by admin | Jan 23, 2011 | Berita
Wacana ISI Denpasar milik masyarakat bukanlah isapan jempol belaka. DP2M (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Dikti dibawah komando Prof. Dr. Rer. Nat. Sundani Nurono Suwandi, MSc. menggagas “Komunitas Ngayah” yang terdiri dari Universitas Saraswati, UNUD, Undiksa, dan ISI Denpasar, memilih kampus ISI Denpasar untuk mengadakan pelatihan penyusunan usulan program Pengabdian Kepada Masyarakat, jumat (21/01/2011)
Ngayah merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat, pendidikan,dan penelitian. Ngayah di pura sekaligus melakukan penelitian, karena munculnya ide-ide untuk meneliti. Pelatihan ini dibawakan oleh Prof. Dr. Rer. Nat. Sundani Nurono Suwandi, MSc., Ir. Gatot Murjito, MS. Dengan moderator Ir. I Ketut Sardiana, MSi. Rektor ISI, Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A. yang membuka acara secara resmi acara pelatihan ini dalam sambutannya memaparkan pentingnya “networking” dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dengan model “ngayah” selalu dilaksanakan oleh ISI Denpasar. Pada hari Jumat (21/01), ISI Denpasar “ngayah” di Pura Sibetan Karangasem. Ngayah merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang sekaligus merupakan ajang penelitian dan pendidikan. Kami sangat berterima kasih kepada pihak Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DP2M) pusat yang telah memilih ISI Denpasar sebagai tempat pelatihan ini .” papar Prof Rai.
Acara diakhiri dengan Rapat Forum Layanan IPTEKS bagi masyarakat yang dihadiri oleh komunitas ngayah (ISI Denpasar, UNUD, UNMAS, Undiksa), UNHAS, Universitas Cendana, Unpad, UGM,dan Universitas Muhamadyah Malang.
Sabtu, (22/01) Forum ”ngayah” mengadakan penanaman pohon dan pengobatan gratis di Tanah Aron, Karangasem.
Humas ISI Denpasar melaporkan
by admin | Jan 23, 2011 | Artikel, Berita
Kiriman I Nyoman Kariasa, Dosen PS Seni Karawitan
1. Pendahuluan
Lemayung adalah sebuah komposisi karawitan Bali yang menggunakan gamelan Smarandhana sebagai media ungkap. Komposisi ini berbentuk tabuh kreasi pepanggulan. Sebelum membicarakan Tabuh kreasi pepanggulan, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa itu tabuh kreasi. Tabuh kreasi adalah komposisi karawitan Bali yang diaransir baru, kendatipun unsur–unsur materi tradisinya masih sangat menonjol, yang dikreasikan adalah unsur–unsur musik yang melekat didalamnya seperti isi, teknik permainan, tempo, dinamika dan lain-lain. Sedangkan pepanggulan berasal dari kata panggul yang artinya alat untuk memukul gamelan. mendapat awalan pe– dan akhiran –an menjadikan kata “pepanggulan”. Kata ini dalam karawitan Bali berarti menabuh memakai panggul yang lebih menekankan kepada tungguhan kendang.
Sebagai perbandingannya seperti adanya Tabuh Kreasi Kekebyaran dan Tabuh Kreasi Lelambatan. Tabuh Kreasi Kekebyaran yaitu komposisi karawitan yang bentuk dan unsurnya diaransemen baru yang diilhami oleh pola-pola kekebyaran dan tentu saja menggunakan Gong Kebyar sebagai media ungkap. Sedangkan Lelambatan Kreasi adalah komposisi karawitan yang mengkreasikan atau mengaransemen bentuk dan unsur- unsur tabuh lelambatan klasik sehingga nampak baru. Penggunaan tungguhan kendang dan trompong sangat menentukan jenis komposisi yang dimainkan. Tabuh Kreasi Kekebyaran menggunakan kendang gupekan (kendang yang dipukul dengan tangan) dan tidak menggunakan tungguhan trompong. Walaupun tungguhan ini digunakan dalam menyajikan tabuh kreasi, hal ini hanyalah sebagai kebutuhan estetis dan bukan berfungsi sebagaimana halnya dalam tabuh lelambatan selaku tungguhan penandan gending yang membawakan melodi. Dalam Tabuh Lelambatan kendang yang digunakan adalah kendang cedugan yaitu kendang yang ukurannya lebih besar dan menggunakan panggul untuk membunyikannya, dan tentu saja menggunakan tungguhan trompong yang kehadirannya mencirikan bahwa tabuh yang dimainkan adalah Tabuh Lelambatan.
