M

Tentang ISI Bali

Sejarah

Pengantar

Akreditasi

Visi dan Misi

Struktur Organisasi

SAKIP

JDIH

Penghargaan

PPID

Green Metric

Pendidikan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP)

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)

Pascasarjana

Program Internasional

Alumni

Formulir Mahasiswa

Penelitian

Penelitian, Penciptaan dan Diseminasi Seni dan Desain (P2SD)

Penelitian Disertasi (PDD)

Penelitian Kompetisi Nasional

Penelitian Kerja Sama

Pengabdian

Bali Citta Swabudaya (BCS)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pusat

ISI Denpasar Iringi SLB-B Negeri Pentaskan Tari Pendet Dalam Nusa Dua Fiesta

ISI Denpasar Iringi SLB-B Negeri Pentaskan Tari Pendet Dalam Nusa Dua Fiesta

ISI Denpasar melalui penabuh Asti Pertiwi yang terdiri dari dosen dan pegawai wanita, mahasiswai baik lokal maupun asing, dan para alumnus wanita ISI Denpasar  yang memulai kiprahnya pada tahun 2006 ini mendapat sambutan meriah penonton dalam acara pembukaan Nusa Dua Fiesta yang berlangsung dari tanggal 15-19 Oktober 2010. Penampilan Asti Pertiwi yang memukau tersebut semakin mengagumkan karena penari yang tampil menarikan tari Pendet karya I Wayan Rindi tersebut adalah para siswa SD,SMP, dan SMU SLB-B Negeri Pembina Tingkat Nasional Bali. Para penari cantik tersebut menari dengan sempurna di depan para undangan dan tamu istimewa, diantaranya hadir Menbudpar, Ir. Jero Wacik,S.E. serta Muspida Tk.I Bali.

Penampilan Asti Pertiwi mengiringi siswa SLB-B ini, bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, pada bulan Agustus 2009, Asti Pertiwi juga tampil di depan Mendiknas Jakarta. Selain itu Asti Pertiwi juga secara rutin menyelenggarakan kegiatan pengabdian Masyarakat, dengan “ngaturang ayah” ke pura-pura, seperti pura Besakih, Batur, dan berbagai pura lainnya di Bali. Pada bulan April 2009, Asti Pertiwi juga “ngaturang ayah” di salah satu pura dalem di Lombok. Pada saat Mahasabha Bhujangga Waisnawa di Gedung Ksirarnawa baru-baru ini, Asti Pertiwi ISI Denpasar juga mendapat undangan untuk tampil mengiri tari penyambutan Selat Segara.

Koordinator penabuh Asti Pertiwi, Ni Ketut Suryatini, S.Skar.,M.Sn. mengucapkan terima kasih kepada panitia acara yang telah memberi kesempatan panabuh Asti Pertiwi ISI Denpasar untuk menampilakan tetabuhan dalam acara tersebut, terlebih lagi mengiringi siswa SLB-B. Dalam acara tersebut Kepala Sekolah SLB-B, Dra. Made Murdani,M.Pd. yang juga bertugas memberi aba-aba bagi para penari tersebut, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak ISI Denpasar yang telah mendukung pementasan siswanya.

Upaya Asti Pertiwi untuk meningkatkan kualitas diri dilakukan dengan cara melakukan latihan secara rutin. Kegiatan serta kiprah Asti Pertiwi  didukung penuh oleh Rektor ISI Denpasar, Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A.  “Asti Pertiwi ISI Denpasar akan semakin dekat dengan masyarakat, dengan seringnya tampil dan “ngaturang ayah”, yang juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas yang tentunya didapat dengan berlatih secara rutin”, harapnya .

Humas ISI Denpasar melaporkan

ISI Denpasar-UPT. PSTKP Bali Kerjasama Tingkatkan SDM Seni Keramik

ISI Denpasar-UPT. PSTKP Bali Kerjasama Tingkatkan SDM Seni Keramik

UPT.PSTKP (Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Seni dan Teknologi Keramik dan Porselin) dan ISI Denpasar baru-baru ini menandatangani MOU dalam acara pembukaan TA (Technical Asistance) program pembelajaran inovatif jurusan kriya seni. Program pembelajaran inovatif ini merupakan salah satu program dari kegiatan I – MHERE ( Indonesia- Managing Higher Education for Relevance and Efficienty) Tahun 2010, dengan mengundang Technical Asistance dari ISI Yogyakarta yaitu Prof. SP Gustami. UPT PSTKP Bali berada dibawah BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi),lembaga pemerintah non departemen dari Menristek.Dalam penandatanganan MOU tersebut, UPT PSTKP diwakili Kepala UPT PSTKP Bali I Gusti Agung Suradharmika, ST.,M.M., dan ISI Denpasar diwakili oleh Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A.

