M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

Wakil Menteri Pendidikan Nasional RI

Kami Keluarga Besar ISI Denpasar Mengucapkan: Selamat Atas Terpilihnya Bapak Fasli Jalal sebagai Wakil Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia

Hari Rabu ini, bapak Fasli Jalal, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi akan dilantik oleh Presiden RI sebagai Wakil Menteri Pendidikan Nasional.

Pada saat yang bersamaan juga akan dilantik bapak Dipo Alam sebagai Sekretaris Kabinet; Bapak Anggito Abimanyu sebagai Wakil Menteri Keuangan; bapak Lukita Dinarsyah Tuo sebagai Wakil Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional,  bapak Fahmi Idris sebagai Wakil Menteri Kesehatan, dan bapak Syafrie Sjamsoeddin sebagai Wakil Menteri Pertahanan

Perubahan Jadwal UAS dan Batas Akhir Perbaikan Pengantar Karya

PENGUMUMAN

DIBERITAHUAN KEPADA SELURUH DOSEN DAN MAHASISWA FSRD ISI DENPASAR SEHUBUNGAN DENGAN HARI SIWARATRI TANGGAL 14 JANUARI 2010, MAKA UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2008/2009 YANG SEDIANYA DIADAKAN HARI KAMIS, 14 JANUARI 2010 DIPINDAHKAN KE HARI SENIN, 18 JANUARI 2010.

KEPADA MAHASISWA PESERTA TUGAS AKHIR SEMESTER GANJIL 2008/2009, DIBERITAHUKAN BAHWA BATAS AKHIR PERBAIKAN PENGANTAR KARYA / SKRIPSI PADA HARI SABTU, 16 JANUARI 2010.

DEMIKIAN DISAMPAIKAN UNTUK DILAKSANAKAN, TERIMAKASIH

Denpasar, 5 Januari 2010

Pembantu Dekan I,

Drs. Olih Solihat Karso, M.Sn

NIP. 196107061990031005

Program Beasiswa Bidik Misi

Program Beasiswa Bidik Misi

Logo Bidik Misi

Logo Bidik Misi

Beasiswa pendidikan bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu departemen pendidikan nasional direktorat jenderal pendidikan tinggi direktorat kelembagaan tahun 2010

Tiap-tiap warga Negara berhak mendapatkan pengajaran. Hak setiap warga Negara tersebut telah dicantumkan dalam Pasal 31 (1) Undang-Undang Dasar 1945. Berdasarkan pasal tersebut, maka Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi, dan masyarakat berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan. Untuk menyelenggarakan pendidikan yang bermutu diperlukan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu bagi setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan biaya pendidikan bagi mereka yang orang tuanya kurang mampu membiayai pendidikannya, dan berhak mendapatkan beasiswa bagi mereka yang berprestasi.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2010 meluncurkan program Beasiswa Bidik Misi untuk memberikan beasiswa dan biaya pendidikan kepada 20.000 mahasiswa dan atau calon mahasiswa dari keluarga yang secara ekonomi kurang mampu dan berprestasi, baik di bidang akademik/kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstrakurikuler.

Agar program penyaluran beasiswa Bidik Misi dapat dilaksanakan sesuai dengan prinsip 3T, yaitu: Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu, maka diharapkan para pimpinan perguruan tinggi dalam melakukan sosialisasi, seleksi, dan penyaluran Beasiswa Bidik Misi mengacu pada pedoman ini.

Penerbitan pedoman program beasiswa Bidik Misi ini diharapkan dapat memudahkan bagi perguruan tinggi penyelenggara agar penyaluran beasiswa kepada mahasiswa dapat tercapai sesuai dengan harapan kita semua. Selain itu pedoman ini diharapkan juga dapat memudahkan bagi para calon mahasiswa atau mahasiswa yang akan mengusulkan sebagai calon penerima beasiswa, dan memudahkan bagi mahasiswa yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa untuk mendapatkan haknya.

Dengan terbitnya buku ini, proses penyaluran beasiswa kepada mahasiswa diharapkan akan berjalan dengan lebih baik, dan mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dengan lancar, berprestasi tepat waktu yang akhirnya dapat ikut andil dalam meneruskan perjuangan bangsa menuju pembangunan Indonesia sejahtera.

Akhirnya kami mengucapkan penghargaan dan terima kasih kepada tim penyusun pedoman ini dan semua pihak yang telah membantu dalam mewujudkan buku pedoman Program Beasiswa Bidik Misi ini.

Jakarta, Desember 2009

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

Fasli Jalal

selengkapnya

Panduan Bidik Misi

Formulir Bidik Misi

Peluncuran Portal Garuda

Peluncuran Portal Garuda

Sumber: http://dikti.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=459&Itemid=1

Garba rujukan digital

Garba rujukan digital

Garba Rujukan Digital (Garuda), sebuah portal rujukan ilmiah nasional secara resmi diluncurkan di Hotel Millenium, Jakarta, pada Selasa (15/12). Portal bisa diakses di http://garuda.dikti.go.id

Di dalam portal ini tersedia e-jurnal domestik dan karya-karya ilmiah seperti laporan penelitian, tugas akhir mahasiswa (skripsi, tesis, dan disertasi), patent, prosiding, Standar Nasional Indonesia (SNI), Pidato pengukuhan guru besar para akademisi dan peneliti.

Portal dibangun atas kerjasama antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII-LIPI) dan berbagai kontributor.

Garuda bertekad ingin menjadi acuan pertama dan utama untuk akses informasi ilmiah nasional. Diharapkan terjadi kolaborasi penelitian, terwujudnya penelitian bertaraf internasional dan segala plagiarisme, duplikasi penelitian bisa dihilangkan.

Kurikulum Berbasis Kompetensi oleh: Prof. Drs.Dewa Komang Tantra, Dip.App.Ling,MSc,Ph.D

Kurikulum Berbasis Kompetensi oleh: Prof. Drs.Dewa Komang Tantra, Dip.App.Ling,MSc,Ph.D

ABSTRAK

Prof. Dewa Komang Tantra

Prof. Dewa Komang Tantra

Kompetensi merupakan sebuah konsep yang masih sering diperdebatkan secara sengit, tergantung siapa yang menggunakan konsep itu. Pendukung kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yakin bahwa KBK dapat meningkatkan pendidikan atau pelatihan dan persyaratan kerja. KBK bersifat individualis, lebih menekankan outcomes (apa yang diketahui dan dapat dilakukan oleh seorang individu). KBK memperjelas apa yang harus dicapai dan standar apa yang digunakan untuk mengukur pencapaian tersebut. Secara teoritis, KBK menyelesaikan pembedaan antara tangan dan pikiran, teori dan praktek, dan pendidikan umum dan vokasional. Pengritik KBK,  menengarai KBK sangat simplistis, berpendekatan kompetensi tunggal, terlalu mahal, birokratis, sarat beban, dan memerlukan banyak waktu. Terlepas dari kelemahan (internal) dan kendala (eksternal) tersebut, KBK merupakan sebuah  pendekatan dalam pengambilan kebijakan dalam pendidikan.  Maka dari itu, prinsip dasar yang harus digunakan untuk menjadikan KBK sebuah realita dalam pendidikan nasional kita, dan bukan sebuah mitos adalah dengan mengubah kelemahan dan kendalanya  menjadi sebuah kekuatan dan peluang.

Kata kunci : kurikulum berbasis kompetensi, mitos, realita.

Makalah Lengkapnya

Loading...