by admin | Aug 26, 2009 | Berita
Denpasar-Setelah rentetan acara Pendaftaran mahasiswa baru ISI Denpasar, Testing Masuk dan Pengumuman Penerimaan Mahasiswa Baru ISI Denpasar yang telah berlalu, Maka pada hari Rabu(26/8) dilaksanakan Acara Pembukaan Pengenalan Kegiatan Akademik dan Kemahasiswaan ISI Denpasar Tahun 2009 yang dilangsungkan di gedung Natya Mandala ISI Denpasar, yang tampak hadir Rektor ISI Denpasar, Para Pembantu Rektor, Dekan kedua Fakultas, Jajaran Struktual, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dosen, Pegawai, Panitia dan Calon Mahasiswa baru. Acara ini rencananya akan berlangsung dari tanggal 25-31 2009 dan rencananya dilanjutka dengan Kegiatan Kersos (Kerja Sosial) dimana untuk FSRD akan dilaksanakan di Baturiti dan untuk FSP dilaksanakan di Klungkung.
Menurut Ketua Panitia sekaligus Pembantu Rektor III ISI Denpasar Drs. I Made Subrata, MSi jumlah calon mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan adalah 209 orang, dengan Perincian Fakultas Seni Pertunjukan 70 (Tari 34, Karawitan 28 dan Pedalangan 8 orang), sedangkan Fakultas Seni Rupa dan Desain berjumlah 139 orang(Seni Rupa Murni 36, Desain Interior 25, DKV 75 dan Kriya Seni 5 orang). Acara penerimaan mahasiswa baru di ISI Denpasar disesuaikan dengan aturan yang diamanatkan oleh DIKTI Depdiknas yang menganjurkan untuk menghindari tindakan keras dan berbau “balas dendam”. Acara akan diarahkan lebih ke akademis berupa ceramah, pengenalan kampus, tata cara perkuliahan, kewirausahaan, kelembagaan mahasiswa dan lainnya. Semoga dengan pengarahan ini calon mahasiswa lebih mengembangkan sikap dan pola akademis dalam mengasah kemampuan intelektual seni dan desain sesuai dengan bidang ilmunya. Uniknya acara ini akan ditutup dengan “Pawintenan Saraswati” pada Hari Senin (31/8).
Senada dengan yang disampaikan oleh Subrata, Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Rai S., MA menyambut gembira dan mengucapkan selamat datang bagi calon-calon mahasiswa Baru. Memang untuk acara pengenalan akademik dan kemahasiswaan tahun ini dititik beratkan kepada apa yang telah digariskan oleh DIKTI yaitu Pengembangan Pendidikan Nasional lewat Renstra Pendidikan Nasional yang bertemakan “Insan Indonesia Cerdas dan Kompetitif”. Implementasi dari semua ini dapat dilihat dalam acara pengenalan akademik ini dimana unsur-unsurnya dapat dilihat dari Olah Kalbu (Ketuhanan), Olah Pikir(kecerdasan intelektual), Olah Rasa(pergaulan & etika) dan Olah Raga (kesegaran Jasmani). Yang paling penting dalam kegiatan ini juga memberikan ceramah tentang kewirausahaan, dimana pada saat sekarang ini industri kreatif sangat berkembang, diharapkan lulusan ISI Denpasar tidak hanya mencari kerja, tapi dapat membuka lapangan kerja baru sesuai dengan bidang ilmunya. Juga terdapat pengarahan pengembangan Soft Skill atau keahlian tambahan diluar bidang ilmunya yang didapat di kampus. Semua ini bermuara kepada komitmen ISI Denpasar untuk meluluskan lulusan yang mumpuni di bidang seni dan desain tapi juga bermoral, profesional, mempunyai wawasan entrepreneur, networking, sehat jasmani-rohani dan berjiwa sosial. Setelah pembukaan Prof. Rai juga memberikan ceramah dengan judul “Paradigma Pendidikan Tinggi Seni Indonesia” yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dengan semangat.
