adi Brata

L

23

209.051.2009

Ida Ayu Widasuari

P

24

216.051.2009

Supriyanto

L

DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

No.  Urt.

Nomor TES

Nama

L/P

1

152.061.2009

Anak Agung Istri Karina Manik

P

2

187.061.2009

IG Ngr. Ag. Anom Suryawan

L

3

004.061.2009

Malahayati

P

4

059.061.2009

I Made Budana

L

5

090.061.2009

A.A. Gede Suryadana Putra

L

6

130.061.2009

Dewa Gede Mas Amika Gauthama

L

7

026.061.2009

I Putu Yudik Juniarta

L

8

061.061.2009

Aldi Fajar Budiman Putra

L

9

192.061.2009

I Gede Putu Yudha Lesmana

L

10

198.061.2009

I Gst Agung Gede Pacung Abdiningrat

L

11

029.061.2009

I Nyoman Putra Wibawa

L

12

056.061.2009

I Putu Arik Eka Putrawan

L

13

069.061.2009

I Made Manendra Putra

L

14

225.061.2009

I Kadek Suparta

L

15

112.061.2009

Anak Agung Gede Gita Galah Gumilang

L

16

197.061.2009

A.A Ngr Decky Wira Sanjaya

L

17

019.061.2009

I Putu Arya Palwaguna

L

18

089.061.2009

I Putu Bagus Purnawarman Suputra

L

19

039.061.2009

I Putu Gede Wartana

L

20

186.061.2009

I Made Widiarta

L

21

022.061.2009

I Made Yudiarsana

L

22

073.061.2009

Andom Wahyuning Glori

P

23

139.061.2009

I Wayan Karma Yoga

L

24

058.061.2009

Ni Wayan Setiasih

P

25

238.061.2009

Ardila Yuliacitra Shobana

P

26

057.061.2009

Ngurah Adhi Santosa

L

27

027.061.2009

Anak Agung Mas Aditya Prasanthi

P

28

116.061.2009

A.A. Istri Agung Visita Purnaprawerti

P

29

155.061.2009

Maharani Prathiwi

P

30

085.061.2009

Rahma Nindya Jayaastari

P

31

236.061.2009

Alvin Rohman Dony

L

32

066.061.2009

Angela Patricia

P

33

103.061.2009

Putu Nova Pramana Merta

L

34

218.061.2009

Muhammad Jamil

L

35

115.061.2009

Jiwo Aprian Dirgantara

L

36

055.061.2009

Made Ratih Gunathita Vidhiastiti

P

37

202.061.2009

I Nyoman Raditya Pratama

L

38

190.061.2009

I Dewa Made Wahyu Dityatmika

L

39

078.061.2009

Dedy Mukhusin Habibullah

L

40

178.061.2009

I Wayan Dody Purnata

L

41

081.061.2009

I Komang Tri Antara

L

42

032.061.2009

I Made Darma Giri Sariana

L

43

052.061.2009

Choirul Arifin

L

44

235.061.2009

Komang Bambang Gede Ariawan

L

45

177.061.2009

I Gusti Nyoman Adi Sucipta

L

46

094.061.2009

I Putu Hendra Nugraha

L

47

108.061.2009

Ni Ketut Indrawati

P

48

205.061.2009

I Made Gunarta

L

49

033.061.2009

Dwi Budi Utomo

L

50

045.061.2009

I Nyoman Sukadana

L

51

079.061.2009

I Wayan Gede Suwarsa

L

52

011.061.2009

Anak Agung Istri Fina Andina Putri

P

53

166.061.2009

Aryo Flavio Utomo

L

54

109.061.2009

Alfina Riszkiy Pratiwi

L

55

240.061.2009

Sie Sisilia Oktaviana

P

56

210.061.2009

Bayu Angga Kusuma

L

57

157.061.2009

I Nyoman Satria Dwipantara

L

58

034.061.2009

Fatmawati

P

59

243.061.2009

Putu Ayu Rusminingsih

P

60

131.061.2009

