by admin | Aug 5, 2010 | Berita
Denpasar- Ada cerita indah dibalik kegiatan “The 6th IIEP-SEAMEO RIHED Workshop on Institutional Restructuring in Higher Education and Educational Trip to Indonesia” yang berlangsung di Ayodnya Resort Hotel, Nusa Dua-Bali dari tanggal 19 hingga 25 Juli 2010. Organisasi yang membidangi pendidikan di Asia Tenggara ini, dihadiri oleh para petinggi pendidikan, diantaranya Director of SEAMEO RIHED Bangkok, Coordinator of Asia-Pasific Programme of Educational Innovation for Development UNESCO Bangkok, Head Governance and Management in Education (GAME) IIE/ UNESCO Paris, Dirjen Dikti Indonesia serta para peserta dari berbagai negara.
Selain worshop, salah satu agenda mereka adalah kunjungan kesalah satu pergururan tinggi yang ada di Bali. ISI Denpasarlah salah satu perguruan tinggi yang mendapat kesempatan untuk dikunjungi selain Udayana. Kunjungannya ke ISI Denpasar bertepatan dengan kegiatan lomba mewarnai dan menggambar dari tingkat TK hingga SMA yang merupakan rangkaian dari perayaan Dies Natalis ISI ke VII dan Wisuda Sarjana Seni ke VIII, pada 19 Juli 2010. Pada kesempatan tersebut, Director SEAMEO RIHED, Prof. Dr. Supachai Yavaprabhas diberi kehormatan untuk memberikan hadiah kepada para pemenang lomba serta membuka Pameran Seni Rupa dan Desain yang bertempat di ISI Denpasar.
Kunjungan para petinggi pendidikan ini pun disuguhkan berbagai karya mahasiswa dan dosen dari berbagai jurusan. Bahkan mereka dapat melihat secara langsung workshop lukis, kriya dan desain yang dibawakan oleh para mahasiswa. Tak hanya itu kekaguman akan seni dan budaya Bali pun terus tampak dari wajah mereka, dimana dari Fakultas Seni Pertunjukkan memberikan workshop tari dan tabuh serta melaras gamelan. Kunjungan mereka di ISI Denpasar diakhiri dengan melakukan inspeksi ke museum yang dimiliki ISI Denpasar.
Keesokan harinya setelah acara pembukaan, ISI Denpasar pun mampu menyuguhkan tarian Pendet, Oleg Tambulilingan serta Tari Satya Brasta saat dinner pertama mereka di Bali. Kenangan para peserta dan pembicara kegitan The 6th IIEP-SEAMEO RIHED Workshop on Institutional Restructuring in Higher Education terhadap suguhan ISI pun terkenang hingga diakhir acara dimana dari kacamata mereka nilai terbaik mereka jatuhkan saat berkunjung ke ISI Denpasar.
Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A., mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih atas dipilihnya ISI Denpasar sebagai salah satu tempat kunjungan para penentu kebijakan pendidikan di Asia Tenggara tersebut. Apa yang telah ISI Denpasar berikan tidak lepas dari kerja keras seluruh civitas akademika ISI Denpasar. Pihaknya berharap, apa yang sudah dilakukan ISI mampu mencitrakan baik lembaga pendidikan yang ada di Indonesia. Dan dari diskusi yang diikuti Prof. Rai selama workshop, tak henti-hentinya ‘best practice’ yang diterapkan ISI Denpasar menjadi tauladan.
Humas ISI Denpasar
by admin | Aug 4, 2010 | Berita
ISI Denpasar ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi SIPA (Solo International Performing Art) 2010 yang berlangsung selama tiga malam (16 – 18 Juli 2010). Menurut Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus Dekan FSP, I Ketut Garwa, SSn., M.Sn, tujuan dari kegiatan ini adalah menyatukan semangat dari keberagaman seni pertunjukan yang ada dengan Solo International Performing Arts (SIPA) 2010 sebagai ruang pertemuannya. Dengan SIPA 2010, Solo akan menjadi jembatan bertemunya berbagai ragam dan jenis yang ada dalam wilayah seni pertunjukan. Sebutan Kota Budaya pun akan semakin terteguhkan di dalamnya, sekaligus berharap munculnya multi efek dari kegiatan tersebut. Baik itu sosial, ekonomi atau pun politik terkait dengan ketahanan budaya.
Solo International Performing Art (SIPA) 2010 diselenggarakan di Pamedan Pura Mangkunegaran. Pamedan Pura Mangkunegaran. Kawasan ini memiliki nilai heritage yang tinggi seiring dengan sejarah perkembangan kadipaten Mangkunegaran. Istana yang didirikan oleh Pangeran Sambernyawa (KGPAA Mangkunagoro I) pada 14 Maret 1757 ini letaknya juga strategis karena berada di tengah kota. Selain itu mengingat Pura Mangkunegaran sebagai salah satu tempat bersejarah maka diharapkan dapat sekaligus mempromosikan Pura Mangkunegaran kepada dunia. Tentu saja melalui partisipasi para delegasi yang menjadi peserta SIPA 2010.