Acara tersebut berlangsung dengan khidmat, tampak wajah-wajah mahasiswa baru dengan “dandanan” khasnya. Semoga ini merupakan modal bagi ISI Denpasar untuk mewujudkan visi dan misinya.
by admin | Aug 26, 2009 | Artikel
The challenge of finding out the relevance of traditional religious notions remains a fresh concern for the local church in the Philippines, a predominantly Christian nation in the heart of Asia. Enriched by its diverse religious traditions, the Philippines no doubt stand as a witness to the constant quest to find meaning about one’s faith. In general, there is the quest to find the relevance of faith practices within the daily grind of life. Within this picture, there is the search for religious meaning which is given life through inquiries that ask about the truths proposed in the Christian faith. The search for religious meaning is captured in the specific inquiry to make sense out of the growing demands and difficulties of life. Today questions about God and evil are raised to address the difficulties between the spiritual and the material. Traditionally, the question of God and evil are raised in the level of adults who raise the cry of pain or protest. Nothing much is heard, from a religious angle, about children’s notions for the simple reason that their mindset is too simple to handle such a delicate subject. How has the question of evil reverberated in the consciousness of the young pupils today? Hence, this paper seeks to address that issue by finding out how sixth graders interpret “evil” today. In particular, this paper wants to know how the sixth graders from selected public schools in Manila appropriate notions of evil today by evaluating their contemporary concepts of evil. This paper shall therefore describe the essential aspects of their notion of evil as gleaned from survey data from the students and shall analyze how emergent themes that are taken from their notions reflect particular popular mindsets.
The problem of Evil
The challenge of writing about evil rests on these framed limitations: (a) that it had always been defined as a negative reality in Christian sources, (b) that most discourses if not all takes evil in terms of its relationship to God and the good, (c) that by these characteristics, evil do not enjoy an epistemological distinction as a reality. The first two difficulties reflect traditional theological and Christian discourses on evil. Of late, current attempts have tilted towards rational discourses. In particular, philosophical and ethical discussions have proliferated in academic circles and literature. Indicative of this are the recent works of some scholars in the ethical practice such as that of Susan Neiman and Claudia Card. From the theological field, theological discussions remain anchored in traditional categories such as creation, God and spirituality.
Download click here
by admin | Aug 25, 2009 | Berita
Denpasar– Sebanyak 25 dosen yang terdiri dari 12 dosen dari Fakultas Seni Pertunjukan dan 13 dosen dari Fakultas Seni Rupa dan Desain), mengikuti penataran program pendekatan terapan (Applied Approach) atau biasa dikenal dengan AA. Menurut ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) ISI Denpasar, Drs. I Wayan Gulendra, M.Sn., pelatihan Program Pelatihan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan AA adalah salah satu usaha lembaga untuk meningkatkan mutu dosen yang profesional dalam melakukan proses pembelajaran, selain melalui peningkatan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam memahami berbagai teori pembelajaran yang seharusnya dipahami dan dilaksanakan secara baik dan benar dalam pembelajaran. Paradigma pendidikan telah mengalami perubahan yang sangat pesat, dengan adanya rekonstruksi kurikulum yang berbasis kompetensi. Cara pembelajaran yang terencana baik metode maupun pemilihan media pembelajaran dengan penggunaan teknologi informasi. Pemahaman metode dan media pembelajaran sangat penting bagi para dosen, karena pembelajaran merupakan satu proses interaksi yang sistematis untuk mencapai proses perubahan peningkatan intelektual dan pola tindak bagi peserta didik.
Sementara Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A saat membuka acara Pelatihan AA menyampaikan, pengertian kompetensi sebagaimana dijabarkan dalam Kepmendiknas adalah seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas dibidang pekerjaan tertentu. Elemen-elemen kompetensi itu sendiri meliputi: (1) kompetensi dalam artian memiliki kepribadian yang terpuji; (2) kompetensi dalam penguasaan ilmu dan ketrampilan; (3) kompetensi dalam arti kemampuan berkarya atau bekerja jika kelak setelah mereka menamatkan perkuliahan; (4) kemampuan untuk bersikap dan berprilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai; dan, (5) kemampuan untuk memahami kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya. Kompetensi juga berarti kecakapan hidup (life skill) yaitu kompetensi riil yang diharapkan oleh mahasiswa kelak kalau mereka menjadi sarjana, baik dalam pola kompetensi dasar maupun instrumental.