Tabuh Kreasi Pepanggulan boleh dikatakan mengadopsi atau diilhami oleh kedua jenis komposisi diatas. Yang dimaksudkan mengadopsi disini adalah Tabuh Kreasi Pepanggulan menggunakan seluruh tungguhan yang ada dalam barungan Gong Kebyar termasuk trompong, kendang cedugan, bebende dan kempli, yang mana tungguhan ini merupakan tungguhan penentu dalam memainkan gending-gending lelambatan. Akan tetapi Tidak menggunakan bentuk, struktur, dan hukum-hukum lelambatan. Sedangkan pengadopsian dari Tabuh Kekebyaran terletak pada motif pukulan instrumen garap seperti gangsa, kendang, dan reyong. Jadi Tabuh Kreasi Pepanggulan adalah komposisi karawitan yang menggunakan kaedah-kaidah lelambatan dan kaedah-kaidah kekebyaran dalam penggarapannya. Adapun pementasannya dalam ajang Festival Gong Kebyar, Tabuh Kreasi Pepanggulan digunakan untuk mengganti nomer Tabuh Lelambatan Kreasi. Di dilihat dari pola garap dan penyajiannya Tabuh Kreasi Pepanggulan lebih cendrung mengarah ke lelambatan.
2. Gamelan Semarandhana
Gamelan Smarandhana adalah sebuah barungan gamelan Bali yang dibuat pada tahun 1988 oleh seorang empu karawitan Bali yaitu I Wayan Berata. Pembuatan gamelan ini merupakan keberlanjutan dari Gamelan Genta Pinara Pitu yang mengabungkan antara gamelan Gong Kebyar yang merupakan gamelan berlaras pelog lima nada dan gamelan Semar Pegulingan yang berlaras pelog tujuh nada. Secara tungguhan gamelan ini sama dengan gamelan Gong Kebyar. Hanya saja masing-masing tungguhan kelompok gangsa, reyong dan trompong (tungguhan melodik) mendapat dua tambahan nada pada angkep (oktaf) ke-dua.
Tabuh Kreasi Pepanggulan Gamelan Smarandhana “Lemayung”, Bagian I, Selengkapnya
by admin | Jan 22, 2011 | Berita
Denpasar – Jurnal Mudra dalam berbahasa Inggis garapan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar merupakan satu-satunya jurnal berbahasa asing diterbitkan oleh lembaga pendidikan tinggi seni di Indonesia yang telah terakreditasi Kementerian Pendidikan Nasional.
“Jurnal berbahasa asing yang pertama di antara lembaga pendidikan tinggi seni itu dari segi mutu dan penampilan masih terus disempurnakan,” kata Rektor ISI Denpasar Prof Dr I Wayan Rai.S.MA di Denpasar, Jumat.
Ia mengatakan, tulisan-tulisan ilmiah mengenai seni dan budaya yang dimuat dalam Mudra tersebut merupakan hasil kajian, penelitian dan pemikiran dari para dosen di lingkungan ISI Denpasar maupun sumbangan naskah dari sejumlah lembaga pendidikan tinggi seni di Tanah Air.
Mudra, jurnal berbahasa Inggeris yang diterbitkan dua kali dalam setahun, disamping jurnal berbahasa Indonesia oleh berbagai kalangan dinilai cukup bagus yang mampu memberikan gambaran tentang seni budaya Bali kepada masyarakat dunia.