Para peserta SIPA selain dari komunitas seniman lokal juga akan melibatkan seniman-seniman dari dalam dan luar negeri. Mereka yang terlibat sudah melalui proses seleksi yang ketat, sehingga telah memenuhi kriteria. Adapun peserta yang akan terlibat dalam ajang ini yaitu dari 9 delegasi dari dalam negeri termasuk ISI Denpasar, sementara dari luar negeri melibatkan 7 negara yaitu Austria, Malaysia, Jerman, Timor leste, Mexico, India dan Jepang.
Ketua Pelaksana, I Dewa Ketut Wicaksana, S.SP., M.Hum menyampaikan bahwa ISI Denpasar menampilkan Karya Pertunjukan berjudul `Sasih Kenem`. Karya seni pertunjukan `Sasih Kenem` mengangkat fenomena mistis yang menjadi kepercayaan masyarakat Bali secara umum. Setiap bulan Desember atau pada bulan ke dua belas (sasih kenem) dianggap sebagai datangnya petaka alam yakni, gering, gerubug (wabah penyakit) yang membuat masyarakat Bali cemas dan ketakutan karena disebabkan oleh sesuatu yang gaib/mistis. Agar terhindar dari bahaya ini, dikalangan desa-desa tertentu di Bali melakukan ritual doa dengan sarana sesajen (banten), nyolahang Sanghyang (menarikan tari Sanghyang) mohon kekuatan dan berkah Tuhan yang turun melalui tari Sanghyang. Disamping itu masyarakat juga menabuh alat-alat yang bunyinya keras dan gaduh.
Suasana mistis ini yang digarap menjadi sajian karya seni pertunjukan dengan memadukan unsur-unsur yang ada dalam ritual `sasih kenem`. Chorus Vocal Chant merupakan materi dasar yang dikomposisikan secara kontekstual sebagai bentuk ritual mistis. Alat-alat bunyi yang sederhana digarap dan dieksplorasi seluas-luasnya yang dipadukan dengan beberapa instrumen dalam karawitan Bali. Berikut nama-nama delegasi dari ISI Denpasar: I Ketut Garwa, SSn., M.Sn. (Penanggung-jawab), I Dewa Ketut Wicaksana, SSP., M.Hum (Ketua Pelaksana), Ni Ketut Suryatini, SSKar., M.Sn. (Oficial), I Gusti Putu Sudarta, SSP., M.Sn (Penata Pedalangan), A. A. Mayun Artati, SST., M.Sn (Penata Tari), I Gede Mawan, SSn (Penata Karawitan), I Nyoman Kariasa, SSn (Penata Karawitan), Ni Komang Sekar Marhaeni, SSP (Penata Pedalangan), I Kadek Rudi Astawa (Penabuh), I Kadek Junianta (Penabuh), I Made Trisna (Penabuh), I Made Gede Kariyasa (Vokal Pedalangan), Ni Nyoman Wahyu Adi Gotama (Penari), Ni Made Liza Anggara Dewi (Penari), I Wayan Wisnaya (Penari) dan I Kadek Sumiarta (Penari).
by admin | Aug 4, 2010 | Berita
Mataram- ISI Denpasar sebagai lembaga pendidikan seni terus berbenah untuk dapat melakukan pencitraan demi kemajuan lembaga. Salah satu fondasi untuk mewujudkan hal tersebut adalah memberdayakan Humas. Guna mengetahui perkembangan terkini terkait kebijakan-kebijakan pemerintah, Humas ISI Denpasar untuk yang kesekian kalinya telah mengikuti Pertemuan Tahunan Tingkat Nasional Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Pemerintah Tahun 2010. Pada tahun ini pertemuan kehumasan tersebut dilaksanakan di The Santosa Villas & Resort Senggigi Lombok, Mataram, pada 28-29 Juli 2010. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan layanan informasi humas pemerintah kepada masyarakat, bertemakan “Penguatan Kelembagaan Humas Pemerintah dalam rangka Implementasi Layanan Informasi kepada Masyarakat di Era Keterbukaan Informasi”. Pertemuan ini dibuka oleh Menkominfo dalam hal ini diwakili oleh Dirjen SKDI Kemkominfo (Bambang Subijantoro), yang diawali dengan sambutan Gubernur NTB, KH. M. Zainul. Serta dihadiri dengan beberapa nara sumber a.l: Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Kepala Pusat Pelaporan & Analisis Transaksi Keuangan, Anggota Komisi Informasi Pusat Ketua Bakohumas serta beberapa pejabat lainnya. Selain itu juga kegiatan ini juga untuk meningkatkan koordinasi humas-humas pemerintah untuk mensinergikan program-program kerja dan pelancaran arus informasi antar pusat dan daerah atau sebaliknya.