Program Pendekatan Terapan (Applied Approach) berlangsung dari tanggal 25 – 27 Agustus 2009 yang bekerjasama dengan Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Udayana, diantaranya Prof. Dr. Windia, Prof. Aron Mbete, Prof. Nyoman Norken, Dr. Nyoman Rai, Dr. Gd. Wijana, Prof. Ketut Sudibya, Dr. M. Alit Karyawan, Prof. Sayang Yupardi, Dr. W. Simpen serta Dr. I Nengah Sujaya.
by admin | Aug 20, 2009 | pengumuman
|
REKAPITULASI HASIL SELEKSI
|
|
TESTING PENERIMAAN CALON MAHASISWA BARU
|
|
INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR
|
|
TAHUN 2009
|
SENI TARI
|
No. Urt.
|
Nomor TES
|
Nama
|
L/P
|
|
1
|
043.011.2009
|
A.A. Sagung Mirah Handayani |
P
|
|
2
|
028.011.2009
|
I Gusti Ayu Arya Pramitha |
P
|
|
3
|
138.011.2009
|
I Putu Cndra Pradita |
L
|
|
4
|
183.011.2009
|
Ni Ketut Yuli Ardyanthi D |
P
|
|
5
|
088.011.2009
|
I Komang Farda Adi Saputra |
L
|
|
6
|
118.011.2009
|
P. Anggra Dana Suka |
L
|
|
7
|
110.011.2009
|
I Nyoman Galih Adi Negara |
L
|
|
8
|
064.011.2009
|
Ni Putu Ratna Suputri |
P
|
|
9
|
182.011.2009
|
Ni Wayan Siyentarini |
P
|
|
10
|
113.011.2009
|
Ni Wayan Nismahayati |
P
|
|
11
|
114.011.2009
|
I Made Nova Antara |
L
|
|
12
|
095.011.2009
|
Ni Luh Putu Eka Wijayanti |
P
|
|
13
|
099.011.2009
|
Ida Ayu Andita Wiryani |
P
|
|
14
|
203.011.2009
|
Ni Luh Ozy Rahayu Suandewi |
P
|
|
15
|
041.011.2009
|
I Made Laksamana Putra |
L
|
|
16
|
136.011.2009
|
Kadek Putri Dewi Jayanti |
P
|
|
17
|
171.011.2009
|
Made Eko Juni Antara |
L
|
|
18
|
127.011.2009
|
I Gusti Ayu Tirta Rasmanik |
P
|
|
19
|
150.011.2009
|
I Komag Suartama |
L
|
|
20
|
149.011.2009
|
Anom Wijaya |
L
|
|
21
|
017.011.2009
|
A.A. Bintang Candra Dewi |
P
|
|
22
|
104.011.2009
|
I Putu Gede Kesuma Jaya |
L
|
|
23
|
021.011.2009
|
Ni Luh Anix Sariardani |
P
|
|
24
|
093.011.2009
|
Ida Ayu Ratih Wagiswari |
P
|
|
25
|
092.011.2009
|
Ni Wayan Lia Candra Dewi |
P
|
|
26
|
018.011.2009
|
Ni Ketut Ayu Eprilyanthi |
P
|
|
27
|
137.011.2009
|
Ni Wayan Oktaningsih |
P
|
|
28
|
091.011.2009
|
Kadek Sri Ela Jayanuari |
P
|
|
29
|
082.011.2009
|
Ni Putu Devi Pramita Sekar Sari |
P
|
|
30
|
188.011.2009
|
Nurul Wulandari |
P
|
|
31
|
063.011.2009
|
Ida Ayu Made Suwariyanti |
P
|
|
32
|
016.011.2009
|
Ni Putu Sinta Ulantari |
P
|
|
33
|
172.011.2009
|
Ni Komang Putri Cintiawati |
P
|
| SENI KARAWITAN |
|
No. Urt.