Penandatanganan MOU ini bertujuan untuk menegaskan hubungan BPPT (UPT-PSTKP)dan ISI Denpasar dalam hal kerjasama serta saling tukar informasi tentang teknologi keramik untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta peralatan. Disamping itu, MOU ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kerjasama dalam hal penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai seminar workshop, pameran, dan pembelajaran terkait dengan kriya keramik.

Dalam perbincangannya dengan Rektor ISI Denpasar, Suradharmika sangat berharap kedepan UPT-PSTKP dapat semakin meningkatkan kerjasama dengan ISI Denpasar, salah satunya akan diadakan pameran keramik antara UPT-PSTKP dengan ISI Denpasar yang akan diselenggarakan baik di ISI Denpasar maupun di UPT-PSTKP. Upaya UPT-PSTKP dalam pengembangan design dan peningkatan kualitas bahan baku keramik juga akan dapat dicapai dengan kerjasama ini. Adapun kegiatan utama UPT-PSTKP adalah penelitian dan pengembangan, pembinaan, serta pelayanan jasa teknologi. “Saya sangat bahagia dan berterima kasih kepada pihak ISI Denpasar atas penandatanganan MOU ini, sehingga kita bersama-sama dapat melestarikan seni budaya Bali, khususnya seni keramik, serta meningkatkan SDM di bidang seni keramik itu sendiri,” paparnya.

Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Rai S.,M.A. menyambut baik kerjasama ini dengan harapan setelah adanya MOU ini peningkatan pengajaran, penelitian, serta pembinaan keramik di kampus ISI Denpasar, sekolah-sekolah  maupun di masyarakat semakin meningkat secara signifikan, sehingga SDM di bidang keramik yang menjadi bagian dari seni budaya Bali juga meningkat dan semakin diminati oleh masyarakat. ” Peningkatan jumlah mahasiswa kriya keramik yang tahun lalu hanya 2 orang dan meningkat tahun ini menjadi 8 orang merupakan indikasi bahwa seni keramik semakin diminati masyarakat. Saya yakin kedepan minat masyarakat untuk mempelajari dan mendalami seni keramik akan semakin meningkat pula, ” ujar Prof. Rai berharap.

Humas ISI Denpasar melaporkan

Tinjauan Sejarah Seni Lukis Gaya Pita Maha

Tinjauan Sejarah Seni Lukis Gaya Pita Maha

Oleh: Drs. I Dewa Made Pastika

Seni lukis di Bali telah mulai tumbuh dan berkembang sejak jaman prasejarah. Hasil-hasil kebudayaan dan kesenian pada jaman itu seperti penemuan-penemuan sarkopagus, nekara-nekara dan benda-benda peninggalan dari batu lainnya. Peninggalan tersebut berisi hiasan-hiasan yang menunjukkan keahlian nenek moyang dalam membuat goresan-goresan dalam bentuk topeng dan hiasan lainnya (Goris, Dr, R, 13)

Peninggalan lain hasil kebudayaan  berupa pahatan-pahatan, berbentuk relief yang terdapat di obyek wisata Yeh Pulu di Desa Bedulu, Kabupatan Gianyar. Nama  Yeh Pulu berasal dari kata ” Yeh” dan ” Pulu”. Yeh berarti air dan  Pulu berarti gentong tempat penyimpanan beras, yang berada ditengah sebuah kolam, sebagai sumber air suci untuk keperluan upacara keagamaan. Relief ditatahkan di atas sebuah tebing menggambarkan realita kehidupan  di masyarakat

Beberapa prasasti  yang dikeluarkan oleh Raja Anak Wungsu pada abad ke 11, dikenal adanya kelompok yang mempunyai keahlian melukis, yaitu salah satu prasasti terdapat goresan motif wayang yang menggambarkan Dewa Siwa. Di dalam naskah naskah kuno berupa lontar-lontar yang biasa berisikan ceritera-ceritera legenda atau ceritera wayang banyak menggunakan illustrasi gambar yang indah dalam ukuran kecil atau miniatur. Illustrasi atau gambar tersebut merupakan cikal bakal seni lukis klasik Bali yang tumbuh dan berkembang hampir di seluruh Bali. (Suteja Neka, 1992, 11-12).