Pande Komang Adhi Hendrawan

L

61

206.061.2009

Ido Putra Pratama

L

62

038.061.2009

Made Widiartha

L

63

121.061.2009

Irvan Setiono

L

64

191.061.2009

Dedi Dwiyanto

L

65

179.061.2009

I Made Moniarta

L

66

107.061.2009

Eko Bayu Saputra

L

67

013.061.2009

I Kadek Egi Saputra

L

68

241.061.2009

Aini Ningtyas Sari

P

69

111.061.2009

Andre Mondrian Shandy

L

70

168.061.2009

Kadek Okta Surya

L

71

083.061.2009

Anak Agung Gde Satria Pandita

L

72

170.061.2009

Ida Ayu Karina Sari

P

73

189.061.2009

I Made Gede Indrawan

L

74

201.061.2009

Ida Bagus Wiradarma

L

75

164.061.2009

K. Yuda Prastiawan

L

76

195.061.2009

Muhammad Fhauzan

L

KRIYA SENI

No.  Urt.

Nomor TES

Nama

L/P

1

153.071.2009

I Wayan Werdianta

L

2

207.071.2009

Gede Maartana Eka Saputra

L

3

101.072.2009

Ni Putu Yuda Jayanthi

P

FOTOGRAFI

No.  Urt.

Nomor TES

Nama

L/P

1

217.081.2009

I Gede Juliandika

L

2

062.081.2009

Syafi’udin

L

3

224.081.2009

I Gd Aryadi Setiawan

L

4

051.081.2009

Dwiky Kurniawan

L

5

020.081.2009

I Wayan Semara Putra

L

6

237.081.2009

Anastasha Charumi Said

P

7

219.081.2009

Sandy Kurniawan

L

8

010.081.2009

I Putu Pageh Yasa

L

9

147.081.2009

I Made Rai Putra Raharja

L

10

053.081.2009

Irham Rahadian

L

11

212.081.2009

Ririen Anggria Zetri

P

12

129.081.2009

Putu Maha Andhika

L

13

245.081.2009

I Wayan Diky Setiawan

L

14

158.081.2009

Petra Yossi Oktavianus Tacumansang

L

15

199.081.2009

Ari Trisna Dewi

P

16

134.081.2009

I Gusti Ketut Agus Puja Widhiatmika

L

Denpasar, 12 Agustus 2009
Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru
Tahun 2009
Ketua
Drs. I Ketut Murdana, M.Sn
NIP. 131475038
Asti Pertiwi Memukau Pengunjung Pameran Pendidikan Nasional 2009 Di Jakarta

Asti Pertiwi Memukau Pengunjung Pameran Pendidikan Nasional 2009 Di Jakarta

Laporan Tisna Andayani

Asti Pertiwi

Asti Pertiwi

Semangat dari ibu-ibu yang merupakan gabungan dari para Dosen, pegawai termasuk mahasiswi ISI Denpasar ini memang patut diancungi jempol! Dari sekian banyak kegiatan yang ada di ISI Denpasar kehadiran ASTI  Pertiwi mampu memberikan nuansa baru bagi para penontonnya. Termasuk penampilan mereka di Ajang Pameran Pendidikan Nasional 2009 tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2009, yang bertempat di halaman Gedung DEPDIKNAS Jakarta. Persiapan sudah dilakukan sekitar 1 bulan sebelum keberangkatan rombongan ASTI Pertiwi, bahkan ibu-ibu merelakan jam makan siangnya dipercepat guna memenuhi target latihan. Tapi sekali lagi semangat mereka sungguh luar biasa! Diluar kesibukan mereka untuk menjalankan kewajibannya sebagai ibu rumah tannga mereka juga harus menunaikan tugasnya sebagai seorang PNS dan juga ikut maseka (istilah bali yang digunakan untuk sebuah perkumpulan) di ASTI Pertiwi ini.