|
Nomor TES
|
Nama
|
L/P
|
|
1
|
100.021.2009
|
I Wayan Arik Wirawan |
L
|
|
2
|
184.021.2009
|
I Putu Agus Eka Setyawan |
L
|
|
3
|
106.021.2009
|
Putu Bagus Raymon Rizar Munandar |
L
|
|
4
|
221.021.2009
|
Putu Heriawan |
L
|
|
5
|
144.021.2009
|
I Putu Yasa |
L
|
|
6
|
140.021.2009
|
I Gede Bayu Suyasa |
L
|
|
7
|
123.021.2009
|
I Gede Arya Swastika |
L
|
|
8
|
215.021.2009
|
I Nyoman Yuda Pertama Putra |
L
|
|
9
|
141.021.2009
|
I Kade Ari Irawan |
L
|
|
10
|
244.021.2009
|
I Putu Astawa |
L
|
|
11
|
145.021.2009
|
I Komang Suambara |
L
|
|
12
|
126.021.2009
|
I Gusti Ngurah Bambang Yuda Wirawan |
L
|
|
13
|
194.021.2009
|
I Nyoman Gede Haryana |
L
|
|
14
|
132.021.2009
|
I Made Dwi Andika Putra |
L
|
|
15
|
162.021.2009
|
I Komang Tri Sandyasa Putra |
L
|
|
16
|
135.021.2009
|
Dewa Nyoman Candra |
L
|
|
17
|
226.021.2009
|
I Nyoman Gus Hariwibawa |
L
|
|
18
|
097.021.2009
|
Kadek Adi Suardika |
L
|
|
19
|
213.021.2009
|
I Wayan Sancana Teja |
L
|
|
20
|
200.021.2009
|
Putu Bayu Priyanka Labha |
L
|
|
21
|
176.021.2009
|
Putu Gede Tyas Sukmawan |
L
|
|
22
|
080.021.2009
|
I Gede Suwidnya |
L
|
|
23
|
096.021.2009
|
Ika Yana Adnyana |
L
|
|
24
|
181.021.2009
|
I Gede Ngurah Astawa Adi Putra |
L
|
|
25
|
214.021.2009
|
I Made Sudiatmika |
L
|
|
26
|
005.021.2009
|
I Ketut Agus Suastawa |
L
|
|
27
|
167.021.2009
|
Jero Made Raka |
L
|
|
28
|
014.021.2009
|
I Made Aus Dwipa Kartianta |
L
|
| SENI PEDALANGAN |
|
|
No. Urt.
|
Nomor TES
|
Nama
|
L/P
|
|
1
|
159.031.2009
|
I Ketut Muada |
L
|
|
2
|
246.031.2009
|
I B Anom Sindhura Waliana |
L
|
|
3
|
227.031.2009
|
I Made Rudita |
L
|
|
4
|
117.031.2009
|
I Made Ari Natha Buana |
L
|
|
5
|
233.031.2009
|
I Wayan Eka Santa Purwita |
L
|
|
6
|
174.031.2009
|
Si Ngurah Pratama |
L
|
|
7
|
242.031.2009
|
Ade Dedy Purwanta |
L
|
|
8
|
211.031.2009
|
I Made Sudarma |
L
|
|
9
|
230.031.2009
|
I Made Sumber Jaya |
L
|
| SENI RUPA MURNI |
|
|
No. Urt.
|
Nomor TES
|
Nama
|
L/P
|
|
1
|
077.041.2009
|
Ngakan Putu Agus Arta Wijaya |
L
|
|
2
|
087.041.2009
|
I Gusti Ngurah Krisna Warman |
L
|
|
3
|
071.041.2009
|
I Made Adi Putra Sentana |
L
|
|
4
|
047.041.2009
|
I Made Yudi Arta |
L
|
|
5
|
049.041.2009
|
Pande Wayan Sugiarta |
L
|
|
6
|
048.041.2009
|
Agus Ramantha |
L
|
|
7
|
223.041.2009
|
Nyoman Mega Aryawan |
L
|
|
8
|
054.042.2009
|
Dewa Putu Budiartha |
L
|
|
9
|
070.041.2009
|
I Gede Bambang Yoga Astina Putra |
L
|
|
10
|
122.042.2009
|
I Made Andi Saputra |
L
|
|
11
|
204.042.2009
|