Seni Lukis wayang yang berkembang di Desa Kamasan Klungkung dimulai sekitar abad ke 15 dan mencapai puncak kemajuannya pada waktu pemerintahan Dalem Watu Renggong. Seni lukis umumnya yang mengambil tema-tema pewayangan, ceritera legenda, Ramayana dan Mahabrata disebut seni lukis gaya Kamasan. Di Desa Julah yaitu salah satu desa Bali Aga Karangasem berkembang seni lukis wayang berbentuk lebih sederhana dibandingkan dengan seni lukis gaya Kamasan. Sedangkan di Ubud tumbuh dan berkembang seni lukis wayang yang  bentuknya hampir menyerupai bentuk wayang  Kamasan

Disekitar  pertengahan abad ke 19 di Desa Kerambitan berkembang seni lukis wayang. Penampilan bentuk dan ekspresi wajah yang kuat, proporsi dan anatomi distilisasi atau diperpanjang. Penggambaran bentuk ornamen pada pakaian wayang menunjukkan kemegahan dengan beberapa ornamen yang tidak terdapat pada seni lukis gaya Kamasan. Seni lukis wayang yang berkembang di Desa Naga Sepaha Singaraja, Buleleng, bentuk wayang berasal dari wayang kulit. Pelukis Dalang Diah di Desa Naga Sepaha menggambar wayang di atas bidang kaca, yang menjadi lukisan wayang khas Buleleng. Bentuk wayang sangat berbeda dengan gambar wayang di Bali Selatan. Tokoh-tokoh raksasa di gambar lebih besar, sedangkan tokoh dewa-dewa lebih kecil. Teknik melukis mulai dari sketsa, kontour dan pewarnaan terbalik, mulai dari balik kaca.

Tinjauan Sejarah Seni Lukis Gaya Pita Maha, selengkapnya

Rapat Persiapan Workshop Internasional

Rapat Persiapan Workshop Internasional

Rapat Persiapan Panitia Workshop Internasional FSRD ISI Denpasar, Kamis 14 Oktober 2010 diruang sidang FSRD, dihadiri oleh Staf Panitia Penyelenggara dalam rangka koordinasi Pembagian Tugas dari masing-masing seksi panitia demi suksesnya acara Workshop tersebut yang menurut akan diadakan dari Tanggal 28 dan 29 Oktober di Kampus ISI denpasar.

Pengertian HKI

Pengertian HKI

Secara umum Hak Kekayaan Intelektual dapat terbagi dalam dua kategori yaitu: Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta :
Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.(Pasal 1 ayat 1)

Sedangkan Hak Kekayaan Industri meliputi:

  • Paten
  • Merek
  • Desain Industri
  • Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu
  • Rahasia Dagang
  • Varietas Tanaman

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 Tentang Paten:
Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya (Pasal 1 Ayat 1).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek :

Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf- huruf, angka- angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur- unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.(Pasal 1 Ayat 1)

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 Tentang Desain Industri :
Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan. (Pasal 1 Ayat 1)

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2000 Tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu :
Sirkuit Terpadu adalah suatu produk dalam bentuk jadi atau setengah jadi, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen dan sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, yang sebagian atau seluruhnya saling berkaitan serta dibentuk secara terpadu di dalam sebuah bahan semikonduktor yang dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi elektronik.(Pasal 1 Ayat 1)
Desain Tata Letak adalah kreasi berupa rancangan peletakan tiga dimensi dari berbagai elemen, sekurang-kurangnya satu dari elemen tersebut adalah elemen aktif, serta sebagian atau semua interkoneksi dalam suatu Sirkuit Terpadu dan peletakan tiga dimensi tersebut dimaksudkan untuk persiapan pembuatan Sirkuit Terpadu. (Pasal 1 Ayat 2)

Menurut Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang :
Rahasia Dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik Rahasia Dagang.

Sumber: http://www.dgip.go.id/ebscript/publicportal.cgi?.ucid=376&ctid=1&id=137&type=0

Loading...