Peserta pertemuan tahunan tersebut diikuti oleh 160 instansi dengan jumlah peserta hingga 600 orang, yang terdiri dari Praktisi/Pejabat Humas, Kementerian/Instansi Tingkat Pusat/BUMN dan Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia, Humas Perguruan Tinggi Negeri Seluruh Indonesia, serta Anggota Bakohumas Pusat.
Pada pertemuan tersbut diakhiri dengan malam keakraban serta pengumuman dan penganugrahan media humas. Adapun kategori media yang dilombakan adalah Penerbitan Internal, Profile Lembaga Cetak, Profile Audio Visual, Laporan Tahunan Cetak, Merchandise Utama serta Website. Dari kategori tersebut ISI Denpasar mengikuti 2 kategori yaitu Profile Lembaga Cetak serta Website. ISI Denpasar yang bersaing dengan 23 Perguruan Tinggi di Indonesia mampu masuk nominasi (lima Besar) sebagai nominator kategori website. Pemenang pertama diraih oleh Universitas Indonesia, kedua Universitas Brawijaya, ketiga Universitas Jember, dan nominatornya yaitu Universitas Negeri Malang serta Institut Seni Indonesia Denpasar. Dari keikut sertaan ini ISI Denpasar adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Seni yang lolos dan mengikuti ajang bergengsi ini.
by admin | Jul 30, 2010 | Berita, pengumuman
PENGUMUMAN
Nomor : 1482/I5.12.1/DT/2010
tentang
Pembayaran SPP, Registrasi dan Perkuliahan Mahasiswa
Semester Ganjil Tahun Akademik 2010/2011
Diumumkan kepada seluruh mahasiswa ISI Denpasar, sebagai berikut .
A. Pembayaran SPP
1. Pembayaran SPP untuk semester GANJIL tahun akademik 2010/2011 mulai tanggal 9 ~ 20 Agustus Tahun 2010 melalui BRI di seluruh Bali pada setiap hari kerja.
2. Slip/Kwitansi Pembayaran SPP dapat diambil di bagian keuangan ISI Denpasar
3. Rincian dan besarnya SPP persemester sebagai berikut:
a) Mahasiswa sebelum angkatan 2003/2004, sebesar Rp. 300.00,- (tiga ratus ribu rupiah);
b) Mahasiswa angkatan 2003/2004, sebesar Rp. 400.000,- (empat ratus ribu rupiah);
c) Mahasiswa angkatan 2004/2005 dan 2005/2006, sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah);
d) Mahasiswa angkatan 2006/2007 dan 2007/2008, sebesar Rp. 700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah);
e) Mahasiswa angkatan 2008/2009 dan 2009/2010, sebesar Rp. 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah).
f). Mahasiswa Mutasi Program Studi/Pindahan besarnya SPP disesuaikan dengan tahun ankatan pada saat diterima sebagai mahasiswa Pindah Program Studi /Pindahan dari Perguruan Tinggi Lain.
4. Mahasiswa yang membayar SPP lewat dari batas ketentuan point 1 di atas (yang membayar dari tanggal 23 ~ 31 Agustus 2010), dikenakan denda 25% dari jumlah SPP yang dibayar.
5. Apabila telah lewat dari ketentuan point 4 di atas belum membayar SPP tanpa alasan yang jelas, mahasiswa bersangkutan tidak diperbolehkan mengikuti perkuliahan dan yang bersangkutan dinyatakan mengundurkan diri.
B. Pengambilan KRS dan Registrasi Mahasiswa
Pengambilan KRS dapat dilakukan setelah melakukan Registrasi semester GANJIL 2010/2011 yang dilakukan mulai tanggal 9 ~ 20 Agustus 2010 pada Sub. Bagian Akademik BAAKK ISI Denpasar dengan ketentuan :
1. Menyerahkan Bukti Pembayaran SPP sebagai berikut:
- 1 (satu) lembar di sub bagian akademik BAAKK;
- 1 (satu) lembar di sub bagian keuangan BAUK;
- 1 (satu) lembar pada Tata Usaha Fakults masing-masing.
C. Pengisian KRS dan Perkuliahan
1. Pengisian KRS dilakukan sejak tanggal pengambilan KRS dengan konsultasi melalui PA masing-masing;
2. Perkuliahan mulai 6 September 2010
D. Kartu Tanda Mahasiswa
- Mahasiswa yang telah membayar SPP dinyatakan terdaftar sebagai mahasiswa dan berhak memperpanjang Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dengan menyerahkan KTM di Sub. Bagian Akademik BAAKK pada saat registrasi akademik/pengambilan KRS;
- KTM berlaku selama delapan semester dan atau dapat diperpanjang selama mahasiswa terdaftar sebagai Mahasiswa ISI Denpasar dan registrasi KTM dilakukan setiap semester dengan menyerahkan KTM untuk diberi tanda legalitas.