I Ketut Alit Ardana Putra Jaya |
L
|
|
12
|
046.041.2009
|
I Komang Suardiana |
L
|
|
13
|
086.041.2009
|
I Kadek Ari Anggawan |
L
|
|
14
|
012.041.2009
|
Putu Adi Guna Prasetya |
L
|
|
15
|
120.041.2009
|
Pande Putu Dedik Sukabawa |
L
|
|
16
|
154.042.2009
|
I Putu Gede Herman Pranata |
L
|
|
17
|
036.041.2009
|
I Made Arde Wiyasa |
L
|
|
18
|
072.041.2009
|
I Made Badung |
L
|
|
19
|
002.041.2009
|
I Made Bayu Septiadi |
L
|
|
20
|
228.041.2009
|
Anantyo Prio Jatmikaning Putro |
L
|
|
21
|
173.041.2009
|
I Putu Oka Wirawan |
L
|
|
22
|
075.041.2009
|
I Komang Martiasa |
L
|
|
23
|
074.042.2009
|
I Gede Agus Wirawan |
L
|
|
24
|
160.041.2009
|
Rini Widariyanti |
P
|
|
25
|
143.041.2009
|
I Kadek Sumaji |
L
|
|
26
|
133.041.2009
|
I Made Adi Susila |
L
|
|
27
|
234.041.2009
|
Ida Bagus Putu Surya Dinata |
L
|
|
28
|
180.041.2009
|
I Putu hima Santika Putra |
L
|
|
29
|
229.041.2009
|
Kadek Adi Jaya Putra |
L
|
|
30
|
161.041.2009
|
I Kadek Ary Maharyasa |
L
|
|
31
|
185.061.2009
|
Yokabus Sina Kean |
L
|
|
32
|
128.041.2009
|
I Wayan Narah Wasudewa |
L
|
|
33
|
102.041.2009
|
I Nengah Ananta Wirya Mita |
L
|
|
34
|
163.041.2009
|
Romanus Pea Botan |
L
|
|
|
|
|
|
|
| DESAIN INTERIOR |
|
|
|
No. Urt.
|
Nomor TES
|
Nama
|
L/P
|
|
1
|
151.051.2009
|
Haikal Agung Pratama Putra Supit |
L
|
|
2
|
044.051.2009
|
Komang Wiwin Kartika Putri |
P
|
|
3
|
006.051.2009
|
Eflin Eirine Yemima |
P
|
|
4
|
098.051.2009
|
Hersiana Yunita Winanti Kuncoro |
P
|
|
5
|
220.051.2009
|
Ilutfiatun |
L
|
|
6
|
050.041.2009
|
I Wayan Sudanta |
L
|
|
7
|
023.051.2009
|
I Gede Oka Sugandhi |
L
|
|
8
|
008.051.2009
|
I Gusti Ayu Yunita Safitri |
P
|
|
9
|
125.051.2009
|
I Putu Cok Ngurah Anggar Giri Putra |
L
|
|
10
|
175.051.2009
|
Adinda Wahyu Lestari |
P
|
|
11
|
148.051.2009
|
Kadek Andika Dwi Jaya Putra |
L
|
|
12
|
124.051.2009
|
I Putu Mega Septariawan |
L
|
|
13
|
196.051.2009
|
Angelia Sayon |
P
|
|
14
|
024.051.2009
|
I Made Widhi Artha Putra |
L
|
|
15
|
009.051.2009
|
Indra Setiabudy |
L
|
|
16
|
003.051.2009
|
Putu Evina Wirawati |
P
|
|
17
|
031.051.2009
|
Putu Ryan Widyataguna |
L
|
|
18
|
222.051.2009
|
Andi Kharisma Rachmadian |
L
|
|
19
|
239.051.2009
|
Muhammad Fadli K. Andi Witawa |
L
|
|
20
|
001.051.2009
|
Fiqih Widhiyanto |
L
|
|
21
|
007.051.2009
|
Roby Ferdian |
L
|
|
22
|
065.051.2009
|
Kadek Surya Adi Brata |
L
|
|
23
|
209.051.2009
|
Ida Ayu Widasuari |
P
|
|
24
|
216.051.2009
|
Supriyanto |
L
|
| DESAIN KOMUNIKASI VISUAL |
|
|
No. Urt.