Menjelang keberangkatan 56 orang terdiri dari anggota, pembina sekaligus crew ASTI Pertiwi mengadakan persembahyangan bersama di Pura ISI Denpasar memohon petunjuk serta perlindungan Beliau semoga perjalanan ASTI Pertiwi ke Jakarta berjalan lancar dan dapat melakukan pementasan secara maksimal. Pada saat-saat latihan terakhir kami benar-benar mempersiapkan diri baik dalam menyatukan gamelan yang kita mainkan dengan beberapa tarian diantaranya Tari Pendet yang dibawakan oleh anak-anak siswi SLB dibantu juga oleh mahasiswi ISI Denpasar. Yang agak sulit adalah membawakan iringan untuk Tari Satya Brasta karena sebelumnya ibu-ibu ASTI  Pertiwi belum pernah membawakannya, tetapi dengan latihan yang extra kami semua akhirnya menguasai iringan tersebut. Dan yang paling menarik ibu-ibu ASTI Pertiwi juga mejangeran (menyanyi sambil menari) para pembina yang terdiri dari bapak-bapak dosen karawitan juga tidak mau kalah karena mereka juga turut serta mejangeran.

Di Akhir pementasan ASTI Pertiwi di Jakarta kali ini, juga dimeriahkan oleh para dosen dan juga mahasiswi yang menyanyikan lagu Kebyar-kebyar ciptaan alm.Gombloh, lagu kenangan Kisah-kasih di Sekolah dan juga lagu wajib Insan Mandiri yang sedang disosialisasikan oleh DEPDIKNAS yang diharapkan mampu dinyanyikan oleh seluruh generasi muda Indonesia. Mendiknas, Bapak Prof Dr. Bambang Sudibyo MBA juga menyanyikan sebuah lagu dengan judul “ My Way “ diiringi oleh bapak-bapak Profesor dan juga para Doktor dilingkungan DEPDIKNAS yang tergabung dalam De’Monev band. Beliau mengatakan bahwa dari lagu ini beliau mendapatkan sebuah filosofi bagi perjalanan hidupnya yakni “Long Life Learning” yang beliau terjemahkan sebagai berikut “Tidak ada kata terlambat bagi kita semua untuk terus belajar dan belajar disepanjang hidup kita. Hendaknyalah generasi muda kita tetap semangat untuk belajar demi masa depan yang gemilang”. Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA mengakhiri nyanyian beliau dengan menyanyikan sebuah lagu tradisional Jawa (matembang) yang berisi tentang wejangan kepada seluruh generasi muda penerus bangsa Indonesia.

Rasa lelah kami semuanya sirna disaat kami mendapat applause yang meriah dari para pengunjung pameran, rasa lapar bisa kami ibaratkan terbayar dengan tepuk tangan penonton siang itu. Tidak sia-sia perjuangan para ibu-ibu ini menempuh perjalanan sepanjang Bali – Jakarta yang menempuh 2 hari 1 malam bahkan salah satu bis kami tepatnya bis 2 mengalami kerusakan di Semarang sehingga harus menempuh 41 jam hingga bisa sampai di Jakarta keluh Liz salah seorang mahasiswi dharmasiswa dari London yang kebetulan berada di bus 2. Tapi kembali kepuasan kami bisa menampilkan ASTI Pertiwi di Jakarta adalah sebuah prestasi yang gemilang. Mudah-mudahan semangat ini akan selalu terjaga dan tentunya kami semua berharap Bapak Rektor ISI Denpasar tetap memberikan kepercayaannya kepada kami dan siap untuk berlaga di ajang Internasional sesuai dengan motto “Go International” yang sedang digalakkan oleh bapak Prof. Dr. I Wayan Rai S, MA. Bagaimana ibu-ibu ASTI Pertiwi, tentunya sudah tidak sabar lagi untuk bisa Go International?

Loading...