- Bagi Mahasiswa yang belum memiliki KTM dapat mengajukan permohonan pada Sub. Bagian Kemahasiswaan BAAKK dengan mengisi blanko permohonan KTM dilengkapi Foto warna ukuran 2×3 cm dan biaya administrasi Rp. 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah)
Demikian untuk maklum
Denpasar 29 Juli 2010
an. Rektor
Pembantu Rektor I,
Drs. I Ketut Murdana, M.Sn.
NIP. 195712311985031009
Tembusan:
1. Rektor ISI Denpasar sebagai Laporan
2. Dekan Fakultas Seni Pertunjukan
3. Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain
4. Biro Administrasi Umum dan Keuangan
5. Kepala BRI Cabang Renon Denpasar
by admin | Jul 29, 2010 | Artikel, Berita
Oleh: Dr. Yasraf Amir Piliang MA
Om Swastiastu
Salam Sejahtera untuk Kita Semua
Bapak Rektor yang saya muliakan, Bapak/ibu Anggota Senat dan Guru Besar yang saya hormati, Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudari, para wisudawan dan para hadirin semuanya yang saya cintai. Pada kesempatan yang berbahagia ini, dalam rangka acara Dies Natalis dan pelepasan para wisudawan Institut Seni Indonesia tahun 2010 ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah pidato ilmiah yang berjudul “Pendidikan Tinggi Seni dalam Dinamika Industri Kreatif serta Perannya dalam Membangun Karakter Bangsa”.
Dalam dekade terakhir ini ‘industri kreatif’ (creative industry) dan ‘ekonomi kreatif’ (creative economy) menjadi isyu yang hangat dibicarakan di dalam berbagai acara seminar, simposium, dan diskusi-diskusi, baik dalam skala nasional maupun internasional. Isyu ini menjadi perhatian tidak saja di kalangan pemerintah, para pelaku ekonomi dan industri, para seniman dan desainer, akan tetapi juga kalangan pendidikan tinggi, khususnya pendidikan tinggi seni. Ada spirit bersama yang ingin dibangun, yaitu spirit untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam kancah persaingan global melalui kekuatan industri kreatif. Industri kreatif menjadi sebuah tumpuan baru dalam pembangunan nasional.
Dalam rangka pengembangan industri kreatif dan ekonomi kreatif nasional, pemerintah diwakili Departemen Perdagangan dan Departemen Perindustrian telah melakukan berbagai upaya untuk menumbuhkan industri kreatif, melalui berbagai seminar, konferensi, pelatihan, workshop, dsb. Pemerintah juga berinisiatif membentuk Komisi Inovasi Nasional, sebagai bagian dari langkah untuk meningkatkan daya kreativitas dan inovasi nasional. Industri kreatif kini dianggap sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, dan sebuah strategi untuk bersaing dalam kancah persaingan global.
Berkaitan dengan pembangunan kekuatan industri kreatif itu, pendidikan tinggi seni memiliki peran yang sangat sentral di dalamnya, karena kreativitas dan inovasi merupakan ‘ruh’ dari seni itu sendiri, dan cara kerja kreatif merupakan cara kerja utama dalam aktivitas seni. Akan tetapi, peran sebagai ‘motor’ kreativitas dan inovasi ini hanya dapat direalisasikan bila pendidikan tinggi mampu mengelola sumberdaya dan modal yang ada secara optimum. Pendidikan tinggi seni harus mampu membangun sebuah lingkungan akademis yang sehat agar dapat mendorong tumbuhnya karya-karya kreatif dan produk-produk inovatif, untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Kreativitas dan Budaya Inovatif
Kreativitas merupakan kapasitas khusus individu atau kelompok, yang mampu mengekspresikan bentuk tak biasa, ide segar, gagasan baru, karya orisinil, terobosan dan pikiran-pikiran mencerahkan. ‘Inovasi’ adalah ‘produk’ kreativitas, berupa ide baru, pengenalan ide baru, penemuan, pengenalan penemuan, ide yang berbeda dari bentuk-bentuk yang ada, pengenalan sebuah ide yang mengganggu kebiasaan umum. Inovasi dapat berupa inovasi bentuk, fungsi, teknik, material, bahasa, manajemen atau pasar. Industri kreatif berarti industri yang mampu menghasilkan bentuk tak biasa, ide segar, gagasan baru atau karya orisinil untuk kebutuhan masyarakat.
Pendidikan Tinggi Seni dalam Dinamika Industri Kreatif dan Perannya dalam Membangun Karakter Bangsa Selengkapnya