|
Nomor TES
|
Nama
|
L/P
|
|
1
|
152.061.2009
|
Anak Agung Istri Karina Manik |
P
|
|
2
|
187.061.2009
|
IG Ngr. Ag. Anom Suryawan |
L
|
|
3
|
004.061.2009
|
Malahayati |
P
|
|
4
|
059.061.2009
|
I Made Budana |
L
|
|
5
|
090.061.2009
|
A.A. Gede Suryadana Putra |
L
|
|
6
|
130.061.2009
|
Dewa Gede Mas Amika Gauthama |
L
|
|
7
|
026.061.2009
|
I Putu Yudik Juniarta |
L
|
|
8
|
061.061.2009
|
Aldi Fajar Budiman Putra |
L
|
|
9
|
192.061.2009
|
I Gede Putu Yudha Lesmana |
L
|
|
10
|
198.061.2009
|
I Gst Agung Gede Pacung Abdiningrat |
L
|
|
11
|
029.061.2009
|
I Nyoman Putra Wibawa |
L
|
|
12
|
056.061.2009
|
I Putu Arik Eka Putrawan |
L
|
|
13
|
069.061.2009
|
I Made Manendra Putra |
L
|
|
14
|
225.061.2009
|
I Kadek Suparta |
L
|
|
15
|
112.061.2009
|
Anak Agung Gede Gita Galah Gumilang |
L
|
|
16
|
197.061.2009
|
A.A Ngr Decky Wira Sanjaya |
L
|
|
17
|
019.061.2009
|
I Putu Arya Palwaguna |
L
|
|
18
|
089.061.2009
|
I Putu Bagus Purnawarman Suputra |
L
|
|
19
|
039.061.2009
|
I Putu Gede Wartana |
L
|
|
20
|
186.061.2009
|
I Made Widiarta |
L
|
|
21
|
022.061.2009
|
I Made Yudiarsana |
L
|
|
22
|
073.061.2009
|
Andom Wahyuning Glori |
P
|
|
23
|
139.061.2009
|
I Wayan Karma Yoga |
L
|
|
24
|
058.061.2009
|
Ni Wayan Setiasih |
P
|
|
25
|
238.061.2009
|
Ardila Yuliacitra Shobana |
P
|
|
26
|
057.061.2009
|
Ngurah Adhi Santosa |
L
|
|
27
|
027.061.2009
|
Anak Agung Mas Aditya Prasanthi |
P
|
|
28
|
116.061.2009
|
A.A. Istri Agung Visita Purnaprawerti |
P
|
|
29
|
155.061.2009
|
Maharani Prathiwi |
P
|
|
30
|
085.061.2009
|
Rahma Nindya Jayaastari |
P
|
|
31
|
236.061.2009
|
Alvin Rohman Dony |
L
|
|
32
|
066.061.2009
|
Angela Patricia |
P
|
|
33
|
103.061.2009
|
Putu Nova Pramana Merta |
L
|
|
34
|
218.061.2009
|
Muhammad Jamil |
L
|
|
35
|
115.061.2009
|
Jiwo Aprian Dirgantara |
L
|
|
36
|
055.061.2009
|
Made Ratih Gunathita Vidhiastiti |
P
|
|
37
|
202.061.2009
|
I Nyoman Raditya Pratama |
L
|
|
38
|
190.061.2009
|
I Dewa Made Wahyu Dityatmika |
L
|
|
39
|
078.061.2009
|
Dedy Mukhusin Habibullah |
L
|
|
40
|
178.061.2009
|
I Wayan Dody Purnata |
L
|
|
41
|
081.061.2009
|
I Komang Tri Antara |
L
|
|
42
|
032.061.2009
|
I Made Darma Giri Sariana |
L
|
|
43
|
052.061.2009
|
Choirul Arifin |
L
|
|
44
|
235.061.2009
|
Komang Bambang Gede Ariawan |
L
|
|
45
|
177.061.2009
|
I Gusti Nyoman Adi Sucipta |
L
|
|
46
|
094.061.2009
|
I Putu Hendra Nugraha |
L
|
|
47
|
108.061.2009
|
Ni Ketut Indrawati |
P
|
|
48
|
205.061.2009
|
I Made Gunarta |
L
|
|
49
|
033.061.2009
|
Dwi Budi Utomo |
L
|
|
50
|
045.061.2009
|
I Nyoman Sukadana |
L
|
|
51
|
079.061.2009
|
I Wayan Gede Suwarsa |
L
|
|
52
|
011.061.2009
|
Anak Agung Istri Fina Andina Putri |
P
|
|
53
|
166.061.2009
|
Aryo Flavio Utomo |
L
|
|
54
|
109.061.2009
|
Alfina Riszkiy Pratiwi |
L
|
|
55
|
240.061.2009
|
Sie Sisilia Oktaviana |
P
|
|
56
|
210.061.2009
|
Bayu Angga Kusuma |
L
|
|
57
|
157.061.2009
|
I Nyoman Satria Dwipantara |
L
|
|
58
|
034.061.2009
|
Fatmawati |
P
|
|
59
|
243.061.2009
|
Putu Ayu Rusminingsih |