Ke depan jurnal tersebut tidak hanya menyangkut seni budaya Bali dan Nusantara, namun juga perkembangan seni dan musik dari berbagai negara di belahan dunia.
Untuk itu perlu dukungan dan kerja sama dengan lembaga pendidikan seni di mancanegara dan hal itu telah dilakukan ISI dengan merintis jalinan kerja sama, tutur Prof Rai.
Prof Dr Thomas Whitman, salah seorang dosen dari Dept. of Music and Dance Swarthmore College Amerika Serikat yang pernah belajar memainkan instrumen gamelan tradisional Bali di ISI Denpasar menyambut baik tawaran untuk ikut mengisi jurnal Mudra.
Pihaknya siap menyumbangkan tulisan-tulisan tentang perkembangan gamelan Bali di Amerika Serikat maupun perkembangan seni musik dunia.
Selain Prof Dr Thomas Whitman menurut Prof Rai sejumlah guru besar dari perguruan tinggi seni di Jepang, Australia, dan Thailand juga memberikan harapan dan dukungan yang sama dalam meningkatkan mutu dan penampilan jurnal Mudra dalam bahasa Inggris tersebut, ujar Prof Rai. (ANT/K004).
Sumber: http://antaranews.com
by admin | Jan 21, 2011 | Berita, pengumuman
Unduh pengumuman Kuisioner Beasiswa PPA dan BBM 2010 Klik di sini
Daftar Penerima Beasiswa PPA dan BBM 2010 yang Mengisi Kuisioner Klik disini
PENGUMUMAN
Nomor : 292/I5.12.1/KM/2011
TENTANG
PENGISIAN KUISIONER MONITORING
PENERIMAAN BEASISWA PPA DAN BBM
TAHUN 2010
Diumumkan kepada mahasiswa ISI Denpasar penerima beasiswa PPA dan BBM tahun 2010 (nama-nama terlampir), untuk segera mengisi kuisener secara online di internet dengan mengaksesnya pada alamat http://simb3pm.dikti.go.id/mahasiswa/, sehingga muncul tampilan seperti pada Gambar di bawah :

Untuk mulai melakukan pengisian mahasiswa dapat memasukkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan kode ISI Denpasar yaitu 002007 pada kolom yang disediakan, kemudian tekan tombol Masuk untuk mulai mengisi Kuisioner, dan setelah mengisi pertanyaan-tanyaan kuisionernya tekan tombol Simpan, dan di cetak/print untuk dikumpulkan ke Sub Bagian Kemahasiswaan ISI Denpasar paling lambat tanggal 28 Januari 2011
Demikian untuk segera di tindaklanjuti
Denpasar, 20 Januari 2011 a.n. Rektor
Pembantu Rektor III
ttd
Drs. I Made Subrata, M.Si. NIP. 195202111980031002
by admin | Jan 21, 2011 | Berita, pengumuman
Unduh Pengumuman dan Persyaratan klik di sini
Unduh Formulir Beasiswa Klik di sini
PENGUMUMAN
Nomor : 291/I5.12.1/KM/2011
TENTANG
PENERIMAAN BEASISWA PPA, BBM
TAHUN AKADEMIK 2011
Diumumkan kepada Mahasiswa ISI Denpasar, bahwa pada tahun akademik 2011 ISI Denpasar mendapatkan alokasi beasiswa yang terdiri dari :
- Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) sebanyak 85 mahasiswa.
- Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) sebanyak 105 mahasiswa.
Untuk kuota masing-masing fakultas akan diumumkan lebih lanjut.
Adapun persyaratan untuk mendapatkan beasiswa PPA dan BBM tahun 2011 Terlampir.
Demikian untuk diperhatikan.
Denpasar, 20 Januari 2011
a.n. Rektor
Pembantu Rektor III
ttd.
Drs. I Made Subrata, M.Si.
NIP. 195202111980031002
Tembusan :
1. Rektor Institut Seni Indonesia Denpasar sebagai laporan
2. Dekan Fakultas Seni Pertunjukan untuk diketahui
3. Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain untuk diketahui