P
|
|
60
|
131.061.2009
|
Pande Komang Adhi Hendrawan |
L
|
|
61
|
206.061.2009
|
Ido Putra Pratama |
L
|
|
62
|
038.061.2009
|
Made Widiartha |
L
|
|
63
|
121.061.2009
|
Irvan Setiono |
L
|
|
64
|
191.061.2009
|
Dedi Dwiyanto |
L
|
|
65
|
179.061.2009
|
I Made Moniarta |
L
|
|
66
|
107.061.2009
|
Eko Bayu Saputra |
L
|
|
67
|
013.061.2009
|
I Kadek Egi Saputra |
L
|
|
68
|
241.061.2009
|
Aini Ningtyas Sari |
P
|
|
69
|
111.061.2009
|
Andre Mondrian Shandy |
L
|
|
70
|
168.061.2009
|
Kadek Okta Surya |
L
|
|
71
|
083.061.2009
|
Anak Agung Gde Satria Pandita |
L
|
|
72
|
170.061.2009
|
Ida Ayu Karina Sari |
P
|
|
73
|
189.061.2009
|
I Made Gede Indrawan |
L
|
|
74
|
201.061.2009
|
Ida Bagus Wiradarma |
L
|
|
75
|
164.061.2009
|
K. Yuda Prastiawan |
L
|
|
76
|
195.061.2009
|
Muhammad Fhauzan |
L
|
| KRIYA SENI |
|
|
|
No. Urt.
|
Nomor TES
|
Nama
|
L/P
|
|
1
|
153.071.2009
|
I Wayan Werdianta |
L
|
|
2
|
207.071.2009
|
Gede Maartana Eka Saputra |
L
|
|
3
|
101.072.2009
|
Ni Putu Yuda Jayanthi |
P
|
| FOTOGRAFI |
|
|
|
No. Urt.
|
Nomor TES
|
Nama
|
L/P
|
|
1
|
217.081.2009
|
I Gede Juliandika |
L
|
|
2
|
062.081.2009
|
Syafi’udin |
L
|
|
3
|
224.081.2009
|
I Gd Aryadi Setiawan |
L
|
|
4
|
051.081.2009
|
Dwiky Kurniawan |
L
|
|
5
|
020.081.2009
|
I Wayan Semara Putra |
L
|
|
6
|
237.081.2009
|
Anastasha Charumi Said |
P
|
|
7
|
219.081.2009
|
Sandy Kurniawan |
L
|
|
8
|
010.081.2009
|
I Putu Pageh Yasa |
L
|
|
9
|
147.081.2009
|
I Made Rai Putra Raharja |
L
|
|
10
|
053.081.2009
|
Irham Rahadian |
L
|
|
11
|
212.081.2009
|
Ririen Anggria Zetri |
P
|
|
12
|
129.081.2009
|
Putu Maha Andhika |
L
|
|
13
|
245.081.2009
|
I Wayan Diky Setiawan |
L
|
|
14
|
158.081.2009
|
Petra Yossi Oktavianus Tacumansang |
L
|
|
15
|
199.081.2009
|
Ari Trisna Dewi |
P
|
|
16
|
134.081.2009
|
I Gusti Ketut Agus Puja Widhiatmika |
L
|
| Denpasar, 12 Agustus 2009 |
|
|
| Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru |
| Tahun 2009 |
| Ketua |
|
|
|
|
|
|
| Drs. I Ketut Murdana, M.Sn |
| NIP. 131475038 |
by admin | Aug 18, 2009 | Berita
Laporan Tisna Andayani

Asti Pertiwi
Semangat dari ibu-ibu yang merupakan gabungan dari para Dosen, pegawai termasuk mahasiswi ISI Denpasar ini memang patut diancungi jempol! Dari sekian banyak kegiatan yang ada di ISI Denpasar kehadiran ASTI Pertiwi mampu memberikan nuansa baru bagi para penontonnya. Termasuk penampilan mereka di Ajang Pameran Pendidikan Nasional 2009 tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2009, yang bertempat di halaman Gedung DEPDIKNAS Jakarta. Persiapan sudah dilakukan sekitar 1 bulan sebelum keberangkatan rombongan ASTI Pertiwi, bahkan ibu-ibu merelakan jam makan siangnya dipercepat guna memenuhi target latihan. Tapi sekali lagi semangat mereka sungguh luar biasa! Diluar kesibukan mereka untuk menjalankan kewajibannya sebagai ibu rumah tannga mereka juga harus menunaikan tugasnya sebagai seorang PNS dan juga ikut maseka (istilah bali yang digunakan untuk sebuah perkumpulan) di ASTI Pertiwi ini.
Menjelang keberangkatan 56 orang terdiri dari anggota, pembina sekaligus crew ASTI Pertiwi mengadakan persembahyangan bersama di Pura ISI Denpasar memohon petunjuk serta perlindungan Beliau semoga perjalanan ASTI Pertiwi ke Jakarta berjalan lancar dan dapat melakukan pementasan secara maksimal. Pada saat-saat latihan terakhir kami benar-benar mempersiapkan diri baik dalam menyatukan gamelan yang kita mainkan dengan beberapa tarian diantaranya Tari Pendet yang dibawakan oleh anak-anak siswi SLB dibantu juga oleh mahasiswi ISI Denpasar. Yang agak sulit adalah membawakan iringan untuk Tari Satya Brasta karena sebelumnya ibu-ibu ASTI Pertiwi belum pernah membawakannya, tetapi dengan latihan yang extra kami semua akhirnya menguasai iringan tersebut. Dan yang paling menarik ibu-ibu ASTI Pertiwi juga mejangeran (menyanyi sambil menari) para pembina yang terdiri dari bapak-bapak dosen karawitan juga tidak mau kalah karena mereka juga turut serta mejangeran.
Di Akhir pementasan ASTI Pertiwi di Jakarta kali ini, juga dimeriahkan oleh para dosen dan juga mahasiswi yang menyanyikan lagu Kebyar-kebyar ciptaan alm.Gombloh, lagu kenangan Kisah-kasih di Sekolah dan juga lagu wajib Insan Mandiri yang sedang disosialisasikan oleh DEPDIKNAS yang diharapkan mampu dinyanyikan oleh seluruh generasi muda Indonesia. Mendiknas, Bapak Prof Dr. Bambang Sudibyo MBA juga menyanyikan sebuah lagu dengan judul “ My Way “ diiringi oleh bapak-bapak Profesor dan juga para Doktor dilingkungan DEPDIKNAS yang tergabung dalam De’Monev band. Beliau mengatakan bahwa dari lagu ini beliau mendapatkan sebuah filosofi bagi perjalanan hidupnya yakni “Long Life Learning” yang beliau terjemahkan sebagai berikut “Tidak ada kata terlambat bagi kita semua untuk terus belajar dan belajar disepanjang hidup kita. Hendaknyalah generasi muda kita tetap semangat untuk belajar demi masa depan yang gemilang”. Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA mengakhiri nyanyian beliau dengan menyanyikan sebuah lagu tradisional Jawa (matembang) yang berisi tentang wejangan kepada seluruh generasi muda penerus bangsa Indonesia.
Rasa lelah kami semuanya sirna disaat kami mendapat applause yang meriah dari para pengunjung pameran, rasa lapar bisa kami ibaratkan terbayar dengan tepuk tangan penonton siang itu. Tidak sia-sia perjuangan para ibu-ibu ini menempuh perjalanan sepanjang Bali – Jakarta yang menempuh 2 hari 1 malam bahkan salah satu bis kami tepatnya bis 2 mengalami kerusakan di Semarang sehingga harus menempuh 41 jam hingga bisa sampai di Jakarta keluh Liz salah seorang mahasiswi dharmasiswa dari London yang kebetulan berada di bus 2. Tapi kembali kepuasan kami bisa menampilkan ASTI Pertiwi di Jakarta adalah sebuah prestasi yang gemilang. Mudah-mudahan semangat ini akan selalu terjaga dan tentunya kami semua berharap Bapak Rektor ISI Denpasar tetap memberikan kepercayaannya kepada kami dan siap untuk berlaga di ajang Internasional sesuai dengan motto “Go International” yang sedang digalakkan oleh bapak Prof. Dr. I Wayan Rai S, MA. Bagaimana ibu-ibu ASTI Pertiwi, tentunya sudah tidak sabar lagi untuk bisa Go International?